Category: Tips Properti

  • Ternyata Punya Area Lesehan di Rumah Dianjurkan dalam Islam, Ini Alasannya



    Jakarta

    Kamu pasti sering melihat acara-acara keagamaan kebanyakan digelar tanpa bangku. Baik pemuka agama dan jamaah duduk lesehan di lantai yang dilapisi dengan karpet. Ternyata ini ada anjurannya lho dalam Islam, bahkan sebaiknya di rumah juga memiliki area untuk lesehan seperti itu.

    Hal seperti ini juga sudah diterapkan dalam tradisi di Arab. Sebenarnya kegiatannya mirip dengan yang ditemui di Indonesia yakni duduk, makan, ngobrol, hingga tidur di lantai.

    Lantas, bagaimana asal mula area lesehan seperti ini dianjurkan dalam Islam?


    Dilansir lamar Home Synchronize, anjuran ini bermula dari gaya hidup Nabi Muhammad SAW yang duduk, makan, hingga tidur lesehan di lantai. Dari sana, kebiasaan tersebut kemudian diikuti dan diterapkan ke kegiatan sehari-hari. Namun, hukum untuk mengikuti hal ini atau menyediakan area lesehan sifatnya sunnah, bukan wajib.

    Dalam Hadis riwayat Al-Bukhari No. 5415 dari Sayyidina Anas Anas Radhiyallahu anhu, mengatakan Nabi Muhammad SAW tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.

    Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga duduk dengan tawadhu’, yakni duduk di atas kedua lututnya atau di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri.

    “Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399].

    Namun, Hadis ini tidak berarti melarang umat Muslim untuk memiliki meja dan kursi di rumah. Hal tersebut diperbolehkan. Duduk di atas kursi juga tidak dilarang, tetapi jika kamu ingin makan di lantai lesehan, berarti kamu melakukan salah satu kebiasaan Nabi Muhammad SAW.

    Lebih lanjut, kebiasaan lesehan terinspirasi dari cara tidur Nabi SAW yang kerap terlihat tertidur di berbagai tempat, termasuk di lantai.

    ‘Abbad bin Tamim dari pamannya meriwayatkan ia pernah melihat Rasulullah SAW tidur terlentang di masjid dalam keadaan meletakkan satu kaki di atas lainnya berdasarkan HR. Bukhari No. 475 dan Muslim No. 2100.

    Sekali lagi, tata cara ini bukan berarti ada larangan menggunakan kasur. Sebab, Nabi Muhammad SAW juga tidur di tempat tidur, matras, tikar, lantai, bahkan terkadang di atas pasir atau jubah hitam. Adapun matras Nabi Muhammad SAW terbuat dari kulit yang diisi dengan sabut ataupun beralaskan wol kasar yang dilipat dua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bagian Kamar Mandi yang Sering Lupa Dibersihkan, Bisa Jadi Sumber Penyakit


    Jakarta

    Membersihkan kamar mandi perlu dilakukan agar tidak menjadi sumber penyakit. Terkadang, ada saja bagian-bagian di kamar mandi yang luput dibersihkan.

    Umumnya, bagian kamar mandi yang dibersihkan adalah bagian-bagian yang kotor atau yang terlihat saja. Padahal, ada juga bagian-bagian lain yang harus dilakukan.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini bagian-bagian yang sering lupa dibersihkan.


    Belakang Toilet

    Melansir dari The Spruce, bagian belakang toilet terkadang luput dibersihkan. Sebab, biasanya hanya bagian toiletnya saja yang dibersihkan.

    Jika jarak antara dinding dengan toilet sangat sempit, kamu bisa membersihkan bagian itu menggunakan sikat gigi bekas. Kamu juga bisa membersihkannya dengan semprotan disinfektan dan lap mikrofiber.

