Tag: wallpaper dinding

  • 7 Langkah Merawat Wallpaper Kamar Tidur Supaya Tahan Lama


    Jakarta

    Mendekorasi kamar tidur bisa menjadi momen yang menyenangkan untuk membuat ruangan ternyaman buat penghuninya. Salah satunya bisa dengan memasang wallpaper di dinding kamar tidur.

    Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai motif wallpaper. Namun, wallpaper dinding juga harus dirawat supaya awet dan tidak cepat rusak.

    Kalau wallpaper sampai rusak, tentu akan merusak estetika kamar tidur. Kerusakan bisa disebabkan oleh berbagai hal, dari paparan sinar matahari langsung, hingga kondisi kamar yang lembap.


    Lalu, apa saja yang perlu dilakukan biar wallpaper dinding kamar lebih awet? Simak tips berikut ini yang dilansir dari situs BTN Properti, Kamis (13/6/2024).

    1. Pastikan Wallpaper Dinding Kamar Tidur Terpasang dengan Benar

    Salah satu hal terpenting dalam merawat wallpaper pada kamar tidur adalah dengan memerhatikan sekaligus memastikan secara langsung pada saat wallpaper sedang dipasang ke dinding. Meskipun terlihat sepele, tetapi pemasangan wallpaper pada kamar tidur cukup berpengaruh lho terhadap ketahanan dan kualitas wallpaper di masa depan.

    Kamu bisa meminta tukang yang berpengalaman atau penjual wallpaper dinding untuk menempelkan wallpaper ke kamar tidur. Hal ini penting untuk menghindari kerusakan, robek, atau salah pasang pada saat memasang wallpaper di kamar tidur.

    2. Periksa Kelembaban Dinding

    Memeriksa kelembaban dinding cukup penting dalam merawat wallpaper agar lebih awet. Sebab, dinding kamar yang terlalu lembab bisa menyebabkan jamur tumbuh pada wallpaper.

    3. Bersihkan Wallpaper Dinding Kamar Tidur Secara Rutin

    Kotoran dan debu yang menumpuk bisa membuat ruang pada rumah memiliki udara yang kotor dan tidak nyaman. Kamu bisa membersihkan debu dan kotoran pada wallpaper dinding kamar tidur secara rutin dengan kemoceng, lap kering atau vacuum cleaner.

    Selain itu, sebelum memasang wallpaper di dinding kamar tidur, sebaiknya bersihkan dinding dari debu dan kotoran. Hal itu agar wallpaper bisa bertahan lebih lama.

    4. Jauhkan Wallpaper Dinding Kamar Tidur dari Sinar Matahari Langsung

    Paparan sinar matahari secara langsung selama jangka panjang dapat merusak kualitas wallpaper dinding kamar tidur. Oleh karena itu, sebaiknya tempel wallpaper di sisi kamar yang tidak terkena langsung sinar matahari. Alternatif lain yang bisa kamu terapkan adalah dengan memasang gorden atau tirai berwarna putih untuk mengurangi sinar matahari pada wallpaper di dinding kamar tidur.

    5. Hindari Menempelkan Benda-Benda Berat pada Wallpaper Kamar Tidur

    Barang-barang seperti poster, gantungan, atau rak ambalan ternyata dapat merusak wallpaper dinding kamar tidur loh. Dalam jangka waktu lama, menempelkan barang-barang yang berat dapat membuat dinding wallpaper lembab atau mengelupas.

    6. Basmi Noda Wallpaper Dinding Kamar Tidur dengan Jeruk Nipis

    Jika kamu menemukan noda pada wallpaper dinding, jangan khawatir! Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan campuran air hangat dan perasan jeruk nipis.

    Caranya dengan mencampur perasan jeruk nipis dengan air hangat, kemudian gosok campuran tersebut pada noda menggunakan spons lembut. Setelah beberapa saat, lap noda dengan kain halus yang kering.

    7. Segera Atasi Jamur pada Wallpaper Dinding Kamar Tidur

    Jika pada wallpaper dinding kamar tidur terdapat jamur, segera atasi jamur pada wallpaper dengan cairan penghilang jamur. Jika memungkinkan, segera ganti wallpaper dinding kamar tidur dengan yang lebih baru. Hal ini untuk menghindari jamur menyebar ke area wallpaper lainnya sehingga membuat suasana kamar menjadi tidak nyaman.

    Itulah 7 tips merawat wallpaper supaya lebih awet.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dilakukan! 5 Hal yang Membuat Ruang Tamu Terlihat Buruk



    Jakarta

    Semua orang pastinya ingin memiliki rumah yang terlihat bergaya dan nyaman, dengan ruangan-ruangan yang terlihat mewah dan besar. Salah satunya ruang tamu yang akan selalu diperhatikan orang saat memasuki rumah kamu.

    Memilih desain untuk suatu ruangan menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan. Seringkali tanpa sadar, banyak orang membuat pilihan desain yang justru membuat ruangan terlihat lebih kecil.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa kesalahan yang membuat ruang tamu di rumah terlihat tidak bergaya.


