Category Archives: Tips Properti

5 Cara Cegah Lalat Masuk Rumah, Mudah!


Jakarta

Keberadaan lalat di rumah bisa mengganggu penghuni rumah. Selain mengganggu, lalat bisa saja membawa penyakit pada kakinya karena mereka suka hinggap di tempat-tempat yang kotor, seperti tempat sampah, yang bisa saja membawa bakteri dan kuman dari sana.

Tak heran, penghuni rumah melakukan berbagai upaya untuk mengusir dan membasminya. Nah, sebelum masuk ke dalam rumah, ada beberapa hal yang yang bisa kamu lakukan lho untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah.

Dilansir dari Better Homes and Gardens, Kamis (5/9/2024), berikut ini informasinya.


Cara Mencegah Lalat Masuk ke Rumah

1. Jaga Rumah Agar Tetap Bersih

Kamu bisa membersihkan rumah secara rutin untuk mencegah lalat masuk ke rumah. Misalnya, bersihkan segera jika ada tumpahan makanan atau minuman di ruangan.

2. Basmi Tempat yang Berpotensi Jadi Sarang Lalat

Tumpukan kompos, saluran pembuangan yang tersumbat, tempat sampah yang tidak tertutup, sisa makanan, dan sampah bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat. Maka dari itu, pastikan semua tempat sampah tertutup, kosongkan secara teratur dan bersihkan secara menyeluruh.

Selain itu bila kamu mempunyai hewan peliharaan, biasakanlah untuk segera membersihkan dan membuang kotoran hewan peliharaan kamu. Kamu juga harus menjaga agar mangkuk makan hewan peliharaan kamu tetap bersih dan kering.

3. Tutup Akses Masuk Lalat

Lalat biasanya hidup di luar ruangan. Oleh karena itu, kamu harus biasakan untuk menutup rapat rumah, atau kamu bisa memasang jaring anti serangga pada jendela atau pintu rumahmu.

4. Simpan Makanan Dengan Baik

Bila kamu mempunyai banyak sumber makanan seperti buah dan makanan kering, kamu harus pastikan untuk menyimpannya pada tempat yang tertutup. Kamu juga bisa menyimpan makanan tersebut di kulkas.

5. Panggil Profesional

Jika keberadaan lalat di rumah sudah lalu banyak dan tidak bisa dibasmi sendiri, kamu bisa panggil seorang profesional untuk menanganinya. Para profesional bisa mengidentifikasi lalat dan membasmi tempat perkembangan biakannya.

Nah itu dia cara mencegah lalat masuk rumah. Semoga setelah mempraktekkan cara ini, rumahmu jadi bebas dari lalat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

8 Cara Mudah Basmi Lalat dari Rumah!


Jakarta

Lalat merupakan serangga pembawa penyakit. Lalat dapat membawa virus dan bakteri yang dapat ditularkan melalui makanan yang dihinggapinya. Beberapa penyakit yang dibawa oleh lalat di antaranya kolera, demam tifoid, disentri, infeksi mata, hingga keracunan makanan.

Maka tak heran jika ada lalat di rumah rasanya ingin langsung mengusir atau membasminya. Untuk membasminya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari menggunakan bahan alami hingga bahan-bahan yang sering ditemukan di rumah.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan beberapa tipsnya.


1. Pakai Rempah-rempah dan Bunga

Dilansir dari Healthline, Kamis (4/9/2024), rempah-rempah dan bunga dapat ditanam di kebun maupun bagian luar rumah untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah. Beberapa yang dapat mengusir lalat yaitu kemangi, marigold, lavender, daun salam, dan catnip. Sebagai bonus, tanaman-tanaman tersebut juga bisa dipakai untuk memasak lho!

2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

Campuran dari cuka dan sabun cuci piring dapat menjebak lalat. Caranya, campurkan sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring di gelas panjang. Tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik. Ikat bungkus plastik tersebut dengan karet dan beri lubang di atas bungkus plastik tersebut.

Lalat akan tertarik dengan baru cuka tersebut dan akan masuk ke dalamnya. Namun, sabun cuci piring tersebut akan membuat lalat tenggelam alih-alih mendarat di cuka tersebut.

3. Cabai Cayenne dan Air

Campurkan cabai cayenne dan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Hal tersebut dapat membuat lalat ogah datang ke rumah kalian.

4. Tanaman Venus

Tanaman venus merupakan tanaman insektivora atau pemakan serangga. Jika kalian menanamnya di luar, mereka akan memakan lalat yang ada.

Saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman Venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

5. Jebakan Lampu

Jebakan lampu merupakan sebuah kotak dengan lampu di bagian belakangnya yang dapat menarik perhatian lalat. Saat lalat mendekat ke arah lampu, mereka bisa mati dengan sengatan listrik yang ada di dalamnya atau terperangkap di sana, tergantung dari jebakan yang kalian pilih.

