Tag: wastafel

  • 8 Cara Ampuh Basmi Kecoak yang Masuk Lewat Saluran Air


    Jakarta

    Kamar mandi sering kali jadi tempat favorit kecoak untuk bersarang. Apalagi saat malam hari, serangga ini kerap muncul lewat saluran air dan bikin penghuni rumah merinding. Nggak cuma bikin jijik, kecoak juga bisa menyebarkan kuman dan penyakit.

    Kalau kamu sering melihat kecoak lewat saluran air di kamar mandi, sebaiknya segera lakukan tindakan. Mengutip The Pest Informer dan sumber lainnya, berikut cara ampuh yang layak dicoba.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Campuran baking soda dan cuka bisa jadi senjata ampuh untuk membasmi kecoak. Cukup campur dua sendok makan baking soda dengan sedikit cuka hingga berbusa, lalu tuang ke saluran air kamar mandi. Campuran ini juga bisa bantu membersihkan saluran yang mampet.


    2. Asam Borat, Gula, dan Tepung

    Campuran ini bisa menarik kecoak keluar dari sarangnya sekaligus membunuhnya. Caranya, campur bubuk asam borat dengan sedikit gula dan tepung, lalu taburkan di sekitar area yang sering dilewati kecoak.

    3. Air Mendidih

    Cara paling simpel: tuang air panas ke dalam saluran air kamar mandi. Kecoa akan langsung mati jika terkena suhu tinggi.

    4. Daun Salam

    Tumbuk daun salam hingga halus, lalu taburkan di sudut-sudut kamar mandi. Alternatif lain, rebus daun salam dan semprotkan air rebusannya ke area yang sering dilewati kecoak. Aroma khasnya bisa bikin kecoak kabur.

    5. Ampas Kopi

    Ampas kopi yang mengandung asam bisa membuat kecoak enggan mendekat. Taburkan ampas kopi di sudut kamar mandi atau dekat saluran air. Tapi ingat, ini hanya mengusir, bukan membunuh kecoak.

    6. Minyak Peppermint

    Minyak peppermint punya aroma menyengat yang nggak disukai kecoak. Campurkan dengan air garam dan semprotkan ke sudut kamar mandi. Selain efektif, cara ini juga bikin kamar mandi lebih harum.

    7. Cairan Pemutih

    Campur sedikit cairan pemutih dengan air, lalu semprotkan ke area yang jadi sarang kecoak. Tapi jangan terlalu sering, karena bisa merusak pipa atau saluran air.

    8. Bawang Putih

    Geprek beberapa siung bawang putih dan letakkan di dekat saluran air kamar mandi. Meski nggak membunuh, baunya bisa mencegah kecoak masuk lagi.

    Cegah Kecoa Datang Lagi

    Sudah dibasmi tapi masih sering muncul? Coba lakukan pencegahan berikut:

    • Tutup saluran air dengan penyumbat saat malam hari.
    • Segera buang sampah, terutama sisa makanan di dapur dan kamar mandi.
    • Bersihkan sisa makanan di wastafel dan kitchen sink.
    • Jaga kebersihan rumah, terutama meja makan dan area dapur.

    Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mencegah kecoak muncul lagi lewat saluran air kamar mandi. Selamat mencoba, detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bagian Dapur yang Paling Kotor dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang paling sering digunakan. Karena sering digunakan, ada beberapa bagian yang di dapur yang sangat kotor.

    Bagian-bagian tersebut tentunya harus dibersihkan secara rutin agar aman digunakan. Lantas, bagian dapur apa saja yang sangat kotor?

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Gagang Pintu dan Touch Pad

    microwavemicrowave Foto: iStock

    Setiap gagang, baik gagang pintu, lemari dapur, oven, maupun microwave rentan kotor karena sering dipegang setiap kali digunakan. Touch pad pada microwave pun demikian.

