Tag: warna cat

  • Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Warna Cat


    Jakarta

    Dinding merupakan salah satu bagian rumah yang wajib dijaga kebersihannya karena debu dan kotoran bisa dengan mudah menempel. Selain membahayakan kesehatan, dinding yang kotor juga mengganggu penampilan rumah.

    Dinding kotor juga bisa disebabkan oleh anak-anak yang menyalurkan ‘kreativitas’ dengan cara mencoret atau menggambar di tembok. Meski bisa dibersihkan, tetapi perlu mengetahui cara yang tepat.

    Soalnya, membersihkan dinding rumah secara asal bisa menyebabkan kerusakan pada warna cat. Memang debu dan kotoran bakal hilang, tetapi justru warna cat dinding jadi berubah dan bisa terlihat kusam.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa merusak warna cat? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Cat

    Sebagian orang khawatir jika membersihkan dinding dapat merusak cat. Tenang saja, ada cara khusus untuk membersihkan dinding tanpa merusak warna cat.

    Dilansir situs Elle Decor, Senin (19/8/2025), salah satu cara dalam membersihkan dinding tanpa merusak warna cat adalah dengan menggunakan air sedikit mungkin. Dengan begitu, kotoran dan debu bisa terangkat tanpa khawatir bikin kusam warna cat.

    “Cara terbaik untuk membersihkan dinding tanpa merusak cat adalah dengan menggunakan air sesedikit mungkin,” kata Justin Carpenter, pendiri layanan kebersihan Modern Maids.

    “Jika cat dinding Anda menggunakan lapisan akhir satin, Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang jumlah air yang digunakan,” jelasnya.

    Perlu dicatat, dianjurkan untuk tidak menggunakan pembersih yang bersifat abrasif atau bahan kimia keras. Kandungan zat pada cairan tersebut dapat berakibat cat mengelupas dan warna cat dinding yang berubah.

    Setelah membersihkan dinding dengan air, Carpenter mengimbau agar segera mengeringkannya dengan kain microfiber. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan pada warna cat lebih parah.

    “Jika Anda memiliki masalah pada cat atau jika dindingnya sangat rapuh, sebaiknya konsultasikan dengan profesional atau lakukan uji coba pada area yang kecil terlebih dahulu,” ujarnya.

    Tips Membersihkan Noda dan Kotoran di Dinding

    Carpenter membagikan sejumlah tips dalam membersihkan noda dan kotoran di dinding dengan baik dan benar. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan Alat dan Bahan

    Langkah yang pertama adalah dengan mengumpulkan seluruh alat dan bahan, mulai dari sabun cuci piring, air hangat, ember, spons, dan kain microfiber untuk mengeringkan dinding.

    2. Bersihkan Debu di Dinding

    Sebelum membersihkannya dengan air, pastikan kamu telah menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel di dinding dengan kemoceng atau kain lembut.

    3. Siapkan Cairan Pembersih

    Langkah selanjutnya adalah menyiapkan cairan pembersih dengan cara mencampurkan air hangat di dalam ember, lalu tuang 1-2 sendok makan sabun cuci piring. Setelah itu, aduk hingga merata dan memunculkan busa.

    4. Bersihkan Dinding dengan Spons

    Setelah itu masukkan spons ke dalam ember yang berisi cairan pembersih, peras sedikit dan bersihkan permukaan dinding yang kotor secara lembut dan perlahan.

    5. Bilas dengan Air Bersih

    Tahap berikutnya adalah dengan membersihkan dinding dengan air bersih, bisa menggunakan spons atau handuk yang lembut. Cara ini dapat membantu menghilangkan sisa-sisa sabun agar tidak meresap ke dalam dinding.

    6. Keringkan dengan Kain Microfiber

    Jika seluruh dinding telah dibersihkan dengan air, segera keringkan dengan kain microfiber. Lap permukaan dinding secara perlahan sampai kering tanpa ada sisa air yang menempel.

    Itulah cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa khawatir merusak warna cat. Semoga membantu!

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Hindari! Ini 4 Warna Cat Dinding yang Paling Disukai Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah binatang penghisap darah yang mengganggu apalagi saat kita sedang berada di rumah. Selain bisa membuat gatal dan kulit merah, jenis nyamuk tertentu juga bisa menyebabkan penyakit berbahaya yaitu demam berdarah.

    Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengusir atau mencegah nyamuk datang dan berkeliaran di rumah. Di antaranya pakai obat nyamuk kimia yang dibakar atau disemprot. Mengusir nyamuk juga bisa menggunakan bahan alami seperti wewangian sereh atau aromatherapy.

    Di samping itu, interior rumah juga bisa memberikan pengaruh terhadap nyamuk lho. Ternyata, ada warna-warna cat dinding yang sangat disukai nyamuk. Sebaiknyak, warna-warna cat ini dihindari ya!


    Dikutip dari Homes & Gardens, Senin (12/2/2024), ini warna cat yang mengundang perhatian nyamuk yang wajib dihindari.

