Tag: wallpaper

  • 5 Langkah Pasang Wallpaper di Dinding yang Lembap


    Jakarta

    Memasang wallpaper bisa jadi opsi mudah untuk mempercantik tampilan ruangan. Memasang wallpaper terbilang mudah, namun akan sedikit lebih menentang jika dinding kamu lembap. Lalu, bagaimana caranya tetap bisa memasang wallpaper meskipun dinding lembap? Simak penjelasan berikut.

    Apa itu Wallpaper Dinding?

    Melansir dari Kanovi.id, Senin (18/12/2023), Wallpaper dinding merupakan bahan dekorasi yang berfungsi untuk menambahkan pola atau warna pada dinding. Wallpaper dinding biasanya terbuat dari kertas, vinyl, atau bahan sintetis, dan biasanya memiliki pola atau gambar. Wallpaper dinding digunakan untuk memberikan tampilan baru pada ruangan dan bisa menjadi cara alternatif yang lebih terjangkau ketimbang mengecat dinding.

    Cara Mengetahui Dinding lembap

    Sebelum kamu memasang wallpaper dinding, kamu dapat memeriksa apakah dinding lembap atau tidak. Berikut ini adalah cara untuk mengetahui apakah dinding lembap:


    1. Bau

    Bau yang tidak sedap yang muncul dari dinding bisa jadi pertanda dinding lembap. Bau tersebut disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang terjadi pada dinding.

    2. Kondisi Cat

    Selanjutnya, periksa apakah cat retak atau mengelupas. Jika cat retak atau mengelupas, bisa jadi dinding lembap. Kondisi cat yang buruk dapat menjadi tanda dinding lembap.

    3. Kelembapan

    Kelembapan yang tinggi pada dinding bisa menjadi tanda bahwa dinding lembap. Kamu bisa menggunakan alat pengukur kelembapan untuk mengetahui kondisi kelembapan pada dinding.

    Cara Memasang Wallpaper Dinding lembap

    Memasang wallpaper dinding pada dinding lembap bisa menjadi akan menjadi lebih sulit. Namun, dengan beberapa tips berikut, kamu bisa memasang wallpaper dinding dengan mudah:

    1. Bersihkan Dinding

    Langkah pertama, sebelum memasang wallpaper dinding, pastikan bahwa dinding dalam kondisi bersih dan kering. Bersihkan dinding dengan menggunakan sabun dan air lalu keringkan dengan handuk kering.

    2. Gunakan Cat Primer Khusus

    Cat primer khusus dapat membantu mengurangi kelembapan pada dinding dan membuat wallpaper dinding lebih mudah menempel. Pilih primer khusus yang sesuai dengan bahan wallpaper dinding yang kamu gunakan.

    3. Pilih Wallpaper yang Cocok

    Pilih wallpaper dinding yang cocok untuk dinding lembap. Usahakan kamu menggunakan wallpaper dinding yang terbuat dari bahan tahan air dan mudah dibersihkan.

    4. Gunakan Lem yang Cocok

    Pilih lem yang sesuai dengan bahan wallpaper dinding dan dinding. Gunakan lem yang tahan air untuk memasang wallpaper dinding pada dinding lembap. Pastikan juga untuk mengikuti petunjuk penggunaan lem yang terdapat pada kemasan.

    5. Pasang Wallpaper Dinding

    Dalam pemasangan wallpaper dinding kamu perlu berhati-hati, mulailah dari sudut atas dinding. Pastikan bahwa wallpaper dinding terpasang dengan baik dan tidak ada gelembung di dalamnya. Jika ada gelembung, gunakan penggaris untuk mengeluarkan udara dari dalam wallpaper dinding.

    Demikian tips memasang wallpaper di dinding yang lembap. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Dekor Rumah Pakai Wallpaper Custom Supaya Estetik & Awet



    Jakarta

    Mendekorasi rumah bisa menjadi pekerjaan yang cukup menyita waktu, apalagi kalau ingin mewujudkan rumah dengan desain interior idaman. Salah satu elemen dekor interior yang semakin populer di masyarakat adalah wallpaper yang dapat menambah sentuhan karakter ruangan.

    Wallpaper juga bisa menjadi salah satu dekorasi alternatif pengganti cat dinding. Kini, telah berkembang wallpaper custom yang bisa direquest sesuai keinginan.

    Selaras dengan itu, industri printing sudah mulai bertransformasi menuju digital printing. Hal ini berkat semakin banyak orang yang berminat untuk mencetak dan mengaplikasikan wallpaper custom dengan teknologi digital printing.


