Category Archives: Tips Properti

4 Trik Bikin Dapur di Rumah Tampak Mewah


Jakarta

Merenovasi dapur agar tampak mewah tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal itu karena harga perabotan dapur, mulai dari alat-alatnya, keramik, hingga lemari dapur harganya cukup mahal.

Walau demikian, kamu masih bisa lho renovasi kecil dapur agar tampak mewah tanpa biaya yang mahal. Kamu bisa melakukannya mulai dari yang kecil terlebih dahulu, misalnya ganti warna cat dinding.

Selain itu, masih ada cara-cara lainnya agar dapur kamu tampak mewah. Dilansir dari The Spruce, Jumat (6/9/2024), berikut ini informasinya.


1. Ganti Warna Cat Dinding dengan Warna Klasik

Ilustrasi DapurIlustrasi dapur warna netral Foto: Shutterstock

Untuk dapur yang mewah, hindari menggunakan warna-warna yang mencolok. Seorang interior desainer, Kerrie Kelly menyarankan untuk memilih palet warna yang tak lekang oleh waktu, misalnya warna netral atau yang agak sedikit gelap.

Kamu bisa mempertimbangkan warna-warna gelap seperti midnight blue atau forest green untuk bagian backsplash dapur yang berwarna-warni atau lemari yang elegan. Kamu juga bisa menggunakan warna abu-abu, putih, hitam, atau krem untuk lanskap netral.

2. Beri Perhatian pada Jendela

Jika di dapur kamu ada jendela, bisa dipertimbangkan untuk memakai tirai tipis untuk menutupinya. Jendela yang kosong tampak seperti belum selesai, tetapi jendela yang memakai tirai memberikan kesan mewah pada ruangan manapun, termasuk dapur.

Dengan menggunakan tirai, kamu juga bisa memberikan privasi sekaligus menyaring sinar matahari yang masuk ke dalam.

3. Ganti Lampu Dapur

+++NOTE TO INSPECTOR: Photo artwork on the counter is taken by me, see property release.+++A contemporary kitchen with open concept design and bar counter in a modern home.A contemporary kitchen with open concept design and bar counter in a modern home. Foto: Getty Images/YinYang

Pencahayaan yang menarik perhatian adalah cara yang pasti untuk meningkatkan nilai dapur kamu. Pilih lampu hias bergaya vintage atau lampu gantung agar dapur tampak mewah dan anggun.

Kelly menyarankan untuk menambahkan sentuh kemewahan lewat lampu yang tersembunyi. Lampu-lampu itu akan meningkatkan suasana sekaligus menambah pencahayaan.

4. Perluas Lemari Dapur hingga ke Langit-langit

Kalau anggaran kamu tidak memungkinkan untuk renovasi dapur secara menyeluruh, mulailah dengan memperbarui lemari. Misalnya ganti warna cat lemari dapur. Kamu juga bisa menambah tinggi lemari hingga ke langit-langit untuk memberikan kesan mewah.

“Hal itu langsung membuat ruangan tampak lebih tinggi, sehingga tampak lebih megah dan mahal,” kata desainer interior Kate Dawson.

Ada beberapa cara untuk mengatasi ruang antara bagian atas lemari dan langit-langit yaitu isi dengan lis sederhana, tambahkan baris kedua lemari, atau tambahkan crown molding.

Itulah beberapa trik agar dapur di rumah kamu tampak mewah. Semoga bermanfaat ya detikers!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Warna Cat Dinding yang Bisa Dongkrak Harga Jual Rumah


Jakarta

Warna cat dinding bisa mempengaruhi harga penjualan rumah. Tak heran, sebelum menjual rumah terkadang pemiliknya merenovasi atau mengecat ulang dinding agar lebih menarik.

Nah, ada beberapa warna cat yang bisa membantu meningkatkan penjualan rumah. Contohnya seperti warna-warna netral seperti putih abu-abu.