    Sebagian Dinding Beraksen

    Saat kamu memutuskan pilihan untuk dinding kamu, perlu pertimbangan untuk memilih dinding aksen. Memutuskan untuk memberikan aksen pada sebagian dinding merupakan hal yang akan berdampak negatif pada tampilan ruangan.

    Apabila ingin menambahkan hiasan, cat, atau wallpaper dinding, disarankan untuk mengaplikasikan ke semua dinding agar tampilannya lebih lengkap dan akan terlihat lebih mewah.

    Menggunakan Karpet yang Terlalu Kecil

    Memilih karpet yang terlalu kecil akan membuat ruangan terasa sempit, sebaiknya memposisikan furniture setidaknya semua kaki depan berada di atas karpet, sehingga disarankan untuk memilih karpet yang lebih besar.

    Jika sudah memiliki karpet yang ukurannya kecil, pertimbangkan untuk melapisinya di atas alas yang lebih besar. Hal ini juga menjadi cara untuk menambahkan lebih banyak warna dan tekstur ke ruang tamu kamu.

    Pencahayaan Standar

    Banyak orang yang berpikir bahwa pencahayaan ruang tamu cukup pada pencahayaan yang standar, hal ini akan membuat ruang tamu terasa membosankan.

    Disarankan untuk menggunakan pencahayaan berlapis yang akan membuat ruangan terlihat estetik dan akan menambah kesan artistik pada ruangan.

    Dinding Kosong

    Mungkin akan sulit untuk menemukan karya seni yang cocok untuk rumah kamu, tetapi jangan sampai membuat dinding di ruang tamu terlihat kosong terlalu lama.

    “Bila dinding ruang tamu kosong, tampilannya akan terlihat belum selesai dan murahan,” kata Emily Sturgess, pendiri Emily Sturgess Design.

    Disarankan untuk mencari foto yang kamu sukai atau lukisan dan barang-barang antik yang bisa menjadi pilihan untuk ditempel di setiap dinding ruang tamu kamu. Menggantung cermin juga bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan.

    Tidak Berlapis

    Ruangan yang terlihat murah akan terlihat tidak berlapis. Memadukan berbagai jenis tekstil untuk hasil yang lebih mewah bisa menjadi pilihan yang menarik.

    “Saat memilih bantal, cobalah untuk memadukan kain bertekstur (seperti boucle) dengan kain lain (seperti linen atau beludru) untuk menambah irama pada ruangan,” kata Anais Chaumien, pendiri Design by Anais.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wallpaper Dinding Mengelupas? Begini Cara Siasatinya!



    Jakarta

    Memasang wallpaper pada dinding menjadi solusi mudah untuk mengubah interior rumah tanpa perlu repot-repot mengecat. Selain itu, wallpaper memiliki banyak motif dan warna beragam. Oleh karenanya, wallpaper menjadi solusi untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan estetik.

    Namun, memakai wallpaper pada dinding juga memiliki sederet masalah, salah satunya adalah wallpaper mengelupas. Hal ini merupakan masalah umum pada wallpaper. Penyebabnya bisa karena pemasangan yang sudah lama atau dinding tersebut memiliki kelembapan tinggi.

    Wallpaper mengelupas ditandai pada ujung atau sisi wallpaper yang lepas dari dinding. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin sisi lain akan mengelupas dan menyebabkan sobekan di area tersebut. Tentu hal ini dapat mengganggu keindahan wallpaper.


    Melansir dari This Old House, Jumat (14/3), wallpaper yang mengelupas dapat diperbaiki dengan memilih perekat atau lem yang sesuai dengan jenis wallpaper. Untuk wallpaper vinyl gunakan lem khusus bahan vinyl. Sementara untuk wallpaper yang standar bisa gunakan lem kertas. Sementara untuk wallpaper jenis tertentu bisa konsultasi kepada produsen terlebih dahulu.

    Memasang lem pada wallpaper diperlukan kehati-hatian untuk memastikan bagian yang terkelupas bisa menempel kembali secara efektif. Masih melansir dari This Old House, Jumat (14/3), berikut merupakan langkah-langkah memasang lem pada wallpaper

    Bersihkan Area

    Bersihkan debu, serpihan, atau kotoran apapun yang terletak di bagian belakang wallpaper mengelupas.

    Oleskan Lem

    Pakai kuas kecil untuk mengoleskan lem pada wallpaper. Aplikasikan secara tipis dan rata.

    Tekan dan Ratakan

    Tekan bagian yang terkelupas dengan hati-hati kembali ke tempatnya. Gunakan rol wallpaper untuk memastikan wallpaper nempel dengan sempurna.

    Bersihkan Sisa Lem

    Bersihkan dan seka bagian lem yang tersisa dengan menggunakan spons basah.

    Biarkan Mengering

    Biarkan area tersebut tidak tidak terganggu sampai benar-benar kering.

    Namun, perlu diperhatikan juga jika wallpaper sudah mengelupas meliputi area yang besar dan sulit untuk diperbaiki, kemungkinan kamu harus melepas seluruh bagian wallpaper dan menempelkannya kembali atau menggantinya dengan wallpaper baru.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com