Blog

  • 10 Camilan Rendah Kalori yang Lezat untuk Diet, Nggak Perlu Takut Gemuk

    10 Camilan Rendah Kalori yang Lezat untuk Diet, Nggak Perlu Takut Gemuk

    Jakarta –

    Menjaga pola makan saat seringnya menantang, apalagi saat keinginan untuk ngemil itu muncul. Siapa bilang camilan tidak bisa sehat dan tetap nikmat?

    Ternyata ada lho, beberapa cemilan yang rendah kalori sehingga cocok dimakan saat diet. Simak berbagai pilihan snack rendah kalori berikut ini.

    Camilan Rendah Kalori untuk Diet

    Beberapa camilan-camilan di bawah ini, bisa detikers nikmati untuk mendukung mendukung tujuan diet kalian. Berikut daftarnya:


    1. Apel dan Selai Kacang

    Apel termasuk buah yang masih jadi camilan paling sehat. Kamu bisa menikmati camilan rendah kalori ini dengan selai kacang alami.

    Selai kacang memiliki kandungan protein yang tinggi, dan termasuk salah satu dari tiga makronutrien (protein, karbohidrat, dan lemak) yang paling bisa mengenyangkan.

    Faktanya, dalam riset tahun 2016 oleh Alicia L Carreiro, dkk, dari Purdue University yang dimuat National Library of Medicine, menunjukan bahwa menambahkan protein ke dalam makanan bisa membantu mengurangi rasa lapar serta mempertahankan berat badan yang moderat.

    Jangan lupa, pilih selai kacang alami yang hanya mengandung kacang tanah dan garam pada daftar bahannya ya. Gunakan takaran porsi yang disarankan yakni sekitar 2 sendok makan (32 gram) untuk menghindari konsumsi kalori tinggi.

    Apel kecil yang disajikan dengan 32 gram selai kacang , hanya memiliki sekitar 267 kalori.

    2. Apel Panggang

    Selain bisa dikonsumsi langsung, ada banyak cara untuk menikmatinya. Camilan ini juga mengandung serat yang tinggi.

    Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Joan Salge Blake, RD, merekomendasikan untuk menikmati apel dengan dipanggang (apple baked).

    “Rasanya (apel panggang) seperti makanan penutup, namun memberikan vitamin dan serat yang sama dengan apel segar. Kamu bahkan bisa menaburkan kayu manis di atasnya tanpa menambah kalori,” kata Blake seperti dikutip detikHealth dari laman WebMD.

    3. Telur Rebus

    Telur rebus sering disebut juga multivitamin alami. Alasannya, karena dalam satu telur rebus ukuran besar mengandung 78 kalori dan kaya akan vitamin A, vitamin B12, fosfor, lemak sehat, selenium, dan lebih dari 6 g protein.

    Selain itu, telur rebus bisa jadi pilihan camilan rendah kalori yang praktis dan mudah untuk dipadukan dengan makanan bergizi lainnya. Mulai dari sayur-sayuran, kacang-kacangan, hingga keju.

    4. Pistachios

    Meskipun punya kandungan lemak yang tinggi, kamu nggak perlu terlalu takut buat makan pistachio. Pasalnya, sebagian besar lemaknya adalah lemak baik atau lemak jenuh.

    Kamu bisa makan 20 pistachio yang sama dengan mengkonsumsi 80 kalori dan kurang dari satu gram lemak jenuh. Ditambah lagi, camilan satu ini juga kaya akan protein, serat, dan beberapa vitamin serta mineral penting.

    Guna menghindari dosis natrium yang tidak sehat, pilihlah yang mentah atau dipanggang kering tanpa garam.

    5. Popcorn

    Popcorn adalah pilihan camilan yang mungkin bisa kamu malam jumlah cukup banyak, karena jumlah kalorinya sedikit. Camilan satu ini Ini juga tinggi serat, yang bisa membantu kenyang lebih lama.

    6. Blueberry Smoothie

    Smoothie adalah cara lain untuk menikmati buah. Smoothie blueberry jadi pilihan camilan rendah kalori yang cocok saat diet.

    Kamu bisa mencampurkan 1/3 cangkir yogurt tanpa lemak dengan 2/3 cangkir blueberry beku dan es. Rasanya sangat menyegarkan dan dingin nikmat.

    7. Edamame

    Kedelai muda atau disebut juga edamame adalah salah satu camilan sehat rendah kalori. Setengah cangkirnya bisa mengandung lebih dari 8 g protein dan 4 g serat, yang membantu detikers tetap kenyang.

    8. Sereal Oat Kering

    Kalau kamu suka sereal, kamu bisa memakan sereal saat diet tapi dengan catatan jangan menggunakan susu. Hal ini guna menjadikannya camilan yang nyaman dan rendah kalori.