Dilansir dari The Spruce, Selasa (10/9/2024), berikut ini warna cat yang bisa dongkrak harga jual rumah.


Abu-abu

Menurut Managing Broker di Southwestern Real Estate, Sarah Goss, tidak ada jaminan bahwa suatu warna tertentu bisa mendongkrak harga rumah. Namun, memperhatikan nuansa yang menyenangkan akan sangat membantu.

“Warna yang terpolarisasi atau menyinggung akan menurunkan eksposur Anda dan kemungkinan besar akan menghasilkan harga yang lebih rendah,” jelasnya, dikutip dari The Spruce.

Maka dari itu, pilihan warna netral dan halus seperti abu-abu aman dan hampir selalu terlihat indah di sebuah ruangan.

Putih

Pengembang Real Estate, Jose Berlanga mengatakan, warna cat yang paling populer dan menarik hampir selalu putih dan nuansa terang. Warna tersebut dinilai hampir tidak pernah gagal mendongkrak nilai rumah.

“Warna-warna tersebut dapat membuat ruangan atau ruang apa pun tampak lebih besar dan lebih terbuka daripada pilihan lain, dan warna-warna tersebut cocok dengan desain, gaya, dan arsitektur apa pun,” katanya.

Beige

Warna beige atau warna-warna alami mungkin memang kurang menarik, namun aman dan efektif saat rumah dijual. “Nuansa alami bumi akan bertahan lama,” kata Berlanga.

Maka dari itu, kamu tidak perlu cemas untuk mengecat ulang atau terlalu memikirkan warna dinding saat ingin menjual rumah. Ada berbagai nuansa yang bisa kamu pilih dengan warna beige, ada yang kekuningan, kecokelatan, atau keabu-abuan. Kamu bisa menyesuaikan nuansa mana yang paling cocok dengan fitur-fitur di rumah.

Itulah beberapa warna yang dinilai bisa dongkrak harga penjualan rumah. Namun perlu diingat, cat dinding bukanlah satu-satunya faktor untuk meningkatkan harga rumah, masih ada faktor-faktor lainnya. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Toilet di Rumah Tersumbat? Ini Cara Mudah Mengatasinya


Jakarta

Toilet tersumbat menjadi salah satu masalah yang sering ditemui dan menjadi hal yang cukup menjengkelkan. Biasanya hal itu terjadi karena ada benda asing atau material keras yang terbuang ke dalam toilet, sehingga menghalangi jalur pembuangan.

Selain itu, kotoran yang berlebih juga menjadi penyebab tersumbatnya jalur pembuangan. Namun jangan khawatir, berikut ini beberapa tips mengatasi toilet yang tersumbat.

Dilansir dari Bob Vila, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.


Tuang Air Panas ke Dalam Toilet

Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan dengan menuangkan air panas ke dalam toilet, namun jangan air yang mendidih.

Tuangkan air panas ke dalam saluran pembuangan dan tunggu beberapa menit, lalu siram dengan air biasa. Lakukan berulang hingga air mengalir dengan lancar.

Pakai Baking Soda dan Cuka

Tips kedua untuk mengatasi toilet tersumbat dengan menggunakan baking soda dan cuka. Dengan mencampurkan baking soda dan cuka bisa menjadi solusi untuk mengatasi toilet tersumbat.

Tuangkan satu cangkir baking soda dan satu cangkir cuka ke dalam pembuangan toilet, dengan mencampurkan kedua bahan akan menimbulkan reaksi menggelembung dan melonggarkan sumbatan.

Tunggu hingga 30 menit, lalu bilas dengan air panas. Siram toilet hingga air mengalir lancar ke dalam saluran pembuangan.

Campurkan Air Panas dan Sabun Cuci Piring

Menggunakan sabun cuci piring juga bisa menjadi pilihan untuk mengatasi toilet yang tersumbat. Mencampurkan air panas dan sabun bisa menjadi pelumas sumbatan di saluran pembuangan.

