Category: Tips Properti

  • Anjuran Posisi WC di Rumah dalam Islam, Benarkah Tak Boleh Hadap Kiblat?



    Jakarta

    Ajaran Islam mengatur cara hidup umatnya, termasuk soal buang hajat. Posisi WC di rumah pun ada anjurannya menurut ajaran Islam.

    Disebutkan bahwa sebaiknya WC tidak menghadap atau membelakangi arah kiblat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

    “Apabila engkau ke WC, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya ketika kencing atau buang air besar.” (HR. Muslim).


    Jika seseorang tidak punya pilihan selain menggunakan WC yang menghadap atau memunggungi kiblat, sebaiknya posisi badan agak sedikit menyamping. Dengan begitu, posisi tubuh saat buang air tidak benar-benar menghadap atau membelakangi kiblat.

    Sementara itu, mayoritas ulama menilai kasus-kasus tersebut berlaku di area yang tidak memiliki dinding atau sekat tetap, dilansir dari islamcity.org. Selama ada tembok, WC yang menghadap atau membelakangi kiblat diperbolehkan ketika buang air besar maupun kecil.

    Dikutip dari jatim.nu.or.id, tidak masalah memiliki kamar mandi yang WC-nya menghadap atau membelakangi kiblat. Pasalnya, kamar mandi dikelilingi tembok dan bangunan, sehingga WC boleh menghadap atau membelakangi kiblat.

    Imam An-Nawawi pentarjih utama dalam Mazhab Syafi’i menguraikan panjang lebar khilafiyah dalam permasalahan ini. Disampaikan:

    ﻣﺬﻫﺐ اﻟﺸﺎﻓﻊ ﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﺣﺮاﻡ ﻓﻲ اﻟﺼﺤﺮاء ﺟﺎﺋﺰ ﻓﻲ اﻟﺒﻨﻴﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺳﺒﻖ ﻭﻫﺬا ﻗﻮﻝ اﻟﻌﺒﺎﺱ اﺑﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻤﻄﻠﺐ ﻭﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻭاﻟﺸﻌﺒﻲ ﻭﻣﺎﻟﻚ ﻭﺇﺳﺤﺎﻕ ﻭﺭﻭاﻳﺔ ﻋﻦ ﺃﺣﻤﺪ

    Artinya: Mazhab Syafi’i mengatakan bahwa kencing menghadap kiblat adalah haram saat di tanah lapang dan boleh di dalam bangunan (kamar mandi, toilet). Ini adalah pendapat Abbas bin Abdul Muthalib, Ibnu Umar, Syu’bi, Malik, Ishaq dan satu riwayat Ahmad (Al-Majmu’ 2/81-82)

    Selain itu, tempat WC disarankan agar berukuran cukup luas, sehingga penggunanya tidak bersentuhan dengan kotoran. Lalu, tersedia air yang cukup dan air mengalir untuk membersihkan tubuh serta WC.

    Walaupun posisi WC yang menghadap atau membelakangi kiblat bukanlah dosa, ada baiknya memasang WC mengarah ke sisi lain saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bisa Jadi Sarang Tikus Usai Banjir, Cegah dengan 4 Cara Ini!


    Jakarta

    Rumah setelah terendam banjir tak hanya kotor dan lembap, tetapi juga rawan dimasuki tikus. Luapan air membuat tikus keluar dari tempat persembunyian dan mencari tempat yang lebih aman.

    Penghuni rumah harus waspada tikus bersembunyi di garasi, dapur, ataupun lantai atas. Lalu, hewan pengerat ini bisa memanjat rumah dan bersarang di lantai atas atau loteng.

    Dilansir dari Viking Pest Control, tanda-tanda ada tikus di antaranya terdapat kotoran tikus berwarna hitam di sekitar rumah, terutama dekat tempat penyimpanan makanan. Lalu, ada air kencing tikus berwarna kuning berceceran. Kemudian, bekas gigitan pada furniture atau pakaian bisa jadi tanda ada tikus di rumah.


    Lantas, bagaimana mengatasi tikus yang suka masuk rumah saat hujan? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Atasi Tikus Masuk Rumah Usai Banjir

    Inilah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk membasmi tikus setelah banjir seperti yang dikutip dari Better Pest Control.

    1. Perbaiki Kerusakan Bangunan

    Setelah banjir surut, penghuni rumah perlu memeriksa kerusakan atau bukaan di sekitar rumah. Segera perbaikan kerusakan seperti retak atau lubang agar tidak ada celah buat tikus masuk rumah.

    2. Bersihkan Rumah

    Tikus tertarik pada sampah, sisa makanan, dan piring kotor. Oleh karena itu, kamu harus memastikan rumah bersih secara menyeluruh setelah banjir.

