Category: Tips Properti

  • Biar Tak Kena Masalah, Ini Izin yang Wajib Dipenuhi Sebelum Renovasi Rumah



    Jakarta

    Sederet hal harus disiapkan jika ingin merenovasi rumah. Bukan cuma uang yang harus disiapkan, tapi juga sederet izin wajib dipenuhi sebelum melakukan renovasi rumah.

    Sederet izin itu perlu dilakukan karena proses renovasi rumah akan bersinggungan dengan kenyamanan dan ketertiban antar tetangga atau lingkungan tempat tinggal. Walaupun renovasi rumah merupakan hak pemilik rumah tersebut.

    Misalnya, suara berisik dari para tukang yang sedang getok-getok palu atau merobohkan tembok tentu akan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Belum lagi debu-debu bangunan yang bertebangan membuat halaman rumah tetangga mudah kotor.


    Hal itulah yang harus dipikirkan oleh pemilik rumah sebelum melakukan renovasi. Jika tidak, maka dikhawatirkan dapat memicu konflik dengan tetangga yang tak senang dengan aktivitas renovasi rumah.

    Lantas, apa saja izin yang harus dipenuhi jika ingin merenovasi rumah? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Izin yang Wajib Dipenuhi Sebelum Renovasi Rumah

    Andi Saputra selaku advokat hukum mengatakan, ada beberapa izin yang harus dipenuhi oleh pemilik rumah sebelum melakukan renovasi. Saat dihubungi detikcom, Andi menjelaskan beberapa izin renovasi rumah yang wajib disiapkan, yaitu:

    1. Meminta Izin Kepada Tetangga Sekitar

    Dalam hal ini, izin yang dimaksud bukanlah izin tertulis. Andi mengungkapkan bahwa izin kepada tetangga sekitar cukup lewat verbal, seperti yang dilakukan orang Timur pada umumnya.

    Kamu bisa mengadakan syukuran dengan mengundang tetangga sekitar untuk mendoakan kelancaran pembangunan renovasi. Jika rumah kamu berada di komplek perumahan, detikers bisa menyampaikan berita renovasi ke grup WhatsApp.

    Lewat pesan yang dikirim ke grup tetangga, kamu bisa menyampaikan permohonan maaf jika dalam beberapa minggu mendatang sedang dilakukan renovasi rumah. Beberapa dampak yang ditimbulkan mulai dari suara berisik, debu berterbangan, hingga akses jalan yang terhambat.

    2. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

    Saat melakukan renovasi rumah, detikers juga perlu menyiapkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Izin ini diperlukan jika kamu merenovasi rumah dengan mengubah layout ruang, membongkar tembok untuk memperluas ruang, menambah tingkat bangunan dari lantai 1 menjadi lantai 2, 3, atau 4, hingga merubah fasad rumah walau hanya kecil.

    Apabila renovasi dilakukan oleh perusahaan profesional, mereka biasanya sudah memasukkan biaya pengurusan IMB dalam paket renovasinya. Jika kamu mengubah fungsi rumah menjadi kos-kosan atau tempat usaha juga membutuhkan IMB.

    Sebagai informasi, setelah adanya Undang-undang Cipta Kerja, IMB kini telah diganti menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Aturan ini diatur dalam ketentuan Pasal 24 dan Pasal 185 huruf b Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2021.

    3. Meminta Izin Kepada Pihak Berwenang

    Agar proses renovasi rumah berjalan lancar tanpa ada gangguan, kamu bisa melapor kepada pihak berwenang seperti RT atau RW. Namun, izin ini sebenarnya tidak terlalu penting dan sah-sah saja jika tidak melapor.

    Akan tetapi, jika detikers ingin membangun rumah yang membutuhkan izin tertulis berupa tanda tangan dari tetangga di sekitar tempat tinggal, maka perlu menyertakan juga izin dari pihak RT dan RW setempat. Izin ini biasanya muncul karena bangunan yang direnovasi cukup besar dan pengerjaannya lama, sehingga dapat mengganggu ketertiban.

    Itu dia sejumlah izin yang wajib dipenuhi jika ingin melakukan renovasi rumah. Semoga dapat membantu detikers.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Dibenci Kucing Bikin Ogah Dekati Rumah


    Jakarta

    Pernahkah menemukan kucing liar masuk pekarangan, bahkan sampai ke dalam rumah? Meski terlihat menggemaskan bagi sebagian orang, kehadiran kucing juga bisa mengganggu penghuni rumah.

    Kucing suka buang air di taman atau pekarangan rumah. Untuk mencegah kucing masuk dan buang air di halaman rumah, kamu bisa menanam sejumlah tanaman, lho. Ada beberapa tanaman yang dibenci kucing, sehingga enggan mendekatinya rumah.