    Permukaan Benda

    Bagian permukaan benda-benda yang ada di kamar mandi juga perlu dibersihkan, misalnya tombol flush toilet, keran wastafel, dan gagang pintu. Menurut global director of microbiology di Reckitt, Dr. Julie McKinney, kamu perlu membersihkan atau mendisinfeksi bagian-bagian itu sesering mungkin.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi juga harus dibersihkan. Untuk membersihkannya, kamu bisa lakukan dengan cara membilasnya secara teratur dengan air panas jika bagian bawahnya terlihat kotor. Kalau perlu, rendam tempat sikat gigi dengan disinfektan dua minggu sekali atau sebulan sekali, tergantung seberapa kotor tempatnya.

    “Tempat ini sering kali menampung campuran sisa pasta gigi, air, dan bakteri sehingga menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi kuman,” tutur microbiologist dan Co-Founder Oura, Shaun Veran.

    Bagian Bawah Wastafel

    Dilansir dari Real Simple, bagian ini kerap kali luput saat membersihkan kamar mandi. Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan spons dan sedikit cairan pembersih untuk membersihkan bagian itu.

    “Yang ini juga tidak terlihat, tapi usapkan tangan kamu di bawah tepian wastafel, mungkin ada lapisan tipis residu,” kata pemilik Cleaning Estimate, Galia Ivanova.

    Exhaust Fan Kamar Mandi

    Bagian ini sering dilewati begitu saja karena posisinya yang cukup tinggi. Padahal kalau tidak dibersihkan bisa membuat debu numpuk sehingga menghambat aliran udara.

    Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan penyedot debu dan mencuci penutup ventilasi dengan air sabun hangat. Kamu juga bisa mencucinya dengan merendam penutup ventilasi dengan larutan air dan cuka.

    Setelah itu, bilas hingga bersih dan pastikan ventilasi benar-benar kering sebelum memasangnya kembali.

    Di Sekitar Gagang Keran

    Gagang keran menjadi salah bagian yang kerap dilupakan saat membersihkan kamar mandi. Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan sikat gigi bekas yang dicelupkan ke dalam air sabun hangat.

    Itulah beberapa bagian kamar mandi yang sering lupa dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! Begini Adab Bertamu yang Dianjurkan dalam Islam


    Jakarta

    Saat mengunjungi rumah kerabat, teman, atau orang yang baru dikenal kamu tidak boleh melupakan adab bertamu. Hal ini merupakan bagian dari sopan santun antara tamu dengan pemilik rumah agar sama-sama nyaman selama bertemu.

    Dalam Islam juga diatur mengenai adab bertamu untuk menjaga hubungan baik antar sesama dan silahturahmi. Beberapa ada yang disebut dalam Al-Quran, selebihnya berasal dari perilaku Rasulullah SAW sehari-hari.

    Dikutip dari buku Pelajaran Adab Islam 1 (2022:73-76) oleh Sehendri dan Syukri, bertamu merupakan cara untuk menyambung tali silaturahmi dalam Islam. Terdapat beberapa ketentuan yang bisa diterapkan, di antaranya sebagai berikut.


    1. Tidak Mengintip

    Saat ingin memastikan apakah penghuni rumah sedang ada di rumah atau tidak, sebaiknya tidak dengan cara mengintip. Hal ini ternyata dilarang oleh Rasulullah SAW, bahkan ada ancaman kepada para pengintip sebagaimana disebutkan dalam hadits.

    لو أنّ امرأ اطلع عليك بغير إذن فخذفته بحصاة ففقأت عينه لم يكن عليك جناح

    “Andaikan ada orang melihatmu di rumah tanpa izin, engkau melemparnya dengan batu kecil lalu kamu cungkil matanya, maka tidak ada dosa bagimu.” (HR. Bukhari Kitabul Isti’dzan).

    2. Jangan Berdiri Tepat di Depan Pintu

    Biasanya saat bertamu, kamu sering berdiri di depan pintu, tetapi dalam Islam posisi ini dianggap tidak pantas. Mengutip dari Ustaz Khalid Basalamah dalam siaran berjudul Adab Bertamu di Rumah Orang di YouTube Siiquote Channel, lebih baik tamu berdiri di sisi kanan pintu, bukan tepat di depannya. Adab ini tertulis dalam hadits berikut.