    3. Usir Tikus Pakai Bahan Alami

    Kamu bisa mencegah tikus masuk rumah menggunakan bahan alami. Bahan ini mengeluarkan aroma yang dibenci tikus, sehingga tidak betah di dalam rumah. Berikut bahan-bahan yang bisa kamu gunakan.

    • Minyak Pepermin: Taruh kapas yang sudah dibasahi minyak di sekitar titik masuk, lemari, ventilasi udara, dan jendela.
    • Cabai rawit, cengkeh, dan daun mint: Simpan cabai rawit, cengkeh, dan daun mint dalam kantong kain kasa. Letakkan kantong ini di tempat yang rawan dilewati atau ditempati tikus.
    • Kamper: Taruh kamper di lemari, laci, dan dekat furniture lainnya untuk mengusir tikus.

    4. Rapikan Pekarangan

    Tikus bisa bersembunyi di rerumputan, gulma, dan pohon di pekarangan rumah. Hewan pengerat ini juga bisa bersembunyi di furnitur yang tidak terpakai, gudang, ruang penyimpanan, dan bagian luar rumah lainnya.

    Oleh karena itu, rapikan pekarangan dengan memotong rumput. Pangkas cabang-cabang pohon yang bisa jadi akses tikus melompat ke halaman rumahmu. Lalu, tutup bukaan yang bisa jadi celah tikus masuk.

    Singkirkan barang-barang yang tidak terpakai dan tidak terpakai lagi tempat hama dapat bersembunyi.

    Itulah beberapa cara mengatasi tikus masuk rumah sehabis banjir.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Bersihkan Catatan Kredit Macet dan Jangka Waktunya


    Jakarta

    Saat mengajukan KPR salah satu aspek penting yang akan dilihat oleh bank adalah skor kredit kita. Skor kredit ini tertera dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK).

    Nilai yang tertera pada skor tersebut akan menunjukkan gambaran kemampuan debitur melakukan pembayaran. Semakin jelek skor di SLIK OJK, semakin sulit debitur untuk disetujui pengajuan KPR-nya.

    Penyebab yang mempengaruhi skor SLIK OJK jelek adalah riwayat pembayaran cicilan sebelumnya, misalnya kamu pernah gagal bayar atau sempat telat membayar cicilan.


    Ada pun pemberian nilai skor dimulai dari angka 1 hingga 5. Nilai ini menjadi referensi bank saat akan memberi pinjaman. Berikut ini uraian nilai kredit.

    Rincian skor kredit

    Kolektibilitas 1: Lancar

    Nilai ini adalah kolektibilitas terunggul yang dimiliki debitur. Dengan nilai ini berarti debitur rajin melunasi tagihan, baik tagihan pokok atau bunganya.

    Kolektibilitas 2: Dalam Perhatian Khusus

    Nilai ini dikasih kalau debitur punya tunggakan pembayaran pokok atau bunga dalam batas waktu 1 hingga 90 hari.

    Kolektibilitas 3: Kurang Lancar

    Debitur yang nilai kolektibilitasnya 3 adalah mereka yang telah menunggak sepanjang 91 hingga 120 hari.

    Kolektibilitas 4: Diragukan

    Debitur yang nilai kolektibilitasnya 4 berarti telah menunggak tagihan selama 121 hingga 180 hari.

    Kolektibilitas 5: Macet

    Debitur yang dikasih nilai ini berarti telah menunggak lebih dari 180 hari. Mereka dengan nilai ini, kemungkinan besar akan gagal saat pengajuan kredit kepada lembaga keuangan atau bank.

    Lantas, apa yang harus kita lakukan untuk memutihkan nama jika sebelumnya pernah mengalami kredit macet?

    Cara Memutihkan Nama di SLIK OJK

    Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo mengatakan syarat utama memutihkan nama adalah dengan melunasi tagihan termasuk dengan denda dan bunganya.

    “Untuk memutihkan catatan kredit macet KPR di SLIK OJK, debitur harus melunasi seluruh tunggakan, termasuk bunga dan denda, atau mengajukan restrukturisasi kredit agar cicilan lebih ringan,” kata Arianto saat dihubungi detikProperti, Selasa (4/3/2025).

    Setelah kredit berhasil dilunasi atau direstrukturisasi, status kolektibilitas (Kol) akan mulai membaik seiring waktu. Bank juga dapat mempertimbangkan penghapusan catatan buruk dalam sistem internal mereka.

    Berapa Lama Pemutihan Nama di SLIK OJK?

    Arianto mengatakan riwayat kredit macet akan tetap tercatat di SLIK OJK selama 24 bulan atau 2 tahun setelah kredit diselesaikan. Setelah itu, catatan buruk otomatis hilang dari sistem. Namun, beberapa bank mungkin tetap mempertimbangkan riwayat kredit lama dalam menilai pengajuan pinjaman baru.