    1. Hitam

    Seperti kebanyakan serangga, nyamuk melihat dunia dalam bentuk dan warna yang kabur daripada gambar yang tajam dan detail,” jelas Emma Grace Crumbley, seorang ahli entomologi di Mosquito Squad. Oleh karena itu, nyamuk bergantung pada faktor lain seperti karbon dioksida, panas, gerakan, dan aroma untuk navigasi penerbangan mereka dan menemukan sarang dan sumber makanan.

    Salah satunya dinding yang berwarna hitam. Ketertarikan itu berasal dari kebutuhan nyamuk untuk menghindari sinar matahari langsung. Pasalnya, paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan dehidrasi dan kematian dini pada nyamuk. Hal inilah yang membuat nyamuk sering muncul pada senja atau fajar sebab mereka mencoba sembunyi dari paparan sinar matahari.

    2. Biru Tua

    Karena memiliki warna gelap dan jenuh sehingga memiliki efek yang sama. Biru tua juga menarik perhatian nyamuk, hal ini karena nyamuk mendeteksi panas yang diserap dan ditahan oleh warna yang lebih gelap. Warna-warna ini begitu kuat sehingga banyak ilmuwan dalam penelitian menggunakannya sebagai daya tarik ketika mengamati nyamuk dengan memasang perangkap nyamuk berwarna gelap.

    3. Merah

    Warna merah merupakan warna yang paling dicari oleh nyamuk. Crumbley merujuk penelitian terkini yang menunjukkan bahwa paparan bau seperti karbon dioksida ‘memicu ketertarikan nyamuk’ pada warna seperti merah. Hal ini berarti mereka cenderung mengerumuni ruangan dengan warna merah untuk mencari mangsa.

    4. Jingga

    Dinding yang berwarna jingga juga menarik perhatian nyamuk. “Mungkin ini lagi-lagi karena detail yang terbatas pada pandangan serangga, dan deteksi bentuk yang berbeda dari latar belakangnya memberi petunjuk kepada serangga bahwa inang potensial ada di dekatnya,” tutur Crumbley. Meskipun punya warna yang lebih terang, nyamuk memiliki ketertarikan kepada warna ini.

    Demikian 4 warna cat dinding yang disukai nyamuk.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Warna yang Harus Dihindari buat Ruangan Sempit

    Jakarta

    Memiliki rumah dengan luas yang tidak terlalu besar membuat pemiliknya harus berhati-hati agar rumah tidak terasa sempit. Salah memilih warna misalnya, akan membuat ruangan yang sudah kecil secara ukuran, akan terlihat semakin sempit.

    Untuk itu, kamu para pemilik rumah harus mengetahui warna-warna apa saja yang perlu dihindari agar ruangan di rumah kamu yang kecil jadi terlihat makin sempit.

    Dilansir dari The Good Painter, Senin(26/2/2024), sedikitnya ada 5 warna cat yang harus kamu hindari.


    Putih cerah

    3d rendering of hotel interior.
    Foto: Getty Images/iStockphoto/terng99

    Mengecat dan mendekorasi ruangan dengan warna putih cerah bukan pilihan yang tepat. Warna ini membuat ruangan terlihat kotak dan hambar. Warna putih cerah bisa menimbulkan perasaan gelisah yang banyak dialami oleh orang di rumah sakit.

    Tentu saja hal ini tidak mau kamu rasakan setiap hari, kan. Tapi kalau memang warna favoritmu itu putih, kamu bisa mengecat interior kamu dengan warna putih kapur.

    Merah

    Foto ruangan merah.
    Foto: iStock/Vanit Janthra

    Warna merah memang pilihan yang tepat untuk mendekorasi agar terlihat lebih hidup. Tapi, kalau ruangannya kecil akan membuat ruangan terasa tidak nyaman dan tidak menyenangkan.

    Warna merah cerah mungkin terlihat agresif, bisa menyebabkan sakit kepala dan membuat ruangan terlihat lebih kecil. Sedangkan warna merah gelap membuat ruangan lebih energik dan ramah.

    Karena merah adalah warna cerah, selalu lebih mudah mengaplikasikan warna ini ke dalam ruangan sebagai dekorasi dan aksesoris saja. Hal ini memudahkan untuk menyeimbangkan warna pada ruangan, namun harus digunakan dengan hati-hati.

    Oranye cerah dan kuning

    Foto ruangan marigold.
    Foto: Pinterest.com/House Beautiful

    Warna-warna cerah cenderung mengalihkan perhatian dari furnitur dan aksesori, juga sering kali terasa berbahaya dan mengkhawatirkan. Meskipun merupakan warna ceria untuk kamar anak, di ruangan kecil warna ini bisa melelahkan dan menegangkan mata dengan cepat.

    Warna-warna cerah seperti ini juga mempersulit mencari dekorasi pelengkap dan juga memancing rasa stres. Selain itu, warna kuning biasa digunakan sebagai teknik jualan saat mengecat dekorasi restoran cepat saji. Karena dikatakan bisa membuat orang merasa lapar.

