Category: Tips Properti

  • Bersihkan Jendela Nggak Bisa Asal, Ini Cara yang Tepat Menurut Ahli


    Jakarta

    Membersihkan jendela merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Hal ini agar rumah terlihat rapi dan bersih sekaligus merawat jendela agar tetap kinclong.

    Meski begitu, masih ada sejumlah orang yang tak tahu cara membersihkan jendela dengan benar. Alhasil, jendela bukan tampak kinclong tapi malah makin terlihat kotor dan kusam.

    Jika masih bingung bagaimana cara membersihkan jendela yang benar, jangan khawatir. Simak tips bersihkan jendela dengan tepat menurut ahli dalam artikel ini.


    Membersihkan jendela tak sekadar menyemprotkan air dan mengelapnya dengan kain kering. Jika salah dalam prosesnya, jendela bisa tampak semakin kusam.

    Direktur eksekutif Home Care & Cleaning Lab Carolyn Forte membagikan sejumlah cara membersihkan jendela yang tepat. Dilansir situs Good Housekeeping, Rabu (2/7/2025), berikut tipsnya.

    Cara Bersihkan Jendela

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan jendela.

    1. Bersihkan Debu di Jendela

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan debu yang menempel di kaca, bingkai, hingga sudut-sudut jendela. Kamu bisa membersihkannya dengan kemoceng, kain kering halus, atau vacuum cleaner.

    Jika detikers memakai gorden, lepas gorden tersebut dan segera cuci dengan air dan pewangi.

    2. Bersihkan Kasa Jendela

    Apabila detikers memakai kasa jendela, lepas kasa tersebut dan bersihkan dengan vacuum cleaner atau kemoceng untuk mengangkat seluruh debu. Kasa yang terlihat sangat kotor dapat dicuci dengan air hangat dan sabun, lalu bilas hingga seluruh kotoran yang menempel hilang secara menyeluruh.

    3. Semprot Jendela dengan Cairan Pembersih

    Setelah debu dibersihkan secara menyeluruh, kini saatnya membersihkan jendela dengan cairan pembersih. Semprot cairan dari bagian atas hingga bawah jendela agar bisa bersih secara maksimal.

    4. Bersihkan Jendela Pakai Kain

    Langkah selanjutnya adalah membersihkan jendela menggunakan kain microfiber atau tisu bebas serat. Bersihkan jendela dari bagian atas hingga bawah jendela secara perlahan. Jika ditemukan ada noda membandel, bersihkan lagi dengan cara menyemprotkan cairan dan lap menggunakan kain.

    5. Bersihkan Jendela Bagian Luar

    Membersihkan jendela rumah tak hanya bagian dalamnya saja, tapi juga area luar. Untuk tahapannya tetap sama, yakni bersihkan debu yang menempel, semprot dengan cairan pembersih, kemudian lap kaca dengan kain microfiber secara menyeluruh.

    Kotoran dan debu yang menempel biasanya lebih banyak di bagian jendela luar. Jadi, detikers harus membersihkannya dengan tenaga ekstra.

    6. Keringkan Jendela

    Setelah membersihkan bagian jendela luar dan dalam, keringkan dengan kain microfiber. Cek kembali untuk memastikan tidak ada sisa cairan atau noda yang menempel di jendela.

    7. Pasang Kembali Gorden dan Kasa

    Setelah semuanya dibersihkan, langkah terakhir adalah pasang kembali gorden dan kasa ke jendela dengan tepat.

    Demikian tips membersihkan jendela yang tepat menurut ahli. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Alami yang Aromanya Bikin Tikus Tak Mau Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu di rumah. Hewan ini bisa merusak berbagai barang di rumah, menimbulkan kebisingan, hingga meninggalkan kotoran serta bau tak sedap di rumah.

    Hewan pengerat satu ini sering aktif pada malam hari karena mereka pandai mencari makanan saat gelap. Tikus kerap mengambil makanan di tempat sampah atau area lain di rumah tempat menyimpan makanan.

    Cara mencegah tikus berkeliaran di rumah sebenarnya bukan dengan memasang perangkap. Apabila hanya memasang perangkap, berarti hewan tersebut sudah ada di rumah dan hendak dibasmi.