    كان رسول الله إذا أتى باب قوم لم يستقبل الباب من تلقاء و جهه و لكن ركنها الأيمن أو الأيسر و يقول السلام عليكم السلام عليكم

    Artinya: “Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya dan mengucapkan assalamu’alaikum… assalamu’alaikum…”

    3. Mengucap Salam dan Mengetuk Pintu

    Sebagai seorang muslim mengucapkan salam adalah sesuatu yang dianjurkan. Bahkan bukan hanya pada saat bertamu sekali pun, saat bertemu dengan seseorang di tempat umum, kita diperbolehkan untuk menyapa dengan salam.

    Selain mengucapkan salam saat bertamu, kamu juga perlu mengetuk pintu tiga kali. Apabila tidak ada jawaban, maka batalkan niat untuk bertamu. Bisa saja pemilik rumah sedang tidak ingin diganggu.

    Adab bertamu mengucapkan salam telah dijelaskan dalam QS An Nur ayat 27 sebagai berikut.

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَدْخُلُوا۟ بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا۟ وَتُسَلِّمُوا۟ عَلَىٰٓ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

    Bacaan latin: “Yā ayyuhallażīna āmanụ lā tadkhulụ buyụtan gaira buyụtikum ḥattā tasta`nisụ wa tusallimụ ‘alā ahlihā, żālikum khairul lakum la’allakum tażakkarụn.”

    Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.”

    Sementara adab mengetuk pintu Rasulullah SAW menyebutkannya dalam hadits berikut.

    عن أبى موسى الاشعريّ رضي الله عمه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه و سلم: الاستئذانُ ثلاثٌ، فان أذن لك و الاّ فارجع

    Dari Abu Musa Al-Asy’ary RA berkata, Rasulullah SAW bersabda,

    “Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!” (HR Bukhari dan Muslim).

    4. Tunggu Hingga Dipersilakan Masuk dan Duduk

    Adab bertamu selanjutnya yang diajarkan adalah tamu tidak boleh asal masuk ke rumah seseorang sebelum dipersilahkan. Ustaz Khalid mengatakan adab ini juga berlaku bagi seorang tamu muslim saat dihidangkan makanan. Tamu harus menunggu hingga dipersilahkan baru boleh menyentuh makanannya.

    5. Tidak Terlalu Lama Bertamu

    Islam memang mengajarkan kita untuk tidak memutus silahturahmi. Namun, bukan berarti kamu bisa berlama-lama di rumah seseorang tanpa ada tujuan khusus. Apabila urusan sudah selesai di rumah tersebut, maka segera pulang sebagaimana disebutkan dalam Surat An-Nur Ayat 28.

    فَإِن لَّمْ تَجِدُوا۟ فِيهَآ أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّىٰ يُؤْذَنَ لَكُمْ ۖ وَإِن قِيلَ لَكُمُ ٱرْجِعُوا۟ فَٱرْجِعُوا۟ ۖ هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

    Bacaan latin: “Fa il lam tajidụ fīhā aḥadan fa lā tadkhulụhā ḥattā yu`żana lakum wa ing qīla lakumurji’ụ farji’ụ huwa azkā lakum, wallāhu bimā ta’malụna ‘alīm.”

    Artinya: “Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Kaki Seribu Serbu Rumah Saat Musim Hujan



    Jakarta

    Kaki seribu terkadang muncul saat musim hujan. Bahkan di beberapa tempat kemunculannya begitu banyak dan menyerbu rumah.

    Kondisi ini tentu cukup mengganggu. Sebab mungkin sebagian orang merasa takut dengan hewan ini. Apalagi jika terinjak hewan ini mengeluarkan bau. Bau yang menyengat itu sebenarnya untuk mengusir predator mereka.

    Bagi kamu yang tidak suka kaki seribu, perlu tahu alasan hewan ini masuk rumah. Lalu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.


    Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    1. Rumah Lembap

    Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

    Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

    2. Ada Tanaman Membusuk

    Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

    3. Ada Celah di Rumah

    Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

    Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dianggap Sepele, Ini Dampak Jika Sering Buang Air Panas ke Wastafel!