    Warna netral yang salah

    Foto ruangan merah muda bubblegum.
    Foto: Pinterest.com/House Beautiful

    Warna netral dengan undertone yang aneh – terkadang warna ruangan bergantung pada cahaya alami, posisi ruangan, dan lingkungan luar.

    Warna netral adalah kombinasi kaya warna lain dengan rona pink, oranye, biru, dan hijau yang mungkin berbenturan dengan pilihan dekorasi interior, furnitur, dan aksesori kamu.

    Warna-warna ini juga paling sulit dipilih saat mengecat dan mendekorasi. Kamu disarankan menggunakan contoh warna dan meminta tukang cat untuk mengecat langsung ke dinding properti kamu.

    Warna tren atau “warna tahun ini”

    3d rendering of hotel interior.
    Foto: Getty Images/iStockphoto/terng99

    Kamu pasti pernah membeli dan memakai barang-barang yang sedang tren. Tapi, rumah kamu adalah milikmu. Jadi, harus mencerminkan kepribadian kamu dan selaras dengan selera kamu. Melihat gambar interior yang indah di media sosial dan Pinterest bisa membingungkan.

    Karena sulit untuk mengetahui apakah kamu benar-benar menyukai warna tersebut atau hanya karena kamu sering melihatnya di mana-mana. Penting untuk diingat bahwa kamu akan memerlukan dekorasi untuk melengkapi warna merah jambu terbaru musim ini.

    Tren berubah dengan cepat; apakah kamu benar-benar suka warnanya dan bersedia menghabiskan waktu bertahun-tahun melihat warna tren yang musiman?

    Memilih warna cat yang tepat untuk kamu adalah langkah awal menuju interior yang indah. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum memilih!

    Halaman 2 dari 6

    (dna/dna)

    Simak Video “Video: Ada Misi Persahabatan RI-Korsel Lewat Konser HUG K-Pop di Jakarta
    [Gambas:Video 20detik]




    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jenis Cat Tembok Terbaik dan Populer untuk Rumah


    Jakarta

    Jenis cat tembok yang digunakan akan berpengaruh pada fungsi dan estetika rumah. Tekstur, karakter, dan suasana rumah akan hidup sesuai cat tembok yang dipilih.

    Hal pertama yang harus dipikirkan sebelum memilih jenis cat tembok adalah fungsi dan hasil akhir yang diinginkan. Tembok dapat terlihat matte atau berkilau sehingga harus disesuaikan dengan fungsi ruangan.

    Pemilihan warna juga tidak kalah penting untuk kualitas estetika yang tinggi. Penyesuaian dengan cuaca dan suhu lingkungan berperan dalam menekan biaya pengecatan di masa depan.


    Jenis Cat Tembok Terbaik untuk Rumah

    Dilansir dari laman Livspace, berikut beberapa jenis cat tembok terbaik untuk mendekorasi interior maupun eksterior rumah:

    1. Cat Minyak

    Cat minyak terbuat dari campuran pigmen dan minyak untuk lapisan dasar atau akhir tembok. Jenis cat ini menghasilkan tekstur padat, lembut, dan berkilau. Pengaplikasiannya sangat gampang dengan daya simpan maksimal 15 tahun.

    Akan tetapi cat ini tidak cocok untuk konstruksi cepat karena waktu kering yang lama, yaitu lebih dari 24 jam. Namun cat ini cocok untuk permukaan kayu, logam, dinding, pintu, atau jendela karena bersifat tahan air.

    2. Cat Semen

    Cat semen adalah salah satu jenis cat tembok yang relatif mahal namun cocok untuk lingkungan ekstrim. Cat ini direkomendasikan untuk tembok luar yang sering terpapar sinar matahari. Hasil akhirnya tampak simpel modern dengan tekstur yang kasar.

    3. Cat Distemper

    Cat distemper adalah pilihan murah dan ideal untuk interior rumah. Terbuat dari campuran kapur, air, lem, dan pigmen membuatnya satu tingkat lebih bagus dari cat kapur. Daya tahannya juga cukup lama sehingga bisa digunakan untuk tembok area luar yang tidak terlalu panas.

    4. Cat Emulsi

    Cat emulsi memiliki ketahanan tinggi terhadap jamur dan lumut pengganggu kecantikan tembok. Selain itu, pengaplikasiannya juga sangat mudah karena cepat kering. Baunya yang tidak terlalu menyengat membuatnya sering digunakan untuk area dapur, ruang anak, maupun hewan peliharaan.

    5. Cat Labur

    Cat labur atau cat kapur memberikan sentuhan akhir yang tipis. jenis cat ini direkomendasikan untuk permukaan dinding bata maupun kayu yang bertekstur. Rumah-rumah di desa sering menggunakan cat labur untuk mewarnai dinding bata, mebel, hingga langit-langit.

    6. Cat Enamel

    Jika nuansa rumah ingin lebih elegan dan mengkilap, maka cat enamel adalah solusinya. Hal ini karena penggunaan minyak dan pigmen sebagai bahan penyusunnya yang diklaim anti air. Jenis cat ini direkomendasikan untuk permukaan logam, kayu, dan tembok kamar mandi.