Tuangkan sabun ke dalam saluran pembuangan, diamkan sabun selama lima sampai sepuluh menit. Kemudian, siram dengan air panas agar tercampur dengan sabun. Siram dengan air biasa sampai mengalir dengan lancar.

Pakai Gantungan Baju

Gantungan baju berbahan besi bisa menjadi pilihan, barang ini banyak ditemukan di rumah. Apabila tidak memiliki alat pembersih saluran, hal ini menjadi solusi untuk mengatasi toilet tersumbat.

Buka gulungan gantungan baju hingga menjadi lurus, kecuali pada bagian pengaitnya. Lilitkan kain pada sekitaran pengait untuk mencegah adanya goresan atau kerusakan, jangan lupa untuk memakai sarung tangan untuk menghindari adanya celaka.

Miringkan gantungan baju dengan perlahan ke saluran pembuangan hingga menemukan sumbatan. Siram dengan air hingga mengalir dengan lancar.

Itulah beberapa cara mudah untuk mengatasi toilet tersumbat. Semoga bermanfaat ya detikers!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Taruh Barang-barang Ini di Kolong Tempat Tidur, Pokoknya Jangan


Jakarta

Jika di bawah tempat tidur kamu ada ruang kosong, jangan ditaruh apapun di sana ya. Bisa-bisa kamu lupa pernah menaruh barang di sana atau bahkan menjadi sarang serangga.

Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak diletakkan di kolong tempat tidur. Dilansir dari Real Simple, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.

Apapun yang Terbuat dari Kertas dan Karton

Sebaiknya, kamu tidak menyimpan barang-barang yang terbuat dari kertas atau karton di kolong kasur. Misalnya seperti kardus sepatu, foto, buku, dokumen, dan lainnya. Jika kamu menaruh barang-barang yang terbuat dari kertas atau karton di Kolong kasur, bisa-bisa menjadi sarang serangga.


“Produk kertas sebenarnya merupakan sumber makanan bagi beberapa serangga, mulai dari kutu buku hingga ngengat dan kecoa,” kata pendiri blog The Unclutterred Life dan Founder Declutter Deck, Danica Carson, dikutip dari Real Simple.

Barang yang Terbuat dari Kulit

Menaruh sepatu atau tas kulit di bawah tempat tidur hampir sama seperti menjemurnya di bawah sinar matahari karena bisa rusak. Hal itu karena di kolong kasur sering berdebu.

“Debu dapat menyebabkan barang-barang dari kulit mengering, retak, dan berubah warna seiring waktu. Kalau kamu benar-benar harus menyimpan barang-barang ini di bawah tempat tidur, barang tersebut harus disimpan dalam wadah plastik untuk mencegah debu menumpuk di atasnya,” jelas Carson.

Alat Elektronik

Barang selanjutnya yang tidak boleh ditaruh di kolong kasur adalah alat elektronik. Sebab, debu yang ada di sana bisa merusak alat elektronik.

“Selain itu, apa pun yang memiliki baterai menimbulkan risiko kebakaran yang lebih tinggi di bawah tempat tidur. Karena debu dapat berdampak negatif pada perangkat elektronik, baterai tersebut lebih mungkin mengalami kerusakan daripada baterai yang disimpan di tempat yang sejuk dan kering,” ungkap Carson.

Seprai-Selimut

Seorang decluttering expert, Monica Fay mengatakan, jangan pernah menaruh seprai, selimut, bantal, atau apapun yang berserat atau berpori di kolong tempat tidur. Hal itu karena debu mudah terkumpul dan menempel di bawah furnitur, terutama tempat tidur. Kamu bisa menyimpan barang-barang tersebut di dalam wadah sebelum menaruhnya di kolong tempat tidur.

