Tag: warna lantai

  • 5 Warna Keramik Lantai Teras yang Bagus Sesuai Konsep Rumah


    Jakarta

    Memilih warna keramik lantai teras yang bagus menjadi langkah penting dalam mempercantik tampilan rumah. Ketepatan warna tidak hanya menambah estetika, namun juga menciptakan suasana yang nyaman.

    Hal ini tentu akan menciptakan kesan tersendiri, terutama saat menyambut tamu yang datang. Oleh karena itu, simak beberapa warna keramik lantai teras rumah yang bisa jadi referensi.

    Rekomendasi Warna Keramik Lantai Teras

    Disarankan untuk menggunakan warna lantai yang kontras dengan warna taman atau tempat duduk luar ruangan. Berikut adalah ide warna keramik lantai teras populer yang dikutip dari laman Pexio:


    1. Putih

    teras rumahIlustrasi lantai teras keramik berwarna putih. Foto: Getty Images/MIXA/MIXA

    Warna putih jadi salah satu rekomendasi warna lantai teras, yang memberikan kesan bersih dan lapang. Warna akan cocok untuk teras ingin menonjolkan kesan minimalis modern. Selain itu, putih juga jadi warna yang mudah dipadukan dengan berbagai warna lainnya.

    2. Cokelat

    Teras rumahTeras rumah dengan keramik cokelat. Foto: Getty Images/Fotokia

    Cokelat adalah warna hangat yang memberikan kesan alami dan nyaman untuk teras rumah. Warna ini cocok untuk rumah yang memiliki konsep tradisional atau rustic.

    3. Abu-abu

    Cozy Lounge Outside. 3d RenderIlustrasi teras dengan keramik abu-abu. Foto: Getty Images/asbe

    Jika ingin warna netral, pilihlah warna abu-abu. Warna ini cukup banyak disukai orang, karena menawarkan kesan modern dan elegan. Abu-abu sangat cocok untuk rumah dengan desain kontemporer atau minimalis.

    4. Hijau

    Warna ini menimbulkan kesan yang segar dan menenangkan. Hijau akan cocok untuk teras ingin menghadirkan nuansa alami ke dalam rumah.

    5. Hitam

    Bagi sebagian orang, warni ini mungkin bukan pilihan yang biasa untuk teras. Namun, jika warna hitam digunakan dengan benar, warna ini bisa memberikan kesan yang modern yang tetap indah.

    Tips Memilih Lantai Keramik untuk Teras

    Dikutip dari Club Ceramic, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih ubin teras keramik:

    1. Perimbangkan Gaya

    Ketika memilih lantai, kamu juga perlu memilih gaya, ukuran, atau desain yang sesuai. Terutama dengan estetika keseluruhan ruang.

    Desain ubin yang rumit mungkin tidak akan terlihat menarik di teras, terutama bagi yang memiliki rumah dan taman minimalis.

    2. Pilih Keramik yang Berkualitas

    Pastikan kamu melihat peringkat Porcelain Enamel Institute (PEI) atau skema peringkat kekuatan dan daya tahan keramik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah ubin tersebut cukup kuat untuk menahan kondisi luar ruangan.

    Jika memperkirakan teras akan sering dilalui orang, pilih ubin dengan PEI yang lebih tinggi. Contoh, ubin dengan PEI 3/1500 atau 4/6000 punya ketahanan yang lebih tinggi terhadap abrasi permukaan dan ketahanan yang lebih lama di teras.

    3. Perhatikan Ketahanan Selip dan Tekstur

    Kita juga perlu mempertimbangkan tekstur dan ketahanan selip. Ubin dengan lapisan akhir matte maupun permukaan bertekstur, bisa pilihan yang sangat baik karena antiselip.

    Pastikan kamu menemukan warna lantai keramik teras yang bagus dan juga sesuai dengan selera dan estetika rumah secara keseluruhan, ya.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Warna Lantai Keramik yang Bikin Dapur Terlihat Lebih Lega


    Jakarta

    Keramik menjadi bahan andalan dan populer untuk membuat lantai rumah. Bagaimana tidak? Keramik cukup awet dan tahan dari goresan, air, noda, serta suhu panas.

    Jenis ubin ini memang mudah dibersihkan, sehingga cukup ideal bila digunakan untuk lantai dapur. Nah, bagi kamu yang mau dapur terlihat luas dan lega bisa menciptakan ilusi dengan pemilihan warna lantai keramik.

    Berikut beberapa inspirasi warna keramik yang cocok untuk lantai dapur agar tampak luas dan aesthetic, dikutip dari laman Martha Stewart dan Real Simple pada Selasa (6/8/2024).


    Ide Warna Keramik untuk Lantai Dapur

    1. Putih Polos

    Putih Polos.Putih Polos. Foto: dok. Maite Granda

    Area dapur tak begitu lebar yang dipasangkan ubin putih polos jelas memberikan kesan luas. Meski tak semua furnitur berwarna putih, sentuhan warna abu-abu, hitam, dan cokelat kayu juga tetap membuat dapur tampak lengang.