6. Sticky Traps

Sticky traps berupa kertas maupun stik yang lengket dan dapat digantung atau diletakkan di bagian rumah kalian. Sebagai tips, gunakan stik atau kertas dengan warna terang agar lalat tertarik untuk mendarat di situ.

7. Pakai Perangkap Buah buat Usir Lalat

Dilansir dari detikJatim, perangkap cuka apel dapat mengusir lalat. Campurkan cuka apel bersama gula dan sabun cuci piring ke dalam mangkok. Kemudian letakkan di meja dan dekat dengan buah-buahan. Aroma cuka apel dan gula dapat menarik perhatian lalat dan terperangkap ke dalam mangkok.

8. Cahaya Lilin Bisa Usir Lalat

Lalat juga tertarik dengan nyala api. Kamu bisa menyalakan lilin di wadah yang berisi sedikit air. Saat lalat mendekat ke arah api, ia akan terbakar kemudian tergelincir ke dalam air. Cara ini dapat mengusir lalat buah yang suka menghampiri potongan buah segar.

Demikian beberapa tips untuk mengusir dan membasmi lalat dari rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Begini 6 Cara Memilih Tukang Bangunan yang Benar


Jakarta

Tukang bangunan adalah sosok penting pada saat kita hendak membangun rumah. Meskipun ide atau desain rumah berasal dari diri sendiri atau arsitek, tukang bangunan yang akan ditugaskan untuk mewujudkan desain tersebut. Lantas, bagaimana cara untuk memilih tukang yang sesuai?

Untuk pembangunan hunian sederhana untuk tempat tinggal, kamu bisa mencari sendiri tukang atau mempercayakan hal tersebut kepada kontraktor. Kedua sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, apabila tukang tersebut dibawa oleh kontraktor tentu yang memilih adalah pihak mereka.

Sementara itu, jika kamu memilih sendiri, kamu harus lebih hati-hati agar pembangunan selesai tepat waktu dan tidak ada ‘drama’ saat pengerjaannya. Dilansir dari My Home Extension, Jumat (6/9/2024), berikut tips memilih tukang biar nggak muncul drama.


Tips Pekerjakan Tukang Bangunan

1. Tanya Pelanggan Lain yang Pernah Pakai Tukang yang Sama

Apabila kamu memiliki tetangga yang sedang membangun rumah, kamu bisa bertanya kepada mereka apakah kerja tukang baik atau tidak. Selain itu, tanyakan apakah tukang tersebut dipanggil sendiri atau dari kontraktor.

Kalau kamu nggak bisa mendapatkan rekomendasi pribadi, kunjungi dua atau tiga contoh pekerjaan serupa yang telah dikerjakan tukang atau kelompok tukang yang sama.

Dapatkan detail kontak orang-orang tempat mereka bekerja. Ajukan pertanyaan yang relevan. Apakah klien lama senang dengan kualitas pengerjaannya? Apakah ada masalah? Apakah pekerjaan dilakukan sesuai anggaran dan tepat waktu?

Tukang yang memiliki reputasi baik akan dengan senang hati menunjukkan pekerjaan sebelumnya sebagai gambaran bagi kamu punya bahan pertimbangan dalam memakai jasa mereka.

2. Tukang Punya Kemampuan Komunikasi yang Baik

Kamu harus memilih tukang yang dapat berkomunikasi dengan baik. Komunikasi ini penting karena agar kamu bisa mengetahui progres pembangunan dan mereka memahami permintaanmu. Aspek ini cukup penting agar ke depannya tidak timbul drama atau kesalahpahaman.

Tanyakan siapa yang akan berada di lokasi setiap hari karena mungkin berbeda dengan orang yang menawar pekerjaan jika itu adalah perusahaan besar.

Kalau kamu merasa nggak nyaman dengan seorang kontraktor, jangan mempekerjakan mereka, kata Citizens Advice.

“Kamu selalu dapat menemukan orang lain untuk melakukan pekerjaan itu,” ujarnya.

3. Siapkan Arahan Tertulis untuk Tukang

Apabila kamu menemukan kandidat tukang yang cocok, jangan terlalu cepat menghubungi tukang. Coba siapkan ringkasan tertulis, termasuk gambar rumah yang akan dibangun jika memungkinkan. Keterangan tertulis ini dapat membantu menjelaskan spesifik apa yang harus dikerjakan.

Kamu juga harus menyiapkan target waktu pengerjaan, upah yang akan diberikan dan ketentuan lainnya seperti kontrak kerja. Agar lebih mudah, kamu bisa meminta bantuan arsitek untuk perhitungan. Keterangan tertulis itu nantinya harus diberikan kepada tukang yang kamu rasa cocok.