    Kamu bisa makan 1/3 cangkir sereal oat kering ke dalam kantong atau wadah, untuk dibawa ke mana-mana. Setiap porsi memiliki kisaran 70 kalori dan hampir tidak ada lemak jenuhnya. Tapi ingat, jauhi varietas yang terlalu manis ya.

    9. Almond

    Orang yang sedang diet bisa makan 14 buah kacang almond tanpa mencapai angka 100 kalori lho. Hebatnya, almond juga kaya akan serat dan protein. Hal ini akan membantu kamu dalam mencegah rasa lapar.

    10. Buah Tin dan Keju Kambing

    Buah ara atau buah tin yang diisi dengan goat cheese bisa menjadi camilan diet yang pas. Rasa asin dan creamy dari keju kambing berpadu sempurna dengan rasa manis dan kenyal dari buah tin.

    Keju dari susu kambing adalah sumber protein yang sangat baik, sedangkan buah ara kaya akan serat sehingga menjadikannya kombinasi yang kuat.

    Dalam menyiapkan camilan ini, kamu bisa pasangkan buah tin segar yang sudah dibelah dua dengan sesendok keju kambing. Bisa juga ditambahkan taburan cuka balsamic. Satu buah tin besar yang diisi dengan 1 ons (28 gram) keju kambing mengandung 150 kalori.

    Itu tadi beberapa rekomendasi camilan yang rendah kalori untuk diet yang bisa kamu pilih. Dengan memilih camilan rendah kalori yang nikmat, kamu tetap bisa menjaga pola makan sehat.

    Detikers bisa menikmati makanan ringan tersebut tanpa rasa bersalah dan rasa takut bisa bikin badan melar. Selamat mencoba dan tetap sehat!

    (khq/fds)

    10 Camilan Rendah Kalori yang Lezat untuk Diet, Nggak Perlu Takut Gemuk

    Sumber : health.detik.com

  • Pejuang Diet Merapat! Ini 8 Buah yang Bisa Cepat Turunkan BB

    Pejuang Diet Merapat! Ini 8 Buah yang Bisa Cepat Turunkan BB


    Jakarta –

    Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan yang kerap direkomendasikan untuk diet. Tentunya bukan tanpa alasan, sebab buah-buahan mengandung berbagai macam nutrisi yang bisa menunjang penurunan berat badan.

    Salah satu nutrisi utama pada buah-buahan adalah serat. Serat dapat membantu melancarkan fungsi pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, serta mengendalikan nafsu makan.

    Beberapa jenis buah-buahan juga mengandung sejumlah nutrisi yang turut mendukung pengelolaan berat badan, seperti vitamin dan antioksidan.


    Pertanyaannya, buah apa saja yang paling baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftarnya.

    1. Apel

    Apel kaya akan polifenol, yakni zat antioksidan yang mampu melawan peradangan. Buah ini juga kaya akan serat yang mengenyangkan. Satu buah apel berukuran sedang beserta kulitnya dapat mengandung lebih dari 4 gram serat, atau 14 persen dari rekomendasi asupan serat harian.

    Sebuah studi juga menemukan mengonsumsi apel sebelum makan dapat mengurangi asupan kalori.

    2. Alpukat

    Meskipun alpukat memiliki kadar lemak dan kalori yang tinggi, buah ini merupakan salah satu pilihan tepat untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi pada 2021 mengungkapkan konsumsi alpukat dikaitkan dengan penurunan lemak visceral, yakni lemak yang menumpuk di area rongga perut. Penelitian serupa juga menemukan alpukat dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan keinginan untuk makan sebesar 28-40 persen selama lima jam berikutnya.

    3. Blueberry

    Blueberry termasuk buah rendah kalori dengan sekitar 85 kalori per cangkir. Buah ini juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi 150 gram (sekitar satu cangkir) blueberry setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 15 persen.

    Anthocyanin, sejenis antioksidan yang ada pada blueberry, juga dapat membantu menurunkan berat badan. Studi menunjukkan asupan antosianin yang tinggi dikaitkan dengan massa lemak yang lebih rendah, yaitu sekitar 3-9 persen.

    4. Kiwi

    Satu buah kiwi mengandung sekitar 50 kalori dan kurang dari 7 gram gula. Perpaduan ini membuat kiwi cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.

    Buah kiwi juga dapat membantu pengelolaan berat badan. Sebuah studi pada 2020 menemukan konsumsi kiwi secara rutin pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan penurunan lemak tubuh, tekanan darah, dan penanda inflamasi secara signifikan.

    5. Jeruk

    Jeruk identik dengan vitamin C. Selain bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh, vitamin ini juga dapat menunjang proses penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2005 menemukan vitamin C dapat meningkatkan pembakaran lemak 30 persen lebih banyak saat berolahraga. Kandungan serat dan air pada jeruk juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan.