    Maka dari itu, bagian-bagian itu perlu dibersihkan karena sering kali dilewatkan begitu saja. Bersihkan bagian-bagian tersebut dengan semprotan pembersih yang mengandung disinfektan dan lap dengan kain bersih.

    2. Wastafel

    wastafelwastafel Foto: Getty Images/ben-bryant

    Walaupun air sering mengalir dan membuat wastafe tampak bersih, tapi bisa saja masih ada mikroba di permukaannya, terutama di celah-celah tempat wastafel yang terhubung dengan meja dapur, di sekitar saluran pembuangan, dan saringan sampah. Sebaiknya didisinfeksi setelah setiap persiapan masak, cuci piring, atau setidaknya sehari sekali.

    Gunakan pembersih wastafel yang mengandung disinfektan dan lap bersih atau tisu disinfektan sekali pakai. Jangan lupa bersihkan juga keran dan area meja dekat wastafel.

    Untuk membuat wastafel wangi, bisa juga menaruh kulit lemon bersamaan es batu di dekat saluran pembuangan wastafel lalu nyalakan air.

    “Lemon akan menyegarkan wastafel Anda sementara es membantu membersihkan kerak ringan pada bilah wastafel,” ujar ahli kebersihan dan COO Sparkly Maid San Antonio, Jessica Gonzalez, dikutip dari The Spruce, Selasa (5/8/2025).

    3. Talenan

    5 Cara Membersihkan Talenan Kayu Agar Awet dan Tak Mudah BerjamurTalenan kayu. Foto: iStock

    Talenan, apalagi yang terbuat dari kayu, bisa jadi sarang bakteri di celah-celah kecil. Sebaiknya siapkan talenan terpisah, satu untuk buat potong buah dan sayur lalu satu lagi untuk potong daging. Hal ini untuk mengurangi kontaminasi silang selama persiapan memasak.

    Untuk mencegah bakteri tumbuh, sebaiknya cuci talenan setiap penggunaan dengan air sabun panas lalu bilas hingga bersih pakai air panas. Selanjutnya, keringkan dengan lap bersih, jangan didiamkan hingga kering karena bakteri suka di tempat yang lembap dan hangat.

    4. Meja Dapur

    Meja dapur kuarsaMeja dapur. Foto: (Foto: iStock/hikesterson)

    Meja dapur juga bisa jadi salah satu bagian yang paling kotor. Sebab, kadang-kadang meja dapur dipakai untuk menaruh tas belanja dan juga untuk menyiapkan makanan.

    Bersihkan meja dapur dengan semprotan disinfektan sehari sekali atau sebelum menyiapkan makanan. Hindari bersihkan pakai spons atau lap bekas karena bisa jadi tempat berkembang biaknya bakteri dan kuman.

    5. Spons, Sikat, dan Lap

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewIlustrasi spons. Foto: Istock

    Barang-barang tersebut termasuk dalam bagian dapur yang paling kotor. Kalau kalian menggunakan barang-barang itu, sebaiknya cuci dengan air panas setelah melakukan pembersihan.

    Itulah beberapa bagian dapur yang paling kotor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mencegah Saluran Air Tersumbat, Jangan Asal Buang ke Wastafel!


    Jakarta

    Saluran air yang tersumbat sering menjadi masalah di rumah, terutama di dapur dan kamar mandi. Penyumbatan ini umumnya disebabkan oleh rambut rontok, sisa makanan, sabun, hingga minyak bekas masakan.

    Kalau dibiarkan, saluran air mampet bisa bikin aktivitas rumah terganggu. Bahkan, dalam beberapa kasus, perbaikannya bisa memerlukan jasa profesional dengan biaya yang tak murah.

    Nah, agar saluran air tetap lancar dan sistem perpipaan rumah tidak bermasalah, yuk simak beberapa tips pencegahannya yang dikutip dari American Home Shield berikut ini.