4. Bandingkan Harga Tukang

Selain menentukan upah berdasarkan saran dari arsitek, kamu juga bisa bertanya langsung kepada tukang berapa jumlah upah yang biasa dia terima. Membandingkan penawaran akan membantu kamu mendapatkan harga yang wajar. Pastikan kamu mendapatkan penawaran dan bukan perkiraan.

5. Jangan Pilih Tukang Hanya Karena Murah

Meskipun kamu ingin menekan pengeluaran, hindari memilih tukang karena harganya lebih murah. Jangan berasumsi bahwa kontraktor telah mengizinkan segala sesuatunya kecuali dinyatakan secara eksplisit. Periksa dengan tepat apa yang disertakan.

Kamu bisa mencari klien sebelumnya untuk meminta pendapat bagaimana kualitas dan kecepatan kerjanya. Jika kamu mempekerjakan seorang arsitek, dia harus dilibatkan dalam proses tender.

Arsitek atau surveyor kuantitas untuk sebuah proyek besar akan memeriksa penawaran pembangun dan merekomendasikan mana yang harus dipilih.

6. Jangan Lakukan Pembayaran Penuh di Muka

Setelah kamu yakin dengan pilihan tukang, hindari membayar di muka atau setoran tunai, terutama pembayaran penuh. Berhati-hatilah jika mereka menawarkan pekerjaan bebas PPN jika kamu membayar tunai. Jika seorang pembangun menghindari PPN, mereka mungkin juga tidak jujur kepada kamu.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

4 Drama Bangun Rumah yang Bisa Terjadi Kalau Salah Pilih Tukang


Jakarta

Memperkerjakan tukang bangunan di rumah tentu kita harus berhati-hati karena bagaimana pun mereka adalah orang yang baru kita kenal. Jangan sampai kamu lengah dan membiarkan mereka bekerja tanpa pengawasan, bisa saja timbul beragam drama dan kejadian yang tidak diinginkan.

Berikut kami rangkum, beberapa drama-drama yang bisa saja terjadi saat pembangunan rumah apabila salah memilih tukang.

1. Pencurian

Salah satu drama yang mungkin terjadi saat pembangunan rumah adalah pencurian. Terutama untuk pembangunan rumah yang sebelumnya sudah ditempati dan butuh renovasi. Biasanya apabila pembangunannya tidak begitu besar, penghuni rumah akan tetap berada di rumah. Kondisi seperti ini bisa dimanfaatkan oleh tukang yang memiliki niat buruk untuk mencuri barang-barang berharga.


Apabila kondisinya seperti ini, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan. Melansir dari detikSumut, Kamis (5/9/2024), saat ada tukang di rumah, pastikan akses masuk ke dalam rumah terkunci sehingga tidak mudah dimasuki. Untuk pengamanan tambahan, pasang CCTV di tempat-tempat penting seperti di pintu, dekat kamar, dan area yang mungkin bisa diakses tukang. Tidak lupa simpan barang berharga seperti ponsel, kendaraan, uang, dan barang pribadi di tempat yang aman.

2. Tukang Kabur

Kejadian tidak mengenakkan berikutnya adalah tukang bisa saja tiba-tiba kabur dari proyek, tanpa memberikan kabar dan alasan yang jelas.

Hal seperti ini terjadi karena perencanaan yang kurang matang, baik dalam memilih tukang maupun dalam menyusun anggaran. Terlebih lagi jika melakukan renovasi tanpa bantuan profesional, seperti menggunakan jasa kontraktor.

Untuk menghindari kejadian seperti ini, kamu harus menyeleksi tukang sebaik mungkin. Menurut My Home Extension kamu bisa menanyakan kinerja tukang tersebut kepada klien sebelumnya. Kemudian lihat hasil kerja mereka pada proyek-proyek sebelumnya.

Apabila mereka kabur karena bayaran tidak sesuai, sebelum menawarkan mereka suatu pekerjaan, kamu harus mempertimbangkan bayaran yang sesuai. Bisa juga meminta bantuan arsitek untuk perhitungan upahnya. Lalu, hindari memberikan pembayaran penuh di muka. Meskipun nantinya bayarannya tidak diberikan di awal, kamu tetap punya kewajiban untuk memberikan mereka uang makan atau makan serta minuman selama mereka bekerja.

3. Pembangunan Molor

Sebelum memulai pembangunan, ada baiknya membuat perencanaan kerja termasuk menentukan lamanya pembangunan. Pemilik rumah bisa rugi apabila memakai jasa tukang harian dengan sistem molor. Sebab, semakin lama waktu pengerjaan, maka upah yang harus diberikan semakin banyak.

Salah satu solusinya adalah dengan selalu mengawasi pekerjaan mereka. Dengan begitu mereka bisa jauh lebih fokus saat bekerja. Jika kamu terlalu sibuk bisa juga meminta jasa konsultan pengawas untuk mengawasi pembangunan yang telah direncanakan. Biasanya dalam membangun rumah, konsultan pengawas merangkap sebagai konsultan perencana.

