Category: Tips Properti

  • Ini Syarat dan Cara Mengajukan KPR Rumah Second


    Jakarta

    Membeli rumah bekas atau rumah second ternyata bisa menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun, ternyata banyak orang bellum tahu soal KPR rumah second.

    Menggunakan KPR untuk membeli rumah second bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan hunian. Membeli rumah second banyak diminati orang karena terkadang sudah lengkap dengan isinya.

    Dilansir dari BTN Properti, menggunakan KPR rumah second memiliki keuntungan karena bisa melakukan penawaran dengan penjual rumah. Namun, untuk bisa mengajukan KPR rumah second ada beberapa syarat yang harus disiapkan.


    Berikut ini syarat dan cara mengajukan rumah second dikutip dari BTN Properti, Senin (29/4/2024).

    Syarat Berkas Pengajuan KPR Rumah Second

    Syarat Mengajukan KPR Rumah Second

    – Warga Negara Indonesia (WNI)
    – Pegawai tetap dengan masa kerja minimal 2 tahun
    – Berusia minimal 21 tahun dan pada saat jat tempo pembayaran maksimal berusia 55 tahun
    – Lolos BI checking atau tidak masuk daftar hitam (blacklist)

    Berkas untuk Mengajukan KPR Rumah Second

    – Kartu Keluarga dan KTP
    – NPWP
    – Surat nikah
    – Slip gaji 3 bulan terakhir
    – Surat Keterangan Kerja
    – Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir
    – Fotokopi sertifikat rumah yang ingin dibeli
    – Fotokopi IMB rumah yang ingin dibeli
    – Fotokopi bukti pembayaran PBB terbaru dari rumah yang ingin dibeli
    – Surat kesepakatan jual beli rumah yang ingin dibeli yang ditandatangani di atas meterai antara pemilik rumah dan pembeli rumah.

    Cara Mengajukan KPR Rumah Second

    Apabila persyaratan sudah dipenuhi, kamu bisa mulai mengajukan KPR rumah second. Begini caranya.

    1. Pilih dan Cek Kondisi Rumah yang Diinginkan

    Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah memilih rumah. Pastikan rumah yang diinginkan berada di lokasi yang strategis.

    Selanjutnya, mengecek kondisinya. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi rumah dalam keadaan baik atau tidak.

    2. Negosiasi Harga Rumah

    Setelah mengecek kondisi rumah dan dirasa cocok, kamu bisa melakukan negosiasi dengan pemiliknya. Dengan melakukan negosiasi harga, kamu bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

    3. Pilih Penyedia Layanan KPR

    Selanjutnya, kamu bisa mengajukan KPR ke penyedia layanan yang sesuai dengan keinginanmu. Pilih bank dengan program KPR rumah second yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan kamu. Lalu, kamu bisa menyesuaikan syarat dan dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan KPR rumah second.

    4. Ikuti Proses Penilaian KPR dari Bank Penyedia

    Proses selanjutnya yaitu proses penilaian appraisal. Proses ini dilakukan untuk menilai kecocokan harga dengan kondisi rumah bekas.

    Proses appraisal ini dilakukan dengan melakukan survei secara langsung ke rumah yang ingin dibeli dan menentukan kelayakannya sehingga muncul penilaian harga rumah. Biasanya, penilaian harga rumah dari bank dengan harga jual memiliki sedikit selisih sehingga kamu perlu membayar selisih harga tersebut.

    5. Urus Surat Perjanjian Kredit (SPK)

    Selanjutnya, kamu bias mulai mengurus surat perjanjian kredit (SPK). Proses ini wajib dilakukan sebelum kredit dari bank cair. Umumnya, SPK ini berisi biaya kredit, biaya penalti, besaran bunga, batasan, dan kewajiban sebagai debitur.

    6. Proses Akad Kredit yang Mau Dibeli

    Apabila semua tahapan pengajuan KPR rumah second sudah dilakukan, selanjutnya adalah proses akad KPR rumah second. Proses akad kredit dilakukan oleh debitur, penjual rumah, pihak bank sebagai kreditur, dan notaris sebagai saksi.

