Tag: zat

  • 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang sering ditemui di rumah dan cukup mengganggu. Hewan ini menghisap darah manusia untuk mendapatkan protein dan zat besi, tetapi dari bekas gigitan tersebut akan timbul rasa gatal. Hal mengganggu lainnya adalah nyamuk sering terbang di dekat telinga terutama saat kita sedang tidur. Lantas, bagaimana cara mengusir nyamuk yang efektif?

    Cara mengusir nyamuk dari rumah sebenarnya tidak harus menggunakan hal-hal yang mengandung bahan kimia. Sebab, bahan-bahan alami juga ampuh untuk mengecoh nyamuk agar tidak mendekat.

    Mengutip dari Architectural Digest India, Jumat (23/8/2024), berikut bahan-bahan alami yang efektif mengusir nyamuk di rumah.


    1. Kamper

    Kamu pasti tidak asing dengan kamper atau camphor, benda kecil yang bisa menguarkan aroma dengan hanya diletakkan di ruang terbuka. Selain sebagai wewangian ruangan, ada pula kamper yang bisa mengusir nyamuk dan bahannya alami seperti serai, kapur barus, dan lainnya. Cara menggunakannya dengan meletakkan kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    2. Bawang Putih

    Aroma alami yang ampuh untuk mencegah nyamuk mendekat adalah bawang putih. Caranya dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    3. Minyak Esensial

    Aroma lainnya adalah memakai minyak esensial. Bau-bau dari lavender, tea tree, eucalyptus, mint, dan serai, tidak disukai oleh nyamuk. Menggunakan minyak esensial juga tidak susah. Caranya cukup menuangkan minyak esensial ke dalam air, taruh campuran itu ke botol spray dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    4. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Sumber aroma yang tidak disukai nyamuk adalah bau dari tanaman marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

    5. Cuka Apel

    Cuka apel mengeluarkan aroma yang kuat dan tidak disukai nyamuk. Cara memakainya dengan meneteskan beberapa minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    6. Lemon dan Cengkeh

    Cara praktis lainnya untuk mencegah nyamuk berkumpul di rumah adalah dengan meletakkan potong lemon dan cengkeh di sebuah tusukan. Letakkan tusukan lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

    7. Sabun

    Ternyata, kita bisa membuat jebakan nyamuk dengan mencampurkan air dengan sabu. Seperti yang diketahui, nyamuk tertarik dengan air, namun sabun bisa mencegah hewan tersebut untuk terbang lagi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Ini Bisa Usir Kecoa dari Rumah


    Jakarta

    Kecoa merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaan kecoa sering mengganggu penghuni rumah.

    Selain mengganggu, adanya kecoa juga dikhawatirkan membawa penyakit sebab hewan tersebut termasuk ke dalam vektor atau binatang pembawa penyakit. Tak heran, penghuni rumah sering mencari cara untuk mengusir atau bahkan membasminya.

    Nah, untuk mengusir kecoa dari rumah bisa dilakukan dengan menanam beberapa tanaman ini. Sebab, kecoa tidak menyukai aroma dari tanaman ini. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Daun Mint

    Dilansir dari Homes and Gardens, minyak dari daun mint bisa mengusir kecoa atau mencegahnya masuk ke dalam rumah. Kamu bisa menyampurkan 15 tetes peppermint oil atau minyak daun mint dengan 10 ons air (295 ml) air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoa.

    Lavender

    Lavender merupakan tanaman yang populer karena aromanya yang menenangkan dan juga bisa mengusir serangga bahkan kecoa. Kamu bisa menaruh bunga lavender di sekitar rumah untuk mencegahnya masuk.

    Daun Salam

    Dilansir dari Tom’s Guide, daun salam selain digunakan untuk menyedapkan makanan juga bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya. Namun perlu dicatat, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing jadi harus hati-hati ya kalau menanam tanaman ini dan kamu memiliki hewan peliharaan di rumah.