“Namanya bangunan kan, kalau kita tidak bisa menghitung atau merencanakan sebuah bangunan, pelaksanaannya juga jadi tidak sesuai, bisa nyawa lho yang terancam karena kan ada yang tinggal di dalam situ,” ujar Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki.

4. Struktur Bangunan Gagal

Pada saat membangun rumah, tentu kita harus mempercayakan kepada tukang yang ahli. Selain itu, kamu juga harus berkonsultasi kepada arsitek apabila ingin membangun rumah dari 0.

Hal ini untuk mencegah kesalahan konstruksi yang berpotensi bangunan ambruk atau rusak setelah rumah dihuni. Selain rugi dari segi waktu dan biaya, keselamatan penghuni rumah juga terancam.

Maka dari itu, kamu perlu memilih tukang yang berpengalaman dan memang memahami pekerjaannya. Kamu bisa menilai tersebut dari hasil kerjaan mereka di proyek sebelumnya, bagaimana mereka memahami model rumah yang akan dibangun, dan pada saat pembangunan rumah berlangsung.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan tanda-tanda bangunan gagal adalah banyak ditemukan keretakan pada simpul dan pertemuan kolom, struktur bangunan bergeser, hingga kamu merasa tidak aman saat berada di dalam rumah seperti sering timbul suara, ada serpihan bangunan yang jatuh, dan sebagainya.

“Kita perlu menyelidiki kegagalan struktur sampai sejauh mana, di situ ahli forensik bekerja. Mereka harus menilai seberapa besar kekuatan struktur yang lama dan bagaimana kerja sama dengan arsitek dan ahli sipil untuk membuat perencanaan struktur yang baru,” ungkapnya.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Cara Membuat Sertifikat dengan PTSL Gratis, Ketahui Syarat dan Prosedurnya


Jakarta

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), untuk mempercepat proses pembuatan sertifikat tanah. Program ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

Nantinya, masyarakat yang sudah memiliki sertifikat bisa menjadikan dokumen ini sebagai modal pendampingan usaha yang berdaya.Melalui PTSL, dengan ketentuan tertentu, masyarakat bisa membuat sertifikat tanah secara gratis. Ketahui cara membuat sertifikat tanah dengan PTSL gratis berikut ini.

Cara Membuat Sertifikat Tanah dengan PTSL Gratis

Menurut laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), PTSL adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak. Program ini diperuntukan bagi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar di seluruh Indonesia dalam satu wilayah desa/kelurahan. Ketahui persyaratan dan prosedur pelaksanaannya berikut ini:


Syarat Mendaftarkan Tanah Lewat PTSL

Sebelum melakukan prosedur pembuatan sertifikat tanah, ada beberapa dokumen persyaratan yang harus disiapkan. Menurut laman PPID Kabupaten Tegal, berikut persyaratannya:

  • Kartu keluarga dan kartu identitas berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk).
  • Surat permohonan pengajuan peserta PTSL.
  • Bukti surat tanah (Letter C, Akta Jual Beli, Akta hibah atau berita acara kesaksian)
  • Pemasangan tanda batas tanah yang telah disepakati dengan pemilik tanah yang berbatasan.
  • Bukti setor dan BPHTB dan PPh (kecuali bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang dibebaskan dari keduanya).

Prosedur Mengurus Sertifikat Lewat PTSL secara Gratis

Menurut Instagram resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), berikut langkah-langkah mengurus PTSL secara gratis.

1. Pastikan Wilayah termasuk dalam Lokasi PTSL

Pendaftaran tanah harus dilakukan melalui kepala desa dan Kantor Pertanahan setempat. Sehingga, pemohon harus memastikan wilayahnya termasuk sebagai lokasi PTSL. Untuk mengetahui hal ini, kamu bisa tanyakan kepada kepala desa.

2. Ikut Penyuluhan

Untuk mendaftarkan tanah lewat PTSL, masyarakat perlu mengikuti kegiatan penyuluhan. Dalam hal ini, Kantah akan menggelar penyuluhan di desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai lokasi PTSL. Kegiatan penyuluhan melibatkan Panitia Ajudikasi PTSL, Satgas Fisik, Satgas Yuridis, sampai dengan aparat desa/kelurahan/kecamatan/pemerintah daerah.

3. Pelaksanaan Gerakan Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS)

Setelah penyuluhan, kegiatan selanjutnya adalah GEMAPATAS. Kemudian, dalam waktu dekat, masyarakat harus membuat dan menyerahkan surat pernyataan pemasangan tanda batas dan tetangga yang bersebelahan.

4. Pengumpulan Data Fisik dan Yuridis

Langkah selanjutnya yaitu masyarakat mengikuti persetujuan prosedur pengumpulan data fisik dan yuridis yang dilakukan petugas di lapangan.