    “Catatan SLIK adalah profil dalam 24 bulan, lama tunggakan dan nilai tunggakannya juga dipertimbangkan pemberi pinjaman KPR,” ujarnya.

    Itulah cara membersihkan catatan kredit macet dan jangka waktunya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Rumah


    Jakarta

    Memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing di rumah bisa menjadi teman agar tidak kesepian. Keberadaannya memang menyenangkan, tapi kamu harus siap dengan bulu mereka yang kadang-kadang rontok.

    Bulu-bulu tersebut bisa menempel pada beberapa tempat, seperti karpet, baju, perabotan, dan lainnya. Kalau sudah begini, tentunya kamu harus segera membersihkannya.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara untuk membersihkan bulu hewan peliharaan di rumah.


    Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Perabotan

    Dilansir dari Apartment Therapy, kalau kamu menemukan bulu hewan peliharaan di perabotan, bersihkan dengan sarung tangan yang basah. Hal ini dilakukan agar bulu-bulu hewan menempel. Setelahnya, kamu bisa membilas sarung tangan dengan air dan ulangi cara tersebut. Jika kamu tidak memiliki sarung tangan, gunakan spons basah untuk melakukan hal tersebut.

    Selain itu, kamu juga bisa menyemprotkan campuran air dengan pelembut pakaian pada perabotan, lalu bersihkan.

    Nah, kalau ingin menghilangkan bulu hewan dari perabotan kayu, gunakan kain lembut dan semir furniture atau semprotan anti-statis. Semprotan tersebut akan menghilangkan muatan listrik sehingga dapat mengurangi kemungkinan bulu menempel kembali.

    Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Karpet

    Kamu bisa membersihkan bulu hewan peliharaan pada karpet dengan penyedot debu atau vacuum cleaner. Saat menggunakan alat tersebut, sebaiknya ulangi menyedot area yang terdapat bulu hewan setidaknya dua kali dan ganti arah menyedotnya untuk melonggarkan bulu yang membandel.

    Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Seprai dan Handuk

    Dilansir dari Martha Stewart, kamu bisa menggunakan sarung tangan karet yang basah dan usap seprai atau selimut. Dengan demikian, bulu hewan peliharaan akan mudah menempel dan dibuang.

    Setelah itu, gunakan hair dryer tanpa pemanas agar bulu hewan merenggang dan gunakan lint roller untuk membersihkannya.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Jitu Cegah Kecoak Masuk Rumah, Auto Nggak Betah!


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan kecoak berkeliaran di sekitar rumah? Kebanyakan orang mungkin akan panik karena takut atau geli dengan serangga satu ini.

    Kecoak memang kerap berkeliaran di tempat kotor dan membawa banyak bakteri. Belum lagi serangga bersayap itu bisa tiba-tiba terbang menghampiri manusia.

    Kalau mau rumah bebas kecoak, kamu perlu lakukan pencegahan. Kamu bisa menutup akses masuk dan bikin kecoak nggak betah di rumah.


    Lantas, apa saja yang dapat dilakukan buat cegah masuk rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Cegah Kecoak Masuk Rumah

    Inilah cara menghalau kecoak mendekati rumah dikutip dari Dawson’s Australia.

    1. Tutup Celah Masuk Kecoak

    Kecoak bisa menyelinap masuk celah atau lubang kecil. Jika rumah kamu banyak retak atau lubang, kemungkinan akan dihinggapi kecoak.

    Sebaiknya kamu rutin memeriksa retakan, lubang, atau celah di sekitar rumah. Pastikan untuk menutup celah tersebut.

    Selain itu, kecoak juga bisa masuk lewat lubang ventilasi. Kamu bisa memasang penutup khusus agar kecoak tidak dapat melaluinya.

    2. Jaga Kebersihan Rumah

    Kecoak tertarik dengan makanan di rumah, khususnya sisa atau tumpahan makanan seperti di tempat sampah atau piring kotor. Oleh karena itu, cara paling efektif untuk mencegah kecoak adalah rajin membersihkan rumah.

    Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga rumah tetap bersih.

    • Bersihkan dapur secara menyeluruh
    • Jangan biarkan makanan terbuka
    • Buang sampah ke luar rumah
    • Segera mencuci piring kotor
    • Bersihkan wastafel

    3. Rutin Bersihkan Halaman Rumah

    Kecoak dapat hidup di luar rumah, bahkan bersarang di mana pun ada akses ke makanan. Pastikan halaman rumah kamu bersih dari dedaunan. Lalu, tempat sampah ditempatkan jauh dari bangunan rumah dan gunakan tempat sampah yang memiliki tutup.

    4. Usir Pakai Bahan Alami

    Selain menjaga kebersihan, penghuni rumah bisa membuat kecoak enggan masuk rumah menggunakan bahan-bahan alami. Berikut beberapa bahan yang bisa kamu gunakan.

