Tag: warna

  • 6 Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah tentu bisa membuat ruangan tampak lebih ‘hidup’ dan asri. Tak heran, banyak penghuni yang menanam tanaman di rumah.

    Umumnya, tanaman memerlukan air dan juga cahaya matahari yang cukup agar bisa terus tumbuh. Namun, bagaimana kalau sedang musim hujan yang menyebabkan minimnya cahaya matahari dan banyaknya curah air yang dibutuhkan tanaman?

    Jangan khawatir! Sebab, ada beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim hujan dan tidak membutuhkan banyak matahari. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Dilansir dari Ugaoo, bunga Marigold bisa menjadi pilihan tanaman yang bisa bertahan saat musim hujan. Tanaman dengan warna cerah nan cantik ini bisa tahan meski diterpa hujan lebat.

    Lidah Mertua

    Snake plant dwarf varieties in minimalist white ceramic pots on a white desk.Lidah mertua Foto: Getty Images/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua merupakan tanaman tropis yang sangat mudah beradaptasi. Lidah mertua biasanya hidup di tempat yang kering, namun juga bisa ditempatkan di luar dan terkena hujan. Namun, jangan sampai terlalu sering terkena hujan ya karena bisa membuat akarnya membusuk.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Dilansir dari The Indoor Nursery, Spider Plant atau tanaman laba-laba juga salah satu tanaman yang mudah beradaptasi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena matahari langsung terutama di siang hari.

    Tanaman Paku

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Fern Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Dilansir dari Magic Bricks, tanaman paku atau fern merupakan tanaman yang cocok dan bisa bertahan di musim hujan. Merek bisa tumbuh di lingkungan yang lembap dan sinar matahari yang sedikit.

    Philodendron

    Jenis tanaman hias PhilodendronJenis tanaman hias Philodendron Foto: Instagram @airy_garden_official

    Tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan mudah di tempat lembap dan berkembang di iklim basah. Hati-hati, jangan sampai tiba-tiba terkena paparan sinar matahari terlalu lama karena bisa menyebabkan jaringan daunnya rusak.

    Monstera

    Tanaman hias janda bolong variegata menghebohkan Tanah Air. Tanaman hias itu harganya tembus hingga puluhan juta rupiah.Tanaman hias janda bolong atau monstera Foto: Grandyos Zafna

    Tanaman yang dikenal juga sebagai Swiss Cheese plant ini juga cocok ditanam saat musim hujan. Monster bisa tumbuh besar di lingkungan yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung ya, cukup diletakkan di tempat yang teduh saja.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok ditanam dan bisa tumbuh subur saat musim hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 12 Warna Cat Rumah Minimalis untuk Kesan Lebih Luas hingga Elegan


    Jakarta

    Pemilihan palet warna cat adalah salah satu hal penting untuk menciptakan kesan dan nuansa pada setiap ruangan rumah. Selain untuk dinding ruangan, pemilihan warna ini juga bisa untuk interior maupun eksterior.

    Selain memperindah tampilan rumah, pemilihan warna cat yang sesuai juga bisa meningkatkan kenyamanan bagi penghuninya. Simak berbagai ide warna cat rumah minimalis terbaru di bawah ini.

    Rekomendasi Warna Cat Rumah Minimalis

    Konsep rumah minimalis umumnya mengutamakan ruang terbuka, garis-garis yang bersih, dan palet warna netral. Hal-hal tersebut akan membantu menciptakan rasa tenang, rapih, dan teratur di rumah.


    Berikut adalah beberapa pilihan warna cat rumah minimalis:

    1. Beige

    Bohemian living room interior 3d render with  beige colored furniture and wooden elementsRuang tamu dengan furniture warna beige berpadu elemen kayu. Foto: Getty Images/CreativaStudio

    Mengutip laman Filo Painting, beige jadi salah satu warna netral yang bisa menciptakan rasa nyaman dan sederhana. Warna ini cenderung cocok dipakai pada rumah minimalis di ruangan mana pun.

    2. Hijau Hutan (Forest Green)

    Warna tanah yang pekat ini menambahkan sentuhan alam ke rumah, menghadirkan rasa ketenangan dan keseimbangan.