5. Pengumuman

Hasil dari pengumpulan data fisik, yaitu pengukuran bidang tanah dan data yuridis, yaitu pengumpulan berkas alas hak dan sebagainya yang telah diolah akan diteliti dan diumumkan. Waktu pengumumannya dilakukan selama 14 hari kerja di kantor Panitia Ajudikasi PTSL dan kantor desa/kelurahan.

6. Penerbitan Sertifikat

Sertifikat tanah nantinya akan diterbitkan dan diserahkan kepada pemohon. Penyerahan dilakukan saat tahun anggaran berjalan, paling lambat pada triwulan pertama tahun berikutnya.

Apakah Pembuatan Sertifikat PTSL Seluruhnya Gratis?

Pembuatan Sertifikat dengan PTSL dibebaskan biaya untuk beberapa hal, seperti penyuluhan, pengumpulan data yuridis, pengumpulan data fisik, pemeriksaan tanah, penerbitan SK Hak, pengesahan data yuridis dan fisik, penerbitan sertifikat, supervisi, serta laporan.

Namun, di luar itu, masyarakat akan menanggung sejumlah biaya. Misalnya, untuk penyediaan surat tanah, pembuatan dan pemasangan tanda batas atau patok, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) jika terkena, dan lain sebagainya.

Sementara itu, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, meliputi Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), disebutkan besaran biaya yang dipungut pada setiap daerah. Biaya ini digunakan untuk penyiapan dokumen, pengadaan patok, serta operasional petugas kelurahan desa. Berikut rinciannya:

  • Kategori I (Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur): Rp 450.000
  • Kategori II (Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat): Rp 350.000
  • Kategori III (Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur): Rp 250.000
  • Kategori IV (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Kalimantan Selatan): Rp 200.000
  • Kategori V (Jawa dan Bali): Rp 150.000.

Itulah informasi mengenai cara membuat sertifikat dengan PTSL gratis. Semoga artikel ini membantumu dalam membuat sertifikat tanah detikers, terutama yang masuk dalam area PTSL.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Biar Nggak Rugi, Ini 5 Tips Pilih Tukang Bangunan yang Bagus


Jakarta

Saat membangun rumah, pasti kita membutuhkan tukang. Jika kamu perhatikan, saat ini cukup mudah untuk meminta jasa tukang bangunan, tetapi apakah kamu tau cara mengetahui tukang yang bagus atau tidak?

Sebagai penyedia jasa, memilih tukang bangunan terlihat susah-susah gampang. Jika kita lihat dari luar, semua tukang bekerja sama rata, tetapi perlu diingat setiap rumah memiliki kriteria, penggunaan bahan, hingga luas yang berbeda sehingga setiap pembangunan ada tantangannya tersendiri.

Kamu pasti tidak ingin pembangunan rumah macet di tengah jalan karena salah pilih tukang kan? Agar kamu mudah saat memilih tukang, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat.


Tips Pilih Tukang yang Bagus

1. Pertimbangkan Rekomendasi Orang Terdekat

Saat mencari tukang bangunan yang bagus kamu harus mempertimbangkan rekomendasi orang lain atau setidaknya orang terdekatmu yang juga baru saja menggunakan jasa tukang.

Cara ini diumpamakan seperti kamu bingung memilih makanan di aplikasi online. Cara paling mudah untuk mengetahui makanan mana yang digemari adalah dilihat dari rating yang telah diberikan oleh orang lain.

2. Pastikan Identitas Tukang Jelas

Apabila kamu sudah memiliki kandidat tukang, kamu bisa memeriksa identitas mereka. Minimal mengecek KTP mereka. Jika mereka enggan memberikannya karena bersifat privasi, kamu bisa menyampaikan maksud dan tujuan mengapa membutuhkan data diri mereka.

3. Tanyakan Kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi

Untuk cara yang satu ini, bisa dijadikan nilai plus karena di Indonesia sendiri tidak ada kewajiban memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi. Jika tukang yang masuk kandidat kamu memiliki sertifikat ini, maka memiliki pemahaman yang cukup mengenai konstruksi bangunan.

“Kalau negara kita itu belum terlalu (mengandalkan sertifikat). Jadi tukang itu, sebagian tukang ada yang sudah punya sertifikat keahlian, SKK. Biasanya kalau dia udah, bekerja di bangunan tinggi atau bangunan yang besar,” kata Taufiq kepada detikProperti pada Kamis (5/9/2024).

4. Cara Pembayaran Tukang

Bahasan seputar upah antara pemilik rumah dengan tukang harus jelas dan sepakat. Kamu bisa meminta pendapat ahli untuk mengetahui kisaran upah yang harus diberikan. Pertimbangannya apakah tukang ini akan dibayar harian atau berdasarkan progres.