    Lantas, tanaman apa yang bisa menghalau kucing masuk rumah? Yuk, simak jenis tanamannya berikut ini.


    Tanaman yang Dibenci Kucing

    Inilah deretan tanaman yang dibenci kucing, dikutip dari Tom’s Guide dan Home and Gardens.

    1. Lavender

    Lavender adalah tanaman yang mempunyai bunga yang cantik. Ternyata aroma khas dari lavender ternyata tidak disukai oleh kucing.

    Terdapat senyawa tidak beracun yang disebut linalool di dalam lavender yang tidak disukai serangga. Maka dari itu, lavender juga ampuh untuk mencegah beberapa hama, mulai dari tikus, lalat, nyamuk, dan semut.

    Merawat lavender juga terbilang mudah. Tanaman ini dapat bertahan hidup dalam waktu lama meski tidak disiram air, bahkan bisa bertahan dari serangan beku.

    2. Serai

    Sereh atau serai juga tanaman yang dibenci kucing. Walaupun manusia sering masak menggunakan tanaman ini karena aroma yang menenangkan, tetapi tidak disukai oleh hewan-hewan.

    Serai termasuk tanaman tropis dan tumbuh subur di lingkungan yang panas dengan sinar matahari penuh, serta suhu tidak pernah turun di bawah 4 derajat Celcius.

    Tanaman ini juga tergolong minim perawatan, sehingga cukup disiram secara teratur di waktu musim panas. Ketika menanam di pot, sebaiknya mencari pot berukuran minimal 12 inci dan menggunakan tanah pot berkualitas tinggi.

    3. Rosemary

    Rosemary memiliki aroma yang bikin kucing ogah mendekat ketika akan memasuki halaman rumah detikers. Rosemary bisa jadi pilihan alternatif sebagai tanaman hias di rumah karena mudah ditanam. Cukup menggunakan pot kecil dan rosemary bisa ditanam di dalam ruangan.

    4. Oregano

    Oregano adalah tanaman yang mengandung senyawa kimia alami bernama carvacrol. Senyawa ini dapat mengiritasi sistem pernapasan kucing.

    Apabila detikers tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman, oregano bisa menjadi pilihan terbaik. Sebab, tanaman ini mudah tumbuh dan bekerja dengan baik di jenis dan kondisi tanah yang bebas pengeringan.

    5. Geranium

    Geranium ini juga dapat mencegah kucing mengacaukan pekarangan rumah. Tumbuhan ini banyak ditanam di halaman rumah karena memiliki semburan warna yang indah.

    Aroma yang keluar dari geranium ternyata tidak disukai kucing. Selain itu, geranium juga memiliki daun yang berduri, sehingga bikin tidak nyaman untuk berjalan di dekatnya.

    Tanaman ini juga termasuk yang mudah perawatannya. Geranium yang cerah mudah tumbuh di semua jenis tanah (kecuali basah), serta tumbuh subur di bawah sinar matahari atau sebagian/teduh.

    6. Lemon

    Kucing tidak menyukai buah lemon karena aromanya yang kuat. Selain itu, pohon lemon mengandung banyak minyak seperti limonene dan citral yang juga tidak disukai para kucing.

    Untuk menanam pohon lemon, sebaiknya ditanam di pot yang berukuran besar. Hal ini agar pohon lemon bisa tumbuh lebih tinggi. Cara merawatnya juga harus hati-hati, pastikan tanahnya memiliki drainase yang baik dan sebaiknya menggunakan tanah organik.

    Meski perawatannya cukup merepotkan, tetapi pohon lemon juga memiliki banyak keuntungan. Sebab, kalau buahnya sudah matang kamu tinggal memetiknya saja dari pekarangan rumah.

    Itulah enam tanaman yang dibenci kucing. Kalau ada tanaman ini, kucing bakal ogah mendekat dan buang air di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Pindah KPR ke Bank Lain: Syarat, Keuntungan, dan Biaya



    Jakarta

    Pindah KPR bisa dilakukan jika ingin melanjutkan KPR di bank yang berbeda. Seperti misalnya pidah dari KPR bank konvensional ke bank syariah, atau mungkin sebaliknya.

    Ada beberapa syarat dan dokumen yang harus kamu penuhi dulu sebelum pindah KPR. Syarat untuk mengajukan pindah KPR sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mengajukan KPR baru. Berikut ini daftarnya.