    Rosemary

    Tanaman ini juga bisa lho mengusir kecoa. Dilansir dari House Digest, kamu bisa menyimpan tanaman ini di ruangan yang terkena sinar matahari atau keringkan potongan rosemary dan diletakkan di dapur untuk mengusir kecoa.

    Catnip

    Tanaman catnip disukai dan aman untuk kucing. Namun, tidak disukai kecoa. Hal ini karena catnip mengandung nepetalactone, yaitu zat kimia yang secara aktif akan mengusir kecoak. Faktanya, catnip bermanfaat dalam banyak hal, karena catnip juga dapat mengusir lalat dan nyamuk.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengusir maupun mencegah kecoa masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Saja yang Perlu Diperhatikan saat Mendesain Kamar Anak? Berikut Ulasannya


    Jakarta

    Mendesain kamar anak bisa menjadi tantangan yang menyenangkan, namun memerlukan perencanaan matang.

    Selain aspek estetika, ada berbagai hal yang harus diperhatikan agar kamar anak menjadi tempat yang nyaman, aman, dan mendukung tumbuh kembang nya.

    Dilansir dari tollbrothers.com, berikut adaah beberapa aspek yang perlu kamu pertimbangkan saat mendesain kamar si kecil.


    Pemilihan Warna yang Tepat untuk Kamar Anak

    Pemilihan warna sangat berpengaruh pada suasana hati anak. Warna cerah seperti biru muda, hijau, atau kuning bisa memberikan kesan ceria, sementara warna pastel cocok untuk menciptakan nuansa tenang.

    Kamu harus menghindari pemilihan warna yang terlalu gelap karena bisa membuat anak merasa tidak nyaman atau sulit tidur.

    Keamanan Furnitur dan Dekorasi

    Keamanan harus menjadi prioritas utama dalam mendesain kamar anak. Patikan seluruh furnitur memiliki sudut yang tumpul untuk mencegah cedera. Selain itu, pastikan lemari, rak, dan perabot lainnya dipasang dengan kuat di dinding agar tidak mudah jatuh. Gunakan juga bahan yang ramah anak, seperti kayu tanpa zat kimia berbahaya.

    Pencahayaan yang baik dan aman

    Pencahayaan Yang tepat sangat penting untuk kenyamanan dan kesehatan mata anak. Lampu yang terlalu terang dapat menstimulasi atau bahkan membahayakan mata bayi Anda yang sensitif dan sedang berkembang.

    Pastikan kamar mendapatkan cukup pencahayaan alami di siang hari. Untuk malam hari, kamu bisa menggunakan lampu tidur yang memberikan cahaya lembut agar anak merasa nyaman saat tidur, sekaligus mencegah silau yang bisa mengganggu istirahat.

    Ruang Penyimpanan yang Praktis dan Terjangkau

    Anak-anak biasanya memiliki banyak mainan dan barang-barang kecil. Oleh karena itu, kamu harus menyediakan ruang penyimpanan yang cukup, seperti rak dinding, kotak mainan, atau lemari kecil yang mudah diakses oleh anak. Ini juga bisa mengajarkan anak untuk lebih rapi dan bertanggung jawab terhadap barang-barangnya.

    Dekorasi Edukatif dan Menyenangkan

    Dekorasi kamar anak tidak hanya harus menarik secara visual, tetapi juga bisa menjadi media edukasi. Kamu bisa menggunakan stiker dinding, poster, atau elemen dekoratif lainnya yang mengandung unsur pembelajaran, seperti angka, huruf-huruf, dan hewan. Ini akan membantu merangsang minat belajar anak sejak dini.

    Area Bermain yang Aman

    Jika memungkinkan, sediakan sudut khusus untuk bermain di kamar anak. Kamu bisa menggunakan karpet lembut atau matras di lantai untuk mencegah anak cedera saat bermain. Selain itu, jauhkan mainan kecil dari jangkauan anak balita untuk menghindari risiko tertelan.