    6. Pir

    Pir memiliki kandungan senyawa alami yang terbukti dapat menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, serta menjaga kesehatan paru-paru dan jantung. Buah ini juga merupakan pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2019 menemukan orang dewasa yang mengonsumsi dua buah pir setiap hari dapat mengalami penurunan ukuran lingkar pinggang hingga 0,7 cm.

    Pir juga kaya akan serat, air, serta rendah kalori. Kombinasi ini menjadikannya buah yang ideal dikonsumsi saat diet.

    7. Stroberi

    Seperti buah beri lainnya, stroberi termasuk buah yang rendah kalori dan gula. Di sisi lain, stroberi juga mengandung serat dan antioksidan tinggi, membuatnya sangat berkhasiat bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

    Stroberi juga sudah diteliti potensinya untuk melawan berbagai macam penyakit, seperti sindrom metabolik, diabetes, obesitas, penyakit jantung, hingga kanker. Jadi selain membantu menurunkan badan, mengonsumsi stroberi secara rutin juga dapat melindungi dari risiko penyakit yang membahayakan nyawa.

    8. Semangka

    Kandungan air, serat, antioksidan, dan nutrisi lainnya membuat semangka menjadi salah satu buah yang tepat untuk mendukung penurunan berat badan.

    Dalam sebuah penelitian, orang dengan obesitas yang mengonsumsi 2 cangkir semangka potong mengalami penurunan indeks massa tubuh (body mass index/BMI), rasio pinggang-pinggul, tekanan darah sistolik, dan stres oksidatif yang signifikan. Selain itu, mereka juga mengaku merasa kenyang lebih lama, dan keinginan untuk makan lebih banyak berkurang.

    Semangka juga termasuk buah yang rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi oleh pejuang diet yang berusaha mencapai defisit kalori.

    (ath/naf)

    Pejuang Diet Merapat! Ini 8 Buah yang Bisa Cepat Turunkan BB

    Sumber : health.detik.com

  • Tak Perlu ke LN, Radioterapi Canggih untuk Kanker Bisa di RSCM Pakai BPJS

    Tak Perlu ke LN, Radioterapi Canggih untuk Kanker Bisa di RSCM Pakai BPJS


    Jakarta –

    Pelayanan radioterapi untuk pasien kanker di RSCM kini disebut makin canggih. Alat yang dipakai menggunakan high precision radioterapi.

    Walhasil, tingkat keberhasilan penanganan berada di atas 90 persen dengan peluang kesembuhan lebih besar. Kabar baiknya, pelayanan ini bisa diakses gratis melalui BPJS Kesehatan.

    Direktur RSCM Supriyanto menyayangkan banyak pasien kanker yang selama ini enggan menjalani pengobatan lantaran khawatir dengan antrean, terlebih bila mendaftar sebagai peserta BPJS.


    “Ini kita ketersediaan alatnya banyak, jadi tidak usah antre panjang. Itu kan uang selama ini jadi kekhawatiran. Silakan saja datang, dimanfaatkan, karena bisa BPJS,” tuturnya saat ditemui detikcom di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2024).

    Dalam kesempatan yang sama, Prof Dr dr Soehartati A Gondhowiardjo, SpRad(K), OnkRad, menyebut pengobatan high precision radioterapi sebetulnya sudah dilakukan sejak 2016. Namun, alat yang kini tersedia merupakan generasi baru produksi 2023.

    “Hampir selalu kita menggunakan dengan high precision radioterapi. Sehingga kita memberikan terapi radiasi yang aman dan nyaman bagi pasien dengan tingkat kesembuhan yang tinggi,” tuturnya.

    “Kita bisa kasih lebih tinggi dari dosis yang biasa, itu pertama. Yang kedu, kita bisa merubah metode radiasi yang biasanya diberikan 30 dalam dua kali. Sekarang kita bisa berikan misalnya, tadi kita berikan seperti 35 dalam 5 kali.”

    Semua kasus jenis kanker bisa ditangani dengan radioterapi tersebut termasuk kanker di otak, mulut rahim, payudara, paru-paru sampai prostat.

    Efek samping yang timbul dari radiasi dengan tingkat presisi tinggi juga disebutnya relatif minim.

    “Efek samping yang lebih rendah, sehingga kita menjamin quality of life juga lebih baik,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Tak Perlu ke LN, Radioterapi Canggih untuk Kanker Bisa di RSCM Pakai BPJS

    Sumber : health.detik.com

  • 6 Rekomendasi Jus untuk Bakar Lemak Perut, Auto Bikin Langsing!

    6 Rekomendasi Jus untuk Bakar Lemak Perut, Auto Bikin Langsing!

    Jakarta –

    Menjaga asupan makanan memang penting untuk menurunkan berat badan dan mempertahankan bentuk tubuh ideal. Selain makanan, mengonsumsi jus dari buah dan sayur juga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Tak hanya kaya akan serat yang membantu membakar lemak, jus buah dan sayur juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan. Lantas, apa saja jus yang bisa membantu membakar lemak di perut dan bikin cepat langsing? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar jus yang patut dicoba.