Nah, bagi kamu yang tetap ingin menyimpan barang-barang di kolong tempat tidur, pastikan barang tersebut sudah dimasukkan ke dalam wadah kedap udara dan bening agar bisa dilihat isi di dalamnya ada apa saja. Wadah dengan roda akan lebih baik karena memudahkannya untuk diambil dan dimasukkan ke dalam kolong.

Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di kolong kasur. Semoga bermanfaat!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Alasan Kucing Suka Mencakar Sofa, Ketahui Cara Mengatasinya!


Jakarta

Kucing dikenal sebagai hewan yang suka mencakar sofa, karpet, lemari, dan perabot lain di rumah. Pada faktanya, mencakar atau menggaruk sudah tertanam dalam naluri kucing.

Meski begitu, perilaku kucing yang mencakar sofa di rumah bisa menjadi hal menjengkelkan. Ketahui berbagai alasan kucing mencakar sofa dan cara mengatasinya berikut ini.

Alasan Kucing Mencakar Sofa

Ada sejumlah alasan kenapa kucing suka mencakar sofa atau perabotan rumah lainnya. Mungkin dia mau mengasah cakarnya agar tetap tajam atau sekedar ingin menarik perhatian.


1. Mengasah Cakarnya

Alasan pertama kucing suka mencakar sofa adalah untuk menjaga kukunya tetap tajam. Mengutip laman Merrimac Valley, tidak seperti kuku manusia, cakar kucing berlapis-lapis.

Jadi, mencakar sesuatu akan memungkinkan kucing menghilangkan bagian cakar lamanya sambil mengasah lapisan baru. Pada dasarnya di alam liar, kucing memakai cakarnya untuk berburu makanan dan memanjat pohon. Jadi secara naluri kucing ingin menjaga cakarnya tetap tajam.

2. Menandai Wilayah

Kucing sering mencakar perabotan, seperti sofa untuk meninggalkan aroma dan menandai wilayah mereka. Secara tidak langsung, kucing memberitahu bahwa tempat itu miliknya.

Saat mencakar, kucing memang mengeluarkan bau yang unik. Meski begitu, perlu diketahui bahwa menandai wilayah bisa menjadi tanda-tanda kucing stres, tidak aman, atau terancam.

3. Merasa Bosan

Menggaruk atau mencakar sesuatu bisa jadi kegiatan yang memuaskan dan menyenangkan bagi kucing. Sehingga, menggaruk-garuk sofa bisa jadi disebabkan karena kucing merasa bosan.

4. Mencari Perhatian

Kucing juga merupakan hewan yang ingin diperhatikan. Jadi, jika hewan ini mencakar furnitur, dia merasa bisa menarik perhatian pemiliknya.

Banyak juga kucing yang mencakar sofa dan perabotan lain hanya untuk bermain atau melepaskan energi berlebih yang dimlikinya. Kegembiraan juga bisa mendorong kucing mencakar sesuatu.

Cara Menghentikan Kucing Mencakar Sofa

Kamu bisa melakukan beberapa upaya untuk menghentikan kucing mencakar sofa. Berikut di antaranya.

1. Sediakan Tempat Khusus untuk Mencakar di Rumah

Untuk mencegah kucing mencakar sofa, berikan mereka tempat untuk mencakar di dalam rumah. Mengutip laman Purina, kucing yang tinggal di luar rumah biasanya mencakar pohon atau tiang.

Jadi, sebaiknya berikan tiang garukan kucing. Hal ini akan mengalihkan fokusnya dari mencakar. Pilih tiang garukan yang mempunyai kualitas baik. Sehingga benda tersebut tidak akan goyang saat kucing mencakarnya.

2. Letakkan Tiang Garukan dekat Sofa

Tempatkan tiang garukan di dekat bagian sofa yang sering dicakarnya. Sehingga, tiang garuk akan mengalihkan perhatian kucing dari sofa.