    7. Cat Emulsi Akrilik

    Kualitas cat emulsi akrilik dapat bertahan 2-10 tahun. Karakteristiknya yang padat dan cerah ketika diaplikasikan menjadi nilai lebih tersendiri. Jenis cat ini juga cepat kering, tidak berbau, dan tahan api sehingga cocok untuk melapisi tembok atau furnitur kayu.

    8. Cat Bituminous

    Jenis cat tembok terbaik berikutnya direkomendasikan untuk permukaan bertekstur kayu, pipa, maupun logam. Meskipun tahan karat, cat bituminous tidak cocok untuk tembok yang menerima sinar matahari. Cat ini lebih cocok untuk pelapis dan bukan dasar pewarnaan utama.

    9. Cat Karet Sintetis

    Cat karet sintetis memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca dan bahan kimia. Bahan resin sintetis, pelarut, dan pigmen warna menghasilkan warna yang cukup padat. Jenis cat ini juga cepat kering dan murah dari segi harga.

    10. Cat Anti Korosif

    Sesuai dengan sebutannya, cat anti korosif sangat cocok untuk permukaan baja dan besi seperti pipa dan pemanggang. Bahannya juga cukup kompleks terdiri dari campuran pasir, minyak biji rami, seng, dan krom. Harga cat anti korosif juga terbilang murah dan awet untuk penggunaan di luar ruangan.

    Jenis Cat Tembok Paling Populer Untuk Rumah

    • Matte: cocok untuk ruang makan dan langit-langit dengan tekstur berpori
    • Semi-Gloss: cocok untuk kamar anak, dapur, dan kamar mandi dengan tingkat berkilau yang normal
    • Satin: cocok untuk dapur, ruang bermain, ruang keluarga, kamar mandi, dan ruang cuci dengan kilau seperti beludru
    • Eggshell: cocok untuk keluarga, lorong, dan pintu masuk dengan tingkat berkilau seperti cangkang telur
    • High-Gloss: cocok untuk ruangan outdoor, pintu, lemari, dan jendela karena tahan dengan kondisi ekstrim.

    Tips Memilih Jenis Cat Tembok Terbaik

    Dikutip dari laman Nerolac, melakukan survey adalah tindakan utama sebelum memilih cat dinding. Beberapa elemen yang harus dicermati agar tidak salah pilih adalah:

    • Memilih cat satin jika dinding rumah tidak rata
    • Menggunakan cat semi-gloss atau high-gloss untuk lingkungan dan cuaca rumah yang ekstrim
    • Memilih cat yang berkilau jika ingin terlihat mewah
    • Tidak harus menggunakan pelapis dan sesuaikan dengan kebutuhan
    • Pilih 2 palet warna untuk menghasilkan nuansa nyaman di rumah.

    Demikian jenis cat tembok terbaik dan populer untuk rumah. Setiap jenis cat memiliki daya tahan berbeda tergantung dengan cuaca dan teknik awal ketika mengaplikasikannya.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai 4 Warna Cat Dinding Ini Biar Rumah Kamu Tambah Mahal


    Jakarta

    Rumah selain sebagai tempat tinggal juga merupakan aset investasi. Pemilik rumah bisa sewaktu-waktu menjual huniannya dengan harga lebih mahal dari awal pembelian.

    Kalau kamu berniat menjual rumah, kamu bisa mendongkrak nilai properti dengan melakukan beberapa perubahan, lho. Salah satu yang paling mudah dari warna cat dinding.

    Siapa sangka, ternyata warna-warna tertentu, terutama warna netral bisa berdampak pada penilaian pasar properti. Memang, warna cat memiliki kemampuan untuk menciptakan suasana dan mood di rumah.


    Lalu, warna apa saja yang sebaiknya digunakan? Simak daftar warna cat netral yang terbukti meningkatkan nilai properti berikut ini, dilansir dari Real Simple, Selasa (18/6/2024).

    Rekomendasi Warna Cat Dinding

    1. Putih

    Bedroom interior with wooden furniture, 3d renderWarna Cat Dinding Foto: Getty Images/CreativaStudio

    Warna putih selalu menjadi pilihan yang aman saat kamu ingin meningkatkan nilai properti. Putih memberikan cahaya dan kecerahan pada ruangan. Hal ini membuat ruangan terlihat lebih luas dan menarik.

    Anthony Carrino, VP desain dari platform konstruksi rumah online, Welcome Homes, mengatakan bahwa warna putih adalah satu-satunya warna yang tidak mengurangi nilai properti, malah mungkin meningkatkannya.

    Ini adalah pilihan yang sangat baik untuk berbagai ruangan, termasuk dapur, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dan eksterior rumah. Putih adalah pilihan utama untuk menciptakan ruangan yang bersih dan terang sehingga memberikan kesan kosong yang memungkinkan calon pembeli untuk membayangkan rumah mereka di dalamnya.