    Syarat Pindah KPR

    – Formulir pengajuan kredit
    – Fotokopi KTP
    – Fotokopi Kartu Keluarga
    – Fotokopi Akta Nikah atau Cerai
    – Pas foto terbaru pemohon dan pasangan apabila berstatus suami-istri
    – Fotokopi slip gaji terakhir (khusus karyawan)
    – Fotokopi Surat Keputusan pengangkatan pegawai tetap (khusus karyawan)
    – Fotokopi buku tabungan atau rekening koran 3 bulan terakhir
    – Fotokopi SPT PPh 21
    – Fotokopi NPWP
    – Fotokopi TDP, SITU, SIUP, serta akta pendirian usaha dan perubahannya (khusus wiraswasta)
    – Fotokopi Surat Izin Praktik (khusus profesional)
    – Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB


    Cara Pengajuan Pindah KPR

    Untuk mengajukan pindah KPR, Anda harus datang langsung ke banknya, baik bank asal dan bank yang akan digunakan untuk membayar cicilan ke depannya. Pada bank asal, kamu bisa mengajukan pemberhentian membayar KPR terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.

    “Datang ke banknya bertemu dengan marketingnya yang mengurus soal KPR tersebut. Di bank a yang kita mau berhentikan, kita ajukan pemberhentian, biasanya mereka suka tanya alasannya apa. Kalau sudah selesai semua, istilahnya dicabut semua dan dipindahkan ke bank b, sama harus datang juga,” tuturnya.

    Keuntungan Pindah KPR

    Apabila kamu pindah KPR, ada beberapa keuntungannya juga lho! Beberapa di antaranya yaitu:

    1. Lebih sesuai kebutuhan

    Bisa saja ketika membayar KPR di bank asal tidak sesuai ekspektasi, di bank b bisa memenuhi ekspektasi. Misalnya, membayar KPR di bank asal, setelah 3 tahun bunga flat 9%, tahun berikutnya bunga floating sebesar 14%. Sementara di bank b bunga flat 10% hingga 9 tahun lamanya.

    “Ketika membayar KPR di bank asal tidak sesuai ekspektasi, di bank b bisa memenuhi ekspektasi. Lebih sesuai dengan kebutuhan kita,” kata Andy.

    2. Mendapat promo

    Apabila pindah KPR, biasanya bank-bank akan memberikan berbagai promo. Misalnya suku bunga fixed yang rendah, ada cashback, atau proses yang lebih mudah.

    “Biasanya iya (dapat promo) karena kan mereka berusaha untuk menggaet pasar terus kan, baik yang pasar baru maupun eksisting. Caranya, misal, Kompetitor nya suku bunganya sekian, oh saya kasih suku bunga lebih rendah, mungkin flatnya lebih lama,” tutur Andy.

    3. Bisa menghemat biaya

    Jika pindah KPR, kamu bisa menghemat biaya yang cukup besar. Bahkan, biaya yang dihemat bisa mencapai ratusan juta rupiah!

    Kok bisa hemat hingga ratusan juta rupiah? Begini simulasinya.

    Misalnya, Bapak A beli rumah seharga Rp 1.000.000.000 dan mengajukan KPR di bank B. Down Payment atau DPnya adalah 10% alias Rp 100.000.000, dan tenornya 20 tahun. Jadi, plafon KPRnya adalah Rp 900.000.000.

    Di bank tersebut, bunganya adalah fixed alias tetap sebesar 3% untuk tahun pertama, dan selanjutnya floating 14%. Jadi, setahun pertama cicilannya adalah sebesar Rp 4.991.378 per bulan, namun masuk tahun kedua dan seterusnya cicilannya jadi Rp 10.884.016.

    Setelah berjalan 4 tahun atau 48 bulan, bapak A ingin pindah KPR ke bank C. Adapun, sisa plafonnya saat ini adalah Rp 831.128.912.

    Di bank C, bapak A akan dapat tenor 15 tahun, bunga fixed 6,75% selama 8 tahun pertama, lalu setelahnya akan floating di angka 14%. Maka di 8 tahun pertama ia mencicil di bank C, per bulannya dia membayar Rp 7.354.738.

    Bila dihitung, seandainya bapak A tetap meneruskan KPR di bank B maka totalnya ia harus membayar Rp 2.089.731.061, sementara setelah pindah KPR ke bank C, total yang harus dibayarkan adalah Rp. 1.479.398.347. Jadi, ia berpotensi berhemat Rp 610.332.714.

    Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pindah KPR

    Meski bisa hemat hingga ratusan juta, terdapat beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum pindah KPR. Hal itu karena pindah KPR tak semudah membalikkan telapak tangan. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan sebelum pindah KPR.