    1. Jus Wortel

    Jus wortel tak hanya baik untuk mata, tapi juga efektif untuk membakar lemak di perut. Wortel mengandung serat yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan.


    Tak hanya itu, wortel juga kaya akan senyawa bernama karotenoid. Sebuah studi menemukan orang yang mengonsumsi minuman kaya akan karotenoid dapat mengalami penurunan lemak di perut secara signifikan.

    2. Jus Bit

    Jus bit sering direkomendasikan untuk menurunkan berat badan, dan hal tersebut bukan tanpa alasan. Bit kaya akan serat yang dapat memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu dalam mengelola berat badan.

    Selain itu, bit juga mengandung nitrat yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan ketahanan otot, serta mengurangi tekanan darah.

    3. Jus Seledri

    Selain sebagai penyedap masakan, seledri juga dapat diolah menjadi jus pembakar lemak. Seledri termasuk sayuran yang rendah kalori. Sejumlah studi menunjukkan konsumsi makanan dan minuman yang rendah kalori dapat membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan.

    Seledri juga kaya akan antioksidan serta senyawa lain yang dapat mengurangi stres oksidatif dan mengatasi peradangan di dalam tubuh.

    4. Jus Bayam dan Kale

    Bayam dan kale juga kerap diolah menjadi jus untuk menurunkan berat badan. Bayam mengandung serat yang sangat tinggi. Di sisi lain, kale termasuk sayuran yang padat nutrisi, tinggi serat, serta rendah kalori.

    Kandungan serat dan nutrisi yang berasal dari kedua sayuran tersebut sangat bermanfaat dalam mempercepat proses penurunan berat badan.

    5. Jus Delima

    Tak sekadar minuman yang menyegarkan, jus delima juga dapat membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan. Pasalnya, jus delima memiliki kalori rendah dan serat yang cukup tinggi.

    Beberapa penelitian juga menunjukkan jus delima dapat mencegah lonjakan gula darah dan ‘sugar crash’ yang dapat memicu rasa lapar berlebihan.

    6. Jus Kubis

    Mungkin banyak yang tidak familiar dengan jus kubis. Tidak heran memang, mengingat sayuran ini lebih sering dijadikan sebagai lalapan untuk menemani makan.

    Namun, khasiat jus kubis tidak bisa dianggap remeh, terutama untuk menurunkan berat badan. Dikutip dari NDTV Food, jus kubis dapat membantu membersihkan dan mempercepat pembuangan limbah dari saluran pencernaan. Hal ini membantu proses penurunan berat badan lebih cepat.

    Selain itu, kandungan serat yang ada pada jus kubis dapat memperlambat proses penyerapan makanan, sehingga membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan menekan nafsu makan.

    (ath/suc)

    6 Rekomendasi Jus untuk Bakar Lemak Perut, Auto Bikin Langsing!

    Sumber : health.detik.com

  • Mati-matian Diet Tapi Berat Badan Nggak Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

    Mati-matian Diet Tapi Berat Badan Nggak Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta –

    Proses penurunan berat badan yang baik harus dimulai dengan pola makan yang tepat dan aktivitas fisik yang rutin. Namun, dalam beberapa kasus proses penurunan berat badan mungkin tidak berjalan dengan lancar dan menemui beberapa kendala.

    Berikut ini adalah beberapa kesalahan diet yang mungkin dilakukan sehingga berat badan susah turun dikutip dari Eat This:

    1. Kurang Makan Lemak

    Selama diet, lemak kerap menjadi zat makanan yang kerap dihindari. Banyak yang menganggap bahwa lemak dapat meningkatkan berat badan hingga berisiko menyebabkan obesitas. Padahal beberapa jenis lemak sebenarnya justru dapat membantu proses penurunan berat badan. Salah satu contoh sumber lemak sehat yang bisa dikonsumsi adalah buah alpukat.


    Lemak merupakan makronutrien yang membantu tubuh untuk merasa kenyang, memberi nutrisi yang sangat dibutuhkan, bahkan membantu menurunkan risiko kolesterol jahat. Selain pada alpukat, lemak tak jenuh tunggal yang sehat juga dapat ditemukan dari minyak zaitun, almond, dan selai kacang.

    2. Kurang Makan Karbo

    Sama seperti lemak, karbohidrat juga menjadi salah satu zat makanan yang paling sering dihindari ketika proses diet. Walaupun memang karbohidrat olahan seperti gula dan roti putih dapat meningkatkan perubahan berat badan, karbohidrat kompleks sebenarnya justru sangat dibutuhkan dalam proses penurunan berat badan.