    2. Krem

    Interior Rumah KremWarna Cat Dinding Foto: Ashley Montgomery Design

    Krem adalah warna netral lain yang sangat efektif dalam meningkatkan nilai properti. Marina Vaamonde, seorang investor real estate komersial dan pendiri PropertyCashin, mengatakan bahwa krem memberikan ruangan nuansa yang menarik dan bisa meningkatkan nilai properti.

    Warna krem merupakan pilihan yang sangat tepat untuk ruangan, seperti dapur, ruang tamu, dan kamar tidur. Krem memberikan kesan kehangatan yang membuat setiap ruangan terasa nyaman dan menarik.

    Warna krem merupakan pilihan warna yang sempurna untuk menciptakan ruang yang cocok untuk ditempati.

    3. Biru Muda

    rumah bercat biruWarna Cat Dinding Foto: Thinkstock

    Menurut survei Zillow tahun 2021, biru muda adalah warna yang paling populer untuk kamar mandi. Rata-rata peningkatan nilai propertinya sebesar US$ 5.000 atau setara dengan Rp 79 juta.

    Eamon Lynch, direktur layanan garansi di Power Home Remodeling, mengatakan bahwa kamar mandi adalah area di mana pemilik rumah ingin merasa santai dan warna apa pun yang membantu menciptakan perasaan itu akan segera meningkatkan nilai properti.

    Biru muda yang juga termasuk sebagai warna netral akan menarik calon pembeli dengan berbagai selera dan gaya. Biru muda menciptakan suasana damai dan tenang di ruangan sehingga bisa membuat kamar mandi terlihat menarik, nyaman, dan lapang.

    4. Greige

    Interior Rumah GreigeWarna Cat Dinding Foto: Krystal Slagle via The Spruce

    Baik abu-abu maupun cokelat muda adalah pilihan netral yang sangat baik untuk interior rumah. Namun, jika kamu kesulitan memilih di antara keduanya, greige adalah solusinya.

    Warner Quiroga, seorang investor real estat dan pemilik Prestige Home Buyers, mengatakan bahwa greige adalah alternatif untuk putih dan abu-abu. Warna greige bisa memberikan perasaan elegan dan berkelas. Greige memberikan tampilan hangat dan mewah pada rumah dan juga bisa meningkatkan nilai properti.

    Itulah 4 warna cat netral yang bisa meningkatkan nilai properti. Dengan mengecat rumah dengan warna-warna tersebut, kamu bisa memberikan sentuhan tampilan yang indah dan memastikan rumah siap untuk menarik calon pembeli yang berminat.

    Jadi, apakah kamu siap untuk memberikan sentuhan cat baru pada rumah?

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Cat Ruang Tamu dengan Warna Ini, Pokoknya Jangan!



    Jakarta

    Salah satu aspek terpenting yang menentukan nuansa dan suasana dari sebuah ruangan adalah warnanya. Umumnya, kebanyakan orang memilih warna cat berdasarkan tren atau warna kesukaan.

    Padahal, pemilihan warna cat tidak hanya didasarkan pada aspek tersebut. Bahkan, menurut psikolog warna, ada beberapa warna yang harus harus dihindari pada ruangan-ruangan tertentu, salah satunya ruang tamu.

    Sebagai ruangan paling ramah di rumah, ruang tamu menjadi tempat pertama yang dilihat tamu saat memasuki rumah. Oleh karena itu, nuansa yang harus diciptakan di ruang tamu adalah keramahan dan kehangatan.


    Melansir dari Homes and Gardens, Psikolog dan Konsultan Kesejahteraan Lee Chambers memperingatkan agar tidak mengecat ruang tamu dengan warna yang cukup populer belakangan ini.

    Lantas, warna apa yang dimaksud? Simak jawabannya di bawah ini.

    Warna Cat yang Tidak Cocok Digunakan di Ruang Tamu

    Saat mengecat ruang tamu, Psikolog dan Konsultan Kesejahteraan Lee Chambers, menyarankan untuk tidak menggunakan warna merah, terutama merah tua.

    “Ruang tamu kami sering memiliki banyak kegunaan, dan dalam pengalaman saya, warna terburuk untuk ruang tamu adalah merah tua,” ujar Lee Chambers, seperti dikutip dari Homes and Garden, Rabu (26/6/2024).

    Belakangan, warna merah tua memang sedang ngetren dan banyak juga orang yang memasukkan unsur warna merah tua sebagai bagian dari gaya hidupnya. Akan tetapi, secara psikologis, warna merah tua ini tidak tepat jika ditempatkan di ruang tamu.

    Mengapa demikian? Lee menjelaskan bahwa peningkatan paparan warna merah bisa membuat seseorang merasa lebih gelisah dan kurang nyaman. Hal ini tentu saja melenceng dari konsep dasar ruang tamu yang nyaman dan penuh kehangatan.

    “Merah sebagai warna bisa meningkatkan energi dan interaksi sosial, berada dalam warna yang intens untuk jangka waktu yang lama dapat membuat kita mudah tersinggung, lebih agresif, kurang santai, dan bahkan meningkatkan detak jantung,” kata Lee.