    Setelah tanda tangan akad selesai, notaris akan mengurus surat balik nama rumah yang dibeli. Sementara itu, sertifikat rumah Izin Membangun Bangunan (IMB), dan pajak bumi bangunan (PBB) dari rumah akan ditahan pihak bank sebagai jaminan KPR hingga cicilan lunas.

    Itulah syarat dan cara mengajukan KPR rumah second. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ini Bisa Cegah Kucing BAB Sembarangan di Halaman Rumah


    Jakarta

    Kucing buang air besar (BAB) di halaman tentu bisa meresahkan penghuni rumah. Sebab, penghuni rumah harus membersihkan kotoran yang ditinggalkan kucing peliharaannya, atau bahkan kucing liar.

    Untuk kucing liar, bisa saja diusir dari halaman rumah, namun untuk kucing peliharaan bisa saja sulit untuk menghentikannya BAB di halaman rumah.

    Maka dari itu, kamu perlu melakukan beberapa hal untuk bisa mencegah kucing BAB di halaman rumah. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini caranya.


    1. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Kamu bisa menanam tanaman yang wanginya tidak disukai oleh kucing. Misalnya, kamu bisa menanam lavender, rosemary, atau mint. Dilansir dari petkeen.com, Senin (29/4/2024), aroma dari ketiga tanaman itu tidak disukai oleh kucing.

    2. Mengubur Kulit Jeruk

    Kucing membenci aroma jeruk. Dalam jumlah besar, jeruk bisa beracun bagi kucing. Kamu bisa mengubur kulit jeruk dan dalam banyak kasus, kucing-kucing akan meninggalkan daerah yang ada aroma jeruk dan tidak akan kembali.

    Jeruk yang dikubur tidak memiliki pengaruh buruk bagi tanaman di halaman. Jadi, cara ini bisa menjadi salah satu yang efektif untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah.

    3. Pakai Bubuk Kopi

    Banyak mamalia yang tidak menyukai aroma bubuk kopi, termasuk kucing. Apalagi, kafein dalam jumlah banyak bisa beracun bagi kucing.

    Kamu bisa menaburkan bubuk kopi di sekitar halaman untuk mencegah kucing BAB di sana. Aroma dari bubuk kopi akan membuat kucing enggan ke halaman dan mencegahnya balik lagi. Metode ini juga berhasil pada hewan lainnya, seperti anjing.

    Penggunaan bubuk kopi di halaman juga tidak terlalu berbahaya bagi tanaman, sehingga metode ini patut dicoba.

    4. Pakai Cuka

    Cuka memiliki bau yang menyengat, bau yang tidak disukai oleh manusia juga kucing. Aroma yang kuat biasanya tidak disukai oleh kucing.

    Untuk menerapkannya, kamu bisa mencampurkan cuka dengan air dan ditaruh di botol semprot. Lalu, kamu bisa menyemprotkannya ke sekitar halaman.

    Sebagai catatan, penggunaan cuka dalam jumlah banyak bisa membahayakan beberapa tanaman. Maka dari itu perlu hati-hati.

    5. Tusuk Gigi

    Apabila kucing BAB di pot bunga, kamu bisa memasang tusuk gigi di tepi pot. Hal ini untuk mencegah kucing BAB di pot bunga. Biasanya setelah dipasang tusuk gigi selama beberapa minggu, kucing akan berpindah ke tempat lain. Setelah itu, kamu bisa mencabut tusuk giginya.

    6. Buat Taman Bunga Kurang Menarik

    Kamu bisa membuat taman bunga kurang menarik untuk mencegah kucing BAB di halaman. Apabila taman bunga sulit untuk digali, kucing tidak akan ingin untuk BAB di sana.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan penutup tanah dan menggunakan kerikil kecil atau ranting untuk menutup tanah.