    Jakarta

    Membuang air panas tidak bisa sembarangan. Ada beberapa material yang dapat rusak atau meleleh setelah disiram air panas. Salah satunya adalah pipa pembuangan air dari wastafel atau tempat pencuci piring (kitchen sink).

    Mungkin kamu berpikir karena fungsinya tempat pembuangan akhir sehingga tidak akan masalah jika membuang bekas makanan atau air panas. Kenyataannya, air panas, minyak, dan bekas makanan tidak dapat dibuang melalui wastafel atau tempat pencuci piring.

    Dilansir WP Plumbing, berikut beberapa dampak yang akan terjadi apabila kamu sering membuang air panas ke wastafel atau tempat pencuci piring.


    Dampak Buang Air Panas ke Saluran Air

    Kamu perlu tahu jika pipa pembuangan di rumah biasanya terbuat dari PVC, Pex, dan CPVC. Material ini terbuat dari plastik yang tidak begitu tahan terhadap panas. Apabila terkena api, pipa tersebut bisa terbakar. Air panas memang tidak sepanas api, tetapi jika dilakukan secara berulang dalam jangka waktu yang lama, tentu permukaannya akan berubah.

    Berdasarkan data, bahan-bahan tadi hanya bisa menahan panas hingga di atas 60℃. Namun, jika terkena air panas secara terus-menerus, pipa dapat melunak dan meleleh sehingga memicu terjadinya kebocoran.

    Selain itu, air panas yang dibuang ke wastafel juga bisa membuat sisa minyak dan lemak di dalamnya meleleh dan bergerak lebih jauh ke saluran pembuangan. Sisa minyak dan lemak yang kemudian mengeras di lokasi yang sulit terjangkau akan sulit diperbaiki.

    Cara Buang Air Panas yang Benar

    Cara membuang air panas yang benar adalah dengan menunggu hingga air tidak begitu panas. Kamu juga bisa mencampur air panas dengan air biasa sebelum membuangnya. Dengan mencampurnya dengan air biasa, suhu air panas akan menurun sehingga tidak berpengaruh pada permukaan pipa saluran pembuangan.

    Selain itu, kamu juga bisa menghidupkan keran saat membuang air panas ke dalam wastafel. Cara ini juga bisa menurunkan suhu panas pada air yang dibuang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Bikin Kamar Mandi Jadi Lebih Sesak



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan bagian rumah yang biasanya berukuran lebih kecil dari ruangan lainnya. Namun kesalahan dalam desain atau bisa membuat kamar mandi terkesan jauh lebih sempit.

    Oleh karena itu, sebelum membuat kamar mandi tentukan dengan bijak desain yang akan diimplementasikan. Melansir The Spruce setidaknya ada 5 kesalahan desain yang wajib dihindari jika tidak ingin kamar mandi terlihat sempit.

    Kurangnya Cahaya Alami

    Menurut Pendiri Samantha Voges Design, Samantha Voges ada baiknya kamar mandi memiliki akses cahaya alami. Karena hal tersebut akan membuat kamar mandi terlihat lebih luas.


    Namun banyak kamar mandi tidak memiliki akses cahaya alami. Jika itu terjadi usahakan agar kamar mandi mendapat pencahayaan yang cukup. Semakin terang kamar mandi, maka semakin baik.

    Penggunaan lampu portabel, lampu dinding, dan lampu LED, akan membuat perbedaan besar pada kamar mandi.

    Plafon yang Terlalu Tinggi

    Menurut Voges, plafon rumah yang tinggi belum tentu membuat ruangan semakin baik, termasuk di kamar mandi. Sebab plafon yang tinggi tidak membantu kamar mandi terlihat lebih luas.

    “Anda harus mempertimbangkan proporsi ruangan, dan sering kali denah kamar mandi utama yang umum akan tampak lebih kecil dengan langit-langit setinggi 12 kaki,” katanya.

    Bak Mandi atau Bathtub yang Terlalu Besar

    Bak mandi ataupun bathtub menjadi salah satu hal yang krusial. Jika memilih bathtub yang terlalu besar akan membuat kamar mandi terlihat kecil. Meskipun bathtub tersebut muat di dalam kamar mandi.