    Pemilik Wallpaper Custom Official Hesti Wijayanti mengungkapkan tren wallpaper custom meningkat sejak lima tahun belakangan.

    “Fungsi wallpaper kini telah beralih tidak hanya sekadar estetika belaka, tetapi juga mampu menampilkan nuansa romantis melalui tematik gambar yang bisa dibuat secara custom. Apalagi dengan wallpaper custom ini bisa diterapkan di segala jenis ruangan,” ujar Hesti dalam keterangannya, Senin (18/3/2024).

    Terlebih, produk wallpaper custom dengan bahan kualitas material terbaik mampu bertahan hingga 5-10 tahun. Selain itu, produk wallpaper custom dapat diaplikasikan ke dalam berbagai jenis kebutuhan ruangan.

    Tak perlu khawatir, memasang wallpaper dinding custom kini bisa menjadi cara yang lebih praktis dengan biaya terjangkau untuk mendekor ruangan. Selain harga yang terjangkau, wallpaper ini juga dapat menambah value untuk setiap pemasangan yang dihasilkan.

    Wallpaper Custom Official menggunakan teknologi terbaru dengan tinta bersertifikasi ecogreen, ramah lingkungan dan aman untuk pemakaian di indoor serta pengaplikasian yang sangat mudah.

    “Hingga saat ini jangkauan pemasaran kami sudah ke seluruh Indonesia. Bahkan, kami sudah banyak mengerjakan brand-brand besar, jadi bukan sembarang wallpaper printing,” ucap Hesti.

    Adapun tips merawat wallpaper agar tahan lebih lama sebagai berikut

    Periksa Kelembaban Dinding

    Memeriksa kelembaban dinding penting untuk menjaga wallpaper tetap awet. Dinding kamar yang terlalu lembab dapat menimbulkan jamur tumbuh pada wallpaper. Jika menemukan jamur pada wallpaper, segera atasi jamur pada wallpaper dengan cairan penghilang jamur.

    Bersihkan Wallpaper Secara Berkala

    Bersihkan debu dan kotoran pada wallpaper dinding secara berkala dengan kemoceng, lap kering atau vacuum cleaner. Bahkan, sebelum memasang wallpaper pun sebaiknya membersihkan dinding terlebih dulu dari debu dan kotoran supaya wallpaper terpasang dengan lebih baik.

    Gunakan Tenaga Profesional

    Pastikan wallpaper dinding terpasang dengan benar dengan bantuan tukang yang berpengalaman atau penjual wallpaper dinding. Sebab, sangat penting untuk memastikan wallpaper terpasang sempurna pada dinding agar terjaga ketahanan dan kualitas wallpaper di masa depan.

    Hindari Menempelkan Hiasan Berat

    Sebaiknya menghindari pemasangan benda-benda berat pada wallpaper seperti gantungan atau rak ambalan karena dapat merusak wallpaper dinding. Dalam jangka waktu lama, menempelkan barang-barang yang berat bisa membuat dinding wallpaper lembab atau mengelupas.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Melepas Wallpaper Tanpa Merusak Dinding


    Jakarta

    Belakangan ini sudah banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih untuk menggunakan wallpaper dinding dibandingkan dengan cat. Alasannya karena wallpaper dinding jauh lebih mudah untuk di pasang dan memiliki motif yang sangat bervariasi.

    Tidak hanya itu, wallpaper dinding juga tidak terpengaruh oleh dinding yang retak, dan tidak rawan mengelupas.

    Sayangnya bila kamu ingin mengganti wallpaper dinding dengan yang baru atau berniat untuk menggantinya dengan cat dinding saja. Kamu jadi harus melepas wallpaper dinding kamu terlebih dahulu.


    Dikutip dari thespruce.com, di bawah ini ada beberapa metode yang bisa kamu lakukan untuk melepas wallpaper dinding dengan baik, sehingga tidak merusak dinding rumah kamu.

    3 Cara Melepas Wallpaper dengan Mudah

    Melepas wallpaper dinding terdengar lebih rumit dari yang sebenarnya. Proses ini membutuhkan kesabaran karena langkahnya harus dilakukan dengan benar.

    Di bawah ini ada 3 metode yang bisa kamu cek sebelum mencoba melakukannya. Pilih metode yang cocok dengan situasi dan kelengkapan alat dan bahan yang ada.