    1. Jangan Buang Sisa Makanan ke Saluran Dapur

    Sisa makanan sebaiknya tidak langsung dibuang ke wastafel dapur. Sebaiknya, kumpulkan dan buang ke tempat sampah, atau manfaatkan sebagai kompos. Untuk minyak goreng bekas, tuang dulu ke dalam wadah tertutup setelah dingin, baru dibuang ke tempat sampah.

    2. Cegah Rambut dan Sabun Menyumbat Kamar Mandi

    Rambut rontok jadi salah satu penyebab utama saluran kamar mandi tersumbat. Untuk mencegahnya, gunakan kasa jaring atau perangkap rambut yang dipasang di saluran bak mandi dan pancuran. Alat ini tersedia dalam berbagai bahan, seperti silikon atau baja tahan karat.

    Ikat rambut sebelum mandi agar tidak banyak yang rontok dan masuk ke saluran air. Kalau kamu memandikan hewan peliharaan seperti anjing di kamar mandi, sebaiknya tutup saluran pembuangan dengan kain lap agar bulunya tidak ikut masuk ke saluran.

    3. Perhatikan Apa yang Kamu Buang ke Toilet

    Toilet sebenarnya hanya dirancang untuk membuang kotoran manusia dan kertas toilet. Jangan buang barang lain seperti tisu basah, benang gigi, popok, pembalut, atau sampah rumah tangga lainnya karena bisa menyumbat pipa.

    Barang-barang tersebut sebaiknya langsung dibuang ke tempat sampah agar sistem saluran toilet tetap lancar dan tidak macet.

    Itulah beberapa cara mencegah saluran air tersumbat di rumah. Dengan kebiasaan yang tepat, kamu bisa menghindari masalah besar dan menjaga rumah tetap nyaman!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Masih Sering Buang Ampas Kopi ke Saluran Air? Ini Akibatnya!


    Jakarta

    Setelah menikmati secangkir kopi di rumah, terkadang ampas kopi sering dibuang secara sembarangan, misalnya langsung dibuang ke dalam saluran air.

    Sebagian orang menanggap enteng masalah membuang ampas kopi ke saluran air. Padahal, kebiasaan tersebut jika dilakukan terus-menerus bisa berdampak buruk, lho.

    Perlu diingat, membuang ampas kopi ke wastafel atau tempat pencucian piring hanya akan menyebabkan saluran jadi tersumbat. Seperti kita tahu, ampas kopi yang sudah diaduk saja akan mengendap di bawah gelas. Hal yang sama juga terjadi jika sisa ampas kopi di buang ke saluran air.


    Kalau saluran air sudah tersumbat, tentu kamu tak bisa menggunakan wastafel karena air tidak mengalir dengan lancar. Salah satu solusinya adalah dengan memanggil tukang ledeng (plumber) untuk memperbaiki saluran yang tersumbat.

    Sebagai pemilik rumah, detikers juga harus tahu tanda-tanda saluran air mulai tersumbat. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tanda-tanda Saluran Air Tersumbat

    Dilansir situs Mr Rooter, berikut sejumlah tanda saluran air di rumah mulai tersumbat:

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
    • Air yang mengalir di wastafel tidak bisa surut dengan cepat
    • Muncul bau tidak sedap dari lubang wastafel.

    Tips Mengolah Ampas Kopi

    Daripada membuangnya ke wastafel atau saluran air di rumah yang bisa memicu mampet, sebaiknya kamu mengolah ampas kopi dengan cara yang tepat. Berikut tips mengolahnya:

    1. Pupuk Tanaman

    Gunakan ampas kopi untuk tanaman hias di rumah. Ampas kopi mengandung mineral penting untuk pertumbuhan tanaman dan kontaminan yang bagus untuk tanah.

    2. Menghilangkan Bau

    Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau tak sedap. Sebab, ampas kopi masih mengeluarkan aroma kopi yang khas sehingga ampuh menghilangkan aroma busuk di dalam rumah.