    3. Abu-abu Lembut (Soft Gray)

    Ilustrasi ruangan dengan warna cat dinding soft gray.Ilustrasi ruangan dengan warna cat dinding soft gray. Foto: Getty Images/hellonage

    Warna abu-abu lembut menciptakan kanvas netral untuk elemen lain di ruangan. Warna ini bisa dipilih, jika kamu menginginkan sesuatu yang sedikit lebih hangat daripada warna putih.

    Abu-abu lembut menciptakan kesan yang bersih dan netral dan jadi warna ideal untuk latar belakang dekorasi interior yang lebih berani. Palet abu-abu ini juga menciptakan aksen monokromatik.

    4. Biru Muda

    Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih.Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih. Foto: Getty Images/imaginima

    Warna cerah seperti biru muda akan menambahkan kesan terbuka dan tenang pada rumah.

    5. Blush Pink

    Jika ingin menambah sentuhan feminitas, blush pink bisa jadi pilihannya. Warna ini juga akan membantu memberi kehangatan pada ruangan.

    6. Lilac

    Warna lilac membantu menciptakan kesan rasa tenang pada ruangan. Selain itu, warna ini juga cocok dijadikan cat dinding untuk kamar.

    7. Biru Dongker

    Jika ingin memberikan kesan gelap dan pekat untuk rumah minimalis, detikers bisa menambahkan warna biru dongker. Warna ini bisa memberi kesan dramatis, tapi tanpa mendominasi ruangan.

    8. Hitam Klasik

    Mengutip laman Selain mampu menampilkan gaya minimalis, hitam klasik adalah warna cat yang membuat kesan ruangan yang elegan. Warna ini cocok jika dipadukan dengan warna cat putih bersih untuk tampilan dramatis namun ramping.

    9. Warna Putih

    Ilustrasi ruang kamar rumah minimalis dengan nuansa cat putih.Ilustrasi ruang kamar rumah minimalis dengan nuansa cat putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/runna10

    Warna putih adalah warna klasik yang akan mendukung nuansa minimalis, sekaligus membuat elemen ruangan nampak indah. Untuk membuat ruangan tampak terlihat puas, pakailah warna putih. Selain itu, cat warna putih juga cocok dipadukan dengan banyak warna lainnya.

    10. Cokelat Muda

    Untuk menambahkan sentuhan alami pada desain rumah minimalis, pilihlah warna cokelat muda. Warna netral ini menciptakan kesan kehangatan dan kedalaman, sehingga membuat suasana yang nyaman dan ramah.

    11. Hijau Sage

    Untuk menciptakan suasana yang tenang dan harmonis, pilihlah warna hijau sage. Warna ini akan cocok dipadukan dengan warna netral lainnya.

    Selain warna hijau sage dan hijau hutan, hijau muda juga membantu menciptakan kesan segar dan alami pada ruangan. Warna ini cocok digunakan di ruang kerja atau ruang belajar.

    12. Taupe

    Taupe merupakan warna netral yang hangat dan menarik, untuk menambah kesan nyaman pada interior minimalis. Warna ini cocok untuk kamar tidur, ruang keluarga, atau ruangan yang ingin kamu ciptakan nuansa nyaman dan rileks.

    Tips Memilih Cat Rumah Minimalis

    Berikut adalah faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih sat rumah minimalis dilansir dari laman Pexio:

    • Perhatikan ukuran ruangan, pilihlah warna terang untuk menciptakan kesan ruangan terlihat lebih luas.
    • Perhatikan dekorasi dan furniture. Kamu bisa sesuaikan warna cat yang sesuai dengan dekorasi dan furniture.
    • Hindari penggunaan warna aksen yang berlebihan, agar tidak terlihat ramai. Pasalnya, hal ini bisa mengganggu estetika minimalis. Pilihlah 1-2 aksen yang bisa memberikan kesan virtual menarik.
    • Sesuaikan dengan pencahayaan, pakailah warna-warna cerah untuk ruangan dengan akses cahaya alami yang minim. Sementara, pilihlah warna-warna gelap untuk ruangan yang terkena terlalu banyak sinar matahari.

    Untuk dekorasi minimalis, pilihan pasangan cat yang dipilih bisa warna putih bersih dan segar, warna netral yang hangat. Abu-abu lembut dalam jumlah banyak juga akan memberikan gaya minimalis klasik.