    Apabila ingin mencegah dan mengusir tikus agar tidak lagi masuk ke rumah adalah dengan mencari akses masuknya dulu. Apakah lewat lubang di saluran pembuangan, lubang di atap, atau justru dari pintu masuk atau jendela rumah.

    Setelah menutup segala akses masuk, selanjutnya adalah memasang penghalau dari bahan-bahan pengusir tikus. Bahan-bahan tersebut tidak perlu yang mengandung bahan kimia karena nantinya tikus bisa langsung mati di tempat dan sulit membuangnya. Dilansir detikFood, sebagai gantinya coba memakai bahan-bahan alami yang efektif membuat tikus menjauh dan tak ingin balik lagi ke rumah.

    Bahan Alami yang Ampuh Usir Tikus

    1. Bawang Putih

    Tikus merupakan hewan yang memiliki penciuman yang tajam. Cara ampuh untuk mengusir hewan pengerat satu ini adalah dengan bahan dapur yang berbau tajam, salah satunya adalah bawang putih.

    Cara pasang perangkapnya adalah dengan mengupas bawang putih lalu potong menjadi beberapa potongan besar. Masukkan ke dalam kain tipis seperti kasa, kemudian bisa langsung diletakkan di tempat di mana tikus sebelumnya terlihat.

    2. Teh Celup Bekas

    Bahan kedua bisa memanfaatkan bahan bekas yakni teh celup yang sebelumnya sudah dipakai untuk menyeduh. Bau dari teh yang menguar, tidak disukai oleh tikus. Teh tersebut bisa dikeluarkan dari kemasannya kemudian diletakkan di dalam wadah sebelum diletakkan sebagai bahan penghalang tikus.

    3. Merica Bubuk

    Merica bubuk terkenal memiliki rasa yang pedas dan bau yang tajam. Bukan hanya manusia yang bisa merasakan hal tersebut, tikus pun demikian. Sensasi pedas tersebut tidak disukai oleh tikus sehingga mereka akan cepat menghindar area yang disebar merica bubuk.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Caranya cukup dengan menaburi merica bubuk atau lada hitam secukupnya ke area yang sebelumnya didatangi tikus. Agar tidak mengotori rumah, lebih baik gunakan wadah kecil.

    4. Bubuk Kopi

    Pecinta kopi yang sering menyeduh kopi bubuk bisa menggunakan bahan tersebut untuk mencegah tikus masuk ke rumah. Caranya sama seperti memasang jebakan menggunakan merica bubuk.

    Kopi yang disarankan adalah kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut.

    5. Cangkang Telur

    Kulit telur ini bisa diletakkan di taman atau dekat pintu masuk rumah. Cangkang tersebut bisa dihancurkan hingga cukup kecil dan halus. Kemudian jemur hingga mengering. Baru setelah itu disebar di dua tempat tadi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kesal Tiang Listrik Tepat di Depan Rumah? Begini Cara Resmi Pindahkannya



    Jakarta

    Tiang listrik sering terlihat di pinggiran jalan, bahkan ada yang berdekatan dengan rumah warga. Terkadang pemilik rumah bisa terganggu dengan posisi tiang listrik yang terlalu dekat.

    Misalkan tiang listrik berada tepat di depan rumah, sehingga menghalangi akses penghuni. Maka tidak heran kalau ada warga yang ingin memindahkan tiang listrik dekat rumahnya.

    Untuk memindahkan tiang listrik, pemilik rumah perlu mengajukan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Lalu, ada sejumlah biaya yang perlu dibayarkan pemilik rumah.


    Bagaimana cara memindahkan tiang listrik? Simak prosedurnya berikut ini.

    Cara Pindahkan Tiang Listrik

    Inilah cara untuk memindahkan tiang listrik dekat rumah.

    1. Hubungi PLN

    Dilansir dari keterangan Customer Service PLN, pemilik dapat mengajukan pemindahan tiang listrik dengan menghubungi nomor 123. Selain itu, pengajuan tersebut bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.