    Beberapa jenis makanan mengandung karbohidrat kompleks meliputi buncis, oat, kentang, ubi jalar, hingga kacang-kacangan. Menurut ahli kebugaran Jim White, RD, ACSM, mengurangi karbohidrat terlalu rendah justru mempersulit proses penurunan berat badan..

    “Mengurangi karbohidrat sangat memengaruhi tingkat energi dan mereka akhirnya menginginkan lebih banyak karbohidrat. Selain itu, mereka tidak punya banyak energi untuk berolahraga, sehingga sering kali mereka melewatkan latihan,” kata White.

    3. Terlalu Banyak Protein

    Protein memang sangat dibutuhkan dalam proses penurunan berat badan. Protein dapat membantu pembangunan otot tanpa lemak yang membakar kalori saat istirahat dan dapat membantu penurunan berat badan, namun perlu diingat bahwa porsi yang sedang tetap diutamakan.

    “Makan terlalu banyak protein, orang tidak menyadarinya, masih mengandung kalori dan masih bisa berkontribusi terhadap lemak tubuh jika dikonsumsi berlebihan,” kata White.

    Jika rutin berolahraga, jumlah protein yang disarankan untuk dikonsumsi adalah 1,2-1,7 gram protein per kilogram berat badan.

    4. Diet Terlalu Ketat

    Sebagian orang berasumsi adalah membatasi kalori sebanyak mungkin dapat menjadi senjata utama dalam proses penurunan berat badan yang lebih cepat. Nyatanya, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychosomatic Medicine menemukan orang yang melakukan diet rendah kalori secara ketat tidak mengalami penurunan berat badan secara jangka panjang.

    Kondisi tersebut rupanya disebabkan oleh produksi hormon stres kortisol yang berlebihan. Ketika tubuh melepaskan terlalu banyak kortisol, kondisi tersebut akan memberikan sinyal pada tubuh untuk menimbun lemak lebih, terutama di perut.

    “Ketika Anda tidak mengonsumsi cukup kalori, metabolisme Anda akan melambat, Anda tidak memiliki cukup energi untuk berolahraga, dan Anda cenderung makan berlebihan,” kata White.

    5. Makan Banyak Usai Olahraga

    Olahraga memang membantu proses penurunan berat badan, namun perlu diingat bukan berarti usai olahraga bisa sembarangan makan, lho. Olahraga memang membakar kalori, namun tak jarang orang terlalu melebih-lebihkan jumlah kalori yang dibakar dalam sesi berolahraga.

    Karena itu, mereka akhirnya memberikan ‘hadiah’ pada diri sendiri untuk bisa makan secara lebih bebas. Jika ingin mengisi ‘bahan bakar’ usai berolahraga, ada baiknya untuk tetap memperhatikan kalori dan kandungan dari makanan atau camilan yang dikonsumsi.

    (avk/kna)

    Mati-matian Diet Tapi Berat Badan Nggak Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

    Sumber : health.detik.com

  • BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    Jakarta –

    Ed Sheeran belum lama ini blak-blakan soal ‘fase gemuk’ yang dialaminya beberapa tahun silam. Pelantun lagu ‘Shape of You’ itu mengaku dirinya pernah kecanduan makan chicken wings atau sayap ayam selama 1,5 tahun.

    Dalam podcast Session 24, Ed mengatakan dirinya mengadopsi pola makan tersebut saat sedang berusaha diet tanpa karbohidrat. Awalnya, Ed mengira diet tanpa karbohidrat berarti masih boleh mengonsumsi sayap ayam.

    “Saya berada dalam fase gemuk, di Amerika. Saya dulu berpikir tidak ada karbohidrat berarti tidak makan roti, tidak makan kentang goreng. Saya pun berpikir ‘Saya bisa makan sayap ayam’,” ujarnya dikutip dari The Sun, Kamis (13/6/2024).


    “Saya pun hanya makan sayap ayam selama 1,5 tahun. Dan berat badan saya naik 25 kg,” sambungnya.

    Namun pada 2020, Ed muncul dengan penampilan yang lebih langsing, dan dia berhasil mempertahankannya selama empat tahun terakhir. Apa rahasianya?

    Rahasia Turun BB Ed Sheeran

    Saat ditanya tentang rahasia dietnya, Ed mengaku tidak ada yang istimewa. Penyanyi berusia 33 tahun itu mengatakan dirinya sekarang rajin berolahraga di gym dan mengatur porsi makan.

    “Saya orangnya gampang gemuk, dan apa yang jadi rahasia saya adalah rutin pergi ke gym dan mencoba mengatur porsi makan,” ucapnya.

    Dalam interview terpisah, Ed juga mengaku mengurangi makanan take away yang kerap dia konsumsi.