    Itu tadi rekomendasi warna cat rumah minimalis, yang mengutamakan warna-warna lembut dan kalem. Warna-warna yang kamu pilih juga bisa dipadukan atau disesuaikan dengan selera kamu lho detikers.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilihan Warna Tembok Biar Merasa Tenang di Rumah



    Jakarta

    Menciptakan suasana nyaman di dalam ruangan tidak hanya bergantung pada furnitur atau pencahayaan, tetapi juga pada pilihan warna cat dinding. Warna-warna tertentu dapat memberikan efek menenangkan, meningkatkan mood, dan menciptakan atmosfer yang hangat.

    Dalam hal berikut adalah tentang berbagai warna cat yang mampu mengubah suasana ruangan kamu menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

    Hitam Lembut (soft black)

    Melansir The Spruce, pada Selasa (12/11/2024), dinding berwarna hitam lembut dapat menciptakan atmosfer yang alami, mempromosikan rasa relaksasi dan ketenangan. Dalam desain kamar tidur yang menarik ini.


    Kamu dapat menggabungkan dinding hitam dengan langit-langit kayu berwarna madu, untuk menghasilkan suasana yang hangat dan menenangkan.

    Abu-abu Netral

    Hiasi kamar tidur kamu dengan warna abu-abu yang sejuk untuk menciptakan suasana tenang. Berikan sentuhan segar pada kamar tidur modern yang netral ini dengan menambahkan nakas berwarna biru kobalt dan karya seni resin cerah di atas tempat tidur.

    Sehingga menambah sentuhan warna yang harmonis tanpa mengganggu ketenangan keseluruhan ruangan.

    Arang

    Cat dinding ruang tamu kecil dengan warna abu-abu arang untuk menciptakan suasana yang tenang. Manfaatkan warna gelap sebagai dasar untuk menampilkan furnitur dan dekorasi yang berwarna-warni serta berpola dalam ruang eklektik ini.

    Hijau Midtone

    Segarkan dinding kamar tidur bergaya modern pertengahan abad dengan cat hijau bernuansa sedang. Pilihlah warna hijau yang lembut dengan sentuhan biru dan abu-abu, yang melengkapi langit-langit kayu yang hangat serta furnitur dan dekorasi yang netral.

    Abu-abu Muda

    Warna abu-abu muda adalah warna netral yang menenangkan dan cocok untuk berbagai ruangan. Kombinasikan dinding abu-abu netral dengan jendela, pintu, dan lis perapian berwarna putih, serta lantai kayu muda dan furnitur netral di ruang modern yang menenangkan ini.

    Aqua Pucat

    Berikan ruang tamu atau ruang keluarga kamu suasana yang cerah dan luas dengan cat berwarna biru-hijau lembut. Gabungkan warna yang terinspirasi dari alam ini dengan furnitur dan dekorasi berbahan beludru yang kaya serta bentuk-bentuk organik, ditambah dengan deretan foto lanskap di atas sofa untuk menambah estetika ruangan.

    Abu-abu Muda

    Kamar mandi berwarna abu-abu, terlepas dari gaya yang dipilih, memberikan kesan yang menenangkan dan damai. Kamu dapat menggunakan warna abu-abu lembut untuk melapisi dinding kamar mandi yang timeless ini.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bosan Sama Ruangan di Rumah? Cobain 6 Ide Dekorasi Modern Ini



    Jakarta

    Memadukan dekorasi modern ke dalam rumah, memiliki banyak cara untuk mengaplikasikannya agar terlihat indah. Palet warna netral, material alami, jendela yang terbuka lebar, dan dekorasi minimalis, dapat memberikan tampilan yang menarik.

    Sebelum memulai dekorasi, kamu harus memahami ornamen-ornamen untuk memberikan ruangan bernuansa yang benar-benar segar.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, Selasa (12/11/2024), berikut beberapa ide dekorasi modern untuk mendapatkan ruangan yang segar.


    Dekorasi Dinding Modern

    Dinding putih bersih memiliki daya tarik modern, tetapi dapat terasa kaku jika tidak ditata dengan tepat. Menambahkan koleksi keranjang anyaman menciptakan kesan menarik di atas bufet bergaya vintage dengan daya tarik abad pertengahan.

    Dekorasi Modern Sederhana

    Kamar tidur modern yang cantik ini mengusung tema terang dan lapang. Jendela yang terbuka lebar, palet warna yang bersih, dan karya seni abstrak yang digantung tepat di atas kepala tempat tidur menciptakan suasana yang modern.