    Voges menjelaskan, dalam memilih bathtub sebaiknya memprioritaskan ruang yang cukup untuk akses ke seluruh kamar mandi.

    Peralatan Mandi yang Berantakan

    Usahakan kamar mandi selalu terlihat rapih. Sebab peralatan mandi yang berantakan akan membuat kamar mandi terlihat sempit.

    Contoh, jika memiliki vanities atau rangkaian kabinet kamar mandi, Jangan terlalu banyak menempatkan barang di atasnya.

    Tidak Mempercantik Kamar Mandi

    Memang jika terlalu banyak dekorasi di kamar mandi dapat membuat ruangan terkesan lebih sempit. Tapi bukan berarti dilarang untuk mempercantik kamar mandi. Sebab kurangnya daya tarik visual dapat membuat area rumah ini tampak lebih kecil dari ukuran sebenarnya.

    Oleh karena itu, direkomendasikan untuk berkreasi dengan pilihan warna dan motif yang menarik perhatian.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alat Ini Wajib Ada di Rumah buat Cegah Kebakaran



    Jakarta

    Kebakaran merupakan salah satu bencana yang bisa menimpa setiap rumah dan pemukiman tanpa terkecuali. Mulai dari pemukiman kumuh padat penduduk hingga perumahan elite sekalipun bisa saja tertimpa bencana ini.

    Salah satu contoh paling anyar adalah kebakaran besar yang terjadi di Los Angeles, Amerika Serikat. Bencana ini juga melahap rumah-rumah mewah di Malibu.

    Oleh karena itu penting bagi pemilik rumah untuk mengetahui hal-hal dasar jika menghadapi bencana kebakaran. Ada sejumlah alat atau perlengkapan wajib ada di rumah yang bisa digunakan untuk menangkal terjadi kebakaran atau setidaknya meminimalisir dampak kerusakan yang ditimbulkan.


    Mengutip B&W Fire Security System LLC, setidaknya ada 4 perlengkapan antikebakaran yang wajib ada di rumah:

    1. Smoke Alarm (Detektor Asap)

    Alarm asap dapat memberi tahu Kamu dan keluarga tentang kebakaran sebelumnya. Alat itu mendeteksi tingkat asap yang tidak normal dan gas pembakaran yang tidak terlihat di atmosfer.
    Perangkat ini juga merasakan api yang menyala atau membara.

    National Fire Protection Association (NFPA) merekomendasikan untuk memasang satu alarm asap di setiap tingkat rumah Anda, serta di luar area tidur dan di setiap kamar tidur.

    2. Sistem Penyiram Kebakaran Rumah

    Untuk membantu melindungi keluarga dan rumah dari kerusakan akibat kebakaran, pertimbangkan untuk memasang sistem penyiram api otomatis.

    Alarm asap mendeteksi dan tidak mengendalikan api. Memiliki penyiram api rumah melengkapi alarm dan menyediakan sarana untuk memadamkan api dengan cepat.

    Dengan memasang penyiram api otomatis kamu bisa mencegah penyebaran api yang menyala atau memadamkannya sebelum pemadam kebakaran tiba.

    Sistem pemadam api otomatis juga bisa mengurangi risiko gas dan asap ketika terjadi kebakaran.

    3. Pemadam Api

    Semua fasilitas harus memiliki alat pemadam api yang mudah diakses, memiliki penerangan yang baik, diisi dengan benar, dan diperiksa secara teratur.

    Alat pemadam kebakaran seringkali merupakan pertahanan lini pertama terhadap kebakaran kecil, mencegah kerusakan yang merugikan.

    Gunakan peralatan keselamatan kebakaran ini hanya jika pengetahuan dan kemampuan Kamu dalam mengoperasikannya baik. Alat pemadam api harus disimpan di semua tingkat rumah, termasuk garasi, dapur, dan dekat pintu keluar.

    4. Alarm Karbon Monoksida (CO)

    Karbon monoksida terbentuk ketika bahan bakar seperti bensin, minyak, metana, gas alam, dan propana terbakar secara tidak efisien. Jika terhirup dalam waktu lama, terutama saat tidur, dapat menyebabkan kematian atau keracunan.