3. Taburkan Catnip

Tanaman catnip bisa membuat kucing semangat beraktivitas dan moodnya lebih baik. Sebab, tanaman ini memiliki bahan kimia nepetalactone yang dapat memicu respon kucing. Menurut laman Omlet, kamu bisa menaburkan catnip ke tiang garuk untuk menarik perhatian kucing.

4. Beri Hadiah pada Kucing

Berikan hadiah pada kucing saat mereka mencakar tiang garukan. Sehingga, kucing nantinya akan lebih memilih untuk mencakar tiang garukan dibanding sofa.

Itulah sejumlah alasan kucing suka mencakar sofa. Semoga artikel ini membantu menghentikan kucing mencakar sofa dan perabot lain di rumah kamu ya.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Dinding Rumah Kamu Retak? Begini Cara Atasinya



Jakarta

Tembok retak di rumah memang sangat mengganggu dan bisa menurunkan nilai estetika pada rumah. Tembok yang retak juga dapat meningkatkan risiko kerusakan struktur bangunan secara keseluruhan. Sebaiknya tembok yang retak jangan diabaikan dan harus segera di perbaiki agar tidak sampai merembet pada kerusakan struktur bangunan.

Sebelum melakukan perbaikan, penting untuk memahami penyebab retak. Beberapa penyebab umumnya adalah pergeseran tanah, akibat fondasi yang tidak stabil ataupun perubahan kondisi tanah.

Kamu juga dapat melihat kondisi kelembapan tanah yang berlebih, apakah ada kebocoran air yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding, kesalahan dalam konstruksi juga dapat merusak fondasi pada dinding.


Jika ada retakan kecil pada dinding gunakan dempul untuk menutup ratakan, lalu amplas sampai halus setelah kering, dan cat ulang dari awal, namun ketika retakan pada dinding itu besar atau struktural, kamu dapat memeriksa penyebab terjadinya retakan besar tersebut apakah ada masalah pada pondasi atau kelembapan yang berlebih.

Melansir buildbetterhouse.com, Selasa (11/9/2024), mempelajari cara memperbaiki bagian yang rusak ini tidak hanya dapat meningkatkan tampilan ruang tempat tinggal anda, tetapi juga membantu kamu mengatasi potensi masalah yang mendasarinya.

Jika kamu sudah menerapkan semua langkah-langkah tersebut tetapi dinding tak kunjung benar maka kamu bisa sewa tenaga profesional. Namun kamu juga bisa melakukan pencegahan keretakan pada dinding dengan melakukan perawatan secara berkala.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Langkah Efektif Membasmi Serangga di Kamar Mandi



Jakarta

Kamar mandi sering menjadi tempat munculnya berbagai serangga seperti kecoa, laba-laba, dan kelabang. Sehingga membuat ketidaknyamanan dan ketakutan saat sedang menggunakan kamar mandi.

Permasalahan ini menjadi lebih serius apabila hewan yang berbahaya juga ikut masuk ke dalam kamar mandi melalui saluran pembuangan. Banyak faktor yang menyebabkan serangga-serangga ini sampai membuat sarang di kamar mandi kamu, sehingga membuat ketidaknyamanan dan ketakutan saat sedang menggunakan kamar mandi.

Melansir balconygardenweb, Rabu (11/09/2024), berikut cara mengatasi dan mencegah serangga untuk bersarang di kamar mandi kamu.


1. Identifikasi Serangga Sebelum Mengambil Tindakan

Mengidentifikasi serangga merupakan langkah awal untuk mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan. Dengan mengetahui jenisnya, dapat membantu hal apa yang harus dilakukan.

Jenis serangga juga bermacam-macam, apabila menemukan serangga yang cukup berbahaya segera panggil yang sudah profesional dalam hal ini.

2. Bersihkan Secara Menyeluruh

Membersihkan kamar mandi dengan menyeluruh hingga detail kecil yang berisiko menjadi sarang untuk serangga. Kamar mandi yang bersih menjauhkan serangga untuk membuat sarang di kamar mandi kamu.