    “Bisa (dilakukan di PLN Mobile). Di PLN mobile nanti di (bagian) ‘Pengaduan’ untuk pengajuan pemindahan kabel atau tiang atau kWh meter, semuanya bisa,” katanya seperti yang dikutip pada Kamis (3/7/2025).

    2. Siapkan Nomor ID Pelanggan Rumah Terdekat

    Setelah menghubungi PLN, pemilik bisa langsung mengajukan pemindahan tiang listrik. Caranya dengan menyebutkan nomor ID pelanggan rumah yang paling dekat dengan tiang listrik.

    3. Petugas Unit Menghubungi Pelanggan

    Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke petugas unit. Petugas akan menghubungi pelanggan untuk mengatur jadwal survei buat pemindahan tiang listrik.

    “Jadi prosesnya sampaikan ID pelanggannya berapa (yang) dekat dengan lokasi tiang tersebut, alamatnya, beserta nomor handphone yang bisa dihubungi. Nanti kami yang akan menyampaikan ke unit, nanti petugas unit yang akan menindaklanjuti. Jadi nanti petugasnya yang akan menghubungi,” jelasnya.

    4. Penentuan Biaya dan Waktu Pemindahan

    Setelah petugas survei lokasi, mereka akan menentukan biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan tiang listrik. Tidak ada peraturan khusus soal biaya pemindahan tiang listrik.

    Namun, biaya pemindahan ditentukan dari wewenang PLN setempat, kesulitan pemindahan, serta lokasi tiang listrik. Sebagai gambaran, pelapor perlu menyiapkan biaya antara Rp 1 juta hingga Rp 4 juta untuk proses pemindahan tiang listrik di lingkungan rumah.

    Biaya tersebut tidak dibayarkan langsung kepada petugas, melainkan dibayarkan melalui Payment Online Bank (POB). Hal tersebut dilakukan untuk menjamin transparansi dan menghindari gratifikasi.

    Kemudian, petugas unit akan memberitahukan estimasi lama waktu pemindahannya. Proses pemindahan tergantung pada setiap tiang listrik yang berbeda-beda ukurannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Tanam Cabai di Taman Rumah, Hemat Nggak Perlu Beli ke Pasar


    Jakarta

    Masakan Indonesia identik dengan cita rasa pedas berkat penggunaan cabai. Biasanya orang-orang membeli cabai ke pasar atau supermarket untuk mendapatkan cabai. Namun, sebenarnya cabai bisa didapatkan dengan modal minim kalau ditanam sendiri di rumah, lho.

    Dikutip dari laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah cocok ditanam saat kondisi udara cukup lembap dibandingkan kering. Nah, waktu yang tepat buat menanam cabai adalah ketika musim hujan.

    Selain itu, cabai bisa tumbuh subur di dataran rendah atau tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Kondisi tanah yang cocok buat menanam cabai adalah yang tanah gembur, yaitu tekstur seperti remah dan tidak terlalu padat. Lalu, kandungan pH-nya juga normal sebesar 6-7.


    Bagaimana cara menanam cabai di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Menanam Cabai di Rumah

    Inilah langkah-langkah untuk menanam cabai di rumah.

    1. Rendam Benih Cabai

    Sebelum menanam benih cabai, pastikan untuk memilih yang berkualitas. Caranya dengan merendam bibit tersebut di air hangat dengan suhu 50 derajat celsius. Biasanya benih yang berkualitas tenggelam di dalam air.

    2. Semai Benih Cabai

    Selanjutnya, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan campuran pupuk kendang atau kompos dengan tanah dengan perbandingan 1:1 di sebuah wadah atau polibag. Setelah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

    3. Pindahkan Bibit ke Tanah

    Jika mempunyai lahan yang cukup di rumah, buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm, sehingga membentuk gundukan tanah. Campurkan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan kalau tanah terlihat kering.

    Tambahkan pupuk susulan tiga kali berupa urea, ZA, KCl pada minggu ke 3, 6, dan 9 setelah bibit ditanam. Besaran pupuk bisa disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat.

    Kemudian, tutup tanah yang sudah disiapkan dengan plastik mulsa berlubang. Barulah cabai muda siap dimasukkan ke dalam lubang.