    Caranya juga mudah, tuang ampas kopi ke dalam wadah terbuka, kemudian letakkan di sudut ruangan atau di tempat yang tercium bau tidak sedap. Agar efektif menghilangkan bau, ganti ampas kopi setiap dua hari sekali.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Hal yang Wajib Dibersihkan di Kamar Mandi, Jangan Sampai Terlewat!


    Jakarta

    Kamar mandi cepat sekali kotor sehingga harus dibersihkan secara rutin. Penghuni sebaiknya membersihkan seluruh kamar mandi seminggu sekali.

    Kebersihan kamar mandi perlu dijaga agar penghuni rumah merasa nyaman menggunakannya. Tak hanya itu, kamar mandi yang bersih juga baik buat kesehatan penghuni.

    Apa saja yang perlu dibersihkan di kamar mandi setiap minggu? Simak penjelasannya berikut ini.


    Tips Membersihkan Kamar Mandi

    Inilah beberapa hal yang perlu dibersihkan di kamar mandi, dikutip dari The Spruce.

    1. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai, tembok, dan tirai untuk menghilangkan noda dan jamur di permukaan kamar mandi. Lalu, jangan lupa membuang rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air.

    2. Bersihkan Kloset

    Selain itu, bersihkan kloset secara menyeluruh pada bagian luar dan dalamnya. Gunakan sikat dan cairan pembersih untuk membersihkan bagian dalam kloset. Lalu, pakai tisu basah disinfektan atau spons dan cairan pembersih buat bagian luar kloset.

    3. Bersihkan Wastafel

    Area wastafel juga harus dibersihkan. Singkirkan barang-barang di atasnya terlebih dahulu, lalu gunakan cairan pembersih. Bilas wastafel dengan bersih dan keringkan.

    4. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar

    Jangan lupa bersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Benda ini sering disentuh sehingga bisa menjadi sarang kuman dan bakteri.

    5. Bersihkan Cermin

    Pastikan cermin bersih dan kinclong agar kamar mandi terlihat terawat. Gunakan cairan pembersih dan kain mikrofiber untuk membersihkan cermin.

    6. Buang Sampah

    Supaya kamar mandi nggak bau, biasakan untuk membuang sampah setiap minggu. Setelah buang sampah, pasang kantong plastik baru ke tempat sampah.

    7. Cuci Keset

    Keset rawan menjadi tempat bersarangnya kuman. Penghuni perlu mencuci keset setidaknya seminggu sekali, lalu jemur sampai kering.

    Itulah tips membersihkan kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Area Paling Rawan di Dapur, Hindari Simpan 5 Barang Ini di Bawah Bak Cuci Piring


    Jakarta

    Saat ini sebagian besar rumah sudah menggunakan kitchen set sebagai ruang penyimpanan yang efisien. Bentuknya seperti lemari dan rak sering dipasang di bawah dan di atasnya kompor.

    Lemari bagian atas biasanya diisi oleh peralatan masak, minyak, hingga piring dan cangkir yang jarang dipakai. Lalu, di bawah kompor biasanya bumbu-bumbu dapur dan peralatan makan yang sering dipakai. Sementara di bawah bak cuci piring atau wastafel dapur barang yang disimpan jauh lebih beragam karena biasanya ruang di bawahnya jauh lebih luas dari lemari lainnya.

    Meskipun begitu, ternyata area bawah bak cuci piring ini tidak bisa menyimpan sembarangan benda karena rentan sekali lembap mengingat lokasinya dekat dengan pipa.


    Dilansir Ideal Home, berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di bawah bak cuci piring.

    1. Cairan Pembersih Kimia

    Siapa di sini yang menyimpan bahan pembersih lantai, pembersih toilet, atau pembersih kaca di bawah bak cuci piring? Lily Cameron dari Fantastic Services mengatakan lokasi tersebut tidak cocok untuk menyimpan cairan-cairan pembersih tersebut. Alasannya ternyata bukan karena lokasinya yang lembap, melainkan tempatnya mudah sekali dijangkau oleh anak-anak dan anabul.