    Alarm CO dapat dipasang untuk memperingatkan keluarga Anda tentang gas yang tidak terlihat, tidak berbau, dan tidak berwarna ini.

    Pasang alarm di lokasi sentral di seluruh rumah Anda dan di luar area tidur.

    Saat alarm karbon monoksida berbunyi, keluarlah dan buka jendela atau pintu untuk menyegarkan diri dan menetralkan udara di dalam rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa yang Terjadi Bila HGB Habis Masa Berlaku?



    Jakarta

    Selain sertifikat hak milik, syarat legalitas atas tanah yang diperlukan saat mau mendirikan bangunan adalah HGB atau Hak Guna Bangunan. HGB menjadi syarat pemilik bangunan bila ingin membangun sebuah bangunan meski dia bukan pemilik lahan itu.

    Hal ini tertuang di Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Pasal 35 ayat 1 menyatakan bahwa, hak guna bangunan adalah hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri, dengan jangka waktu paling lama 30 tahun.

    Sesuai dengan pasal 36 ayat 1, yang dapat mempunyai hak guna bangunan adalah warga negara Indonesia (WNI) serta badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia.


    Masa Berlaku HGB

    Menurut Pasal 37 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah, HGB di atas tanah negara dan tanah hak pengelolaan memiliki jangka waktu paling lama 30 tahun. Lalu, dapat diperpanjang paling lama 20 tahun dan diperbarui untuk jangka waktu paling lama 30 tahun.

    Sementara pasal 2 menyebutkan, HGB di atas tanah hak milik diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbarui dengan akta pemberian hak guna bangunan di atas hak milik.

    Apa yang Membuat HGB Gugur?

    Kembali ke UU No. 5 Tahun 1960, dalam pasal 40 disebutkan bahwa Hak Guna Bangunan bisa terhapus karena hal-hal berikut.

    • Jangka waktunya berakhir.
    • Dihentikan sebelum jangka waktunya berakhir karena sesuatu syarat tidak dipenuhi.
    • Dilepaskan oleh pemegang haknya sebelum jangka waktunya berakhir.
    • Dicabut untuk kepentingan umum.
    • Ditelantarkan.
    • Tanahnya musnah.
    • Ketentuan dalam pasal 36 ayat 2.

    Adapun bunyi pasal 36 ayat 2 yang dimaksud adalah: “Orang atau badan hukum yang mempunyai hak guna bangunan dan tidak lagi memenuhi syarat-syarat yang tersebut dalam ayat (1) pasal ini dalam jangka waktu 1 tahun wajib melepaskan atau mengalihkan hak itu kepada pihak lain yang memenuhi syarat. Ketentuan ini berlaku juga terhadap pihak yang memperoleh hak guna bangunan, jika ia tidak memenuhi syarat-syarat tersebut. Jika hak guna bangunan yang bersangkutan tidak dilepaskan atau dialihkan dalam jangka waktu tersebut, maka hak itu hapus karena hukum, dengan ketentuan, bahwa hak-hak pihak lain akan diindahkan, menurut ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

    Ini berarti, selain hal-hal di atas, HGB juga gugur jika pemiliknya tidak lagi memenuhi syarat kepemilikan HGB selama 1 tahun tetapi hak milik tersebut tidak dialihkan.

    Apa yang Terjadi Setelah HGB Gugur?

    Menurut Pasal 35 Ayat 2 PP No. 18 Tahun 2021, jika pemilik tidak lagi memenuhi syarat kepemilikan HGB dan tidak melepaskan atau mengalihkan haknya, hak tersebut terhapus karena hukum.

    Pasal 37 ayat 3 menyebutkan, setelah jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan, tanah hak guna bangunan kembali menjadi Tanah yang Dikuasai Langsung oleh Negara atau Tanah Hak Pengelolaan.

    Menurut ayat 4, ini berarti penataan, pemanfaatan, dan pemilikan menjadi kewenangan menteri. Tetapi, bekas pemegang HGB masih mendapat prioritas dengan memperhatikan hal-hal berikut.