    4. Perawatan Tanaman Cabai

    Setelah 1-2 minggu berlalu, periksa kalau ada bibit yang mati. Lalu, buang bibit yang mati dan sakit.

    Sementara itu, bibit yang berhasil berkembang perlu rajin disiram. Jika tanaman cabai sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

    5. Masa Panen Cabai

    Masa panen cabai sekitar 2 bulan setelah penanaman atau sekitar 70-75 hari di dataran rendah dan 4-5 bulan di dataran tinggi. Jika menemukan buah cabai yang rusak, sebaiknya segera disingkirkan.

    Waktu panen cabai bisa disesuaikan dengan waktu penggunaan cabai. Kalau cabai mau dikirim ke tempat yang jauh, panen ketika warnanya hijau. Berbeda halnya buat keperluan rumah, panen saat cabai berwarna merah.

    Itulah informasi seputar menanam cabai di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Deteksi Atap Bocor Tanpa Perlu Naik ke Atas Rumah


    Jakarta

    Atap bocor merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi pada bangunan. Hal ini bisa terjadi pada rumah tapak dan rumah vertikal. Masalah ini biasanya ditemukan ketika memasuki musim hujan dengan intensitas air yang tinggi.

    Cara mengetahui atap rumah bocor sebenarnya mudah karena bisa terlihat dampaknya di dalamnya rumah. Jadi penghuni rumah tidak perlu naik ke atap untuk mengecek. Namun, beberapa orang mungkin bingung apa saja tanda-tanda adanya kebocoran pada atap rumah. Dilansir Angi, berikut tanda-tanda atap rumah bocor.

    Tanda Atap Rumah Bocor

    1. Noda Rembesan Air pada Tembok dan Plafon

    Tanda paling umum adalah bercak coklat hingga kehitaman pada plafon serta bercak putih hingga coklat pada dinding. Noda tersebut biasanya muncul setelah terjadi kebocoran beberapa kali. Bercak tersebut bukan hanya karena air yang meresap ke plafon atau dinding, melainkan aktivitas jamur. Jika menemukan noda rembesan ini, sudah pasti ada kebocoran pada atap.


    2. Tumbuh Jamur pada Dinding

    Jamur sangat menyukai tempat yang lembap. Dinding yang sering basah karena rembesan air dari atap bisa menjadi tempat berkembangnya jamur. Seiring waktu akan muncul noda putih hingga coklat di dinding. Untuk mengetahui lokasi kebocoran, pemilik rumah bisa mengukur seberapa jauh letak noda ke plafon. Kemungkinan besar letak air bocor ada di dekat sana.

    3. Kebocoran

    Tanda paling jelas adalah melihat ada air yang menetes di dalam rumah. Air bisa menetes menembus plafon atau dari pinggirian plafon. Meskipun tetesan air masih kecil, tetap saja perbaikannya harus dilakukan menyeluruh.

    4. Genangan air

    Ada genangan air di lantai rumah, misalnya di pojokan ruangan atau di pinggir dinding, perlu dicurigai apalagi setelah hujan deras. Berarti ada kebocoran yang nggak disadari sehingga air menggenang di lantai.

    5. Flashing Rusak atau Hilang

    Biasanya bagian luar rumah dipasang lapisan penutup khusus untuk bagian pinggiran atau area siku yang disebut dengan flashing. Fungsi dari flashing adalah melindungi rumah dari kebocoran. Flashing ini bisa dilihat dari bawah sehingga tidak perlu naik ke atap. Material ini dipasang dengan menyiku, jadi air tidak ada jalan untuk rembes ke dalam rumah. Materialnya pun biasanya kedap air dan agak mengkilap. Apabila flashing rusak tidak ada benda yang dapat menahan air masuk. Kerusakan pada flashing biasanya terjadi karena angin kencang atau perekatnya lepas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Mangkuk Toilet Pakai Cuka dan Baking Soda


    Jakarta

    Membersihkan mangkuk toilet harus dilakukan untuk menghilangkan noda dan mencegah pertumbuhan bakteri. Namun, banyak pemilik rumah yang enggan melakukannya.