    1. Metode Uap (Wallpaper Steamer/Removal)

    Alat dan Bahan

    • Wallpaper Steamer/Removal
    • Pisau dempul
    • Spons
    • Wallpaper scoring tool
    • Lembaran plastik (plastic sheet/PVC sheet)
    • Lakban

    Langkah

    a. Siapkan Mesin Penguap

    Isi mesin penguap dengan air bersih hingga menyentuh tanda batas air. Lalu tunggu hingga mesin siap digunakan, biasanya memakan waktu 5~10 menit.

    b. Sembukan Uap ke Wallpaper

    Sebelum menyemprotkan uap ke wallpaper, gelar lembaran plastik pada lantai dan segel dengan lakban. Tujuannya adalah untuk menangkap air yang jatuh ke lantai. Selanjutnya kamu bisa menyemburkan uapnya langsung ke wallpaper yang ingin dilepas.

    c. Lepas Wallpaper

    Setelah menyemburkan wallpaper dengan uap, selanjutnya kamu gunakan scoring tool dan pisau dempul untuk melepas wallpaper tersebut. Lakukan perlahan hingga semua bagian terlepas dengan sempurna.

    d. Bersihkan Residu

    Setelah terlepas dengan sempurna, selanjutnya kamu bisa membersihkan sisa residu lem pada dinding dengan menggunakan spons yang dibasahi.

    2. Metode Air Cuka

    Alat dan bahan

    • Botol semprotan
    • Pisau dempul
    • Air
    • Cuka
    • Lembaran Plastik (plastic sheet/PVC sheet)
    • Lakban

    Langkah

    a. Siapkan Cairan

    Cairan yang akan digunakan untuk melepas wallpaper dengan cara ini tentunya adalah campuran air dengan cuka. Caranya cukup dengan memasukkan air dan cuka ke dalam botol semprotan dengan perbandingan 1:1 (sama banyak).

    b. Semprotkan Wallpaper

    Sama seperti cara sebelumnya, kamu juga bisa menggelar lembaran plastik pada lantai dan segel dengan lakban untuk mencegah cairan jatuh ke lantai. Setelah itu kamu bisa langsung menyemprotkan air cuka ke wallpaper yang ingin dilepas.

    Tunggu selama beberapa menit, dan nantinya wallpaper akan mengelupas dengan sendirinya. Kamu juga bisa membantu mempercepat proses ini dengan menggunakan pisau dempul.

    3. Metode Cairan Khusus Wallpaper

    Yang tentunya kamu bisa menggunakan cairan khusus untuk melepas wallapper dinding.

    Alat dan Bahan

    • Pisau dempul
    • Wallpaper scoring tool
    • Spons
    • Cairan Wallpaper Stripper (dalam botol semprotan)
    • Lembaran Plastik (plastic sheet/PVC sheet)
    • Lakban

    Langkah

    a. Semprotkan Cairan

    Seperti biasa, kamu harus menggelar lembaran plastik pada lantai lalu segel dengan lakban untuk mencegah cairan jatuh ke lantai. Kamu juga bisa menutupi bagian wallpaper yang tidak ingin kamu lepas.

    Selanjutnya semprotkan cairan dari jarak medium, lalu ratakan dengan spons. Tunggu selama 5 menit agar cairan meresap kedalam kertas wallpaper.

    b. Lepas Wallpaper

    Setelah 5 menit, selanjutnya kamu bisa langsung melepas wallpaper dengan pisau dempul dengan perlahan. Bila kamu kesulitan, cobalah untuk membuat lubang lubang di wallpaper untuk memudahkan proses pelepasan.

    Ulangi proses sampai semua wallpaper terlepas dengan sempurna.

    c. Bersihkan Residu

    Setelah semua wallpaper terlepas, selanjutnya kamu harus membersihkan sisa residu lem pada dinding. Caranya bisa dengan menggunakan cairan wallpaper stripper dan menggosoknya dengan spons.

    Sebagai tambahan informasi, hindari mengecat langsung di atas wallpaper, karena nantinya kamu akan membuat wallpaper semakin sulit untuk dilepas.

    Semoga tips ini bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Merawat Wallpaper Kamar Tidur Supaya Tahan Lama


    Jakarta

    Mendekorasi kamar tidur bisa menjadi momen yang menyenangkan untuk membuat ruangan ternyaman buat penghuninya. Salah satunya bisa dengan memasang wallpaper di dinding kamar tidur.

    Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai motif wallpaper. Namun, wallpaper dinding juga harus dirawat supaya awet dan tidak cepat rusak.

    Kalau wallpaper sampai rusak, tentu akan merusak estetika kamar tidur. Kerusakan bisa disebabkan oleh berbagai hal, dari paparan sinar matahari langsung, hingga kondisi kamar yang lembap.