    1. Siapkan waktu dan tenaga untuk mengurusnya

    Mengurus pindah KPR tentunya cukup menguras energi, terutama jika kamu sudah bekerja. Selain energi, dibutuhkan waktu untuk mengurus semua berkas pindah KPR. Sebab, mengurus pindah KPR bisa memakan waktu hingga 2 bulan lamanya.

    “Sediakan tenaga yang lumayan artinya prosesnya kan butuh waktu, ketelitian, ada sekian banyak dokumen yang dilengkapi dan itu ada dua belah pihak yang minta dokumennya, terutama dari bank yang akan kita hentikan KPRnya kemudian kita pindahkan ke bank baru. Itu pasti masing-masing minta dokumen yang cukup banyak dan harus teliti untuk kita lengkapin,” ungkapnya kepada detikProperti.

    2. Pastikan alasan pindah KPR sudah bulat

    Hal tersebut perlu dilakukan karena mengurus pindah KPR membutuhkan waktu. tenaga, dan biaya. Tentunya kamu tidak ingin dong kalau setelah pindah KPR yang masih belum sesuai kebutuhan dan keinginanmu?

    “Contohnya di bank a sekarang suku bunganya 10% di bank b cuma 9%, ya cuma beda 1% doang nggak terlalu banyak (bedanya) dan menurut saya nggak signifikan banget untuk kita mengeluarkan biaya, tenaga, waktu untuk mengurus itu semua,” paparnya.

    “Pastikan penawaran yang dilakukan bank untuk take over ini memang buat kita signifikan menarik. Dan itu kembali lagi tergantung dari kebutuhan dan keinginan kita seperti apa,” tambahnya.

    3. Siapkan biaya tambahan

    Untuk mengurus pindah KPR diperlukan biaya tambahan. Salah satunya biaya untuk membayar penalti.

    Biasanya, jika kita mengajukan pemberhentian pembayaran KPR di bank asal, akan dikenakan penalti. Adapun besarannya sekitar 1-3% dari pokok cicilan KPR.

    “Biaya tambahannya itu untuk istilahnya memindahkan berkas dari bank a ke bank b. Kalau dari bank a (asal) kan mengenakan penalti lah ke kita konsumen karena ya perjanjiannya mungkin 15 tahun 20 tahun terus kemudian baru 5 tahun kita sudah, nah biasanya mereka mengenakan pinalti di situ, biaya tambahannya di situ,” terang Andy.

    Itulah serba-serbi tentang pindah KPR yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Cukur Kumis di Kamar Mandi Sebelum Baca Ini!



    Jakarta

    Mencukur kumis dan janggut merupakan rutinitas yang dilakukan seorang pria. Biasanya, kegiatan ini dilakukan di wastafel dan kamar mandi. Jika itu jadi kebiasaan wajib baca artikel ini.

    Mencukur kumis dan janggut di kamar mandi atau wastafel tidak apa dilakukan asal melakukan langkah lanjutan. Sebab jika tidak saluran air bisa tersumbat sisa-sisa bulu dan rambut yang terbuang.

    Berikut tips agar mencukur kumis dan janggut tak menimbulkan masalah seperti dikutip dari modernbathroom.


    1. Gunakan mangkuk

    Jangan langsung membilas pisau cukur yang kamu pakai dengan air mengalir. Gunakan mangkuk berisi air dan cuci pisau cukur itu di dalam mangkuk tersebut. Bila tak ada mangkuk, kamu bisa menggunakan gelas. Mangkuk bisa memisahkan buih busa dan bulu-bulu sisa cukuran. Setelah itu, baru buang dengan menggunakan air mengalir secara perlahan. Tapi jangan lupa untuk menarik penutup saluran air agar tidak menggenang.

    2. Alirkan air panas

    Selalu alirkan air panas setelah mencukur. Air panas bisa membantu menyiram pipa lebih baik dibandingkan dengan air dengan suhu biasa.

    3. Pakai baking soda dan cuka

    Bersihkan saluran pembuangan dengan soda kue atau baking soda dan cuka. Lakukan ini setiap satu atau dua bulan sekali, atau setiap pipa saluran air tersumbat. Ini adalah cara alami yang bisa dilakukan sendiri tanpa harus memanggil tukang ledeng.

    Caranya: Tuangkan setengah cangkir baking soda ke saluran pembuangan, diikuti dengan secangkir cuka putih, lalu tunggu 10 menit. Kemudian alirkan air panas untuk menyiram campuran di saluran pembuangan. Pelarut alami ini dapat membantu menghilangkan penumpukan di dalam pipa.