    “Warna merah benar-benar bisa membuat kita tetap waspada dan merasa tidak tenang, daripada merasa damai dan merasa tenang.”

    Selain itu, menurut Psikolog Warna dari EZ Living, Helen O’Keeffe, rona merah tua dikaitkan dengan gairah dan energi, sedangkan warna biru dingin dianggap lebih menenangkan dan tenang.

    Oleh karena itu, Helen menyarankan untuk menggunakan warna intens, seperti merah di ruang kerja atau ruang kreatif lainnya. Jika ditempatkan di sana, warna merah bisa membantu meningkatkan energi dan produktivitas.

    Sedangkan untuk ruang tamu sendiri, Martin Waller, Pendiri merek desain Andrew Martin, merekomendasikan untuk melihat ke arah warna yang netral yang akan membuat ruangan terasa lebih nyaman dan rileks. Menurutnya, warna cat putih klasik adalah warna yang paling cocok digunakan di ruang tamu karena menciptakan ruang yang mengundang dan akan menonjolkan elemen lain di dalam ruangan.

    “Ada ketenangan yang dapat ditemukan dalam skema warna putih murni. Jangan meremehkan tidak adanya warna juga,” katanya.

    Jadi, warna cat yang harus dihindari di ruang tamu adalah warna merah tua, sedangkan yang cocok digunakan adalah warna putih.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Jitu Menjaga Warna Cat Dinding Agar Tidak Cepat Pudar


    Jakarta

    Cat atau warna adalah salah satu elemen penting pada sebuah rumah. Warna cat dinding dari sebuah rumah biasanya akan mencerminkan kepribadian seseorang yang tinggal di dalamnya. Maka dari itu, banyak orang-orang yang sangat memperhatikan warna cat dari sebuah rumah.

    Namun, ada satu hal yang sering kita khawatirkan setelah kita mengecat rumah dengan warna yang sudah kita pilih dengan sepenuh hati, yaitu pudarnya warna asli dari cat tersebut.

    Cat tembok yang pudar ini nantinya justru akan membuat kesan dari rumah ini menjadi terbalik, dari yang awalnya enak untuk dilihat, menjadi terlihat usang dan tidak terawat.


    Nah, bagi kamu yang takut warna cat di rumah kamu pudar, kamu tidak perlu khawatir. Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menjaga cat di rumah kamu agar tetap terlihat fresh seperti baru dalam jangka waktu yang lama.

    Cara Menjaga Warna Cat Dinding Agar Tidak Mudah Pudar

    Dikutip dari rd.com, Minggu (7/7/2024), menjaga cat tembok agar tetap terlihat fresh adalah hal penting untuk memperpanjang umur cat dan menjaga tampilan rumah tetap bersih dan menarik. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan:

    1. Membersihkan Dinding dari Debu dan Kotoran

    Langkah termudah untuk menghilangkan debu, kotoran, dan sarang laba-laba yang dapat memperpendek umur cat adalah dengan menggunakan kain microfiber pada sapu dengan pegangan panjang.

    Kamu bisa melakukan ini setiap beberapa bulan sekali tanpa perlu harus memindahkan hiasan dinding atau memindahkan furnitur, karena area yang tertutup biasanya tidak terlalu kotor dan tidak terlihat.

    Jangan lupa juga membersihkan langit-langit. Meskipun ada gravitasi, debu di udara bisa tetap menempel dan terkumpul di sana.

    2. ‘Mencuci’ Dinding Dapur dan Kamar Mandi

    Beberapa cat dinding tahan air bisa kamu bersihkan dengan menggunakan air. Biasakanlah untuk membersihkan sisa-sisa masakan dan uap hasil mandi dengan mencuci area dinding dapur dan kamar mandi serta ruangan lain yang sering digunakan oleh anak-anak, dan perokok, setidaknya sekali setahun.

    Mulailah dari bagian bawah dinding, gosok perlahan dengan spons alami yang dibasahi dengan larutan sabun dan air. Cuci dan bilas area kecil, lalu lanjutkan ke area lainnya. Setelah itu, keringkan dinding dengan handuk bekas.

    Untuk membersihkan cat dinding, kamu juga bisa menggunakan sabun pembersih buatan. Berikut adalah dua resep yang murah dan mudah dibuat:

    Cara membuat sabun pembersih dinding sendiri:

    – Campurkan 1 cangkir boraks dan 2 sendok makan cairan pencuci piring dalam 3,8 liter air hangat.

    – Campurkan 1 cangkir amonia dan 1 sendok teh cairan pencuci piring dalam 3,8 liter air.

    Sebelum mencuci dinding, pastikan cat tidak akan rusak sebelum membersihkannya. Biasanya, cat glossy dan semi gloss bisa dicuci dengan air, cat ini biasa digunakan di dapur, kamar mandi, dan bahan kayu.