    Meski demikian, ada cara untuk membersihkannya dengan cepat dan mudah lho. Salah satunya pakai cuka dan baking soda.

    Nah, sebelumnya membersihkannya, pastikan dulu mangkuk toilet itu terbuat dari apa. Sebab, beberapa bahan pembersih terlalu keras sehingga untuk membersihkan noda perlu perlakuan khusus.


    Noda-noda yang biasanya menempel pada mangkuk toilet biasanya noda air sadah, karat, hingga jamur. Untuk membersihkan noda-noda tersebut perlu penanganan khusus.

    Dikutip dari Southern Living, Kamis (3/7/2025), pembersih profesional dan pemilik Home Reimagined di Austin, Texas, Jacqueline Stein mencontohkan cara membersihkan noda air sadah. Noda tersebut berasal dari kandungan mineral yang ada pada air dan perlu dibersihkan dengan pembersih yang memiliki basis asam.

    “Lalu, tentunya pembersihan mingguan secara teratur juga diperlukan,” ujarnya.

    Nah, untuk membersihkan mangkuk toilet juga bisa dilakukan dengan cuka dan baking soda. Berikut ini caranya.

    Perhatikan Keamanan Sekitar

    Sebelum mulai membersihkan, pastikan keadaan sekitar aman. Misalnya, pastikan tempat yang dibersihkan memiliki ventilasi udara yang baik saat menggunakan pembersih kimia maupun buatan serta jangan lupa pakai sarung tangan.

    Stein menyarankan untuk membaca cara penggunaan bahan pembersih dan peringatan. Pastikan juga pemilik rumah mengetahui bahan toilet sebelum menggunakan pabrik pembersih agar tidak rusak.

    Cara Membersihkan Noda di Mangkuk Toilet

    Membersihkan noda di mangkuk toilet bisa dengan cuka dan baking soda. Metode ini relatif aman dan bisa bekerja dengan baik serta cocok untuk perawatan rutin.

    Bahan dan langkah-langkahnya:

    • Gunakan sarung tangan
    • Tuang cuka ke dalam mangkuk toilet
    • Tambahkan baking soda dan gosok
    • Biarkan 15-30 menit
    • Flush dan keringkan

    “Saya suka betapa mudah dan ramah lingkungannya. Cukup tuangkan cuka ke dalam mangkuk (toilet), tambahkan soda kue, biarkan berbusa, gosok dengan baik, dan diamkan sebelum menyiramnya. Karena akan berbusa, pastikan untuk tidak menambahkan terlalu banyak, atau airnya bisa meluap,” kata Stein.

    Pemilik rumah bisa membersihkan toilet setidaknya seminggu sekali untuk mencegah penumpukan noda. Kalau di rumah menggunakan air sadah maka toilet perlu dibersihkan lebih sering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Harga Batu Bata Merah Satuan dan Paket, Mulai dari Rp 500


    Jakarta

    Batu bata merah merupakan material yang banyak digunakan sebagai bahan utama membuat fondasi rumah. Material ini banyak dipilih karena keterjangkauannya dan ketahanannya.

    Bata merah terbuat dari tanah merah, pasir silika, campuran semen, batu kapur, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Jenis batu bata ini menjadi pilihan utama untuk membangun rumah pribadi karena ketahanannya yakni kokoh, tahan terhadap api, tidak mudah keropos dan berlumut.

    Kalau dari segi harga, bata merah termasuk murah. Namun, setiap toko memiliki harga jual berbeda-beda. Selain itu, bata bata juga memiliki ukuran dan cara pembuatan yang berbeda sehingga harga juga akan disesuaikan dengan dua aspek tersebut.


    Hal yang perlu diketahui, batu bata biasanya dijualnya dalam bentuk satuan. Namun, ada pula toko yang memberikan batas minimal pembelian terutama yang ingin diantar ke rumah. Sebagai estimasi, dikutip dari beberapa toko di e-commerce, berikut kisaran harga batu bata, Kamis (3/7/2025).