    Ventilasi dan Sirkulasi Udara yang Baik

    Jangan lupakan ventilasi yang baik di kamar anak. Udara yang bersih dan sirkulasi udara yang lancar sangat penting untuk menjaga kesehatan anak. Pastikan jendela bisa dibuka dengan mudah agar kamar tetap mendapatkan udara segar setiap hari.

    Udara segar yang masuk ke dalam kamar membuat suhu ruangan terasa lebih sejuk, sementara itu udara yang terperangkap di dalam ruangan secara terus menerus juga tidak baik, karena mengandung alergen seperti debu, tungau, atau spora jamur.

    Anak-anak lebih rentan terhadap masalah pernapasan seperti flu, batuk, atau pilek. Maka dari itu kamu harus memperhatikan tingkapan atau jendela untuk sirkulasi udara yang maksimal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Tisu, Air Sabun Juga Nggak Boleh Dibuang ke Toilet, Bisa Meledak!



    Jakarta

    Ketika kamu mandi atau buang air, pernah tidak membuang air sabun ke dalam closet? Mungkin kamu berpikir air sabun dapat membersihkan permukaan dan dalam closet, padahal cara ini justru dapat merusak saluran air. Lho, kenapa?

    Melansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.


    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    “Kita semua pernah melihat kotoran yang ditinggalkan pelembut kain di laci mesin cuci. Lama kelamaan akan meninggalkan lapisan lengket yang dapat menggumpal dan menyumbat mesin cuci Kamu,” kata Izzy Shulman, Direktur Plumbers4U, dikutip Selasa (26/11/2024).

    “Beberapa pelembut kain bahkan mungkin mengandung bahan beracun seperti benzil asetat dan etanol. Jadi dari sudut pandang lingkungan, memasukkannya langsung ke dalam tangki toilet tidak akan berdampak baik bagi ekosistem air,” lanjutnya.

    Cairan yang Aman Dibuang ke Toilet

    Setelah ini cairan yang boleh dibuang ke toilet terutama pada saat bersih-bersih hanya produk yang memang dibuat untuk membersihkan toilet. Kemudian, jika ada noda yang membandel atau timbul noda kerak yang sulit dibersihkan dengan air dan digosok, kamu boleh memakai bahan pembersih yang lebih ampuh. Sebagai contoh soda kue dan cuka putih.

    Caranya dengan mencampurkan cuka putih dan soda kue. Kemudian tuang ke mangkuk toilet. Tunggu selama 10 menit, sikat, lalu bilas dengan air bersih. Pastikan tidak ada busa yang terlihat lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Mengecat Dinding Lengkap dengan Upah Tukang



    Jakarta

    Mengecat dinding merupakan pekerjaan yang mudah dan cepat. Namun, persiapannya membutuhkan perhitungan yang cermat, mulai dari jumlah kaleng cat yang dibutuhkan hingga upah tukang apabila tidak bisa mengerjakan sendiri.

    Setiap kaleng cat memiliki ukuran. Menurut kontraktor Taufiq Hidayat kaleng cat dijual per kilogram (kg). Senada, Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya satuan berat cat dinding ada dua macam untuk jenis yang ekonomis memiliki harga yang murah, satu kaleng dijual per kg. Sementara untuk jenis yang premium, harganya cukup mahal dijual dalam satuan liter. Rahman mengatakan perbedaannya antara penyebutan satuan berat ini berdasarkan kandungan zat kapur di dalamnya.

    Kemudian saat mengecat dinding, terdapat 2 jenis cat yang pasti dipakai yakni cat dasar atau primer dan cat lapisan atas atau top coat. Dalam sekali pengecatan, dinding minimal dilapisi 3 lapis cat. Lapisan pertama adalah cat dasar. Kemudian, lapisan kedua dan ketiga adalah top coat.


    Rahman menjelaskan warna cat dasar untuk interior biasanya putih, sementara untuk eksterior abu-abu muda. Untuk cat top coat, warnanya beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

    Setelah itu, untuk jasa tukang bisa dipilih tukang harian dan borongan. Pemilik rumah dapat memiliki antara keduanya berdasarkan luas dinding yang akan dicat. Apabila hanya tidak begitu luas, bisa dengan tukang harian.