    Sebagian besar cat flat dan satin modern juga bisa dicuci, namun kamu harus selalu mengujinya terlebih dahulu di tempat yang tidak mencolok. Jika cat terkelupas di spons, jangan cuci cat dinding tersebut.

    Jangan pernah mencuci menggunakan bahan trisodium fosfat (TSP) kecuali jika akan mengecat ulang, karena dapat merusak kilap cat.

    3. ‘Mencuci’ Dinding di Area yang Sering Dipakai Beraktivitas

    Meskipun tidak perlu mencuci seluruh ruangan, area sekitar saklar dan termostat mungkin perlu dicuci sesekali. Begitu juga area di belakang sofa yang sering terkena rambut yang berminyak.

    Debu dan kotoran juga cenderung menumpuk di dinding di belakang TV atau peralatan elektronik lainnya dan di atas radiator atau ventilasi pemanas. Jika debu tidak hilang, cuci area tersebut.

    4. Segera Menambal Kerusakan Cat

    Untuk menjaga cat tetap terlihat fresh, biasakanlah untuk segera menutup segala bentuk kerusakan pada cat dinding.

    Amplas dan perbaiki permukaan yang tergores atau terkelupas, dan ratakan cat di area sekitarnya. Jika terdapat lubang, isi lubang terlebih dahulu.

    Jika cat langit-langit rumah rusak, dan kamu tidak memiliki sisa cat asli yang digunakan pada langit-langit tersebut, kamu tidak perlu mengecat seluruh ruangan. Ambil saja sebagian pecahan cat dari area yang tidak mencolok dan bawa ke toko cat yang memiliki peralatan pencocokan warna komputer.

    Alat ini akan menghasilkan resep warna cat yang dapat digunakan toko untuk mencocokkan warna cat.

    Itu dia beberapa tips untuk mencegah agar warna cat rumah kamu tidak mudah pudar. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 3 Warna Cat Ini di Kamar Tidur, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Warna cat kamar dapat mempengaruhi suasana di kamar. Selain itu, warna cat dinding juga bisa berpengaruh pada pencahayaan di dalam kamar. Maka dari itu, memilih warna cat kamar tidur sebaiknya dipilih dengan cermat.

    Jangan sampai kamu salah memilih warna cat dinding karena ada beberapa warna yang sebaiknya dihindari. Warna-warna tersebut dapat mempengaruhi mood dan terkadang membuat tampilan kamar kurang menarik.

    Melansir Real Simple, Senin (22/7/2024), berikut warna-warna cat yang sebaiknya dihindari untuk kamar tidur.


    1. Kuning Cerah

    Menurut desainer interior, Emma Beryl, mengatakan bahwa warna kuning cerah kurang cocok untuk kamar tidur karena memiliki efek negatif, yaitu bisa mengganggu kualitas tidur. Warna kuning cerah membuat otak berpikir seolah hari masih siang.

    “Kuning cerah meniru matahari dan orang-orang menyadari mereka semakin sulit tidur di malam hari di ruangan berwarna kuning cerah,” jelas Beryl.

    Bagi pencinta warna kuning cerah, Beryl menyarankan untuk menggunakannya di kamar mandi atau ruang makan saja. Ini pun disesuaikan lagi dengan dekorasi dan gaya ruang tersebut.

    2. Merah dan Oranye

    Kantor Twitter Berubah Jadi 'Kamar Tidur' Setelah Dibeli Elon MuskKantor Twitter Berubah Jadi ‘Kamar Tidur’ Setelah Dibeli Elon Musk Foto: Dok. James Clayton/BBC

    Lagi-lagi warna cerah sebaiknya dihindari. Warna-warna hangat, seperti merah dan oranye, membuat dinding kamar tidur mencolok saat dilihat. Kamar tidur yang seharusnya menenangkan dan enak dipandang jadi terlihat begitu terang.

    “Saya lebih suka kamar tidur yang saya desain menjadi ruang yang menenangkan, damai, dan tenteram daripada yang berani,” kata desainer interior, Annie Delaporte, dikutip dari The Spruce.

    Sebagai gantinya, warna merah dan oranye disarankan untuk ruang kerja, dapur, dan ruang cuci.

    3. Hitam

    Ruang tamu kesan mewah dengan retro modern minimalism interior cat warna hitam dan putih.Ruang tamu kesan mewah dengan retro modern minimalism interior cat warna hitam dan putih. Foto: Getty Images/tulcarion

    Banyak orang yang menyukai warna hitam dalam gaya hidup mereka. Warna hitam memberikan kesan elegan pada ruangan. Namun, menurut ahli justru warna hitam memicu stres. Jika kamu memang pencinta warna hitam, kombinasikan dengan warna putih untuk menciptakan kontras di kamar tidur. Warna biru tua juga bisa dijadikan alternatif pengganti warna hitam, lho!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Dinding yang Bikin Nyamuk Tak Mau Datang


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk terkadang membuat siapa pun tidak nyaman karena hewan satu ini bisa menimbulkan gatal di kulit dan suara bising di dekat telinga. Selain itu, beberapa spesies nyamuk juga dapat menularkan penyakit berbahaya seperti malaria dan demam berdarah. Kamu tidak perlu khawatir, sebenarnya ada cara sederhana agar nyamuk tidak datang ke rumah yakni memakai warna yang dibenci nyamuk.