    Lalu, apa saja yang perlu dilakukan biar wallpaper dinding kamar lebih awet? Simak tips berikut ini yang dilansir dari situs BTN Properti, Kamis (13/6/2024).

    1. Pastikan Wallpaper Dinding Kamar Tidur Terpasang dengan Benar

    Salah satu hal terpenting dalam merawat wallpaper pada kamar tidur adalah dengan memerhatikan sekaligus memastikan secara langsung pada saat wallpaper sedang dipasang ke dinding. Meskipun terlihat sepele, tetapi pemasangan wallpaper pada kamar tidur cukup berpengaruh lho terhadap ketahanan dan kualitas wallpaper di masa depan.

    Kamu bisa meminta tukang yang berpengalaman atau penjual wallpaper dinding untuk menempelkan wallpaper ke kamar tidur. Hal ini penting untuk menghindari kerusakan, robek, atau salah pasang pada saat memasang wallpaper di kamar tidur.

    2. Periksa Kelembaban Dinding

    Memeriksa kelembaban dinding cukup penting dalam merawat wallpaper agar lebih awet. Sebab, dinding kamar yang terlalu lembab bisa menyebabkan jamur tumbuh pada wallpaper.

    3. Bersihkan Wallpaper Dinding Kamar Tidur Secara Rutin

    Kotoran dan debu yang menumpuk bisa membuat ruang pada rumah memiliki udara yang kotor dan tidak nyaman. Kamu bisa membersihkan debu dan kotoran pada wallpaper dinding kamar tidur secara rutin dengan kemoceng, lap kering atau vacuum cleaner.

    Selain itu, sebelum memasang wallpaper di dinding kamar tidur, sebaiknya bersihkan dinding dari debu dan kotoran. Hal itu agar wallpaper bisa bertahan lebih lama.

    4. Jauhkan Wallpaper Dinding Kamar Tidur dari Sinar Matahari Langsung

    Paparan sinar matahari secara langsung selama jangka panjang dapat merusak kualitas wallpaper dinding kamar tidur. Oleh karena itu, sebaiknya tempel wallpaper di sisi kamar yang tidak terkena langsung sinar matahari. Alternatif lain yang bisa kamu terapkan adalah dengan memasang gorden atau tirai berwarna putih untuk mengurangi sinar matahari pada wallpaper di dinding kamar tidur.

    5. Hindari Menempelkan Benda-Benda Berat pada Wallpaper Kamar Tidur

    Barang-barang seperti poster, gantungan, atau rak ambalan ternyata dapat merusak wallpaper dinding kamar tidur loh. Dalam jangka waktu lama, menempelkan barang-barang yang berat dapat membuat dinding wallpaper lembab atau mengelupas.

    6. Basmi Noda Wallpaper Dinding Kamar Tidur dengan Jeruk Nipis

    Jika kamu menemukan noda pada wallpaper dinding, jangan khawatir! Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan campuran air hangat dan perasan jeruk nipis.

    Caranya dengan mencampur perasan jeruk nipis dengan air hangat, kemudian gosok campuran tersebut pada noda menggunakan spons lembut. Setelah beberapa saat, lap noda dengan kain halus yang kering.

    7. Segera Atasi Jamur pada Wallpaper Dinding Kamar Tidur

    Jika pada wallpaper dinding kamar tidur terdapat jamur, segera atasi jamur pada wallpaper dengan cairan penghilang jamur. Jika memungkinkan, segera ganti wallpaper dinding kamar tidur dengan yang lebih baru. Hal ini untuk menghindari jamur menyebar ke area wallpaper lainnya sehingga membuat suasana kamar menjadi tidak nyaman.

    Itulah 7 tips merawat wallpaper supaya lebih awet.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghilangkan Lem Bekas Wallpaper yang Efektif Tanpa Merusak Tembok


    Jakarta

    Cara menghilangkan lem bekas wallpaper ternyata sangat mudah dan cepat. Perlu teknik khusus agar residu yang lengket dapat terlepas sempurna tanpa merusak tembok.

    Menghilangkan bekas lem di tembok diperlukan agar wallpaper baru terpasang sempurna. Teknik ini sangat penting dan berpengaruh pada hasil akhir tembok sebagai interior yang mempercantik rumah.

    Umumnya masyarakat akan merendam permukaan tembok dengan air dan mengikisnya perlahan dengan pisau dempul. Apakah cara ini tepat? Berikut tips menghilangkan lem bekas wallpaper yang efektif tanpa merusak tembok.