    Selain itu pemilik rumah juga harus jelas apakah pekerjaan tersebut untuk dinding yang baru dicat atau dicat kembali. Sebab, jika ingin dicat kembali, berarti cat lama harus dibersihkan.

    Simulasi Biaya Mengecat Dinding

    Mari simulasikan terdapat ruangan berukuran 4×3 meter atau 12 meter persegi yang perlu dicat. Cat yang ingin dipakai berwarna putih karena ingin terlihat minimalis dan bersih. Kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan?

    1. Upah Pekerja

    Menurut kontraktor Wildan, ruangan ukuran 12 meter persegi sebenarnya tidak perlu memakai tukang karena masih bisa dikerjakan sendiri. Namun, apabila tidak ada waktu, nilai upahnya sekitar Rp 35.000-45.000 per meter persegi. Berarti untuk mengecat dinding seluas 12 meter persegi dengan upah Rp 45.000 per meter adalah Rp 540 ribu per orang untuk satu hari kerja. Wildan mengatakan untuk kamar 12 meter persegi, pengecatan bisa selesai dalam sehari.

    2. Biaya Cat Top Coat

    Setelah itu, jumlah cat top coat yang dibutuhkan untuk ruangan 12 meter persegi adalah 3 kg. Hal ini dihitung dari daya sebar per meter persegi. Informasi ini bisa dicek melalui keterangan di kaleng cat. Untuk cat ukuran 1 kg daya sebarnya 10-12 meter persegi. Lalu, kebutuhannya adalah 2 lapis cat top coat, sehingga butuh 2 kg cat dinding. Namun, karena warna yang dipakai adalah putih, Wildan menyarankan untuk membeli satu kaleng lagi agar hasil catnya merata.

    “Kalau putih yang susah. Dua lapis berbayang, musti serentak. Tiga lapis baru mendingan,” ujar Wildan saat dihubungi detikcom, Rabu (9/7/2025).

    Kisaran harga cat dinding putih ukuran 1 kg menurut beberapa toko di e-commerce Rp 45.000-65.000/kg. Berarti untuk mengecat dinding ukuran 12 meter persegi dengan warna cat putih 3 kg dengan harga cat Rp 55.000/kg dibutuhkan biaya sebesar Rp 165.000.

    3. Biaya Cat Dasar

    Kemudian untuk cat dasar dibutuhkan cat ukuran 2,5 kg. Wildan mengatakan untuk cat dasar atau primer, merek-merek terkenal menjual dalam bentuk pail atau per ember. Untuk ukuran kamar 12 meter persegi, cat pail terlalu banyak. Ia menyarankan untuk membeli cat eceran ukuran 2,5 kg, nanti bisa diencerkan.

    Harga 1 kg cat primer sekitar Rp 45.000-80.000/kg. Jika dibutuhkan 2,5 kg, dibutuhkan 3 kaleng karena tidak ada yang menjual 2,5 kg. Total biaya untuk membeli 3 kaleng cat primer seharga Rp 60.000 adalah Rp 180.000 untuk ruangan ukuran 12 meter persegi.

    4. Biaya Peralatan Cat

    Selain itu, siapkan juga peralatan untuk mengecat seperti kuas, rol cat, isi rol cat, bak cat, skrap, hingga lakban. Wildan menyarankan untuk membeli yang sudah satu paket karena lebih efisien. Harga paket peralatan mengecat mulai dari Rp 85.000-110.000. Harganya berbeda-beda tergantung isi dari paket tersebut.

    Total Biaya untuk Mengecat Dinding

    Total biaya yang dibutuhkan untuk mengecat dinding 4×3 meter atau 12 meter persegi dengan satu tukang yang dikerjakan satu hari adalah sebagai berikut.

    Upah tukang + biaya cat coat + biaya cat dasar + biaya perlengkapan cat

    Rp 540.000 + Rp 165.000 + Rp 180.000 + Rp 110.000 = Rp 995.000

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com