    “Tempat ini mudah diakses. Jika tertelan, bahan kimia ini bisa berbahaya. Hindari simpan pembersih kimia di sana. Lebih baik simpan di tempat yang lebih tinggi di dapur, kamar mandi, atau lemari serbaguna yang jauh dari jangkauan,” kata Lily.

    2. Makanan Hewan Peliharaan

    Beberapa makanan hewan peliharaan dijual dalam ukuran besar. Untuk rumah yang kecil sulit untuk meletakkan di lemari. Apabila diletakkan sembarangan, khawatir mudah dijangkau oleh hewan tersebut. Area di bawah wastafel terkadang jadi pilihan karena luas dan mudah dijangkau.

    Namun, area ini sebenarnya tidak cocok karena mudah terkena air sehingga menjadi lembab dan berjamur. Lokasi yang tepat adalah area yang agak tinggi dari hewan, kering, dan sejuk.

    3. Tekstil

    Bagian bawah bak cuci piring juga nggak cocok untuk meletakkan barang yang terbuat dari kain, contohnya kain lap, keset, hingga handuk. Area ini cukup lembap sehingga dapat membuat bahan kain rusak karena jamur mudah sekali tumbuh. Lebih baik simpan barang kain di wadah tertutup di tempat yang kering dan jauh dari dapur.

    4. Peralatan Elektronik Dapur

    Bagi yang ingin membuat rak khusus barang elektronik di bawah wastafel sebaiknya konsultasikan dahulu ke ahlinya. Area ini berpotensi mengalami kebocoran dan cukup lembap sehingga membutuhkan ruang yang cukup agar terjadi pertukaran udara. Terlalu banyak rak dapat mempersempit jalur udara di bawah. Selain itu, lembap juga bisa memicu muncul karat pada peralatan elektronik.

    5. Bumbu dapur

    Bumbu dapur sebaiknya diletakkan di area bawah kompor karena lebih aman dan mudah dijangkau. Area bawah bak cuci piring terlalu lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur dan membuat bahan dapur busuk.

    Itulah 5 barang yang tak boleh disimpan di bawah rak cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi Wastafel Mampet, Bisa Pakai Soda Kue dan Cuka Putih


    Jakarta

    Wastafel bisa saja mengalami mampet karena tumpukkan kotoran atau helai rambut yang rontok. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir keluar dan menumpuk di wastafel.

    Mengatasi wastafel yang tersumbat sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah, yakni menggunakan bahan dapur seperti soda kue dan cuka putih. Kedua bahan ini diklaim ampuh mengatasi kotoran yang menumpuk, sehingga wastafel tidak lagi mampet.

    Ada cara khusus dalam menggunakan soda kue dan cuka putih untuk mengatasi wastafel mampet. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Atasi Wastafel Mampet dengan Cuka Putih dan Soda Kue

    Dilansir situs Bob Vila, soda kue dan cuka putih merupakan solusi ampuh untuk mengatasi penyumbatan ringan hingga sedang di wastafel. Ketika kedua bahan ini dicampur maka akan terjadi reaksi gelembung yang kuat.

    Nah, reaksi gelembung tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengatasi saluran air di wastafel yang tersumbat. Dengan begitu, air bisa kembali mengalir dengan lancar.

    Simak langkah-langkah di bawah ini untuk mengatasi wastafel mampet dengan soda kue dan cuka:

    1. Pastikan wastafel dalam kondisi kering sebelum dilakukan pembersihan. Sebab, soda kue dan cuka harus tercampur rata pada area yang tersumbat
    2. Tuang 1 cangkir soda kue ke dalam saluran pembuangan di wastafel
    3. Lalu tuang 1 cangkir cuka putih ke saluran pembuangan di wastafel
    4. Pasang tutup saluran air wastafel dengan rapat. Cara ini dilakukan agar reaksi yang dihasilkan cuka dan soda kue mengarah ke pusat kotoran yang jadi pemicu tersumbat
    5. Diamkan selama 15-20 menit agar kedua bahan tersebut saling bereaksi di pipa air
    6. Lepas tutup saluran air wastafel, lalu tuang air panas untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang tersumbat
    7. Cek lagi saluran air secara berulang kali. Jika sudah mengalir normal berarti kotoran yang tersumbat sudah berhasil diatasi.