    Bata Merah Eceran

    Bata merah press 20 x 10 x 5.5 cm = Rp 550/buah

    Bata merah press 16,5 x 7,5 x 5 cm = Rp 500-550/buah

    Bata merah jumbo 9,5 x 3,5 x 18,5 cm = Rp 460/buah

    Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm = Rp 700-1.150/buah

    Bata Merah Paket

    Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm (6.000 buah) = Rp 4,3-5,2 juta

    Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm (100 buah) = Rp 245-588 ribu

    Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm (500 buah) = RP 365 ribu

    Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm (100 buah) = RP 245 ribu

    Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm (1.000 buah) = RP 2,2 juta

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Perbaikan Atap Bocor di Ruangan 3×4 Meter, Siapkan Dana Segini



    Jakarta

    Ketika menemukan atap rumah bocor, mau tidak mau harus segera diperbaiki. Sebab, plafon yang lembap dapat memicu munculnya jamur hitam atau black mold yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

    Untuk memperbaiki atap yang bocor pemilik rumah harus melakukan riset dahulu. Mencari tahu bagian apa saja yang harus diganti, biaya tukang, hingga biaya perbaikannya.

    Menurut Kontraktor Wildan ketika mendapati atap rumah bocor, komponen bangunan yang harus diganti adalah bagian atap, kerangka atap, dan penutup atap seperti plafon. Selain itu, ada juga biaya untuk instalasi listrik yang mungkin perlu diganti atau terdampak pemindahan selama perbaikan serta biaya cat ulang.


    Lama perbaikan dan jumlah pekerjanya tergantung pada luas atap yang diperbaiki.

    Simulasi penghitungan Biaya Perbaikan Atap Rumah yang Bocor

    Sebagai contoh, kamar ukuran 3×4 meter atapnya bocor. Rumah tersebut memakai atap dari spandek, kerangkanya baja ringan, dan ditutup plafon tipe gypsum. Kebocoran pada plafon itu cukup parah hingga muncul bolongan sebesar telapak tangan dan banyak noda jamur di sekitar plafon.

    Wildan mengatakan untuk perbaikan atap bocor dengan luas 3×4 bisa selesai paling cepat sehari dan paling lama seminggu.

    Ia mengatakan bagian yang pasti diganti adalah spandek dan plafonnya. Sementara itu, untuk rangka baja ringan, apabila tidak ada penurunan dan korosi tidak perlu diganti.

    “Kalau baja ringan itu musti dilihat kondisinya dulu. Apakah ada penurunan atau tidak. Biasanya penurunan levelnya, ketinggiannya. Jadi kalau plafon datar, kalau ada indikasi penurunan di tengah, jadi agak kendur itu disarankan diganti,” kata Wildan saat dihubungi detikProperti, Kamis (3/7/2025).

    Ia mengatakan spandek yang diganti bukan hanya satu, tetapi seluruh material yang dipakai di atas ruangan tersebut. Perkiraan untuk ruangan 3×4 meter dengan bentuk pemasangan spandek miring bawah ke depan, dibutuhkan 3 lembar spandek ukuran 5 meter. Untuk harga spandek 5 meter, dilihat detikcom dari beberapa e-comerce sekitar Rp 246 ribu dengan ketebalan 0,4 mm.

    Ukuran spandek tersebut sudah termasuk untuk bagian overlap, yakni bagian atap miring yang melebihi dinding rumah.

    Kemudian, gypsum yang digunakan adalah ukuran 1,2 x 4 meter, untuk ruangan ukuran 3×4 meter atau luas 12 meter persegi dibutuhkan sekitar 5 lembar. Untuk harganya sekitar Rp 67 ribu per lembar.

    Kemudian, untuk biaya tukang harian sekitar Rp 200-250 ribu per orang. Wildan mengatakan dibutuhkan 2 orang untuk melakukan renovasi tersebut. Lalu, waktu yang dibutuhkan anggap 5 hari.

    Maka biaya yang harus disiapkan adalah sebagai berikut.

    • Biaya ganti spandek

      Jumlah barang x harga barang = 5 lembar x Rp 246.000 = Rp 1.230.000

    • Biaya ganti plafon

      Jumlah barang x harga barang = 5 lembar x Rp 67.000 = Rp 335.000

    • Upah Tukang 5 Hari

      Jumlah hari kerja x jumlah tukang x upah tukang harian = 5 hari x 2 orang x Rp 250.000 = Rp 2.500.000 untuk 2 orang selama 5 hari. Berarti per orang mendapatkan Rp 1.250.000 selama 5 hari.