    2. Krem

    Krem.Krem. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Keramik warna krem dengan motif lembut jadi pilihan yang bagus untuk lantai dapur. Lemari kabinet abu-abu dan beberapa furnitur berwarna hitam justru berpadu sempurna dengan nuansa dapur yang krem. Warna putih juga boleh disematkan pada beberapa bagian untuk dapur lebih segar.

    3. Abu-abu

    Abu-abu.Abu-abu. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Lantai keramik berwarna abu-abu membuat dapur terlihat leluasa. Lantai abu yang dipadukan dengan furnitur cokelat kayu tak disangka-sangka menciptakan area dapur yang cantik nan nyaman dipandang.

    4. Cokelat Muda

    Cokelat Muda.Cokelat Muda. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Motif kayu cokelat muda termasuk warna yang bagus untuk lantai dapur. Warna ini tidak bertabrakan dan menciptakan kesan luas meski dirangkaikan dengan lemari kabinet abu-abu dan meja konter hitam. Ini mungkin terbantu dengan dinding, langit-langit, serta jendela dan tirainya yang berwarna putih.

    5. Hitam-Putih

    Hitam Putih.Hitam-Putih. Foto: Sarah Winchester/Erin Gates Design

    Ubin hitam putih bak papan catur bisa jadi ide untuk memberi kesan luas di area dapur sempit. Kombinasi warna keramik ini cocok untuk lantai dapur.

    Di sisi lain, kamu yang kurang suka dapur serba putih juga bisa coba motif ini. Dengan begitu, dapur tidak akan tampak terlalu polos.

    6. Cokelat Tua

    Cokelat Tua.Cokelat Tua. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Lantai cokelat tua justru bikin dapur terlihat luas. Warna cokelat tua khas kayu yang dipadukan dengan kabinet biru keabu-abuan serta meja makan dan dinding putih ternyata bisa membuktikannya.

    Untuk mempermanis area, hiasan berwarna ungu, biru, dan hijau dapat diletakkan di beberapa sudut dapur.

    7. Biru Tua Motif

    Biru Tua Motif.Biru Tua Motif. Foto: Meghan Beierle O’brien/Kelly Martin Interior

    Selain warna-warna polos, dapur juga cocok kok jika dipasangkan ubin biru bermotif seperti foto di atas. Kalau bagian lantai sudah bermotif, usahakan area dapur lainnya tidak ya. Hal ini agar motifnya tidak bertabrakan satu sama lain.

    8. Cokelat dan Putih Gading

    Cokelat dan Putih Gading.Cokelat dan Putih Gading. Foto: studio.thanasis/Instagram

    Keramik bak papan catur tampak bagus untuk lantai dapur. Tak mesti hitam putih, kamu bisa pilih perpaduan warna lain seperti cokelat dan putih gading.

    Furnitur dapur lainnya juga dapat disamakan warnanya agar tercipta perpaduan yang senada. Warna biru dan merah muda keunguan bisa diselipkan untuk mempermanis.

    9. Putih Motif

    Putih Motif.Putih Motif. Foto: Emily Followill/Gordon Dunning Interior

    Jika ingin dapur nuansa putih tapi tidak ingin terlalu serba putih, bisa pasang ubin motif custom seperti di atas.

    Motifnya bisa dimainkan sesuai selera dengan pilihan warna putih dan hitam. Tempatkan juga furnitur berwarna hitam agar tampak senada.

    10. Merah-Putih Geometris

    Merah Putih Geometris.Merah Putih Geometris. Foto: dok. Blakes London

    Bukan cuma hitam yang dapat dipadukan dengan putih, tapi merah juga cocok lho. Ubin merah putih bermotif geometris ternyata juga bagus untuk mempercantik area dapur rumah.

    Agar warna merah bisa kian menonjol, furnitur seperti lemari yang dipilih dengan warna sama tampak manis untuk dipandang.

    Nah, itu dia sederet inspirasi warna keramik yang cocok untuk lantai dapur. Dari contoh di atas, mana nih warna yang kamu suka?

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama


    Jakarta

    Memutuskan untuk menggunakan lantai kayu di rumah, merupakan keputusan besar yang kamu ambil. Pembersihan rutin jadi hal wajib untuk merawat lantai kayu agar tetap dalam kondisi prima.

    Lantai kayu cenderung cepat dalam menyerap debu, kotoran kecil, dan pasir. Hal ini membuat lantai menjadi tergores, sehingga menimbulkan kerusakan pada lantai kayu.

    Melansir Architectural Digest, Selasa (17/09/2024), berikut ini merupakan cara yang tepat membersihkan lantai kayu agar tetap kokoh dan bertahan lama.


    1. Sapu Lantai Kayu Setiap Hari

    Langkah pertama dan terpenting untuk membersihkan lantai kayu adalah dengan menyapu secara rutin. Kotoran dan debu yang menumpuk akan membuat lantai kayu tidak mengkilap. Dengan menjaga lantai dari serpihan merupakan kunci agar lantai kayu tetap awet.

    Jika serpihan dibiarkan dan terinjak oleh kamu, hal itu akan merusak dan menggores permukaan lantai kayu.