Dia menekankan apabila memperkerjakan tukang hingga malam atau lembur, pembayarannya berbeda. Bekerja dari pagi sampai pukul 21.00 WIB setara dengan upah 1 hari, lalu apabila hingga 23.00 WIB upah yang harus dibayarkan senilai 2 hari.

5. Melihat Proyek Sebelumnya

Tidak cukup dengan mendengar testimoni orang lain, kamu bisa melihat langsung proyek yang sudah dikerjakan tukang tersebut. Apalagi jika mereka baru saja membangun rumah tetangga. Namun, jika tukang tersebut belum punya proyek dekat rumah, kamu bisa minta sendiri hasil pekerjaan mereka.

(aqi/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah dan Bahan Alami Lainnya


Jakarta

Tikus seringkali menjadi hama yang mengganggu di rumah. Hewan ini merusak barang-barang, dan membawa penyakit.

Beberapa upaya yang biasanya dilakukan untuk mengusir tikus yaitu mulai dari memberi jebakan hingga racun. Namun, cara-cara tersebut terkadang kurang efektif atau berisiko bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Salah satu cara alami yang dapat dicoba adalah dengan menggunakan bawang merah.

Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

Tikus sangat sensitif terhadap bau. Sebab indra penglihatan mereka buruk, indra lainnya harus ditingkatkan agar mereka bisa bertahan hidup. Mengutip Pest Control in London, bawang merah memiliki bau yang tidak disukai oleh tikus. Sehingga, rempah ini bisa digunakan untuk mengusir hewan pengerat tersebut. Caranya yaitu:


  • Letakkan bawang merah di lubang-lubang kecil yang dicurigai menjadi tempat tikus
  • Ganti dengan yang baru setiap hari

Cara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami Lainnya

Selain bawang merah, beberapa bahan alami lainnya bisa digunakan untuk mengusir tikus. Mengutip Eliminate Solution, berikut di antaranya:

1. Bawang Bombay

Tikus juga bisa diusir dengan bawang bombay. Aroma irisan bawang bombay yang menyengat tidak disukai tikus. Cara menggunakan bawang bombay untuk mengusir tikus yaitu:

  • Iris bawang bombay
  • Letakkan beberapa irisan bawang bombay di tempat yang terdapat aktivias tikus, seperti kotoran atau bekas cakaran
    -Kamu juga bisa menggosokkan kulit bawang pada permukan di mana dicurigai ada tikus bersembunyi.

2. Bawang Putih

Bawang putih mengandung allicin, yaitu minyak yang bisa mengiritasi tikus. Sama seperti pada bawang bombay, tikus juga tidak menyukai bau bawang putih.

Namun, bau ini bisa bertahan lama. Jadi, alternatifnya kamu bisa menggunakan campuran bubuk bawang putih untuk mengusir tikus. Berikut caranya:

  • Campur 1/4 cangkir tepung terigu, 1/4 cangkir tepung maizena, dan dua sendok makan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah dihancurkan. Simpan di wadah kedap udara
  • Taburkan campuran bubuk bawang putih di area tempa tikus terlihat atau tersembunyi. Baunya bisa bertahan selama beberapa jam untuk mengusir tikus.

3. Bubuk Cabai

Bubuk cabai juga bisa digunakan untuk mengusir tikus. Cara mendapatkan bubuk cabai ini juga mudah.

  • Campurkan dua sendok makan bubuk cabai ke 1 liter air
  • Masukkan ke botol semprot

Semprotkan cairan cabai ke tempat area yang dicurigai menjadi sarang tikus. Bau air cabai ini sangat tidak disukai oleh tikus.

4. Cabe Rawit

Selain menggunakan bubuk cabai, cabe rawit juga dapat digunakan sebagai pengusir tikus. Sama dengan bubuk cabai, kamu hanya perlu mencampurnya dengan air. Kemudian semprotkan ke tempat yang sekiranya menjadi tempat tikus.

5. Bunga Lavender

Tikus juga tidak suka dengan bau lavender. Untuk mengusir hewan ini, kamu bisa menanam tanaman bunga lavender di halaman rumah.

Selain itu, cara lainnya adalah menggunakan semprotan dengan rendaman bunga lavender. Kocok sebelum digunakan lalu semprotkan ke area yang dicurigai ada tikus.

Itulah cara mengusir tikus dengan bawang merah dan bahan alami lainnya. Sebagai catatan, efek bawang merah dan bahan lain bisa hilang setiap saat dan tikus kembali lagi. Karena itu, detikers tetap harus mencari akar masalah dan menyelesaikannya agar tikus tidak datang ke rumah.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Jangan Taruh Barang-barang Ini di Kamar Mandi Ya, Pokoknya Jangan


Jakarta

Menaruh barang-barang di kamar mandi memang perlu, apalagi jika itu terkait dengan alat-alat mandi. Namun, ada juga barang-barang yang sebaiknya tidak ditaruh di kamar mandi.