    Campuran gula dan soda kue: campurkan gula dan soda kue 1:1 dalam satu wadah. Lalu taruh wadah tersebut di tempat rawan kecoak muncul. Gula akan menarik kecoak, lalu soda kue akan membasmi kecoak setelah dimakan karena tidak bisa mencernanya.

    Boraks: Campurkan gula dan boraks 1:1 lalu taburkan di tempat muncul kecoak. Boraks bisa membasmi kecoak karena membuat dehidrasi.

    Minyak Esensial: Kecoak tidak suka aroma sitrus seperti lemon, jeruk nipis, dan jeruk. Serangga ini juga tak suka bau peppermint, kayu putih, dan serai. Jadi kamu bisa mencampurkan minyak esensial dengan cuka lalu semprot ke permukaan di dapur saat bersih-bersih.

    Itulah cara membuat kecoak nggak betah di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Bikin Bangunan Rumah Lebih Tahan Banjir


    Jakarta

    Rumah yang diterjang banjir bisa menimbulkan banyak kerugian bagi pemiliknya. Sebab, rumah yang terendam banjir bisa merusak harta benda maupun struktur bangunan rumah.

    Kamu perlu lebih waspada kalau tinggal di kawasan yang rawan banjir. Bahkan, kawasan yang tidak rawan pun sewaktu-waktu bisa dilanda banjir, lho.

    Oleh karena itu, ada baiknya melakukan antisipasi dengan membuat rumah yang tahan menghadapi banjir. Namun, sebelum itu kamu perlu cari tahu dulu potensi ketinggian banjir di kawasan permukimanmu.


    Simak tips membangun rumah agar lebih terlindungi ketika banjir.

    Tips Bangun Rumah Tahan Banjir

    Inilah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan rumah menghadapi banjir seperti yang dikutip dari Archdaily.

    1. Meninggikan Bangunan

    Untuk mengurangi risiko kerusakan, arsitek perlu merancang struktur yang lebih tinggi di atas permukaan banjir. Salah satu caranya adalah membangun struktur di atas kolom atau panggung.

    Selain itu, fondasi rumah dapat dibuat lebih tinggi. Arsitek dapat menganalisis iklim dan sejarah banjir di daerah tersebut serta berkonsultasi dengan sumber daya online, untuk menyesuaikan fondasi yang tepat buat lokasi rumah.

    2. Gunakan Pelapis Sealant dan Veneer Tahan Air

    Selanjutnya, arsitek bisa melapisi bangunan rumah dengan pelapis anti air. Pastikan menggunakan pelapis anti banjir yang jenisnya kering. Pelapis tersebut mencegah air banjir masuk, sedangkan pelapisan anti banjir basah memungkinkan air banjir masuk ke dalam rumah.

    Pelapisan ini terdiri dari pelapis, sealant, dan veneer kedap air yang menghentikan air mencapai bagian dalam bangunan. Veneer kedap air terdiri dari lapisan batu bata yang dengan membran kedap air. Dengan begitu, dinding luar tidak dapat ditembus oleh air.

    Untuk dinding interior, arsitek sebaiknya memakai insulasi busa sel tertutup yang dapat dicuci di area yang berpotensi terendam banjir.

    Kamu bisa memasang pelapis dan sealant pada fondasi, dinding, jendela, dan pintu untuk mencegah masuknya air banjir melalui celah-celah. Biasanya bukaan tersebut tidak dirancang untuk kedap air.

    3. Amankan Perangkat Elektronik

    Sebaiknya kamu menempatkan peralatan servis di atas permukaan air banjir. Peralatan ini mencakup peralatan listrik seperti panel servis, meteran, sakelar, dan stopkontak.

    Komponen-komponen ini sangat rentan rusak kalau terendam air. Belum lagi ada risiko kebakaran jika terjadi korsleting.

    Oleh karena itu, komponen tersebut perlu ditempatkan tinggi di atas permukaan banjir. Jika hal itu tidak memungkinkan, kamu bisa merancang komponen itu agar lebih tahan air. Misalnya menggunakan penutup kedap air, penghalang, lapisan pelindung, atau metode lainnya.

    Itulah beberapa tips membangun rumah yang tahan menghadapi banjir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Mengusir Kucing Agar Tidak Datang Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Kucing liar sering kali datang ke rumah karena mencari makanan, tempat berteduh, atau sekadar merasa nyaman di lingkungan sekitar. Meskipun sebagian orang menyukai kehadiran kucing, tidak sedikit yang merasa terganggu.

    Kucing liar yang datang kerap merusak tanaman, meninggalkan kotoran, atau mengacak-acak tempat sampah. Jika dibiarkan, kucing-kucing ini bisa terus kembali dan bahkan mengajak kucing lain untuk datang.