Dalam hal ini, penting untuk melihat detail kecil seperti sisa sabun, rambut, kotoran yang menumpuk, karena bisa menjadi sumber makanan untuk serangga.

3. Atasi Kelembapan di Kamar Mandi

Kelembaban bisa dirasakan apakah kamar mandi kamu pengap dan bau. Periksa bagian ventilasi udara apakah berfungsi dengan normal atau tidak.

Serangga kecil sangat tertarik dengan area yang memiliki kelembaban, sehingga banyaknya sarang yang menjadi tempat tinggal mereka.

4. Periksa Titik Masuk

Titik masuk serangga seringkali menjadi hal yang banyak dilupakan. Faktor serangga bisa masuk ke kamar mandi, karena saluran air yang tidak tertutup rapat sehingga menjadi jalan untuk serangga masuk.

Lihat juga celah berlubang yang memungkinkan serangga kecil untuk masuk, lalu tutup celah dengan dempul untuk mencegah serangga masuk.

5. Gunakan Pengharum dan Pembasmi Serangga

Untuk mencegah serangga masuk ke kamar mandi, gunakan pengharum ruangan agar kamar mandi menjadi lebih wangi.

Gunakan juga pembasmi serangga untuk yang sudah masuk, sehingga tidak dapat membuat sarang dan menjadikan kamar mandi kamu tempat tinggal mereka.

6. Lakukan Inspeksi Rutin

Serangga sering muncul tanpa disadari, dengan upaya yang sudah dilakukan tidak dapat memastikan serangga untuk datang kembali. Lakukan cek rutin pada kamar mandi, agar mencegah serangga untuk bersarang di kamar mandi kamu.

Membasmi serangga di kamar mandi memerlukan kombinasi antara kebersihan dan penggunaan alat atau bahan pembasmi serangga. Pastikan untuk melakukan pencegahan dengan menjaga kamar mandi tetap bersih dan kering serta bebas di genangan air.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengukur Tinggi Ideal Plafon Agar Rumah Sejuk dan Tak Pengap


Jakarta

Plafon rumah adalah atap yang terlihat dari dalam rumah. Plafon ini juga sering disebut sebagai langit-langit rumah. Biasanya rumah-rumah di Indonesia memakai plafon berwarna putih yang terbuat dari gypsum.

Saat kamu hendak memasang plafon, tidak bisa dilakukan sembarang. Ketinggiannya harus diperhitungkan agar sirkulasi udara maksimal di dalam rumah. Bahkan disarankan plafon sebaiknya dibuat setinggi mungkin.

Rumah dengan plafon rendah terkesan sempit dan sesak. Sementara langit-langit yang tinggi membuat hunian tampak luas dan lega. Lantas, berapa tinggi plafon yang pas? Adakah tinggi ideal plafon rumah?


Tinggi Ideal Plafon Rumah

Direktur Utama PT Sanskara Bumi Perkasa, Harismawan Akbar Dwiatmojo, mengatakan tinggi ideal plafon rumah sebaiknya tidak kurang dari 2,4 meter (m) dari lantai. Selain dilihat dari jarak, ketinggian plafon yang ideal juga dipengaruhi oleh iklim wilayah di rumah itu berada. Sebagai contoh di Indonesia, sebaiknya ketinggiannya sekitar 2,8-3,2 meter untuk daerah yang bersuhu panas dan 2,4-2,5 meter untuk daerah yang lebih dingin.

“Untuk rumah di daerah dingin sebenarnya dapat dibuat lebih pendek karena mampu menangkap panas sehingga dapat hemat energi. Untuk bangunan rumah di daerah tropis dibuat sebaliknya, agar sirkulasi udara lebih lancar dan udara panas tidak terperangkap di dalam rumah,” tuturnya seperti yang dikutip Rabu (11/9/20224).