    4. Cukur saat wastafel kering

    Saat mencukur, mulailah dengan wastafel kering. Dengan begini, kamu bisa membuat rambut atau cukuran langsung ke tempat sampah sebelum rambut tersebut masuk ek saluran air. Membuang sisa rambut itu akan lebih mudah saat dalam keadaan kering. Atau, lapisi wastafel dengan handuk atau tisu, agar mudah dibuang ke tempat sampah.

    Bila kamu rutin mencukur, coba tips mencukur tersebut agar wastafel tidak tersumbat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Agar Garasi Selalu Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Garasi merupakan ruang untuk memarkir kendaraan dan menyimpan berbagai benda di rumah. Ruang yang tidak dihuni ini sering kali terlewatkan untuk dibersihkan.

    Padahal, garasi yang jarang dibersihkan bisa menumpuk banyak kotoran, debu, hingga sarang laba-laba, lho. Nah, sebaiknya kebersihan garasi lebih diperhatikan agar nyaman menyimpan kendaraan.

    Lantas, bagaimana cara menjaga kebersihan garasi? Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple.


    Tips Menjaga Kebersihan Garasi

    Inilah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga garasi tetap bersih.

    1. Tentukan Hari Bersih-bersih

    Pemilik rumah bisa menentukan hari khusus untuk membereskan garasi. Pastikan cuaca di hari itu tidak terlalu panas atau dingin agar tidak terasa panas dan lembap ketika membersihkan garasi.

    2. Bersihkan Secara Menyeluruh

    Bersihkan kamar mandi secara menyeluruh dari berbagai debu dan kotoran. Selain itu, sebaiknya mengurangi jumlah barang-barang agar tidak memenuhi ataupun menjadi sarang debu. Caranya dengan memisahkan barang yang benar-benar sudah tidak dibutuhkan dengan yang mungkin masih ingin dipakai.

    3. Sediakan Ruang Kosong

    Setelah isi garasi berkurang, buka pintu garasi lalu siapkan ruang kosong, bisa untuk menaruh barang baru atau memang diberikan ruang agar mudah saat masuk ke sana.

    4. Susun Semua dengan Rapi

    Atur ulang rak dinding dengan rapi. Simpan barang tertinggi di bagian belakang. Atur semua barang di balik sehingga labelnya terlihat, dan berikan sekat untuk memastikan pemisahan barang-barang disana. Disarankan setiap dinding memiliki penyimpanan yang sangat rapat dan ramping.

    5. Manfaatkan Plafon Garasi

    Manfaatkan bagian plafon sebagai ruang penyimpanan barang-barang. Ada banyak pilihan rak yang dapat dipasang di langit-langit garasi sehingga bagian bawah tidak begitu penuh.

    Itulah cara menjaga garasi agar tetap bersih. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bagian Outdoor Rumah yang Luput Dibersihkan, Jangan Dilupakan!


    Jakarta

    Membersihkan area outdoor perlu dilakukan agar bagian luar rumah tampak rapi. Namun, ada saja bagian-bagian yang luput dibersihkan di area outdoor.

    Salah satu yang luput dibersihkan adalah lampu taman. Meski berada di luar ruangan, lampu taman juga tetap perlu dibersihkan. Sebab jika dibiarkan begitu saja bisa memberikan kesan rumah tak terurus.

    Selain itu masih ada beberapa bagian lainnya yang luput dibersihkan. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini daftarnya.


    1. Pagar Rumah

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Ya, ternyata pagar rumah perlu dibersihkan dan dirawat. Hal itu karena pagar kerap kotor hingga ditumbuhi jamur sehingga membuatnya tampak kusam.

    “Bilas pagar dan gerbang Anda dengan selang atau mesin cuci bertekanan rendah. Kemudian gosok noda dengan air hangat dan sabun cuci piring, lalu bilas,” ujar cleaning expert di Spekless, Karina Toner.

    2. Lampu Taman

    Beautiful Small Solar Garden Light, Lanterns In Flower Bed. Garden Design. Solar Powered LampIlustrasi lampu taman. Foto: Getty Images/iStockphoto/bruev

    Lampu taman menjadi salah satu bagian yang luput dibersihkan. Untuk membersihkannya cukup mudah.

    Pertama, matikan lampu lalu lepaskan penutup kaca. Bersihkan penutup kaca dengan air sabun, gunakan sabun cuci piring yang lembut dan bebas pewangi. Selanjutnya, lap bohlam dengan kain mikrofiber sebelum dipasang.