    Menambahkan dan untuk menghangatkan ruangan, karpet bertekstur dan semburat warna di tempat tidur akan menjadi pilihan yang tepat.

    Desain Modern dengan Warna Kontras

    Dekorasi modern bisa menjadi contoh yang kontras. Ubin coklat dengan berbagai corak membentang dari meja dapur hingga ke langit-langit, sementara perlengkapan yang dipasang di dinding memberikan daya tarik gaya ekstra.

    Lantai kayu terang dan dinding berpanel putih membuat seluruh ruangan tampak cerah dan lapang, yang memberikan keseimbangan sempurna.

    Dekorasi Modern Eklektik

    Kamu dapat membuat ruangan yang lebih kecil dengan semua furniture modern. Gunakan palet warna kontemporer yang digunakan di seluruh rumah atau yang dapat dengan mudah beralih dari ruang modern ke ruang yang terhubung untuk mempertahankan kesan menarik.

    Palet Warna Modern Terinspirasi Alam

    Warna netral sangat penting untuk memberikan kesan modern di ruangan kamu, tetapi memilih palet yang tetap terasa hangat dan menarik akan membuat ruangan lebih menarik.

    Pilih warna yang terinspirasi alam untuk mencapai tujuan kamu. Detail seperti kayu pirang, meja dapur dengan air terjun, dan lampu gantung hitam yang mencolok adalah pilihan terbaik untuk dapur.

    Detail Kayu Alami

    Membawa detail dekorasi modern ke dalam ruangan dapat memberikan sentuhan hangat dan alami, namun tetap terasa modern. Rak kayu dan meja kopi tanpa noda memberikan elemen hangat namun tidak mencolok di ruang tamu yang didominasi warna putih.

    Itulah dia beberapa ide dekorasi modern untuk inspirasi rumah kamu, Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Karpet yang Sudah Ketinggalan Zaman, Jangan Dipakai!



    Jakarta

    Dalam mendekorasi rumah, karpet bisa menjadi salah satu barang yang wahib dipertimbangkan untuk dipasang karena bisa mempercantik ruangan. Karena warna dan pola karpet bisa membuat rumah terlihat cantik serta menarik. Banyak pilihan warna yang bisa dicocokan untuk dekorasi rumah.

    Namun, tidak semua warna pada karpet cocok untuk diaplikasikan ke dalam ruangan. Ada beberapa warna yang sudah ketinggalan zaman sehingga sebaiknya tidak digunakan.

    Berikut beberapa daftar warna karpet yang sudah ketinggalan zaman.


    Warna Tebal dan Neon

    Meskipun menggunakan warna karpet yang berani dan neon, seperti hijau, jingga, merah muda, dan biru populer selama beberapa waktu, namun warna ini menonjolkan rona yang sangat cerah.

    Warna neon digunakan pada karpet sebagai cara yang menyenangkan untuk memadukan warna aksen, tetapi ada cara lain untuk mendesain ruangan dengan cara yang menyenangkan seperti dengan cat atau seni dinding.

    “Nuansa hangat seperti kuning keemasan, karat, merah karat tua, dan coklat kemerahan sedang tren, tetapi hindari warna merah terang dan asli pada karpet kamu. Ganti warna merah muda menyala dengan warna merah mawar,” kata Jill Greaves, seorang desainer interior.

    Abu-abu Dingin

    Seiring dengan semakin banyaknya orang yang memasukkan kehangatan, kenyamanan, dan warna ke dalam rumah mereka. Karpet abu-abu yang sejuk dapat menambah kesan suram dan tidak pada tempatnya pada ruangan yang ramai.

    “Abu-abu dingin sudah tidak relevan, gantilah dengan abu-abu yang lebih hangat dan warna netral seperti dempul. Warna ini sangat cocok dengan tren vintage dam tampilan pesisir yang lebih lembut,” ujar Greaves.

    Hitam

    Karpet hitam yang suram dan dramatis pernah menjadi tren di masa lalu, tetapi mungkin akan tetap menjadi tren di masa lalu. Tren desain yang menggunakan warna-warna berani, seperti hitam.

    Alternatif warna hitam yang paling dekat dan paling modern adalah coklat tua. Warna netral gelap ini menawarkan nuansa hitam yang sama muram dan menyelimuti tanpa tampilan yang ketinggalan zaman.