    Cara Menghilangkan Lem Bekas Wallpaper Efektif dan Cepat

    Dilansir dari laman Murals Your Way, menghilangkan bekas lem wallpaper yang menempel di tembok rumah sangat mudah. Berikut beberapa alat, bahan, dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukannya.

    1. Bahan

    • Air panas
    • Sabun cuci piring cair
    • Bubuk soda kue
    • Cuka.

    2. Peralatan

    • Terpal plastik atau kain jatuh
    • Selotip
    • Sarung tangan karet
    • Keranjang
    • Air panas
    • Botol semprot
    • Busa (spons)
    • Handuk atau kain lap bersih
    • Pengikis wallpaper atau pisau dempul
    • Kantong sampah.

    3. Langkah-langkah untuk Menghilangkan Bekas Lem Wallpaper

    a. Pindah Perabotan dan Lapisi Lantai dengan Kain

    Sebelum ke tahap utama, pastikan untuk telah memindahkan perabotan ke luar atau tepat di tengah ruangan. Jangan lupa untuk meletakkan kain pelapis untuk melindungi lantai dari percikan larutan pembersih. Gunakan selotip untuk menutup stop kontak, saklar, dan ventilasi sekaligus mematikan aliran listrik di ruangan tersebut.

    b. Siapkan Larutan Pembersih

    • Campurkan air panas dan beberapa tetes sabun cuci piring cair
    • Masukkan 1 sdm soda kue ke dalam ember
    • Aduk rata seluruh bahan dan tambahkan 1 cangkir cuka/ takaran air panas yang dimasukkan
    • Cuka bersifat opsional jika residu wallpaper sangat membandel
    • Tuangkan ke botol semprot untuk mempermudah proses pembersihan.

    c. Semprotkan Larutan Pembersih ke Area Tembok

    Sebelum menyemprotkan cairan tersebut, pastikan untuk menggunakan sarung tangan karet. Awali dengan bagian kecil yang mudah dijangkau selagi basah. Gosok perlahan sisa lem dengan spons, handuk atau lap bersih dan ulangi di seluruh bagian tembok.

    d. Kikis Lem Membandel

    Tidak seluruh residu dapat hilang dengan gosokan spons atau handuk. Cobalah untuk menghilangkan bekas lem wallpaper dengan pengikis wallpaper atau pisau dempul setelah menyemprotkan cairan pembersih. Lakukan dengan hati-hati dan buang sisa lem di kantong sampah agar tidak mengenai kaki.

    e. Keringkan Larutan Pembersih

    Sebelum memasangnya dengan wallpaper baru, detikers wajib mengeringkan dinding yang lembab tersebut dengan lap bersih. Tunggu selama 24-48 jam sampai tembok benar-benar kering sebelum ditimpa dengan wallpaper baru. Proses ini juga menjadi tahap pengecekan akhir sebelum ruangan dibersihkan secara total.

    f. Bersihkan Ruangan

    Ketika dirasa dinding tembok terasa halus, maka proses dekorasi interior dapat dilanjutkan. Seseorang dapat menimpa dengan wallpaper baru atau mengecatnya ulang dengan hati-hati. Apabila dirasa cukup, perabot, kain pelapis, dan selotip yang terpasang dapat dilepas dengan menampilkan suasana rumah yang baru dan cantik.

    Cara Mengetahui Lem Bekas Wallpaper Sudah Hilang

    Dikutip dari laman Fantastic Cleaners, berikut cara mudah mengetahui lem wallpaper benar-benar hilang.

    1. Mengecek dengan Jari Tangan

    Cara mudah mengetahui tembok benar-benar bersih adalah mengeceknya dengan jari. Jika permukaannya terasa berlendir atau lengket maka masih ada sisa lem wallpaper yang membandel.

    2. Menggunakan Senter

    Untuk mengecek dengan senter, detikers perlu menyorot tembok dengan permukaan basah dari samping. Ketika ada kilau dan bercak gelap yang tersisa, maka butuh adanya proses pembersihan ulang. Hal ini dilakukan untuk performa pengecatan atau pemasangan wallpaper berikutnya yang sempurna.

    Demikian cara menghilangkan lem bekas wallpaper yang efektif tanpa merusak tembok. Detikers juga bisa menggunakan gel stripper untuk menghilangkan residu yang lengket dengan langkah yang sama saat menggunakan larutan pembersih.

    (row/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Dihindari saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rak buku di rumah bisa digunakan sebagai partisi antar-ruangan. Agar tampak menarik, rak buku harus ditata dengan baik.