    Tips Mencegah Wastafel Tersumbat

    Agar wastafel tidak tersumbat di kemudian hari, kamu bisa melakukan sejumlah tips di bawah ini:

    1. Jangan buang minyak atau lemak ke wastafel. Sebab, minyak dan lemak akan mengeras serta menempel di dalam pipa air.
    2. Jangan membuang sisa makanan langsung ke saluran pipa air. Sebaiknya gunakan saringan makanan untuk mencegah makanan jatuh ke wastafel.
    3. Buang helai rambut yang jatuh ke wastafel. Soalnya, helai rambut yang menumpuk dapat memicu saluran air jadi tersumbat.
    4. Jangan membuang tisu ke dalam wastafel karena juga bisa menyumbat saluran pipa air.

    Demikian cara mengatasi wastafel yang tersumbat dengan cuka dan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Cegah dan Basmi Kecoak di Kamar Mandi Biar Nggak Balik Lagi



    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang kerap ada di rumah, terutama kamar mandi. Keberadaannya sering membuat penghuni rumah jijik dan ingin segera mengusirnya.

    Selain itu, kecoak juga merupakan hewan pembawa penyakit. Tak heran banyak orang yang ingin buru-buru membasminya.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kecoak masuk melalui kamar mandi. Dilansir dari Angi, berikut ini informasinya.


    Cara Cegah Kecoak Muncul di Kamar Mandi

    Tutup Retakan dan Lubang Dekat Pipa dan Dinding

    Kecoak bisa masuk melalui retakan maupun lubang di sekitar pipa air serta dinding. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengecek bagian tersebut. Apabila terdapat retakan maupun lubang, segera tambal agar kecoak tidak bisa masuk.

    Jika ada lubang atau retakan di sekitar pipa atau di bawah wastafel, gunakan sealant silikon untuk menutup area tersebut. Jika lubangnya besar, penghuni rumah dapat memasang kawat kasa tembaga di atas lubang sebelum mengaplikasikan sealant.

    Perbaiki Keran Bocor

    Keran yang bocor memungkinkan air menggenang yang bisa menjadi sumber air untuk kecoak. Nah, sebaiknya penghuni rumah segera perbaiki keran yang bocor agar kecoak tak ke kamar mandi.

    Selain itu, keran bocor juga bisa terjadi karena adanya retakan pada pipa. Segera perbaiki retakan tersebut. Kalau ada pipa bocor, segera hubungi jasa perbaiki pipa.

    Taruh Sumbatan Saluran Air

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah menaruh sumbatan saluran air saat kamar mandi sedang tidak digunakan terutama pada malam hari karena kecoak merupakan hewan nokturnal. Hal ini bisa mencegah kecoak masuk kamar mandi melalui saluran air.

    Cara Basmi Kecoak di Kamar Mandi

    Apabila kecoak tetap muncul di kamar mandi, berikut ini cara membasminya dilansir dari The Pest Informer.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah dengan mencampur baking soda (soda kue) dengan cuka. Cukup tuang dua sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk hingga merata. Kemudian taburkan di dalam kamar mandi.

    Selain dapat membunuh kecoak secara ampuh, campuran bahan tersebut juga dapat membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi yang kotor.

    2. Asam Borat

    Asam borat juga diklaim dapat membasmi kecoak di kamar mandi secara efektif. Cara pakainya cukup mudah, yakni sebagai berikut:

    – Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah

    – Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat

    – Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak. Disarankan untuk meletakkan adonan asam borat ketika kamar mandi tidak dipakai atau saat malam hari agar hasilnya lebih efektif.