    Putih

    Ruangan serba putih termasuk karpet putih mencolok, juga ketinggalan zaman karena orang menginginkan lebih banyak tekstur, pola, kehangatan, dan warna di ruangan. Karpet putih hampir mustahil untuk tetap bersih.

    “Kita sudah terlalu lama menggunakan warna putih, saya rasa kita semua sudah bosan dengan ruangan serba putih dan mencari nuansa yang lebih hangat, seperti pola yang menarik atau tekstil yang lebih alami,” kata Greaves.

    Pertimbangkan lantai yang memiliki warna hangat alami. Jika mengganti karpet putih bukan pilihan, padukan daya tarik visual dengan melapisi karpet rumput laut di atasnya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Jangka Waktu Toren Air Harus Dibersihkan, Catat!


    Jakarta

    Toren air merupakan salah satu komponen penting dalam penyediaan air di banyak rumah dan gedung. Meskipun sering digunakan, mungkin ada yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan toren air.

    Pasalnya, air yang disimpan dalam toren berpotensi kotor karena berlumut atau terkontaminasi jika tidak dirawat dengan baik. Lalu, seberapa sering toren air harus dibersihkan?

    Jangka Waktu Toren Air Harus Dikuras

    Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (16/9/2023), pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.


    Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

    Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

    Alasan Toren Air Harus Dikuras

    Alasan kita perlu rutin menguras toren air yaitu agar air bisa selalu tetap bersih. Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, tentunya hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare.

    Cara agar Toren Air Tidak Berlumut

    • Rutin dibersihkan.
    • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk.
    • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk.
    • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna-warna yang Dibenci dan Disukai Nyamuk


    Jakarta

    Keberadaan nyamuk di rumah kerap membuat penghuni jengkel. Hal itu karena gigitan nyamuk dapat menyebabkan gatal-gatal hingga menularkan penyakit.

    Ada berbagai cara untuk mengusir nyamuk dari rumah, misalnya dengan menggunakan insektisida maupun bahan alami. Di samping itu, bagian interior rumah juga bisa memberikan pengaruh karena ada warna-warna yang tidak disukai nyamuk.

    Dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meski demikian, tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    Warna yang Dibenci Nyamuk

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada hijau atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    4. Earth Tones

    Dilansir Homes & Gardens, nyamuk tidak menyukai warna-warna natural atau earth tones seperti kaki, beige, maupun hijau zaitun. “Nyamuk biasanya mengabaikan warna putih, hijau, dan biru, yang merupakan warna umum di alam. Mereka juga membenci warna gading (ivory), krem, cokelat kecokelatan, khaki, kuning pastel, dan abu-abu lembut, yang mirip dengan warna predator alami mereka seperti burung dan laba-laba,” kata Pakar cat dan warna Goodell David dari Paints Acrylic.

    Warna yang Disukai Nyamuk

    Di sisi lain, ada juga beberapa warna yang disukai nyamuk. Nah, kamu bisa menghindari menggunakan warna-warna ini untuk mencegah nyamuk ada di rumah. Berikut informasinya.

    1. Hitam

    Melansir Homes & Gardens, seorang ahli entomologi di Mosquito Squad, nyamuk melihat dunia dalam bentuk dan warna yang kabur alih-alih gambar yang tajam dan detail. Oleh karena itu, nyamuk bergantung pada faktor lain seperti karbon dioksida, panas, gerakan, dan aroma untuk navigasi penerbangan mereka dan menemukan sarang dan sumber makanan.

    Salah satunya dinding yang berwarna hitam. Ketertarikan itu berasal dari kebutuhan nyamuk untuk menghindari sinar matahari langsung. Pasalnya, paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan dehidrasi dan kematian dini pada nyamuk. Hal inilah yang membuat nyamuk sering muncul pada senja atau fajar sebab mereka mencoba sembunyi dari paparan sinar matahari.

    2. Biru Tua

    Karena memiliki warna gelap dan jenuh sehingga memiliki efek yang sama. Biru tua juga menarik perhatian nyamuk, hal ini karena nyamuk mendeteksi panas yang diserap dan ditahan oleh warna yang lebih gelap. Warna-warna ini begitu kuat sehingga banyak ilmuwan dalam penelitian menggunakannya sebagai daya tarik ketika mengamati nyamuk dengan memasang perangkap nyamuk berwarna gelap.