Bagi kamu yang memiliki kamar mandi kecil, terkadang ingin ruangan yang luas agar bisa menaruh barang-barang yang diperlukan di sana. Akan tetapi, tidak semua barang bisa ditaruh di kamar mandi.

Apa saja ya barang-barang yang tidak bisa ditaruh di kamar mandi? Dilansir dari The Spruce, Jumat (6/9/2024) berikut ini informasinya.


1. Makeup

Makeup atau riasan menjadi salah satu barang yang kerap disimpan di kamar mandi. Hal itu karena dinilai praktis agar bisa langsung dipakai setelah mandi. Akan tetapi, alat-alat makeup seharusnya ditaruh di tempat yang kering dan dingin.

“Kebanyakan kamar mandi bisa menjadi panas dan lembap, terutama setelah mandi, dan dapat merusak tata rias,” kata Xiomara Romero dari Lilly’s Organizing, dikutip dari The Spruce.

Ia menyarankan untuk menyimpan makeup sejauh mungkin dari kamar mandi dan menaruhnya di wadah kedap udara sebagai tindakan ekstra untuk mencegah kelembaban merusak produk tersebut.

2. Obat dan Suplemen

Obat-obatan dan suplemen kerap disimpan di lemari kecil yang ada di kamar mandi. Namun, sebaiknya obat-obatan tersebut tidak ditaruh di kamar mandi.

Obat-obatan idealnya ditaruh di luar kamar mandi, di tempat tertutup dengan kelembaban yang rendah dan suhu yang tetap.

3. Buku dan Majalah

Buku dan majalah juga kerap ditemukan di kamar mandi. Namun, sebaiknya buku dan majalah jangan ditempatkan di kamar mandi karena lembap.

“Tingkat kelembaban di kamar mandi bisa menyebabkan halaman buku menjadi lengket dan memudahkan jamur tumbuh di antaranya,” jelas Romero.

4. Pakaian

Jangan taruh pakaian di dalam kamar mandi karena keadaan di sana cukup lembap. Hal itu bisa memicu perkembangan jamur pada pakaian.

Itulah barang-barang yang tidak boleh ditaruh di kamar mandi. Semoga bermanfaat ya detikers!

(abr/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ingin Berhentikan Tukang Karena Kerja Tak Sesuai Kontrak? Begini Caranya



Jakarta

Saat membangun rumah, kamu pasti menginginkan pengerjaannya lancar dan cepat selesai. Namun, sebaik-baiknya berencana tentu ada saja halangan, seperti menemukan tukang yang bermasalah, bekerja tidak benar, melenceng dari kesepakatan di awal. Jika menemukan model tukang seperti ini, apakah kita boleh memberhentikannya?

Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, memutuskan kontrak tukang bangunan di tengah proyek berjalan boleh-boleh saja, tetapi sebelumnya perjanjian kerja harus jelas sejak awal.

“Tukang itu harus diikat kontrak, ‘Ini Pak mau bangun sampai jadi, saya mau sampai jadi’. Kecuali kalau ‘Pak enggak usah jadi pak, cuma temboknya aja’. Ya jadi tembok gitu ya. Nah itu juga jelas, harus diikat kontrak,” kata Taufiq kepada detikProperti pada Kamis (5/9/2024).


Dia menekankan sebelum memberhentikan tukang, terutama perihal kepuasan kerja, pemilik rumah harus sudah memiliki kontrak dengan aturan dan konsep yang jelas. Sebab, saat membangun rumah minimal waktu yang dibutuhkan sekitar 3 bulan. Bagian yang harus mereka kerjakan cukup banyak, termasuk material yang akan digunakan juga beragam.

Sebuah kontrak kerja bisa ditetapkan lewat ucapan. Bisa pula menggunakan kertas, untuk yang satu ini kekuatan hukumnya lebih kuat. Apabila ingin lewat ucapan setidaknya memiliki bukti jika sudah terjadi sebuah kontrak.

“Tidak sesuai progres, tidak sesuai quality. Ada juga di kontraknya itu bahwa kalau misalnya tidak mampu menyelesaikan progres tepat waktu, maka pihak pertama berhak memutus kontrak. Ada kontraknya. Kalau gak ada kontraknya, yaudah Gentlement agreement aja (perjanjian tidak tertulis dan tidak mengikat secara hukum),” ungkapnya.

Taufiq menyarankan saat membuat kontrak, pemilik rumah bisa meminta bantuan kepada tenaga ahli seperti arsitek, konsultan, atau orang lainnya di bidang ini. Dengan begitu saat pembangunan dimulai, tidak ada kesalahpahaman.

“Rencana itu harus jelas dan disepakati. Nah, untuk bikin rencana jelas dan disepakati mesti ada ahli, tukang ahli, atau pemimpin proyek ahli. Kalau meragukan, bisa panggil pihak tiga, konsultan namanya,” sebutnya.