    3. Pot Bunga

    Ilustrasi tanaman hias bunga mawarIlustrasi pot bunga. Foto: Getty Images/iStockphoto/izzzy71

    Pot bunga yang ada di taman rumah juga perlu dibersihkan. Tidak hanya potnya saja, tatakan pot juga harus dibersihkan dan dibuang sisa air yang ada di dalamnya agar tak jadi sarang nyamuk.

    Cara membersihkan pot bunga, singkirkan tanah yang menempel pada pot, lalu cuci dengan air dan sabun cuci piring. Sementara untuk membersihkan tatakan pot bisa bersihkan algae atau tanah yang menempel terlebih dahulu lalu cuci dengan air.

    Setelah itu, jemur pot dan tatakan di bawah sinar matahari hingga kering.

    4. Selang dan Keran Taman

    Man watering garden with hose, close-upIlustrasi selang kebun. Foto: Thinkstock

    Pemilik rumah bisa memeriksa kerusakan sejak dini untuk memastikan air dapat mengalir. Untuk merawat selang, pemilik rumah bisa melepaskan gulungan selang, periksa retakan, siram dengan air.

    Sementara itu, untuk membersihkan kepala keran bisa digosok dengan sikat untuk menghilangkan endapan mineral.

    Itulah beberapa bagian luar rumah yang luput dibersihkan. Mulai sekarang jangan lupa dibersihkan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bagian Rumah yang Harus Dicek Usai Mudik Lebaran


    Jakarta

    Mudik dalam rangka Lebaran merupakan hal yang lumrah dilakukan di Indonesia. Umumnya, pemilik rumah mudik hingga beberapa hari ke depan.

    Rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tentu akan kotor. Setelah kembali liburan, tentunya harus mulai membersihkan rumah agar nyaman dipakai.

    Dilansir dari Apartment Therapy, ada beberapa hal yang dilakukan setelah pulang ke rumah setelah mudik Lebaran, yaitu:


    – Kosongkan koper dan pisahkan pakaian kotor

    – Taruh peralatan mandi kembali di kamar mandi

    – Simpan koper

    – Cuci, keringkan, dan simpan baju kotor usai mudik Lebaran

    – Beli makanan atau bahan belanja secara online agar lebih mudah

    Selain itu, ada beberapa bagian rumah yang bisa kamu bersihkan terlebih dahulu. Dilansir dari HN Magazine, berikut ini bagian-bagian rumah yang harus diperiksa setelah pulang mudik.

    Bagian Rumah yang Harus Diperiksa Usai Mudik Lebaran

    1. Dapur

    Penghuni rumah harus membersihkan dapur terlebih dahulu karena bagian ini digunakan untuk mempersiapkan makanan. Contohnya bisa membuang sisa makanan yang ada agar tidak mengundang serangga maupun tikus.

    2. Kulkas

    Periksa makanan basi yang ada di kulkas dan buang jika ada. Pastikan bahan makanan di kulkas tidak berjamur atau berlendir dan masih layak untuk dimakan.

    Bersihkan rak-rak yang ada di kulkas dengan sabun dan air atau pembersih khusus. Setelah itu, bilas dengan air bersih sebelum dikeringkan.

    3. Ruang Keluarga

    Selanjutnya adalah ruang keluarga. Bersihkan semua permukaan dari debu yang menumpuk, baik di perabotan rumah, lantai, maupun meja.

    Jika di rumah menggunakan karpet, sebaiknya segera sedot debu pada karpet dengan vacuum cleaner. Lalu, bersihkan jendela dan gorden.

    4. Cek Alat Elektronik

    Pastikan alat elektronik seperti TV, komputer, charger handphone, maupun remote kontrol masih berfungsi dengan baik. Jika baterai yang digunakan habis, segera ganti dengan yang baru agar tidak menimbulkan masalah nantinya.

    Setelah mengecek itu semua, penghuni rumah bisa mulai mengecek kamar tidur. Ganti seprai dengan yang baru karena sudah lama tidak ditempati.

    Lalu, penghuni rumah juga bisa mengecek bagian kamar mandi. Penghuni rumah bisa membersihkannya juga sembari mengisi peralatan mandi yang sudah habis.

    Itulah beberapa bagian rumah yang harus segera dicek usai mudik Lebaran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini 5 Cara Deteksi Genteng Rumah Bocor


    Jakarta

    Salah satu masalah pada rumah yang sering ditemui adalah genteng yang bocor atau rembes. Biasanya masalah ini ketahuan ketika hujan deras. Air yang terus menerus masuk ke celah atap akan meninggalkan noda di plafon.

    Apabila hujan belum turun beberapa hari, sementara kalian ingin membeli rumah dan memastikan tidak ada kebocoran, bagaimana cara mengetahuinya?