    3. Merah

    Warna merah merupakan warna yang paling dicari oleh nyamuk. Crumbley merujuk penelitian terkini yang menunjukkan bahwa paparan bau seperti karbon dioksida ‘memicu ketertarikan nyamuk’ pada warna seperti merah. Hal ini berarti mereka cenderung mengerumuni ruangan dengan warna merah untuk mencari mangsa.

    4. Jingga

    Dinding yang berwarna jingga juga menarik perhatian nyamuk. “Mungkin ini lagi-lagi karena detail yang terbatas pada pandangan serangga, dan deteksi bentuk yang berbeda dari latar belakangnya memberi petunjuk kepada serangga bahwa inang potensial ada di dekatnya,” tutur Crumbley. Meskipun punya warna yang lebih terang, nyamuk memiliki ketertarikan kepada warna ini.

    Itulah warna-warna yang dibenci dan disukai nyamuk. Apabila masih ada nyamuk di rumah, kamu bisa melakukan hal lain untuk mengusirnya, misalnya menggunakan semprotan bahan alami dari bawang putih hingga meletakkan tanaman pengusir nyamuk seperti lavender.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Menghadirkan Warna ke Dapur Rumah agar Terlihat Cantik



    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang paling banyak kegiatan di rumah. Seperti untuk memasak, bersantap hingga menyiapkan makanan untuk keluarga atau tamu di rumah.

    Dengan menciptakan desain fungsional yang juga menginspirasi kehidupan sehari-hari menjadi lebih penting. Warna dapat berperan, meskipun terasa menakutkan untuk menggunakan banyak warna di dapur.

    Melansir Ideal Home, Berikut beberapa cara sederhana menghadirkan warna ke dapur rumah agar terlihat menarik dan nyaman saat berada di dapur.


    Pilih Dua Warna

    Berpegang pada satu warna yang mencolok terkadang terasa seperti keputusan yang lebih besar daripada memilih beberapa corak. Dengan satu blok warna, kamu bebas memilih warna tertentu yang disukai dan yang akan bertahan lama.

    Sedangkan memilih tampilan dua warna akan memberi kamu lebih banyak fleksibilitas saat menerapkan skema warna itu ke seluruh rumah dan akan mengurangi tekanan pada keputusan kamu.

    Gunakan Pola

    Salah satu tren terbesar tahun ini adalah mewarnai seluruh ruangan dengan satu warna mencolok, termasuk semua bagian dari papan pinggir hingga langit-langit. Ini adalah tren yang terlihat sangat mengesankan tetapi membuat penggunaan warna lebih mudah.

    Pertimbangkan untuk menambah beberapa pola ke dalam warna agar lebih menarik dan berkilau. Melakukan hal itu akan menambah dimensi pada skema tetapi juga memudahkan kamu untuk mengambil warna dari ide wallpaper dapur untuk digunakan.

    Cat Dinding Bukan Lemari

    Ide cat merupakan salah satu cara paling serbaguna untuk menambahkan kepribadian ke rumah dan dapat menggantinya sesering yang diinginkan. Baik itu satu dinding atau seluruh dapur, warna ini akan menambahkan corak warna yang tegas.

    Jangan Takut Mencoba Warna Gelap

    Jika kamu memutuskan untuk mengecat lemari dapur atau membeli warna tertentu saat sedang dalam proses desain, memilih warna gelap mungkin merupakan pilihan terbaik.

    Memilih cat harus mencerminkan tampilan dan nuansa yang disukai dan warna yang bagus untuk menutupi tumpahan, cipratan, benturan, dan noda sehari-hari di dapur.

    “Warna hijau sedang hingga tua mungkin merupakan warna yang paling serbaguna untuk dipadukan dengan setiap gaya dekorasi interior dan memberikan kesan tenang di ruangan yang paling sibuk dan paling banyak digunakan,” kata Marianne Shillingford.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih Cat yang Tepat untuk Kamar Mandi



    Jakarta

    Memilih cat yang tepat untuk kamar mandi adalah langkah penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan menarik. Dengan kelembapan tinggi dan paparan langsung terhadap air, tidak semua jenis cat cocok untuk ruangan ini.

    Simak penjelasan yang akan membahas berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan, termasuk ketahanan terhadap lembap, warna yang sesuai, dan jenis cat yang dapat memberikan hasil terbaik untuk kamar mandi kamu.