    Itulah cara mencegah dan membasmi kecoak di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Buang 6 Sampah Ini ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Saluran pembuangan di rumah tidak boleh kotor agar tidak terjadi penyumbatan. Namun, terkadang ada saja kebiasaan penghuni rumah yang menganggap remeh sampah-sampah kecil dan asal membuangnya ke saluran.

    Sampah-sampah yang terkadang dibiarkan adalah sisa makanan. Penghuni rumah biasanya malas memisahkan sisa makanan dan langsung membuangnya ke dalam lubang bak cuci piring atau wastafel saat mencuci piring.

    Jangan menganggap sampah-sampah yang sudah masuk ke lubang pembuangan bisa hancur atau terbuang langsung ke selokan. Sebab, sisa makanan tersebut berpotensi tersangkut pada dinding saluran pembuangan dan menghalangi jalur pembuangan.


    Salah satu solusinya adalah melengkapi lubang wastafel dengan alat penyaring benda padat sehingga yang bisa terbuang hanya cairan saja. Namun, apabila cairan tersebut bercampur minyak atau bahan yang menggumpal, cairan tersebut juga tidak aman dibuang melalui wastafel.

    Untuk lebih jelasnya, dilansir Real Simple berikut beberapa sampah yang tidak boleh dibuang ke wastafel atau bak cuci piring.

    1. Bekas Tepung

    Tepung merupakan bahan masakan yang dapat menggumpal ketika ditambahkan air. Tekstur ini yang berbahaya apabila dibuang ke saluran pembuangan karena bisa saja menempel pada dinding pipa pembuangan dan tidak bisa larut meskipun berkali-kali terkena air.

    Apabila habis membuat adonan tepung untuk menggoreng kentang, ayam, atau pisang goreng, sebaiknya buang adonan tepung di tempat sampah, bukan ke saluran pembuangan langsung.

    2. Ampas Kopi

    Sama seperti adonan tepung, ampas kopi juga bisa berbahaya apabila dibuang langsung ke saluran pembuangan. Sebab, ampas tersebut tidak benar-benar larut dan hancur ketika ditambahkan air. Sebaiknya ampas kopi dibuang ke tempat sampah, bukan ke wastafel.

    3. Bekas Sayur

    Setelah makan, biasanya ada sisa sayur yang tidak dimakan dan berencana dibuang. Ingat, sampah bekas sayur, buah, atau bekas makanan yang padat jangan dibuang ke wastafel. Meskipun bahan tersebut organik, tidak ada yang bisa memastikan bekas sayur bisa cepat hancur jika dibuang ke dalam lubang.

    4. Minyak dan Lemak

    Seperti yang disebut sebelumnya cairan yang sudah tercampur dengan minyak sebaiknya tidak dibuang ke pembuangan wastafel. Sebab, membuang lemak, minyak, dan lemak padat ke saluran pembuangan dapat menyumbat pipa.

    “Zat-zat ini dapat mengeras dan menyumbat pipa yang mengakibatkan penyumbatan parah pada pipa dan sistem pembuangan limbah umum,” kata Shlomo Cherniak, pemilik Cherniak Home Services di Baltimore, seperti yang dikutip, pada Selasa (23/9/2025).

    5. Stiker

    Saat membeli buah, biasanya ada stiker yang menempel di kulitnya. Ingat ya, jangan membuat stiker ini di saluran pembuangan karena dapat menyebabkan penyumbatan.

    6. Kulit Telur

    Kulit telur merupakan sampah yang rapuh tapi tidak mudah hancur apalagi membusuk. Membuat kulit telur ke dalam saluran pembuangan justru bisa merusak pipa dan menyebabkan penyumbatan.

    Untuk membuang kulit telur sebaiknya dijadikan pupuk kompos atau bahan untuk mencegah tikus dan cicak masuk ke rumah.