    Menata rak buku tidak bisa dilakukan asal karena bisa jadi membuatnya tampak berantakan. Butuh waktu untuk menatanya supaya tampak pas dan tidak berlebihan.

    Nah, saat menata rak buku, ada beberapa hal yang harus dihindari. Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (22/8/2024), berikut ini informasinya.


    1. Hanya Ada Buku Saja

    Isi dari rak buku tidak hanya buku saja. Kamu juga bisa menambahkan barang-barang dekoratif lain, misalnya bingkai foto, vas bunga, dan lainnya.

    Memasukkan barang lain pada rak buku tidak hanya memberikan kesan personal, tapi juga menciptakan tampilan yang lebih menyeluruh.

    2. Mengatur Barang Terlalu Dekat

    Untuk menata rak buku yang ‘sempurna’ kamu bisa meletakkan barang-barang dengan jarak yang cukup agar bisa ‘bernapas’. Dengan adanya jarak juga bisa membuat barang-barang tampak harmonis. Jika rak buku terlalu penuh atau jarak antar-barang terlalu dekat, maka akan tampak terlalu penuh.

    3. Menata Rak Buku Secara Berlebihan

    Kamu bisa menata rak buku dimulai dari barang-barang yang kamu suka dan ingin menjadi pusat perhatian agar fokus. Setelah itu baru tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit. Jika ada yang dirasa kurang pas, segera singkirkan.

    4. Salah Mengukur Skala

    Ukuran penting dalam menata barang. Sebab, barang yang ukurannya tidak pas akan tampak mencolok. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci. Untuk barang-barang berukuran besar, kamu bisa meletakkannya dengan memberikan jarak.

    5. Tidak Memperhatikan Bagian Belakang Rak Buku

    Tak hanya apa yang ada di rak buku saja, tetapi bagian belakangnya juga penting. Wallpaper, papan kayu, atau cat dapat menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu.

    Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan. Kamu bisa menggunakan lampu kecil, lampu perpustakaan, atau bahkan lilin untuk menunjukkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari saat menata rak buku. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Saat Pasang Wallpaper, Bikin Tampilannya Kurang Rapi


    Jakarta

    Memakai wallpaper pada dinding rumah dapat menjadi pilihan untuk mempercantik interior rumah kamu. Dinding akan jauh terlihat indah dan pemasangannya juga cukup mudah. Namun kamu perlu mengetahui teknik pemasangan yang tepat agar hasilnya sesuai layaknya dinding yang digambar.

    Salah pemasangan, wallpaper bisa terpasang tidak merata dan hasilnya tidak rapih. Jika sudah salah pasang bukan hanya waktu dan tenaga yang terkuras, tetapi biaya juga jika wallpaper tersebut harus diganti.

    Melansir Better Homes & Gardens, Rabu (30/10/2024), berikut beberapa hal yang harus kamu hindari saat memasang wallpaper di dinding.


    Saat hendak memasang wallpaper kamu harus memastikan tidak ada wallpaper lain di bawahnya. wallpaper lama yang ditumpuk, dapat menimbulkan gelembung pada wallpaper.

    2. Tidak Tahu Jenis Wallpaper yang Tepat

    Tidak semua wallpaper dapat dipasang di lokasi mana pun, misalnya seperti grasscloth yang tidak anti air sehingga dapat melunturkan warna di area dengan kelembapan tinggi. Sebelum memulai memasang, sesuaikan dengan lokasi yang akan ditempel. Selain itu, baca petunjuk cara pemasangan wallpaper.

    3. Memasang Tanpa Perhitungan

    Kamu harus mencocokkan setiap potongan kertas dinding di bagian sambungannya. Layaknya menggambar di kertas, gambar tersebut akan indah dilihat jika tidak terpotong di tengah-tengah. Maka dari itu, kamu tidak bisa asal dalam memotong agar membuat hasil akhir yang rapi dan sempurna.

    4. Tidak Memastikan Wallpaper Butuh Perekat Tambahan

    Sebelum memasang wallpaper, pastikan apakah pelapis kertas dinding kamu memerlukan persiapan khusus. Beberapa kertas dinding memiliki lapisan belakang yang sudah direkatkan yang dapat dibasahi. Wallpaper dinding lainnya ada yang hanya bisa menempel pada pelapisan dasar khusus.

    5. Tidak Menyiapkan Alat yang Tepat

    Siapkan peralatan kamu sebelum mulai menempelkan wallpaper. Peralatan ini dapat memastikan hasil akhir yang bertahan selama mungkin.