    Dilansir Angi, berikut tanda-tanda genteng bocor dan cara mengatasinya.


    Tanda Genteng Rumah Bocor

    1. Genteng Retak, Rusak, atau Bergeser

    Apabila tidak ada hujan beberapa hari, penghuni rumah bisa mengecek secara langsung bagian atap. Penghuni rumah bisa memanggil orang profesional untuk melakukannya.

    Celah air bisa dideteksi apabila kondisi genteng rusak, retak, atau bergeser. Penyebab genteng retak atau bergeser bisa karena guncangan, angin, terkena beban yang berat, atau bisa pula karena faktor kualitas dan usia genteng.

    2. Muncul Warna pada Permukaan Plafon

    Atap yang sudah pernah mengalami kebocoran pasti memiliki bekas pada plafon yakni muncul warna kontras yang bentuknya tak beraturan. Warnanya bisa kecoklatan, hitam, atau hijau. Lokasinya biasanya berada di dekat sumber air yang masuk dari atap. Warna tersebut muncul dari aktivitas jamur yang tumbuh dari area yang lembap.

    Jamur ini jangan dianggap sepele karena black mold dapat menimbulkan penyakit seperti iritasi kulit, masalah pernapasan, hingga radang pernapasan.

    3. Terdengar Suara Air Menetes dari Atap

    Air biasanya menetes dari keran ke wastafel atau wadah air. Namun apabila terdengar suara tetesan air di plafon, patut dicurigai karena bisa jadi ada jalan air yang salah dan turun ke plafon.

    Apabila plafon sifatnya tahan air, tidak perlu sampai mengganti plafon. Namun, apabila modelnya tidak tahan air, akan muncul jamur di area yang basah tersebut sehingga berdampak pada tampilan rumah dan plafon tersebut harus diganti.

    4. Flashing Rusak

    Biasanya setiap atap rumah dan plafon telah dilengkapi dengan cat pelindung bocor. Apabila tetap ada air yang lolos, maka terdapat kerusakan pada flashing pada atap sehingga air tetap dapat masuk ke plafon rumah.

    5. Genangan Air

    Biasanya di atas ada aliran untuk membuang air, apabila saat dicek pada bagian saluran tersebut terdapat genangan air yang tidak mengalir berarti model pembuangan air tidak tepat. Talang air seharusnya bisa langsung mengalirkan air dari atas ke bawah.

    Genangan muncul karena beberapa faktor seperti jalur tersebut terdapat cekungan sehingga bisa menahan air, ada sampah, atau bentuknya kurang rendah.

    Itulah beberapa tanda genteng rumah mengalami kebocoran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Sering Terasa Berpasir? Bisa Jadi gegara Aktivitas Kutu Busuk!


    Jakarta

    Kasur merupakan benda penting di rumah yang harus selalu bersih. Kasur yang bersih mempengaruhi kenyamanan penggunanya ketika beristirahat.

    Namun, pernahkah kalian merasakan kasur terasa berpasir? Seperti ada butir-butir keras di kasur, padahal naik ke kasur dalam keadaan bersih, tidak datang dari luar rumah, dan rumah tidak berada di pinggiran pantai.

    Berasal dari mana pasir-pasir yang terasa di kasur tersebut?


    Dilansir Home Unstain, berikut beberapa sumber munculnya pasir-pasir di kasur.

    1. Faktor Lingkungan

    Ternyata pasir-pasir yang terasa di kasur tidak sepenuhnya benar-benar butiran pasir. Bisa jadi itu merupakan partikel debu yang mengeras dan kasar. Debu tersebut terbawa dari luar yang menempel pada pakaian atau tubuh penggunanya.

    Solusi untuk membersihkan debu tersebut adalah dengan membersihkan kasur sebelum naik ke atas dengan menyedot debu atau membuang debu dengan sapu lidi.

    2. Kutu Busuk

    Salah satu hewan yang biasa menempati kasur adalah kutu busuk. Hewan kecil ini bisa menghasilkan kotoran keras dan berpasir di tempat tidur selain menyebabkan alergi.

    Kutu busuk biasa bersembunyi di celah-celah kasur seperti rangka tempat tidur, kasur, seprai, dan kertas dinding, di antara tempat-tempat kecil dan gelap lainnya.

    3. Kulit Mati

    Kemudian, pasir-pasir yang terasa di kasur juga bisa berasal dari kulit mati penggunanya. Saat berkeringat, tubuh melepaskan mineral dan garam, yang menyebabkan kulit menjadi kasar. Selain itu, partikel-partikel ini dapat menumpuk di tempat tidur dan membuatnya bertekstur berpasir akibat pengelupasan sel kulit.