    7. Bahan Pembersih Kimia

    Hati-hati ketika membuang cairan pembersih kimia atau mencuci botol semprotannya di wastafel atau bak cuci piring. Cairan tersebut dapat merusak pipa dan merusak lingkungan. Sebaiknya, bawa pembersih ke tempat pembuangan limbah berbahaya.

    “Banyak pembersih rumah tangga mengandung bahan kimia korosif yang dapat merusak pipa dan membahayakan sistem septik,” kata Leman.

    Itulah beberapa sampah yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Kopi Jangan Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Pipa Cepat Mampet


    Jakarta

    Setelah menyeruput secangkir kopi, biasanya ampas kopi akan menumpuk di dasar gelas. Beberapa orang memilih membuang ampas kopi langsung ke wastafel agar lebih cepat dan praktis.

    Padahal, membuang ampas kopi langsung ke wastafel bisa menimbulkan dampak buruk bagi saluran air. Sayangnya, banyak orang belum sadar dan masih terbiasa melakukan hal tersebut.

    Pakar kebersihan mengungkap dampak yang terjadi jika membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Apa saja dampaknya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Membuang Ampas Kopi ke Wastafel

    Pakar kebersihan di Roto-Rooter Plumbing & Water Cleanup Paul Abrams menganjurkan agar tidak membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Jika kebiasaan ini terus dilakukan maka dapat menyumbat saluran air.

    “Jika terlalu banyak, ampas kopi dapat menyumbat pipa pembuangan dan menyebabkan penyumbatan di wastafel Anda,” kata Abrams dikutip dari Better Homes & Gardens.

    Abrams mengatakan ampas kompi memiliki tekstur yang menggumpal. Apabila ampas kopi yang dibuang ke wastafel dalam jumlah banyak, maka ampas kopi akan saling menumpuk di saluran air yang berbentuk ‘U’ di bawah wastafel.

    Jika ampas kopi yang menumpuk sudah banyak dan bercampur kotoran di dalam pipa air, maka bisa membentuk endapan yang tebal. Seiring waktu, endapan tersebut dapat mengganggu aliran air sehingga menyebabkan penyumbatan.

    “Tekanan air yang sangat besar dibutuhkan untuk mendorong gumpalan bubuk kopi keluar dari saluran air, dan sayangnya bubuk tidak bisa larut dalam air,” ujarnya.

    Abrams menyebut tidak masalah jika sesekali membuang ampas kopi ke wastafel. Masalah justru akan muncul jika hal tersebut dijadikan suatu kebiasaan.

    “Jika kamu berulang kali menuangkan ampas kopi dalam jumlah kecil ke saluran air setiap hari, maka ampas kopi bisa menumpuk dan bercampur dengan sisa makanan, lemak, kerak sabun, dan minyak,” ungkap Abrams.

    Cara Alternatif Membuang Ampas Kopi di Rumah

    Daripada harus membuangnya ke wastafel, Abrams menyarankan agar ampas kopi bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, yaitu:

    1. Kompos Tanaman

    Ampas kopi mengandung nitrogen yang tinggi sehingga dapat menyuburkan tanaman. Namun, ampas kopi akan bermanfaat bagi tanaman jika digunakan dalam jumlah yang tepat.

    2. Membasmi Hama

    Alih-alih dibuang, ampas kopi dapat digunakan untuk membasmi hama, terutama semut dan siput di halaman rumah. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar halaman untuk mengusir dan mencegahnya masuk ke rumah.

    3. Membersihkan Sejumlah Barang

    Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan sejumlah barang di rumah, seperti panci, wajan, dan kompor. Soalnya, ampas kopi memiliki sifat yang cukup abrasif.

    4. Menghilangkan Bau

    Nitrogen yang terkandung dalam ampas kopi juga dapat menghilangkan bau tak sedap, seperti di lemari pakaian dan kulkas. Caranya juga mudah, cukup tuang ampas kopi ke dalam cangkir dan simpan di ruangan yang mengeluarkan bau tak sedap.

    Demikian penjelasan soal ampas kopi apakah bisa dibuang ke wastafel atau tidak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com