    • Tanahnya masih diusahakan dan dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan keadaan, sifat, dan tujuan pemberian hak
    • Syarat-syarat pemberian hak dipenuhi dengan baik oleh pemegang hak
    • Pemegang hak masih memenuhi syarat sebagai pemegang hak
    • Tanahnya masih sesuai dengan rencana tata ruang
    • Tidak dipergunakan dan/atau direncanakan untuk kepentingan umum
    • Sumber daya alam dan lingkungan hidup
    • Keadaan tanah dan masyarakat sekitar

    Jadi kesimpulannya, HGB berlaku maksimal 30 tahun dan bisa diperpanjang. Jika tidak diiperpanjang atau pemilik HGB sudah tidak lagi memenuhi syarat kepemilikan dan hak tidak dialihkan, maka hak tersebut terhapus karena hukum dan kembali ke pemilik aslinya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Picu Alergi, Kenali 4 Tanda Bantal Nggak Layak Dipakai dan Harus Diganti


    Jakarta

    Penggunaan bantal tidak bisa selamanya. Sama seperti barang lainnya, kamu perlu mengganti bantal apabila sudah mendekati masa kadaluarsanya. Informasi batas masa pemakaian tersebut biasanya tercantum pada kemasan di awal membeli.

    Lalu, bagaimana jika sejak awal tidak tercantum batas tanggal pemakaian, atau informasi tersebut pudar? Bagaimana cara tahu kapan harus mengganti bantal?

    Dilansir Daily Mail, untuk jenis bantal sintetis jangka ideal untuk dipakai sampai 6-12 bulan. Kemudian, harus diganti dengan yang baru. Sementara itu, apabila kamu memakai bantal berbulu, jangka waktu pemakainya jauh lebih lama yakni 2-3 tahun.


    Selain itu, untuk mengetahui kapan bantal harus diganti kamu bisa melihat dari tanda-tanda berikut ini.

    1. Bantal Tidak Balik ke Bentuk Semula Setelah Ditekuk

    Cara paling sederhana untuk mengetahui bantal tersebut masih layak dipakai atau tidak adalah dengan menekuknya ke samping selama 30 detik. Apabila setelah ditekuk, bagian yang di atas tidak kembali ke bentuk semula maka kamu harus segera mengganti bantal tersebut.

    2. Terdapat Noda

    Bercak noda pada bantal bisa disebabkan karena beberapa hal. Bisa karena tumpahan makanan atau minuman yang menembus seprai, bisa pula karena pertumbuhan jamur.

    Biasanya jamur tumbuh karena keringat yang membuat permukaan bantal lembap. Ditambah bantal tersebut tidak pernah dijemur atau dibersihkan, memudahkan pertumbuhan jamur.

    Maka dari itu, penting untuk mencuci bantal. Tidak perlu disikat atau dimasukkan ke dalam mesin cuci. Cukup siapkan setengah cangkir soda bikarbonat dan minyak esensial yang berbau harum ke kasur. Diamkan selama satu jam, lalu bersihkan dengan penyedot debu yang khusus untuk menyedot busa basah.

    3. Bantal Berbau Tidak Enak

    Menurut Doctor Sleep, apabila kamu mencium bau apek atau tidak sedap dari bantal, kamu harus segera mencucinya. Namun, apabila sudah terjadi berulang hingga muncul noda kekuningan dari jamur, sebaiknya ganti dengan bantal baru.

    4. Bantal Kempes

    Setiap bantal pada saat dibeli dan belum digunakan pasti memiliki massa dan membuat kepala lebih tinggi. Namun, massa di dalam bantal bisa berkurang seiring waktu. Jika bantal kamu saat ini seperti itu, berarti sudah pertanda kamu perlu menggantinya dengan yang baru. Sebab, bantal yang kempes dapat menyebabkan nyeri pada leher.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biasanya Cepat Layu, 5 Tanaman Hias Ini Bisa Tahan di Ruang AC


    Jakarta

    Meletakkan tanaman hias di dalam rumah ternyata memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun keindahan ruangan. Namun, saat ini banyak rumah yang memakai air conditioner (AC), bahkan di ruang tamu atau ruang keluarga sekalipun. Banyak yang ragu apakah tanaman bisa hidup di ruang ber-AC seperti itu.