    “Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya merasa sehat. Saya menghentikan semua kebiasaan buruk yang ada di hidup saya. Saya berolahraga setiap hari. Saya dulu makan take away setiap hari, tapi sekarang saya tidak lagi makan take away setiap hari dan saya merasa baik,” ucapnya.

    Selain itu, Ed juga berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Hal itu dia lakukan menjelang kelahiran anak pertamanya.

    “Saya berhenti tiga bulan sebelum Lyra lahir karena saya bertekad untuk menjadi orang yang mengantarkan istri saya ke rumah sakit. Berat badan saya 98 kg pada puncaknya, dan sekarang saya 66,6 kg. Saya sangat besar, dan itu terlihat. Lingkar pinggang saya 36, sekarang turun menjadi 28,” tandasnya.

    (avk/naf)

    BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    Sumber : health.detik.com

  • BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    Jakarta –

    Ed Sheeran belum lama ini blak-blakan soal ‘fase gemuk’ yang dialaminya beberapa tahun silam. Pelantun lagu ‘Shape of You’ itu mengaku dirinya pernah kecanduan makan chicken wings atau sayap ayam selama 1,5 tahun.

    Dalam podcast Session 24, Ed mengatakan dirinya mengadopsi pola makan tersebut saat sedang berusaha diet tanpa karbohidrat. Awalnya, Ed mengira diet tanpa karbohidrat berarti masih boleh mengonsumsi sayap ayam.

    “Saya berada dalam fase gemuk, di Amerika. Saya dulu berpikir tidak ada karbohidrat berarti tidak makan roti, tidak makan kentang goreng. Saya pun berpikir ‘Saya bisa makan sayap ayam’,” ujarnya dikutip dari The Sun, Kamis (13/6/2024).


    “Saya pun hanya makan sayap ayam selama 1,5 tahun. Dan berat badan saya naik 25 kg,” sambungnya.

    Namun pada 2020, Ed muncul dengan penampilan yang lebih langsing, dan dia berhasil mempertahankannya selama empat tahun terakhir. Apa rahasianya?

    Rahasia Turun BB Ed Sheeran

    Saat ditanya tentang rahasia dietnya, Ed mengaku tidak ada yang istimewa. Penyanyi berusia 33 tahun itu mengatakan dirinya sekarang rajin berolahraga di gym dan mengatur porsi makan.

    “Saya orangnya gampang gemuk, dan apa yang jadi rahasia saya adalah rutin pergi ke gym dan mencoba mengatur porsi makan,” ucapnya.

    Dalam interview terpisah, Ed juga mengaku mengurangi makanan take away yang kerap dia konsumsi.

    “Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya merasa sehat. Saya menghentikan semua kebiasaan buruk yang ada di hidup saya. Saya berolahraga setiap hari. Saya dulu makan take away setiap hari, tapi sekarang saya tidak lagi makan take away setiap hari dan saya merasa baik,” ucapnya.

    Selain itu, Ed juga berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Hal itu dia lakukan menjelang kelahiran anak pertamanya.

    “Saya berhenti tiga bulan sebelum Lyra lahir karena saya bertekad untuk menjadi orang yang mengantarkan istri saya ke rumah sakit. Berat badan saya 98 kg pada puncaknya, dan sekarang saya 66,6 kg. Saya sangat besar, dan itu terlihat. Lingkar pinggang saya 36, sekarang turun menjadi 28,” tandasnya.

    (avk/naf)

    BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    Sumber : health.detik.com

  • Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Jakarta –

    Banyak orang di seluruh dunia yang mengkonsumsi kopi. Meskipun populer untuk meningkatkan energi, ternyata kopi hitam bisa berperan dalam penurunan badan.

    Oleh sebab itu, kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk diet. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Apakah Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak?

    Ahli diet di Preg Appetit, Ashley Shaw , RD, mengungkapkan bahwa kopi tanpa gula bisa membakar lemak untuk menurunkan berat badan.


    “Kopi, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan, dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Ashley Shaw dikutip dari laman Business Insider.

    Kandungan kafein dalam kopi membantu dalam meningkatkan penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan energi.

    Selain itu, kopi juga mengandung sejumlah nutrisi seperti potasium, magnesium, niasin, dan antioksidan. Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Kopi hitam tanpa gula adalah yang terbaik untuk menurunkan berat badan, karena tidak mengandung tambahan gula atau lemak yang bisa menyebabkan penambahan berat badan.

    Manfaat kopi hitam tersebut juga dibuktikan dalam studi tahun 2023 oleh Matthias Henn, dkk, yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition, yang menyebut bahwa minum kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan, sementara penambahan gula ke kopi dikaitkan dengan penambahan berat badan.

    Hasil menunjukkan kalau minum kopi tanpa pemanis mungkin bermanfaat dalam pengelolaan berat badan. Namun, penelitian ini juga perlu direplikasi dengan penelitian di masa depan untuk mengkonfirmasi temuan tersebut.