    4. Kotoran di Bawah Kaki

    Seperti yang disebut sebelumnya kotoran seperti pasir ini bisa berasal dari kaki atau pakaian penggunanya yang menempel dan jatuh di kasur. Untuk menghindari hal ini disarankan pengguna kasur memakai alas kaki selama di rumah agar tidak ada kotoran yang menempel di kaki.

    5. Debu dari AC atau Kipas Angin

    Partikel debu ada yang berasal dari pendingin ruangan atau kipas angin yang digunakan di rumah. Penyebaran debu ini bisa dihentikan apabila alat elektronik tersebut rajin dibersihkan. Namun, apabila kamu tidak peduli dengan alat tersebut, siap-siap debu-debu seperti pasir menempel di tempat tidur.

    6. Remah Makanan

    Alasan lainnya kasur terasa berpasir adalah remahan makanan yang tertinggal di kasur. Jika kasusnya seperti ini, penghuni rumah biasanya sudah menyadari penyebab kasur terasa seperti berpasir. Untuk menjaga kasur tetap bersih dan nyaman digunakan adalah hindari makan di atas kasur.

    Itulah penyebab kasur terasa seperti berpasir. Jangan lupa untuk membersihkan kasur sebelum digunakan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Bunga Hias yang Pas di Rumah, Bisa Usir Serangga!


    Jakarta

    Tanaman atau bunga hias merupakan salah satu ornamen dekorasi yang dapat mengubah suasana rumah. Fungsi bunga hias bukan hanya untuk mempercantik tampilan rumah, melainkan bagus untuk kesehatan fisik dan mental penghuninya.

    Menurut Heathline, bunga hias dapat mempercepat penyembuhan seseorang. Menurut penelitian pada 2002 mengungkapkan bahwa orang yang baru saja pulih dari operasi butuh banyak melihat tanaman hijau selama masa pemulihan. Tanaman hijau ini bukan hanya di rumah, melainkan di alam.

    Kemudian, bunga hias bisa membantu meningkatkan produktivitas seseorang. Sebuah penelitian pada 1996 mengungkapkan bahwa mahasiswa di laboratorium komputer kampus bekerja 12 persen lebih cepat dan tidak terlalu stres saat ada tanaman di dekat mereka.


    Untuk dapat bekerja maksimal, lokasi meletakkan bunga hias juga harus tepat. Bunga hias harus berada di tempat-tempat yang mudah dilihat sehingga saat penghuni rumah jenuh, stres, atau bosan, bisa langsung melihat ke arah tanaman.

    Dilansir BloomsyBox berikut beberapa lokasi yang cocok untuk diletakkan bunga hias di rumah.

    1. Ruang Keluarga dan Ruang Tamu

    Ruangan yang pasti akan dilewati ketika masuk ke rumah adalah ruang keluarga atau ruang tamu. Lokasi ini paling tepat untuk meletakkan bunga hias. Biasanya ruangan ini juga paling sunyi saat semuanya sudah beristirahat.

    Bunga hias juga bisa menjadi dekorasi yang tepat dan enak dipandang daripada meletakkan bantal dengan motif ramai, barang pecah beling, atau hiasan buatan lainnya.

    2. Kamar Tidur

    Kamar tidur juga disarankan diletakkan beberapa bunga hias. Selain memberikan kesan hidup di kamar, bunga hias juga membantu pasokan oksigen bagi penghuni kamar. Waktu istirahat jauh lebih tenang dan tidur bisa lebih nyenyak. Bisa juga memilih bunga hias atau tanaman hias yang memiliki wangi yang harum seperti lily dan sedap malam.

    3. Ruang Makan

    Di ruang makan biasanya sering muncul serangga seperti cicak, kecoak, atau lalat. Beberapa bunga hias bisa mengusir serangga tersebut. Selain itu, bunga hias juga menambah tampilan ruang makan menjadi lebih hidup tidak monoton dan sepi. Hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan rangkaian bunga tidak terlalu besar karena bisa menghalangi ketika ingin melihat orang di seberang meja.

    4. Depan Pintu Masuk Rumah

    Beberapa rumah ada yang membuat ruang khusus setelah pintu masuk. Ruangan ini layaknya ruang penyambutan. Dekorasi yang sering dipakai adalah meletakkan meja cermin, hiasan yang elegan, dan bunga hias. Tak perlu rangkaian bunga yang heboh, cukup dengan bunga hidup kecil seperti anggrek yang ditaruh di rak akan menambah warna dan kehidupan pada pintu masuk.

    Itulah beberapa lokasi yang cocok untuk bunga hias di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com