    Pahami Syarat untuk Cat Kamar Mandi

    Melansir This Old House, berbeda dengan ruangan lain di rumah kamu, kamar mandi memerlukan perhatian khusus dalam pemilihan cat. Cat yang paling cocok untuk kamar mandi harus memiliki ketahanan terhadap kelembapan, mudah dibersihkan, dan cukup tahan lama untuk menghadapi paparan air serta produk pembersih secara rutin.


    Ketahanan terhadap kelembapan adalah faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat memilih cat untuk kamar mandi. Tanpa perlindungan yang memadai, dinding dan langit-langit dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur dan lumut, yang dapat membahayakan kesehatan serta mengakibatkan biaya perbaikan yang tinggi.

    Selain itu, cat untuk kamar mandi juga harus bersifat antiair dan tidak mudah mengelupas atau menggelembung ketika terpapar uap dan cipratan air.

    Jenis Cat Finishing

    Lapisan cat memiliki peranan krusial dalam kinerja dan penampilan di kamar mandi. Berbagai jenis lapisan cat memberikan tingkat ketahanan terhadap kelembapan dan pantulan cahaya yang bervariasi.

    Hasil Akhir Cat Mengkilap

    Kamu sangat disarankan untuk menggunakan cat mengilap dan semi-kilap di kamar mandi karena ketahanannya terhadap kelembapan dan daya tahannya yang luar biasa. Cat ini menghasilkan permukaan yang keras dan mengkilap, yang menolak air dan mudah dibersihkan.

    Selain itu, sifat reflektif dari cat mengilap dan semi-kilap juga membantu menerangi ruangan, sehingga kamar mandi yang lebih kecil terlihat lebih luas. Cat semi-kilap sangat populer untuk dinding kamar mandi karena mampu menyeimbangkan kilau dan kelembutan.

    Cat ini tahan terhadap kelembapan dan jamur, serta memiliki tingkat pantulan cahaya yang tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan cat mengilap penuh, yang bisa menonjolkan ketidaksempurnaan pada permukaan dinding.

    Jenis Cat Dasar yang Tepat untuk Kamar Mandi

    Cat Akrilik

    Cat akrilik adalah pilihan yang sangat baik untuk kamar mandi karena ketahanannya terhadap kelembapan dan waktu pengeringan yang cepat. Cat berbasis air ini melekat dengan baik pada permukaan kamar mandi dan menghasilkan lapisan akhir yang tahan lama serta mudah dibersihkan secara berkala.

    Selain itu, cat akrilik tidak mudah pudar atau menguning seiring berjalannya waktu, sehingga warna dan penampilannya tetap terjaga meskipun berada di lingkungan yang lembap.

    Ketika memilih cat akrilik untuk kamar mandi, penting untuk mencari formula yang dirancang khusus untuk area dengan kelembapan tinggi.

    Cat ini biasanya mengandung bahan tambahan yang meningkatkan ketahanannya terhadap jamur dan lumut, menjadikannya ideal untuk digunakan di kamar mandi.

    Selain itu, mengetahui primer yang tepat untuk digunakan juga sangat penting saat menggunakan cat akrilik, karena hal ini memastikan daya rekat yang baik dan keawetan cat tersebut.

    Cat Lateks

    Cat lateks adalah opsi populer lainnya untuk kamar mandi. Seperti cat akrilik, lateks berdasarkan air dan memiliki ketahanan yang baik terhadap kelembapan. Lebih lagi, cat ini mudah diaplikasikan, cepat kering, dan mengeluarkan sedikit aroma selama proses aplikasi.

    Cat lateks juga menyediakan isolasi yang sangat efektif dan tidak mudah mengubah warna seiring waktu dibandingkan dengan cat berbahan dasar minyak.

    Untuk mendapatkan hasil terbaik, pilihlah cat lateks berkualitas tinggi yang spesifik dirancang untuk daerah dengan tingkat kelembapan tinggi. Banyak varietas cat ini dilengkapi dengan antijamur dan bahan tambahan lain yang meningkatkan performanya di lingkungan lembab.

    Cat Minyak

    Meskipun jarang digunakan di kamar mandi, cat berbahan dasar minyak masih dapat dipertimbangkan dalam kondisi tertentu. Cat berbahan dasar minyak menawarkan ketahanan yang sangat baik terhadap kelembapan dan menghasilkan lapisan akhir yang keras dan tahan lama, siap untuk melawan pembersihan yang sering.