Dikutip dari Alexander and Pearl, untuk rumah yang berada di daerah yang lebih dingin dari Indonesia, plafon yang disarankan adalah yang rendah sehingga memberikan rasa hangat dan nyaman. Namun, perlu diingat plafon yang rendah membuat ruangan terasa sempit dan tidak disarankan untuk memasukkan perabotan yang terlalu tinggi.

Alasan plafon rendah tidak cocok di Indonesia dikarenakan suhu panas bisanya terperangkap di plafon rumah. Semakin dekat dengan plafon, maka penghuni rumah akan sering merasakan panas dan pengap. Sebagai gantinya, kamu bisa membuat banyak ventilasi udara seperti jendela atau lubang di beberapa sisi rumah agar ada pergantian udara.

Sebaliknya, plafon yang tinggi membuat rumah terasa lega dan terbuka. Hunian juga terkesan lebih luas, megah, dan sirkulasi udaranya bagus.

Tinggi rendahnya plafon juga berpengaruh pada pencahayaan rumah. Plafon yang tinggi pemasangan jendela akan mengikuti dengan luas fasad rumah. Semakin tinggi fasadnya, maka sinar matahari bisa masuk lebih mudah. Sementara itu, Hunian apabila plafon pendek, pencahayaan dari matahari akan masuk secukupnya.

Cara Menghitung Tinggi Ideal Plafon Rumah

Jika kamu membangun rumah sendiri, cara menghitung tinggi plafon rumah bisa dilakukan dengan menjadikan tinggi badan sebagai patokan. Caranya tambahkan ukuran tinggi badan dengan 76 centimeter (cm).

Sebagai contoh tinggi badan kamu misalnya 180 cm. Maka 180 + 76 cm = 256 cm atau setara 2,56 m. Maka 2,56 meter adalah tinggi ideal plafon rumah Z.

Tinggi plafon ini juga bisa jadi acuan untuk acuan di ruangan lain seperti kamar tidur atau kamar mandi.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

4 Material Atap yang Bisa Bertahan Lama


Jakarta

Pemilihan material atap yang tepat penting untuk menjaga kenyamanan, keawetan, serta keamanan untuk rumah itu sendiri. Atap melindungi dari berbagai unsur, seperti hujan maupun badai.

Atap bukan hanya sekedar lapisan luar rumah, atap adalah sistem komponen kompleks yang bekerja melindungi rumah. Material atap yang kamu pilih sangat mempengaruhi tampilan, daya tahan, dan efisiensi.

Melansir thisoldhouse, Rabu (11/09/2024), Berikut beberapa rekomendasi material atap yang bisa kamu gunakan.


Genteng Aspal

Genteng aspal merupakan material yang umum digunakan, dikenal dengan harga yang terjangkau dan pemasangan yang mudah. Genteng aspal biasanya bertahan 25-30 tahun, dengan gaya dan warna yang bervariasi.

Terbagi dalam dua jenis, yaitu genteng tiga tab dan genteng arsitektur. Genteng tab dibagi beberapa bagian sepanjang tiga kaki dan memberikan tampilan yang sederhana.

Sedangkan genteng arsitektur lebih tebal dan dibentuk meniru berbagai gaya atap, sehingga membuat tampilan yang lebih berdimensi. Genteng aspal bisa menjadi pilihan karena memiliki daya tahan yang seimbang dan harga terjangkau.

Atap Logam

Atap logam menjadi atap yang populer, dengan masa pakai yang cukup panjang dan efisiensi energi. Atap logam memiliki jenis-jenis bahan, yaitu tembaga, alumunium, dan baja.

Atap logam bisa bertahan hingga 50 tahun atau lebih dengan perawatan yang ekstra. Efektif dalam memantulkan radiasi matahari, membuat pilihan yang baik untuk rumah hemat energi.

Meskipun atap logam menghabiskan banyak biaya di awal, manfaat jangka panjangnya membuat atap logam bisa menjadi pilihan yang menarik. Dapat mengurangi biaya energi kamu dari waktu ke waktu dan memerlukan perawatan minimal.