    2. Vakum Secara Teratur

    Selain menyapu, kamu juga harus melakukan menyedot debu secara teratur. Hal ini akan membantu menyedot partikel halus yang mungkin terlewatkan oleh sapuan, dan daya hisap kuat penyedot debu sangat berguna untuk menyedot debu di celah-celah kecil.

    3. Mengepel Lantai Kayu

    Mengepel lantai kayu harus sangat hati-hati dan tanpa air berlebih. Jangan biarkan air menggenang di lantai kayu, karena hal itu akan membuat lantai kayu menjadi lembap dan menimbulkan rayap yang akan merusak lantai kayu kamu.

    Untuk mencegah terlalu banyak air, pilih pel microfiber daripada pel katun, karena pel microfiber membutuhkan lebih sedikit air dan tidak akan membuat pel menjadi basah kuyup.

    4. Perbaiki Goresan di Lantai Kayu

    Bulu penyedot debu, kotoran, dan bahkan bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan goresan. Terjadinya goresan dan lecet akan merusak lantai kayu, bahkan dengan jenis kayu terbaik pun.

    Jika ingin memperbaiki goresan, cukup gunakan spidol noda atau dengan batang lilin yang berfungsi untuk penyok yang lebih dalam.

    Bila kerusakan serius, pilih pewarna yang sesuai dengan warna lantai kayu, kemudian poles lecet dengan mengamplas area yang rusak menggunakan amplas halus. Pastikan untuk menggunakan lapisan akhir yang sama.

    5. Rawat Lantai Kayu

    Mengetahui cara membersihkan lantai kayu bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal lantai kayu yang bersih. Lingkungan di sekitar lantai juga merupakan komponen penting dalam perawatan dan ketahanannya.

    Kayu bereaksi secara drastis terhadap suhu dan kelembapan, jadi penting untuk memahami elemen-elemen ini. Garis pertahanan terbaik adalah dengan memperhatikan tanda-tanda bahaya.

    Jika terdapat terlalu banyak kelembapan di bawah kayu, kayu akan melengkung. Hilangkan sumber air, terutama genangan air untuk menghentikan hal ini terjadi. Kondisi yang terlalu kering menyebabkan celah, retakan, dan terbelah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Agar Warna Lantai Kayu Tahan Lama dan Tak Cepat Pudar


    Jakarta

    Lantai kayu menjadi pilihan yang bisa digunakan untuk lantai rumah kamu. Namun, perawatan lantai kayu berbeda dengan permukaan lantai yang lain. Kamu perlu lebih hati-hati agar permukaan tidak cepat rusak.

    Tanda lantai kayu di rumah mengalami kerusakan adalah warnanya yang memudar. Kualitasnya yang menurun dapat mengurangi daya tarik lantai karena warnanya menjadi pucat dan tidak seperti kayu lagi.

    Kamu tidak perlu khawatir, melansir The Spruce, Jumat (1/11/2024), berikut beberapa cara mencegah lantai kayu di rumah memudar.


    1. Bersihkan Secara Rutin

    Menyapu lantai secara rutin merupakan salah satu cara menjaga kualitas dari lantai kayu. Kotoran yang lepas saat diinjak akan mengikis lapisan cat dan lama-kelamaan akan membuat lantai terkikis.

    Saat ingin mengepel, wajib untuk memeriksa ulang produk pembersih karena banyak bahan kimia rumah tangga yang dapat melarutkan lapisan paling luar. Beberapa bahan yang harus dihindari adalah amonia, cuka, dan pemutih. Selain itu, pakai kain pel yang lembut untuk menggosok ubin.

    2. Jangan Biarkan Lantai Kayu Terlalu Lembap

    Pastikan ruangan yang memakai lantai kayu tidak terlalu lembap. Hal ini menyebabkan pemuaian dan penyusutan termal sehingga menimbulkan lengkungan. Lama-lama tidak hanya akan membuat lantai kayu menjadi kusam dan rusak, tetapi juga akan memudarkan warna dari lantai kayu tu sendiri.

    3. Sering Menata Ulang Furniture dan Melapisi Karpet

    Cara mencegah lantai kayu rusak karena paparan matahari di rumah adalah menata ulang furniture sesekali. Cara ini bisa mencegah bercak-bercak pada permukaannya hilang.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan karpet di area lantai kayu dan merotasi furniture setiap satu atau dua tahun sekali. Dengan begitu tidak terjadi pemudaran warna yang tidak merata.

    4. Batasi Paparan Matahari

    Lantai kayu secara alami akan teroksidasi saat terkena sinar matahari, sehingga mengubah corak warna kayu. Coba pakai tirai untuk membatasi intensitas sinar matahari.

    5. Pertimbangkan Bahan Sebelum Membeli

    Pertimbangkan untuk memilih spesies kayu yang tidak mudah pudar. Sebagai produk alami, kayu memang berubah warna seiring waktu dan ini dapat membuat lantai kamu tampak lebih lembut dan bahkan lebih indah dengan kedalaman warna yang ditambahkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com