    Namun, cat ini memiliki beberapa kelemahan, yaitu waktu pengeringan yang lebih panjang, bau yang lebih kuat selama proses pengecatan, dan kemungkinan menguning seiring waktu.

    Jika kamu memilih untuk menggunakan cat berbasis minyak di kamar mandi, pastikan ada ventilasi yang baik selama dan setelah pengecatan. Penting juga untuk menyadari bahwa cat berbasis minyak mungkin membutuhkan pelarut pembersih dan metode pembuangannya sendiri.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Pagar yang Sebaiknya Dihindari!



    Jakarta

    Pagar merupakan salah satu bagian rumah yang terlihat dari luar. Untuk itu, pagar harus terselihat cantik dan menarik. Memilih warna yang menarik adalah suatu keharusan, faktanya halaman depan adalah pemandangan pertama saat ke rumah.

    Pagar yang cantik dan menarik dapat memperindah halaman rumah kamu. Namun, harus diketahui tidak semua warna cocok untuk pagar halaman rumah.

    Melansir Livingetc, berikut beberapa warna pagar halaman rumah yang sebaiknya dihindari agar tetap terlihat menarik dan cantik.


    Warna Hitam

    Jika material pagar yang digunakan adalah pagar logam, hitam menjadi warna yang populer. Namun, untuk pagar kayu menggunakan warna hitam dapat membuat pembatas yang berlebihan dan menyesakkan terutama jika memiliki halaman belakang yang kecil.

    Warna hitam dapat menyerap panas yang dapat membuat ruang luar terasa lebih panas di musim panas. Sebaiknya gunakan warna abu-abu yang sedikit lebih lembut, yang menjadi latar belakang yang bagus di antara hijaunya dedaunan taman.

    “Jika kamu ingin mendapatkan tampilan hutan atau ingin memamerkan tanaman kamu, warna yang lebih gelap seperti abu-abu antrasit yang sedang tren dapat memberikan ilusi kedalaman dan membuat tanaman serta bunga kamu menonjol,” kata Michael Rolland, pakar cat di The Paint Shed.

    Warna Hijau Tua

    Warna hijau tua tampak menjadi pilihan yang alami karena menyatu dengan lingkungan sekitar, sehingga mencegah pagar kamu terlihat tidak serasi. Namun, pagar taman yang menyatu dengan lingkungan sekitarnya menjadi pilihan yang praktis maupun estetis.

    “Meskipun penting untuk mempertimbangkan estetika dan gaya keseluruhan yang ingin kamu capai, sebaiknya hindari warna yang terlalu menyatu dengan elemen di sekitarnya,” jelas Tash Bradley, direktur desain interior di Lick.

    Untuk alternatif yang terlihat jelas, hijau sage adalah pilihan yang aman. Warna yang menenangkan membantu menciptakan ruang luar yang ramah saat digunakan sebagai pagar. Hal ini sekaligus membuat taman tampak lebih besar.

    Warna Merah Muda

    Warna merah muda cerah cocok untuk interior rumah, tetapi jika menggunakannya dalam ruangan yang luas warna ini bisa terlihat terlalu mencolok. Sebagai warna pagar, warna ini bisa menciptakan tampilan yang tidak wajar dan mencolok.

    “Warna ini tidak akan menyatu dengan baik dengan lingkungan luar dan bisa membuat taman kamu terasa kurang tentram dan damai. Selain itu, warna cerah ini bisa menarik serangga yang mengganggu,” jelas Tash.

    Kamu bisa memilih warna krem atau kelabu kecoklatan yang lembut. Warna yang lebih hangat, namun bersahaja adalah salah satu pilihan terbaik untuk ruang luar.

    Pagar yang dicat dengan salah satu warna ini akan memaksimalkan warna hangat yang menerangi taman.

    Warna Ungu Berpigmen

    Warna ungu berpigmen memiliki alasan yang jauh lebih praktis daripada alasan estetika. Hal ini karena mengecat pagar dengan warna ungu dapat menandakan kepemilikan pribadi.

    Ungu tua juga bisa menjadi warna yang mencolok dan tidak alami jika digunakan di luar ruangan. Disarankan untuk menggunakan biru tua yang merupakan warna yang lebih disukai.

    Namun, jika pagar terlalu tinggi, sebaiknya hindari warna biru langit atau biru kehijauan yang terang karena dapat menyatu terlalu sempurna dengan langit di hari cerah dan membuat pagar terlihat kusam.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com