Kemudian, rajin untuk mengawasi pembangunan. Tidak harus datang langsung ke lokasi, bisa juga melalui video call atau meminta jasa pihak ketiga seperti arsitek atau kontraktor.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

10 Cara Ampuh Usir Laron di Lampu Rumah, Persiapan Jelang Musim Hujan


Jakarta

Laron biasa muncul di berbagai tempat terutama menjelang dan selama musim hujan. Buat kalian yang belum tahu, laron adalah sejenis rayap yang bersayap dan bisa terbang.

Mereka datang berkoloni dan mendatangi tempat bercahaya seperti lampu rumah. Bahkan mereka sering masuk bangunan melalui lubang ventilasi atau pintu yang terbuka.

Untuk mengusir laron, ternyata ada sejumlah cara yang mudah. Simak artikel ini untuk mengetahui 10 cara ampuh mengusir laron dari rumah maupun tempat-tempat umum.


Cara Mengusir Laron dengan Mudah dan Ampuh

Dikutip dari Enesia dan beberapa sumber, berikut ini 10 cara ampuh mengusir laron yang bisa kamu coba:

1. Matikan Lampu Sementara

Cara pertama adalah dengan mematikan lampu, karena laron adalah hewan yang menyukai cahaya. Mereka akan otomatis mencari tempat lain yang bercahaya. Kamu juga bisa menyalakan lampu di luar rumah agar laron terpancing keluar.

Namun cara ini agak menyusahkan, apalagi jika lampu sedang digunakan. Selain itu, sering kali masih ada laron yang tersisa di dalam rumah, sehingga kamu harus mengeluarkannya sendiri.

2. Gantungkan Cabai

Jika tak mau mematikan lampu, masih ada cara lain, antara lain dengan menggantungkan cabai di ruang yang didatangi laron. Caranya mudah, yakni potong cabai menjadi dua bagian, kemudian gantungkan di dekat lampu. Maka laron tak akan mendekat.

3. Pasang Wadah Berisi Air

Kamu bisa membuat perangkap laron dengan wadah berisi air. Caranya dengan mengisi ember atau wadah lain dengan air. Letakkan wadah tersebut di bawah lampu yang dikerumuni laron.

Laron akan mengira ada cahaya di air tersebut sehingga mereka akan mendatanginya. Laron kemudian akan terjebak di air.

4. Semprotkan Sabun Cair

Kalian juga bisa membuat cairan pengusir laron sendiri. Caranya cukup dengan membuat larutan dari sabun cair dan air hingga berbusa. Masukkan ke dalam botol semprotan. Semprotkan cairan itu ke arah laron dari jarak dekat, maka mereka akan berjatuhan ke lantai.

5. Semprotkan Cairan Cuka

Cairan pengusir laron lainnya adalah berbahan cuka. Kamu tinggal memasukkan cuka ke dalam botol semprotan. Kocok-kocok terlebih dahulu, kemudian semprotkan cuka ke arah laron.

6. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

Selanjutnya, detikers juga bisa mencoba membuat larutan dari bawang putih. Bawang putih juga ampuh dipakai untuk mengusir laron.

Caranya tinggal menghaluskan beberapa siung bawang putih. Kemudian campurkan dengan air. Masukkan larutan tersebut ke dalam botol semprotan, lalu semprotkan ke arah laron di bawah lampu.

7. Semprot dengan Pembasmi Serangga

Jika tak mau repot, kamu bisa beli semprotan pembasmi serangga di toko. Cukup semprotkan ke arah laron, maka mereka akan berjatuhan ke lantai. Tapi hati-hati menggunakan semprotan ini karena beracun.

8. Gunakan Raket Listrik

Jika laron masih saja bandel, detikers bisa menggunakan raket listrik yang biasa dipakai untuk nyamuk. Laron pun akan berjatuhan karena tersengat listrik dari raket tersebut.

9. Hubungi Pembasmi Laron

Jika laron terus berdatangan dan kamu tak mau repot, coba cek di internet, apakah ada pembasmi laron di sekitar daerahmu. Di beberapa daerah terdapat jasa pembasmi laron yang siap membantu.

10. Pasang Tirai dan Penutup Ventilasi

Setelah sukses mengusir laron dengan cara-cara di atas, lakukan cara untuk mencegah laron datang kembali. Cara ampuh yang bisa dilakukan adalah memasang tirai di pintu dan jendela. Jangan lupa sekalian tutup lubang ventilasi dengan apapun yang mencegah laron masuk ke rumah.

Sepuluh cara ampuh mengusir laron di rumah ini, bisa diterapkan juga di sarana umum. Dengan cara ini, laron diharapkan tidak lagi mengganggu penerangan atau aktivitas yang sedang dilakukan.

(bai/row)



Sumber : www.detik.com