    • Biaya Cat Plafon

      Biaya untuk mengecat plafon sekitar Rp 45.000-60.000 per meter persegi. Berarti jika menggunakan cat seharga Rp 45.000 untuk 12 meter persegi dibutuhkan biaya Rp 540.000.

    • Total

      Rp 1.230.000 + Rp 335.000 + Rp 2.500.000 + Rp 540.000 = Rp 4.605.000

    Sebagai catatan, biaya ini merupakan sebuah perkiraan. Harga-harga di atas bisa berbeda dengan yang ada di pasaran. Selain itu, dalam biaya tersebut belum termasuk dengan biaya penggantian instalasi listrik dan rangka baja ringan apabila diperlukan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Material Atap Rumah Paling Populer di Indonesia, Mana yang Paling Awet?


    Jakarta

    Memilih material atap rumah tidak boleh sembarangan. Sebab, taruhannya adalah keselamatan penghuni yang akan menempati rumah tersebut.

    Jika diperhatikan, material atap yang digunakan rumah-rumah di Indonesia cukup beragam, bisa terlihat dari warna atap dan bentuknya. Namun, yang paling terkenal adalah genteng tanah liat yang berwarna orange kecoklatan.

    Kira-kira jenis material atap apa saja yang banyak dipakai dan disarankan oleh ahli? Berikut daftarnya.


    Jenis-jenis Material Atap

    1. Genteng Tanah Liat

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky menyebutkan genteng memiliki banyak tipe, di antaranya beton, keramik, tanah liat, dan metal. Setiap jenis genteng mempunyai berat, massa jenis, karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing.

    Tipe genteng yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah genteng tanah liat. Genteng tanah liat berwarna orange dan kecoklatan apabila usia pemakaiannya sudah cukup lama. Genteng tanah liat dijual satuan di pasaran. Untuk harganya, dilihat dari beberapa toko e-commerce, Kamis (3/7/2025), genteng tanah liat dijual mulai dari Rp 1.500-3.500 per buah.

    2. Spandek

    Dilihat dari situs daftar rumah subsidi SiKumbang, banyak rumah memakai material atap dari spandek. Material ini terbuat dari seng, aluminium, dan uPVC (unplasticized polyvinyl chloride), dan baja ringan. Tampilannya seperti seng, tetapi lebih tahan lama, kokoh, dan ringan. Selain itu, spandek juga tahan terhadap api.

    Menurut Kontraktor Wildan, rumah-rumah biasanya memakai ukuran 5 meter yang harga per lembarnya mulai dari Rp 250-325 ribu per meter. Namun, Wildan mengatakan ketebalan spandek ada yang di bawah dan setara asbes, jadi tidak begitu tahan lama. Namun, apabila tidak ada banyak tekanan dan angin kencang, jenis atap satu ini masih tetap aman digunakan.

    3. Genteng Glazur atau Genteng Glossy

    Genteng glazur, kata Wildan, merupakan genteng yang tampilan atasnya mengkilap dan warnanya beragam, rata-rata berwarna cerah. Kelebihan genteng glazur sama dengan genteng tanah liat, hanya berbeda pada tampilannya. Genteng glazur juga lebih direkomendasikan daripada genteng beton. Kekurangan dari tipe ini adalah cukup berbahaya jika berjalan di atasnya karena permukaannya yang licin terutama setelah terkena air.

    Sementara untuk harganya masih terjangkau. Genteng glazur atau glossy dijual mulai dari Rp 3.500-9.500 per buah.

    4. Bitumen

    Bitumen merupakan jenis atap yang terbuat dari modifikasi bahan aspal. Wildan mengatakan bitumen dapat membuat tampilan atap jauh terlihat lebih rapi. Atap bitumen cara pemasangan memiliki proses yang panjang karena memerlukan sekitar 3 lapisan.