    Untuk mengatasi masalah ini, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengusir kucing tanpa harus menyakitinya. Rumah pun tetap bersih dan bebas dari kehadiran kucing liar.


    Kenapa Kucing Liar Terus Datang ke Rumah?

    Sebelum mencari cara mengusirnya, kita perlu tahu penyebab kucing liar terus datang menghampiri rumahmu. Dalam laman Time for Paws, dijelaskan bahwa kucing kerap mencari keamanan.

    Kucing liar sering datang ke rumah karena beberapa alasan utama, terutama terkait dengan kebutuhan dasar mereka seperti makanan, tempat berlindung, dan rasa aman. Mereka selalu mencari tempat yang aman untuk tinggal di mana ada sumber makanan yang dapat diandalkan.

    Salah satu alasan paling umum adalah ketersediaan makanan. Jika ada tempat sampah yang terbuka, sisa makanan di pekarangan, atau bahkan seseorang yang sering memberi makan kucing, mereka akan terus datang ke tempat itu. Kucing memiliki penciuman yang tajam, sehingga mereka bisa dengan mudah menemukan sumber makanan, meskipun tersembunyi.

    Selain makanan, kucing liar juga membutuhkan tempat yang aman untuk beristirahat atau melahirkan anak. Area yang sepi seperti garasi, bawah mobil, atau sudut-sudut rumah yang jarang digunakan bisa menjadi tempat yang nyaman bagi mereka untuk berteduh dari panas, hujan, atau bahaya lainnya.

    10 Cara Mengusir Kucing Agar Tidak Datang Lagi ke Rumah

    Sebelum kamu menggunakan beragam cara untuk mengusirnya, pastikan dulu rumahmu tidak menjadi ‘tempat terbaik’ untuk kucing liar. Biasanya, kalau rumahmu tidak menjadi penyedia makanan atau tempat tinggal yang nyaman, kucing akan enggan datang lagi.

    Namun, ada beberapa cara mengusir kucing liar agar tidak kembali lagi ke rumah. Berikut dirangkum dari laman The Spruce dan Pets Stack Exchange:

    1. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

    Kucing liar cenderung datang ke tempat yang menyediakan makanan. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu membersihkan sisa makanan serta menutup tempat sampah dengan rapat agar sulit untuk dijangkau mereka. Sebisa mungkin, bersihkan sisa makanan untuk menghilangkan aroma yang bisa mengundang kucing dan hewan liar lainnya.

    2. Pastikan Tak Ada yang Memberi Makan di Area Rumahmu

    Kucing cenderung kembali ke suatu tempat jika mereka tahu ada makanan yang tersedia. Jika ingin mencegah mereka sering datang, hindari memberi makan atau menyediakan air di area tertentu. Cara ini juga efektif untuk mengusir kucing liar agar tidak kembali ke rumah.

    3. Semprotkan Bau yang Tidak Disukai Kucing

    Salah satu cara menghalau kucing adalah dengan memanfaatkan aroma yang mereka tidak sukai. Kucing cenderung menghindari bau menyengat dari bawang putih, tembakau, citronella, dan eucalyptus.

    Karena bau-bauan tersebut dapat memudar seiring waktu, pastikan untuk mengaplikasikannya kembali secara rutin, terutama di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Metode ini cukup efektif digunakan untuk mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    4. Sebarkan Pecahan Cangkang Telur

    Cangkang telur yang dihancurkan menjadi potongan kecil bisa digunakan untuk mencegah kucing liar masuk ke halaman rumah. Permukaannya yang agak tajam membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya. Sebarkan cangkang telur secukupnya sesuai luas area yang ingin dilindungi.

    5. Semprotkan Larutan Cuka

    Cuka memiliki bau yang sangat menyengat, bahkan bagi manusia. Aroma asam ini jauh lebih mengganggu bagi kucing, sehingga dapat digunakan untuk mengusir mereka. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan ini ke area yang sering didatangi kucing untuk membuat mereka enggan kembali.

    6. Taburkan Serbuk Kopi

    Bubuk kopi bisa menjadi pengusir alami bagi kucing liar karena aromanya yang kuat dapat mengganggu penciuman mereka. Cukup taburkan bubuk kopi di area yang sering didatangi kucing. Selain itu, bubuk kopi juga aman bagi tanaman, meskipun bisa meningkatkan keasaman tanah.

    7. Tanam Tumbuhan yang Tidak Disukai Kucing

    Beberapa tanaman memiliki aroma yang kurang disukai kucing, seperti lavender, rosemary, dan mint. Kamu bisa menanamnya di pekarangan rumah untuk mencegah kedatangan kucing liar. Meskipun baunya mengganggu bagi kucing, tanaman ini justru memiliki aroma yang menyenangkan bagi manusia.