    Menurut situs bloomscape, ruangan ber-AC membuat kelembapan yang dibutuhkan pada tanaman hias menurun drastis karena suhu yang dingin. Alhasil beberapa tanaman yang tidak cocok di ruang ber-AC akan cepat layu dan merontokkan daunnya. Hal ini seperti ini mirip dengan cara tanaman di negara 4 musim bertahan saat masuk musim dingin. Selain daunnya jadi mudah berguguran, AC juga menghambat pertumbuhan tanaman tersebut.

    Apabila kamu menemukan tanaman seperti ini setelah diletakkan di ruang ber-AC, jangan dipaksakan. Sebab, ada jenis tanaman lain yang aman dan cocok di ruang ber-AC.


    Dilansir dari Simplify Plants, berikut ini beberapa tanaman yang cocok berada di ruangan ber-AC.

    1. Lidah Mertua

    Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Lidah mertua dikenal sebagai tanaman yang bisa bertahan meskipun jarang disiram sekalipun. Mereka merupakan tanaman yang cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Bahkan tanaman ini bisa tumbuh di ruang yang gelap. Mendapatkan siraman cahaya matahari selama 6-8 jam sudah cukup bagi tanaman ini.

    Ternyata selain dua keunggulan tersebut, tanaman lidah mertua bisa diletakkan di ruang ber-AC. Tanaman ini tidak akan mudah dehidrasi dan bagus sebagai penghasil oksigen.

    2. Monstera

    Monstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wallMonstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wall Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Chaun

    Bagi yang butuh tanaman hijau dengan daun lebar dan unik, kamu bisa merawat monstera di dalam rumah. Daya tarik dari tanaman monstera adalah daunnya yang lebar dan bolongan di permukaannya.

    Monstera cocok ditaruh di ruangan ber-AC karena mudah beradaptasi. Tanaman ini juga tidak perlu terkena cahaya matahari langsung dan dapat tumbuh di tempat dengan cahaya yang redup.

    Tanaman ini tidak cepat dehidrasi atau kekeringan. Kamu bisa menyiramnya seminggu sekali atau pada saat terlihat tanahnya kering. Jika terlalu sering disiram, justru monstera tidak dapat berkembang.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundSpathe flower in flowerpot on wooden background Foto: iStock

    Bosan dengan tanaman hijau biasa? Kamu bisa merawat peace lily di rumah ber-AC karena tanaman ini menyukai suhu dingin. Bunga peace lily juga memiliki beberapa jenis warna sehingga kamu bisa berganti tanaman.

    Tips untuk merawat Peace Lily di ruang ber-AC adalah letakkan tanaman ini di area yang tidak terkena matahari langsung. Terlalu banyak cahaya justru kurang bagus bagi tanaman ini. Siram Peace Lily beberapa hari sekali untuk menjaga kelembaban tanah.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman spider plant merupakan pilihan tanaman yang tepat untuk diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini kuat hidup di ruang ber-AC dan mudah dirawat. Tips untuk merawat tanaman ini jangan meletakkan tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari. Sebab, jika terkena sinar matahari langsung dapat membakar daunnya dan membuat perkembangannya melambat. Kamu bisa menyiram tanaman ini seminggu sekali atau ketika tanahnya mulai kering.

    5. Aglaonema Merah

    Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae.Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

    Ada pula tanaman lainnya yang tak kalah cantik. Tanaman aglaonema merah memiliki daun yang lebar dan berwarna. Jika diletakkan di ruangan akan terlihat indah. Tanaman ini juga mudah dirawat dan dapat tumbuh di bagian manapun di rumah, bahkan di ruangan ber-AC. Namun, jangan terlalu dekat dengan tempat keluarnya angin dari AC.

    Pastikan tanaman ini tidak terkena matahari langsung agar daunnya tetap berwarna pink ke merah-merahan. Aglaonema menyukai tanah yang lembab, maka kamu bisa menyiramnya setiap beberapa hari sekali dan pastikan sisa airnya kering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com