    Kelebihan dari bitumen adalah tahan lama, ramah lingkungan, cocok untuk rumah tipe kecil, dan memiliki banyak jenis. Kekurangannya, atap bitumen harganya cukup mahal, yakni sekitar mulai dari Rp 160-450 per lembarnya.

    5. Genteng uPVC

    Wildan juga menyebut genteng uPVC sebagai salah satu atap rumah yang aman dipakai. Genteng berbahan dasar uPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride) merupakan atap yang memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap korosi yang disebabkan karena air terutama hujan. Atap ini cocok untuk rumah-rumah di negara beriklim tropis.

    Keunggulan dari genteng tipe ini adalah minim suara dan panas. Namun, untuk ketebalan, genteng uPVC ini tidak jauh berbeda dengan spandek sehingga ada risiko patah jika terkena tekanan berlebih.

    Untuk harganya sendiri mulai dari Rp 100-417 ribu per lembarnya. Genteng satu ini memiliki banyak warna, ukuran, dan ketebalan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Diserobot! Ini Cara Lindungi Lahan dari Mafia Tanah


    Jakarta

    Mafia tanah merupakan individu, kelompok, dan/atau badan hukum yang memperoleh hak atas tanah dengan cara melakukan tindak pidana. Masalah ini kerap kali terjadi di masyarakat, sehingga menimbulkan keresahan dan kerugian.

    Akibat ulah mafia tanah, bisa muncul kepemilikan ganda atas sebindang tanah. Pemilik pun harus menghadapi konflik seperti penyerobotan hingga sengketa tanah.

    Menurut Pengacara Properti Muhammad Rizal Siregar, mafia tanah biasanya mengincar lahan terlantar. Mereka dapat memalsukan surat-surat hingga memperoleh kepemilikan atas tanah orang lain secara ilegal.


    “Sebelum dia (mafia tanah) melakukan eksekusi atas tanah tersebut. Yang pertama, dia perhatikan, dia lihat kembali tanah itu secara fisik itu dipagar atau tidak. Yang kedua, ditelantarkan atau tidak,” ujar Rizal kepada detikProperti, Kamis (3/7/2025).

    Oleh karena itu, pemilik perlu melindungi lahan dari mafia tanah. Jangan biarkan tanah terbengkalai karena bisa menjadi sasaran empuk mafia tanah.

    Bagaimana cara membentengi lahan dari mafia tanah? Simak caranya berikut ini.

    Cara Lindungi Lahan dari Mafia Tanah

    Inilah beberapa cara mencegah lahan diambil alih mafia tanah.

    1. Daftarkan Tanah ke BPN

    Rizal mengatakan tanah perlu ada sertifikat dengan cara melakukan pendaftaran ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ada berbagai sertifikat tanah yang dapat dibuat, di antaranya sertifikat hak milik (SHM) bagi perorangan dan hak guna bangunan (HGB) untuk perusahaan.

    “Setelah diberikan sertifikat, maka kalau pun tanah tersebut belum dipergunakan, maka unsur bukti surat dan bukti fisiknya itu memenuhi syarat. Sehingga pemilik tanah itu menjadi pasti atas tanah yang dipergunakan,” ucapnya.

    2. Bangun Pagar

    Kemudian, Rizal menekankan pentingnya menguasai fisik tanah, salah satunya dengan membangun pagar sekitar area lahan. Menurutnya, tanah tidak mungkin diserobot orang kalau sudah dibatasi pagar.

    “Kalau memang kita mau memiliki tanah tersebut secara pasti di kemudian hari, maka selesai melakukan transaksi jual-beli tersebut, pemilik tanah itu langsung membatasi ataupun langsung membuat batasan-batasan fisik di area tanah tersebut,” imbuhnya.

    3. Bercocok Tanam

    Rizal mengatakan cara paling ampuh untuk mencegah gangguan mafia tanah adalah menguasai fisik lahan. Selain membangun pagar, pemilik bisa bercocok tanam agar tanah menjadi produktif.

    “Aktivitas bercocok tanam di atas tanah tersebut agar tanah itu menjadi bagian yang produktif dan berguna bagi masyarakat,” tuturnya.

    Itulah beberapa upaya yang bisa pemilik lakukan untuk menjaga lahannya dari mafia tanah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com