Atap Batu Tulis dan Genteng

Jenis ini menawarkan keagungan dan daya tahan yang tak tertandingi. Atap batu tulis bertahan hingga 1 abad atau lebih, memberikan tampilan yang canggih dan tidak termakan waktu.

Atap genteng, baik yang terbuat dari tanah liat tradisional atau bahan modern seperti logam berlapis dan plastik termal, menawarkan keawetan dan keindahan.

Atap batu tulis dan genteng lebih berat dari bahan lainnya, sehingga seringkali memerlukan dukungan struktur tambahan. Meskipun mahal, keawetan dan keindahan klasiknya dapat dijadikan investasi berharga.

Atap Sirap Kayu

Sirap kayu menawarkan tampilan yang alami yang melengkapi banyak gaya arsitektur. Kayu cedar merupakan pilihan yang populer karena ketahanan alaminya terhadap pembusukan dan serangga.

Atap sirap kayu bertahan 25-30 tahun dengan perawatan yang tepat, meliputi pembersihan dan perawatan rutin untuk mencegah lumut dan alga.

Untuk memastikan keawetan, sirap kayu dipasang dengan lapisan bawah berventilasi. Hal ini menciptakan ruang udara antara sirap dan dek, yang mencegah kerusakan akibat kelembaban.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Kenapa WC Duduk Punya 2 Tombol Flush? Ini Jawabannya


Jakarta

Perkembangan zaman berpengaruh pada bentuk WC masa kini. Sebelumnya, rumah-rumah di Indonesia kebanyakan menggunakan WC datar, di mana kamu harus jongkok di atasnya. Sekarang, rumah-rumah masa kini lebih memilih memakai WC duduk dengan tombol flush di belakangnya.

Tombol flush ini apabila ditekan dapat mengeluarkan air yang deras untuk membuang kotoran ke saluran septic tank. Apabila kamu menyadarinya, tombol flush ini memiliki 2 jenis tombol dengan ukuran berbeda, besar dan kecil. Kenapa demikian?

Melansir dari News18, WC duduk yang saat ini banyak dipakai di Indonesia, sebenarnya ditemukan oleh seorang pelopor WC siram bernama Alexander Cummings yang awal perkembangannya mulai tahun 1775. Namun, jauh sebelum Alexander Cummings memperkenalkan ide WC siram, ada Sir John Harrington di tahun 1596 yang memiliki gagasan mengenai cara pergantian air secara otomatis untuk WC.


Bentuk WC duduk ini ternyata terinspirasi dari leher angsa, tetapi diterapkan pada saluran pembuangannya. Bentuk S pada saluran pembuangan WC duduk membuat air dan kotoran manusia tidak tercampur sehingga tidak tercium bau yang tidak sedap.

Selain itu, sistem penyiramannya pun lebih efektif karena tidak perlu air satu ember besar, kotoran sudah bisa terbuang ke saluran. Penggunanya pun tidak memakai energi besar untuk mangambil air karena terdapat tombol flush di WC duduk tersebut.

Alasan Tombol Flush Ada 2 Jenis

Tombol flush ini mempunyai dua tombol dengan ukuran berbeda dan masing-masing tombol terhubung ke katup keluarnya. Perbedaan kedua tombol tersebut terletak pada jumlah air yang perlu dikeluarkan dari WC. Tuas yang lebih besar mengeluarkan sekitar 6 hingga 9 liter air untuk pembilasan, sedangkan tuas yang lebih kecil mengeluarkan sekitar 3 hingga 4,5 liter.

Lalu, tuas yang lebih besar ditujukan untuk limbah padat, sedangkan tuas yang lebih kecil untuk limbah cair.

Times of India menyebutkan dengan penggunaan dua tombol flush pada WC ini dapat menghemat hingga 20.000 liter air per tahunnya jika dibandingkan dengan WC flush tunggal.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com