    Dilansir Harvard of Public Health, terdapat penelitian yang mengkaji data dari tiga studi kesehatan utama: Studi Kesehatan Perawat, Studi Kesehatan Perawat II, dan Studi Tindak Lanjut Profesional Kesehatan. Hal ini memungkinkan peneliti mengakses sejumlah besar data dan partisipan.

    Para peneliti menemukan, meminum 1 cangkir kopi setiap hari (baik tanpa kafein atau biasa) dikaitkan dengan penurunan 0,12 kilogram (kg) berat badan selama 4 tahun.

    Shaw merekomendasikan untuk minum 4 cangkir kopi ons sehari atau setara dengan 400mg kafein. Ukuran tersebut dalam rangka untuk mendapatkan manfaat kopi dan mencapai penurunan berat badan.

    “Empat cangkir kopi sehari memberikan manfaat merasa lebih terjaga dan metabolisme lemak lebih baik tanpa terlalu banyak berdampak pada tidur dan kelaparan,” jelas Shaw.

    Ia menambahkan bahwa minum 1 cangkir setiap beberapa jam merupakan hal yang masuk akal, untuk merasakan efek jangka panjang di setiap interval.

    Namun jika seseorang menyukai kopi kental , minumlah lebih sedikit cangkir atau tidak lebih dari 400mg kafein per hari.

    “Kopi yang diidentifikasi sebagai ‘kuat’ punya kandungan kafein yang lebih tinggi karena konsentrasi kopi per porsi airnya lebih besar,” kata Shaw.

    Jika seseorang menyukai kopi yang manis, ada berikut beberapa alternatif pemanis rendah kalori yang bisa digunakan yakni:

    • Pemanis berbahan dasar buah, seperti erythritol atau ekstrak buah biksu.
    • Pemanis nabati, contohnya stevia dan sirup yacon.
    • Alkohol gula seperti xylitol dan maltitol.

    (khq/fds)

    Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Sumber : health.detik.com

  • Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Jakarta –

    Banyak orang di seluruh dunia yang mengkonsumsi kopi. Meskipun populer untuk meningkatkan energi, ternyata kopi hitam bisa berperan dalam penurunan badan.

    Oleh sebab itu, kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk diet. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Apakah Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak?

    Ahli diet di Preg Appetit, Ashley Shaw , RD, mengungkapkan bahwa kopi tanpa gula bisa membakar lemak untuk menurunkan berat badan.


    “Kopi, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan, dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Ashley Shaw dikutip dari laman Business Insider.

    Kandungan kafein dalam kopi membantu dalam meningkatkan penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan energi.

    Selain itu, kopi juga mengandung sejumlah nutrisi seperti potasium, magnesium, niasin, dan antioksidan. Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Kopi hitam tanpa gula adalah yang terbaik untuk menurunkan berat badan, karena tidak mengandung tambahan gula atau lemak yang bisa menyebabkan penambahan berat badan.

    Manfaat kopi hitam tersebut juga dibuktikan dalam studi tahun 2023 oleh Matthias Henn, dkk, yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition, yang menyebut bahwa minum kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan, sementara penambahan gula ke kopi dikaitkan dengan penambahan berat badan.

    Hasil menunjukkan kalau minum kopi tanpa pemanis mungkin bermanfaat dalam pengelolaan berat badan. Namun, penelitian ini juga perlu direplikasi dengan penelitian di masa depan untuk mengkonfirmasi temuan tersebut.

    Dilansir Harvard of Public Health, terdapat penelitian yang mengkaji data dari tiga studi kesehatan utama: Studi Kesehatan Perawat, Studi Kesehatan Perawat II, dan Studi Tindak Lanjut Profesional Kesehatan. Hal ini memungkinkan peneliti mengakses sejumlah besar data dan partisipan.

    Para peneliti menemukan, meminum 1 cangkir kopi setiap hari (baik tanpa kafein atau biasa) dikaitkan dengan penurunan 0,12 kilogram (kg) berat badan selama 4 tahun.

    Shaw merekomendasikan untuk minum 4 cangkir kopi ons sehari atau setara dengan 400mg kafein. Ukuran tersebut dalam rangka untuk mendapatkan manfaat kopi dan mencapai penurunan berat badan.

    “Empat cangkir kopi sehari memberikan manfaat merasa lebih terjaga dan metabolisme lemak lebih baik tanpa terlalu banyak berdampak pada tidur dan kelaparan,” jelas Shaw.

    Ia menambahkan bahwa minum 1 cangkir setiap beberapa jam merupakan hal yang masuk akal, untuk merasakan efek jangka panjang di setiap interval.

    Namun jika seseorang menyukai kopi kental , minumlah lebih sedikit cangkir atau tidak lebih dari 400mg kafein per hari.