    6. Lupa Membersihkan Setelah Memasang

    Setelah selesai menempelkan wallpaper di dinding, disarankan untuk memeriksa dan membersihkan area yang mungkin memiliki sisa lem berlebih. Biasanya pada permukaannya ada sisa-sisa lem wallpaper seperti noda mengkilap.

    Cara menghilangkannya, gunakan wadah untuk air bersih dan spons baru untuk mengelap kertas dinding segera setelah menyelesaikan pemasangan wallpaper pada dinding interior rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghitung Kebutuhan Wallpaper untuk Ruangan


    Jakarta

    Menggunakan wallpaper bisa mempercantik ruangan. Sebelum memasangnya, tentunya kamu perlu mengetahui dulu kebutuhan wallpaper untuk sebuah ruangan.

    Umumnya, wallpaper yang dipasang bentuknya dalam bentuk roll. Ukurannya pun beragam, ada yang 10 x 0,5 meter, 9 x 0,45 meter, 8 x 0,45 meter maupun 5 x 0,6 meter.

    Nah, sebelum membeli wallpaper, sebaiknya kamu ketahui dulu ukuran dinding yang ada. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui wallpaper yang dibutuhkan untuk dipasang di dinding tersebut.


    Agar lebih mudah, yuk ketahui cara menghitung kebutuhan wallpaper. Dilansir dari pinhome, berikut ini informasinya.

    Contoh Kasus

    Ibu A ingin memasang wallpaper untuk dinding ruang keluarga yang memiliki ukuran misalnya 4 x 3 meter dan tinggi 3 meter. Rencananya, wallpaper yang ingin dibeli berukuran 10 x 0,5 meter. Berapa wallpaper yang dibutuhkan Ibu A?

    Luas Bidang Dinding

    Rumus: ((Panjang dinding + lebar dinding)x2) x tinggi dari dinding

    = ((4+3) x 2) x 3
    = (7 x 2) x 3
    = 14 x 3
    = 42 m2

    Luas Bidang Wallpaper 1 Roll

    Panjang wallpaper x lebar wallpaper
    10 x 0,5 meter = 5 m2

    Wallpaper yang dibutuhkan
    Luas bidang dinding : luas bidang 1 roll wallpaper
    = 42 m2 : 5 m2
    = 8,4 meter atau sekitar 9 roll wallpaper

    Untuk harga wallpaper pun beragam, mulai dari Rp 100.000-an hingga Rp 270.000-an per rol. Hal itu tergantung dari motif dan jenisnya. Sebagai catatan, harga tersebut belum termasuk dengan biaya jasa pasang wallpaper.

    Itulah cara menghitung kebutuhan wallpaper. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ide Inspirasi untuk Plafon Ruangan agar Terlihat Estetik



    Jakarta

    Dekorasi rumah tidak hanya terletak pada dinding dan lantai saja, langit-langit rumah juga penting untuk diperhatikan agar rumah terlihat menarik dan cantik secara keseluruhan. Dengan mengabaikan langit-langit ruangan sama dengan mengabaikan kecantikan tersembunyi.

    Memanfaatkan potensi langit-langit dapat meningkatkan desain keseluruhan, menyatukan seluruh ruangan dengan tampilan yang kohesif dan menawan. Mendekorasi langit-langit dapat membantu mewujudkan tujuan kamu.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa ide desain plafon ruangan di rumah yang bisa membuat rumah makin terlihat cantik dan menarik.


    Inspirasi plafon rumah

    Skylight dan Balok

    Inspirasi corak plafonDesain Interior Desiree Burns via The Spruce

    Balok yang terbuka menambah banyak karakter pada rumah, dan seringkali balok dicat dengan warna netral atau dibiarkan apa adanya. Dengan langit-langit miring yang terdiri dari jendela atap besar dan balok, yang melengkapi dinding putih akan terlihat estetik.

    “Langit-langit yang didekorasi dengan indah menarik perhatian ke atas, menciptakan kesan lapang. Langit-langit yang didekorasi menambahkan sentuhan akhir yang sempurna, menghadirkan kehangatan dan karakter ke seluruh ruangan,” kata Danielle Chiprut, pendiri Danielle Rose Design.

    Cetakan Hias di Langit-langit

    Inspirasi corak plafonnstagram/@prettyinthepines via The Spruce

    Jika kamu menyukai tampilan yang penuh hiasan, kamu bisa menggunakan cetakan tempel. Perhatikan bahwa membiarkan cetakan dalam keadaan putih aslinya, mengecatnya dengan warna yang sama dengan yang digunakan di langit-langit akan terlihat semakin cantik.