    Menurut Hyperallergic, sebuah studi baru melaporkan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meskipun begitu, tetap tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Biru

    Sama seperti reaksi pada warna putih, warna biru tua, warna biru yang lebih terang yang memantulkan lebih banyak panas dan cahaya, tidak disukai nyamuk. Kamu bisa menggunakan biru pada dinding untuk mengurangi nyamuk bersarang di rumah.

    4. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada biru, hijau, atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    Warna yang Dapat Menarik Banyak Nyamuk

    Untuk warna-warna yang dapat menarik kehadiran nyamuk di antaranya merah, oranye, hitam, dan cyan atau warna yang mirip dengan kulit telur asin. Hal ini dikarenakan warna-warna tersebut menimbulkan gambaran visual dan gelombang yang panjang. Mereka terbang lebih cepat dan tinggal lebih lama di sekitar warna tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Rekomendasi Kombinasi Warna Cat Kusen Pintu dan Jendela Rumah


    Jakarta

    Kusen pintu dan jendela seringkali menjadi elemen yang terlupakan saat merancang desain eksterior rumah. Padahal, warna pada pintu dan jendela berperan penting dalam mempertegas karakter hunian.

    Memilih kombinasi yang tepat pada warna cat kusen pintu dan jendela bisa memperkuat kesan pertama yang diberikan sebuah rumah. Kombinasi warna cat yang bagus juga bisa meningkatkan estetika pada rumah.

    7 Rekomendasi Kombinasi Warna Cat Kusen Pintu dan Jendela

    Jika sedang mencari kombinasi warna cat kusen pintu dan jendela, kamu bisa melihat rekomendasi ini. Berikut contoh beserta gambarnya


    1. Abu-abu Mutiara-Putih

    Kombinasi warna pintu dan jendelaKombinasi warna pintu dan jendela Foto: (John Granen-Better Home & Gardens).png

    Mengutip laman Better Home & Gardens, palet warna yang tenang memunculkan kesan simetri dan menciptakan gaya modern. Cat abu-abu pada pintu dan putih di bagian jendela bisa memberikan kesan yang mewah.

    2. Hijau Sage dan Krem

    Kombinasi warna pintu dan jendelaKombinasi warna pintu dan jendela Foto: (Jay Wilde:Better Home & Gardens)

    Dinding berwarna salmon ini bisa dipadukan dengan pintu berwarna hijau sage. Ditambah, jendela berwarna krem menawarkan kombinasi yang tidak mencolok.

    3. Abu-abu Muda-Putih

    Kombinasi warna pintu dan jendelaKombinasi warna pintu dan jendela Foto: (John Granen-Better Home & Gardens)

    Warna abu-abu, coklat kemerahan dan putih begitu hangat ketika dipadukan. Dalam gambar ini, warna coklat kemerahan membentuk garis luar jendela dan di sekitar pintu. Sementara warna putih di bingkai jendela memberikan kecerahan pada fasad.

    4. Coklat Muda dan Coklat tua

    Kombinasi warna pintu dan jendelaKombinasi warna pintu dan jendela Foto: (Emily Followil/Better Home & Gardens)

    Pada desain ini pintunya dicat warna coklat yang berpadu cantik dengan dinding berwarna salmon. Pada bagian kanan dan kiri terdapat jendela dengan perpaduan warna coklat yang berbeda dan dengan tambahan penutup jendela berwarna hijau.

    5. Biru Kobalt-Putih

    Kombinasi warna pintu dan jendelaKombinasi warna pintu dan jendela Foto: (David Tsay/Better Home & Gardens).png

    Biru kobalt pada bagian pintu berpadu cantik dengan warna putih di dinding dan jendela. Warna birunya membuat pintu masuk tampak mempesona dengan jendela kotak-kotak dengan lis putih.

    6. Coklat-Hijau Ivy

    Kombinasi warna pintu dan jendelaKombinasi warna pintu dan jendela Foto: (Jay Wilde/Better Home & Gardens)

    Warna hijau ivy terlihat serasi dengan dinding hijau zaitun, sehingga berbagai warna hijau berpadu menjadi satu. Sementara, di bagian depan, pintunya menggunakan warna coklat yang netral.

    7. Biru Dongker dan Putih

    Kombinasi warna pintu dan jendelaKombinasi warna pintu dan jendela Foto: (David land: Better Home & Gardens).png

    Dinding bata dan warna biru dongker pada pintu terkesan tradisional namun elegan. Jendelanya diberi warna putih dan penutup yang senada dengan pintu. Warna putihnya juga senada dengan pintu masuk pagar kayu rumah.

    Itulah beberapa rekomendasi warna cat kusen pintu dan jendela yang bisa menambah estetika rumah. Semoga informasi ini menginspirasimu ya.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com