    “Kopi yang diidentifikasi sebagai ‘kuat’ punya kandungan kafein yang lebih tinggi karena konsentrasi kopi per porsi airnya lebih besar,” kata Shaw.

    Jika seseorang menyukai kopi yang manis, ada berikut beberapa alternatif pemanis rendah kalori yang bisa digunakan yakni:

    • Pemanis berbahan dasar buah, seperti erythritol atau ekstrak buah biksu.
    • Pemanis nabati, contohnya stevia dan sirup yacon.
    • Alkohol gula seperti xylitol dan maltitol.

    (khq/fds)

    Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Sumber : health.detik.com

  • 6 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Mudah Didapatkan dan Bikin Kenyang

    6 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Mudah Didapatkan dan Bikin Kenyang

    Jakarta –

    Ketika seseorang sedang menjalani diet, penting untuk memilih makanan yang tidak hanya rendah kalori namun juga bisa membuat kenyang lebih lama.

    Kalori adalah salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, bahkan ketika sedang menjalani diet. Kalori berperan sebagai sumber energi untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari bergerak, berpikir, bernapas, hingga menjaga suhu tubuh. Tanpa kalori yang cukup, tubuh tidak akan bisa bekerja secara optimal.

    Namun saat sedang diet, seseorang perlu mengurangi asupan kalori yang dikonsumsi. Hal ini bertujuan agar jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh sesuai dengan kebutuhan, sehingga tidak menyebabkan penumpukan yang berujung pada kenaikan berat badan.


    Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan rendah kalori. Makanan-makanan ini sebenarnya tidak sulit untuk didapat. Bahkan, ada beberapa makanan rendah kalori yang tetap bisa memberikan rasa kenyang hingga waktu makan selanjutnya.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar makanan rendah kalori yang murah dan mengenyangkan.

    1. Telur

    Selain tergolong makanan rendah kalori, telur juga padat akan nutrisi. Satu butir telur dapat mengandung sekitar 72 kalori, 6 gram protein, dan berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan.

    Studi menunjukkan mengonsumsi telur saat sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi sepanjang hari.

    Penelitian lain juga mengungkapkan mengonsumsi makanan tinggi protein saat sarapan, seperti telur, dapat mengurangi kecenderungan ngemil, memperlambat pengosongan perut, dan menurunkan tingkat hormon penyebab lapar.

    2. Kentang

    Kentang adalah salah satu makanan yang kerap dikonsumsi sebagai pengganti nasi saat sedang diet. Selain rendah kalori, kentang juga kaya akan protein dan serat yang tak kalah penting untuk menurunkan berat badan.

    Protein dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Di sisi lain, serat dapat memperlambat penyerapan makanan di saluran pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan melancarkan buang air besar (BAB).

    Sebuah penelitian juga menyebutkan kentang memiliki komponen inhibitor protease yang dapat menekan nafsu makan dan mengurangi jumlah asupan makanan untuk meningkatkan rasa kenyang.

    3. Dada ayam

    Dada ayam merupakan menu yang sudah tidak asing lagi buat para pejuang diet. Sebab, potongan dada merupakan bagian daging ayam yang paling rendah lemak dan kalori.

    Misalnya, 100 gram daging dada ayam yang dimasak dapat mengandung hingga 160 kalori dan 32 gram protein. Kombinasi ini tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan kalori harian tubuh, tapi juga menekan nafsu makan dan rasa lapar.

    4. Ikan

    Selain dada ayam, daging ikan juga menjadi salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi saat diet. Sebuah studi juga mengungkapkan protein dari daging ikan dapat memberikan efek kenyang yang lebih besar dibanding daging ayam atau sapi.

    Beberapa jenis ikan, seperti salmon dan makerel, juga mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

    5. Legum

    Legum atau polong-polongan juga termasuk makanan rendah kalori yang mengenyangkan. Tak hanya itu, legum juga mengandung protein dan serat tinggi yang dapat membantu mengurangi nafsu makan dan rasa lapar.

    Adapun contoh legum antara lain kacang kedelai, buncis, lentil, kacang tanah, kacang arab, kacang hijau, dan lain sebagainya.

    6. Semangka

    Semangka adalah salah satu buah terbaik untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menurunkan berat badan. Satu cangkir semangka potong (sekitar 150 gram) hanya mengandung 46 kalori saja. Tak hanya itu, semangka juga kaya akan mikronutrien penting, seperti vitamin A dan C.

    Studi menunjukkan konsumsi makanan dengan kepadatan kalori rendah, seperti semangka, dapat memberikan efek kenyang yang serupa dengan makanan padat kalori. Selain itu, mengonsumsi makanan dengan kepadatan kalori yang lebih rendah dikaitkan dengan penurunan asupan kalori dan berat badan.

    (ath/suc)

    6 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Mudah Didapatkan dan Bikin Kenyang

    Sumber : health.detik.com