    Papan Kayu Alami

    Inspirasi corak plafonInstagram/@studiolaloc via The Spruce

    Langit-langit lengkung dari kayu alami langsung menambah kenyamanan di ruang keluarga. Ini menjadi hal yang wajib bagi yang mendambakan tampilan seperti kabin di rumah.

    “Elemen-elemen ini sempurna untuk menambah kehangatan dan sentuhan pedesaan ke ruangan manapun,” kata Chiprut.

    Wallpaper Berpola Ceria

    Inspirasi corak plafonInstagram/@lisagilmoredesign via he Spruce

    Memasang wallpaper pada langit-langit menjadi praktik yang sering digunakan. Bagian terbaiknya adalah terdapat begitu banyak jenis dan gaya langit yang tampilannya sama.

    Pendekatan yang lebih sederhana dengan warna solid atau dengan pola yang berani bisa menjadi pilihan langit-langit ruangan kamu. Wallpaper sangat cocok bagi yang menginginkan perbaikan yang lebih sementara.

    Langit-Langit Cat Kontras Tebal

    Inspirasi corak plafonIInstagram/@therathproject via The Spruce

    Mengecat langit-langit bukanlah teknik baru, tetapi hal ini menjadi bagian penting yang harus dilakukan. Kamu bisa mengecat langit-langit dengan warna yang sama dengan dinding dalam ruangan.

    Bisa juga menambahkan nuansa baru dengan warna yang berbeda. Warna yang kontras bisa menjadi pilihan untuk mewarnai langit-langit.

    Semburat Cat di Langit-langit

    Inspirasi corak plafonDesain Interior Desiree Burns via The Spruce

    Jika kamu memasang wallpaper di ruangan tetapi mengecat langit-langit, kamu harus memastikan bahwa ruangan tampak kohesif. Seperti menggunakan warna abu-abu yang digunakan pada kertas dinding adalah pilihan yang tepat.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Wallpaper Dinding Mengelupas? Begini Cara Siasatinya!



    Jakarta

    Memasang wallpaper pada dinding menjadi solusi mudah untuk mengubah interior rumah tanpa perlu repot-repot mengecat. Selain itu, wallpaper memiliki banyak motif dan warna beragam. Oleh karenanya, wallpaper menjadi solusi untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan estetik.

    Namun, memakai wallpaper pada dinding juga memiliki sederet masalah, salah satunya adalah wallpaper mengelupas. Hal ini merupakan masalah umum pada wallpaper. Penyebabnya bisa karena pemasangan yang sudah lama atau dinding tersebut memiliki kelembapan tinggi.

    Wallpaper mengelupas ditandai pada ujung atau sisi wallpaper yang lepas dari dinding. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin sisi lain akan mengelupas dan menyebabkan sobekan di area tersebut. Tentu hal ini dapat mengganggu keindahan wallpaper.


    Melansir dari This Old House, Jumat (14/3), wallpaper yang mengelupas dapat diperbaiki dengan memilih perekat atau lem yang sesuai dengan jenis wallpaper. Untuk wallpaper vinyl gunakan lem khusus bahan vinyl. Sementara untuk wallpaper yang standar bisa gunakan lem kertas. Sementara untuk wallpaper jenis tertentu bisa konsultasi kepada produsen terlebih dahulu.

    Memasang lem pada wallpaper diperlukan kehati-hatian untuk memastikan bagian yang terkelupas bisa menempel kembali secara efektif. Masih melansir dari This Old House, Jumat (14/3), berikut merupakan langkah-langkah memasang lem pada wallpaper

    Bersihkan Area

    Bersihkan debu, serpihan, atau kotoran apapun yang terletak di bagian belakang wallpaper mengelupas.

    Oleskan Lem

    Pakai kuas kecil untuk mengoleskan lem pada wallpaper. Aplikasikan secara tipis dan rata.

    Tekan dan Ratakan

    Tekan bagian yang terkelupas dengan hati-hati kembali ke tempatnya. Gunakan rol wallpaper untuk memastikan wallpaper nempel dengan sempurna.

    Bersihkan Sisa Lem

    Bersihkan dan seka bagian lem yang tersisa dengan menggunakan spons basah.

    Biarkan Mengering

    Biarkan area tersebut tidak tidak terganggu sampai benar-benar kering.

    Namun, perlu diperhatikan juga jika wallpaper sudah mengelupas meliputi area yang besar dan sulit untuk diperbaiki, kemungkinan kamu harus melepas seluruh bagian wallpaper dan menempelkannya kembali atau menggantinya dengan wallpaper baru.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com