    Selain itu, kamu bisa menanam tanaman rue (ingu/common rue) atau menaburkan rue kering di sekitar halaman dan kebun. Tanaman ini memiliki bau yang tajam dan rasa pahit, sehingga bisa membuat kucing enggan mendekat.

    8. Gunakan Penyemprot Air Otomatis

    Alat penyemprot air otomatis bisa menjadi solusi efektif untuk menghalau kucing liar dari halaman rumah. Perangkat ini umumnya dilengkapi sensor inframerah yang akan mengaktifkan semprotan air ketika mendeteksi adanya gerakan. Kucing yang terkena semburan air biasanya akan terkejut dan enggan kembali ke tempat tersebut.

    9. Pasang Pagar Khusus

    Pagar dengan celah memungkinkan kucing untuk melewatinya dengan mudah. Namun, jika memasang pagar khusus anti-kucing, mereka akan kesulitan untuk menyeberang. Pagar ini biasanya memiliki paku penghalang yang tidak terlalu tajam, sehingga tidak akan menyakiti kucing, tetapi cukup efektif untuk mencegah mereka masuk.

    Bisa juga dengan letakkan kawat ayam berukuran kecil di bawah permukaan tanah, atau gunakan material lain yang membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya. Selain kawat ayam, kamu juga bisa membalik karpet plastik yang kasar, sebagai alternatif.

    10. Letakkan Tusuk Gigi di Halaman

    Tusuk gigi kayu juga bisa dimanfaatkan untuk menghalau kucing liar. Caranya bukan dengan menusukkan ke tubuh mereka, melainkan dengan menancapkannya di tanah di area yang sering dikunjungi kucing.

    Kuncinya, jika area tersebut terasa kurang nyaman, kucing akan cenderung menghindarinya dan tidak betah berlama-lama di sana.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir kucing liar tanpa menyakiti mereka. Kamu bisa mencoba salah satu atau mengombinasikan beberapa metode agar lebih efektif.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Islam dan Perdata


    Jakarta

    Ketika seseorang meninggal dunia, harta yang ditinggalkannya akan diwariskan kepada ahli waris yang berhak. Hukum menempati rumah warisan dianggap sah jika hanya ada satu ahli waris.

    Namun jika terdapat beberapa ahli waris maka warisan rumah kerap jadi perdebatan. Terkadang pada beberapa kasus, salah satu ahli waris ingin menempati rumah warisan, baik sementara maupun permanen.

    Permasalahan seperti ini sering kali muncul dalam keluarga yang memiliki lebih dari satu ahli waris. Misalnya, jika beberapa saudara mewarisi sebuah rumah, tetapi salah satu di antaranya ingin tinggal di dalamnya, sementara yang lain menginginkan pembagian atau penjualan aset tersebut.


    Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Islam

    Dalam Islam, pembagian warisan diatur dengan jelas agar tidak ada pihak yang dirugikan. Ustaz Farid Nu’man Hasan, pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok menjelaskan kepada detikProperti bahwa pembagian warisan harus dilakukan sesegera mungkin.

    Dalam Islam diatur bahwa pembagian tanpa alasan yang jelas dianggap tidak dibenarkan. Rasulullah SAW bersabda:

    من قطع ميراثا فرضه الله ورسوله قطع الله به ميراثا من الجنة

    “Siapa yang mencegah pembagian waris yang Allah dan Rasul-Nya wajibkan maka Allah akan cegah waris orang itu di Surga nanti.” (HR. Al Baihaqi)

    Fatwa Darul Ifta al Mishriyyah juga menyatakan bahwa menghalangi pembagian harta waris hukumnya haram dan termasuk dosa besar.

    “Menghalangi harta waris dari pihak yang berhak adalah haram bahkan dosa besar juga,” bunyi kutipan fatwa tersebut.

    Namun, ada beberapa alasan yang dapat membenarkan penundaan pembagian warisan, seperti ketika warisan sulit untuk segera dibagi, memerlukan penjualan terlebih dahulu, atau adanya sebab syar’i lainnya.

    Jika ada seorang dari beberapa ahli waris, yang ingin menempati rumah warisan dengan membayar sewa, Ustaz Farid menegaskan bahwa keputusan tersebut harus didasarkan pada kesepakatan seluruh ahli waris.

    Jika semua pihak setuju, maka rumah tersebut boleh disewakan, baik kepada orang lain maupun kepada salah satu ahli waris. Hal ini sesuai dengan hadits yang menyatakan:

    “Kaum muslimin terikat oleh perjanjian yang mereka buat sesama mereka.” (HR. Abu Daud)

    “Hal ini mesti didasarkan ke semua pihak ahli waris. Jika semuanya memang menyetujui penundaan dengan alasan-alasan yang dibenarkan, maka disewakannya rumah itu dibolehkan. Baik disewa oleh orang lain atau oleh salah satu ahli waris sendiri,” kata Ustaz Farid saat dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Besaran uang sewa yang disepakati dapat dibagikan kepada ahli waris lainnya sesuai dengan hukum waris atau digunakan untuk keperluan lain berdasarkan kesepakatan.

    Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Perdata

    Hukum perdata juga memiliki ketentuan tersendiri mengenai hak dan kewajiban para ahli waris terhadap harta yang ditinggalkan. Menurut Pengacara dan Pakar Hukum Properti, Muhammad Rizal Siregar memang dalam hukum Islam, laki-laki berhak menerima setengah bagian dan perempuan mendapatkan sepertiga bagian dari harta warisan.

    Sementara itu, dalam hukum perdata, jika seluruh ahli waris telah mencapai kesepakatan, maka pembagian warisan harus dituangkan dalam Surat Kesepakatan Waris yang ditandatangani oleh semua pihak.

    Jika salah satu ahli waris ingin tinggal di rumah warisan dengan membayar sewa, hal tersebut diperbolehkan asalkan berdasarkan musyawarah dan persetujuan bersama. Bahkan, bisa saja harga sewanya dikurangi sesuai dengan kesepakatan para ahli waris.

    “Dapat juga melakukan pengurangan harga sewa. Sehingga uang sewa tersebut dibagi kepada seluruh ahli waris sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian seluruh ahli waris,” jelas Rizal kepada detikProperti.

    Penjualan, penyewaan, atau pembelian aset warisan yang belum dibagi harus mendapatkan persetujuan seluruh ahli waris. Hal ini penting untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada proses hukum.

    Jika sampai masuk ke pengadilan, pembagian warisan bisa menjadi lebih rumit dan memakan waktu lebih lama. Dengan adanya kesepakatan yang jelas antara ahli waris, permasalahan mengenai pembagian dan penggunaan rumah warisan dapat diselesaikan dengan baik.

    Di samping itu, silang sengketa waris sangat beragam. Dalam kolom detik’s Advocate, salah satu pembaca pernah menceritakan bahwa ia dan dua saudaranya sepakat untuk menjual rumah warisan dan dibagikan sesuai hukum waris yang berlaku.

    Namun, salah satu pewaris menempati rumah tersebut. Sikapnya seperti enggan menjual rumah waris tersebut dan saudara yang lain dihalangi untuk masuk ke rumah waris tersebut.

    Rizky Rahmawati Pasaribu, S.H.,LL.M, dari kantor hukum Amali & Associates menjelaskan bahwa dalam hukum waris Indonesia masih menganut sistem pluralisme hukum. Ada tiga macam pilihan hukum waris (choice of law) yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah warisan.

    Ialah Hukum Waris Perdata, Hukum Waris Islam, dan terakhir Hukum Waris Adat. Pilihan hukum ini nantinya akan berkaitan dengan diajukan ke Pengadilan mana apabila timbul sengketa waris.

    Pengadilan Negeri bila penyelesaiannya tunduk pada Hukum Adat atau berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata (Civil Law), dan bisa diajukan ke Pengadilan Agama apabila penyelesaian waris berdasarkan pada Hukum Islam.

    Dalam hal waris, apabila seluruh ahli waris telah sepakat mengenai pembagian waris, maka atas pembagian waris tersebut agar dibuat secara tertulis mengenai persetujuan dari seluruh ahli waris atas pembagian warisan tersebut atau disebut dengan Surat Kesepakatan Waris.

    “Apabila kemudian salah satu ahli waris hendak mempertahankan rumah warisan tersebut, maka dapat saja Adik membayar harga rumah tersebut untuk dimiliki oleh dia, kemudian uang tersebut dibagi kepada seluruh ahli waris sesuai dengan bagiannya masing-masing,” jawab Rizky Rahmawati.

    “Jadi Adik membeli rumah tersebut dari seluruh Ahli Waris dengan dikurangi besarnya bagian dia sendiri. Di mana penjualan dan pembelian terhadap suatu barang warisan yang belum dibagi harus disetujui oleh seluruh Ahli Waris,” sambungnya.

    Nah itulah tadi penjelasan tentang menempati rumah warisan di mata hukum Islam dan perdata. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Meninggikan Rumah Bisa Jadi Solusi Hadapi Banjir, tapi Jangan Asal!



    Jakarta

    Mempunyai rumah di kawasan rawan banjir bisa membuat penghuni waswas ketika turun hujan deras. Nah, salah satu solusi efektif melindungi rumah dari banjir adalah meninggikan bangunan.

    Daripada khawatir rumah beserta harta benda terendam banjir, kamu bisa meninggikan rumah untuk menghindari air masuk. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan kalau ingin meninggikan rumah. Misalnya, apakah fondasi rumah perlu dibongkar untuk meninggikan rumah?

    Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, menentukan fondasi dibongkar atau tidak saat meninggikan rumah tergantung dari ketinggian air banjir. Untuk itu, hal pertama yang perlu dilakukan adalah melihat atau mencari tahu ketinggian air banjir di kawasan tersebut. Setelah itu, kamu baru bisa menentukan desain elevasi lantai rumah.


    Taufiq menuturkan fondasi rumah tidak selalu harus dibongkar ketika ditinggikan. Apabila jarak antara plafon dengan lantai cukup tinggi, kamu tidak perlu membongkar fondasi rumah.

    “Misalnya tinggi plafon rumah 4 meter, kalau naiknya (lantai) cuma 80 cm, itu atap nggak perlu dibongkar juga, itu lebih cepat (selesai meninggikan rumah),” ujar Taufiq kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Berbeda halnya kalau jarak antara plafon dengan lantai cukup dekat. Kondisi tersebut mengharuskan fondasi rumah dibongkar.

    “Misalnya (lantai rumah) ditinggiin 1 meter, berartikan mesti diurug 1 meter, lantainya berubah naik 1 meter, itu harus diurug, dipasang keramik lagi. Selama dipasang keramik kan ada plafon, tinggi plafon yang misalnya 3 meter jadi sisa 2 meter, mentok nanti kepalanya. Ya mesti ditinggiin juga plafonnya,” tuturnya.

    “Kalau plafon ditinggikan, itu cukup nggak keadaan atap, kuda-kuda rumahnya? Kalau misalnya nggak cukup, ya mesti dibongkar atasnya, dimodifikasi,” tambahnya.

    Selain bagian dalam rumah, Taufiq menyebut bagian garasi juga perlu diperhatikan. Menurutnya, garasi juga perlu ikut ditinggikan agar mobil tidak terkena banjir. Namun, perlu dilihat juga apakah carport tersebut bisa ditinggikan atau tidak.

    “Memungkinkan nggak carport-nya ditinggiin? Kalau kondisi jalannya tetap kan malah susah masuk mobilnya, karena curam (jalan dari garasi ke jalan depan rumah),” ucapnya.

    Taufiq kembali menegaskan sebelum meninggikan rumah, sebaiknya mencatat ketinggian air banjir yang masuk ke dalam rumah. Setelahnya, baru merencanakan desain elevasi rumahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Ibadah Nyaman di Rumah? Yuk, buat Musala dengan 7 Langkah Ini



    Jakarta

    Selama Ramadan, banyak dari kita yang berupaya meningkatkan intensitas ibadah khususnya di rumah. Namun, melakukan ibadah di rumah juga memungkinkan kita mengalami gangguan yang menyebabkan kurangnya kekhusyuk-an Dalam beribadah.

    Untuk itu, kita dapat merancang ruangan kecil yang dapat difungsikan sebagai musala untuk beribadah. Melansir dari situs Coohom, berikut 7 langkah mudah merancang ruang ibadah di rumah:

    Pilih Sudut Ruangan yang Tenang

    Langkah pertama bisa dilakukan dengan memilih salah satu sudut di ruangan rumah yang tenang dan bebas dari gangguan.


    Tentukan Arah Kiblat

    Selanjutnya menentukan arah kiblat untuk salat yaitu ke arah Ka’bah di Mekkah. Gunakan aplikasi kompas pada handphone untuk menentukan arah kiblat yang tepat. Kemudian, posisikan sajadah menghadap ke arah kiblat untuk menandai area salat.

    Dekorasikan Ruangan

    Mendekorasikan ruangan salat juga penting, seperti memilih warna cat dinding dan barang-barang lainnya. Pilihlah warna yang memberikan ketenangan, seperti putih atau biru lembut. Selain itu, dapat juga menambahkan elemen lain seperti kaligrafi yang ditempel pada dinding, rak menyimpan Al-Quran, tanaman hias, atau lentera untuk mempercantik ruangan.

    Perhatikan Pencahayaan Ruang

    Terdapat beberapa pilihan untuk mengatur pencahayaan dalam musala di rumah. Kamu bisa memilih ruang yang memiliki jendela atau ruangan yang punya pencahayaan lembut dan hangat. Hindari pencahayaan yang terlalu terang. Pilihan lain bisa menggunakan pencahayaan yang lembut seperti lilin.

    Beri Alas pada Lantai

    Demi kenyamanan beribadah, kamu bisa menambah karpet yang lembut atau sajadah yang tebal sebagai alas. Hal ini berguna untuk mengurangi rasa sakit pada lutut ketika salat dan dapat meningkatkan kenyamanan beribadah.

    Barang Pribadi

    Tambahkan barang-barang yang memiliki makna pribadi, seperti foto keluarga, buku doa-doa, atau karya seni yang menginspirasi.

    Itulah langkah mudah merancang musala di rumah. Semoga menginspirasi!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com