    “Banyak kucing tidak menyukai tanah basah di kakinya, jadi menyiram petak bunga juga dapat menghalangi mereka. Pertimbangkan untuk menggunakan tanaman atau bunga yang baunya tidak disukai kucing, tetapi tidak berbahaya seperti lavender atau rosemary,” kata PDSA pet, Shauna Walsh, dikutip Country Living, Senin (29/4/2024).

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dari Mana Debu Berasal? Begini Cara Cegahnya Biar Nggak Numpuk


    Jakarta

    Debu yang menumpuk bisa mengotori rumah dan menimbulkan alergi bagi penghuninya. Benda kecil ini dapat mengganggu kalau menumpuk. Nah, pernahkah kamu terpikirkan dari mana debu berasal?

    Berikut ini penjelasan tentang bagaimana debu bisa menumpuk di dalam rumah yang dilansir dari Forbes Home, Senin (29/4/2024).

    Dari Mana Debu Berasal?

    1. Polusi

    Polusi dari knalpot mobil dan emisi pabrik bertebaran di udara. Jika jendela rumah dalam keadaan terbuka, maka partikel debu itu akan masuk ke dalam rumah.


    Apalagi kalau kamu tinggal di rumah dekat jalanan yang ramai. Maka, kurangi eksposur rumah dari udara luar untuk mencegah debu dari polusi. Kamu juga bisa menggunakan air purifier untuk membersihkan udara dari polusi.

    2. Serbuk Sari

    Serbuk sari dari tanaman juga bertebaran di udara, sehingga bisa masuk ke dalam rumah ketika pintu atau jendela terbuka. Jika ingin mendapat udara segar namun ingin mencegah masuknya serbuk sari, kamu bisa menggunakan layar jendela yang akan memfilter partikel-partikel masuk ke dalam rumah. Selain itu, air purifier mampu menghilangkan serbuk sari di dalam rumah.

    3. Bulu Hewan Peliharaan

    Hewan peliharaan yang berbulu pasti akan meninggalkan jejak bulu di sekitar rumah. Biasanya, bulu-bulu ini berterbangan di udara atau menempel di furnitur, terutama yang berbahan kain. Untuk mengurangi intensitas bulu di rumah, kamu bisa lebih rajin menyisir dan memandikan hewan peliharaan.

    4. Jalanan dan Tanah

    Partikel debu bisa terbawa ke dalam rumah dari kotoran di jalanan ataupun tanah kering yang menempel di sepatu ataupun pakaian. Debu dari jalan ini bisa berasal dari partikel batu, pasir, ataupun tanah.

    Oleh karena itu, tak heran kalau menemukan banyak debu di sekitar pintu depan rumah. Kalau mau mencegah masuknya debu, tutupi celah pintu dan jendela serta pastikan penghuni rumah tidak menggunakan sepatu di dalam rumah.

    5. Kain

    Bahan kain tak hanya menjadi sarang debu, tetapi juga menimbulkannya. Bahan kain pada gorden, handuk, seprai, maupun pakaian bisa melepaskan partikel-partikel kecil yang menjadi debu.

    6. Tungau Debu

    Manusia umumnnya melepaskan 1,5 gram kulit mati dari tubuh yang banyak ditemukan pada seprai, bantal, dan matras. Kulit mati ini yang menjadi makanan tungau debu, sehingga dapat hidup dan berkembang biak.

    Selain itu, serangga ini cukup mengganggu karena dapat menimbulkan alergi atau asma bagi sebagian orang. Nah, semakin banyak tungau berkembang biak, maka akan terkumpul menjadi debu. Oleh karena itu, coba rajin membersihkan permukaan kain menggunakan vacuum atau mencucinya.

    Demikian penjelasan dari mana debu berasal. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Trik Menata Kamar Tidur Kecil Agar Tampak Rapi dan Teratur


    Jakarta

    Menata kamar tidur kecil mungkin agak menantang karena harus mengakali penyimpanan barang-barang dengan ruang yang terbatas. Jika tidak diatur dengan baik, kamar akan terlihat berantakan yang tentunya tidak nyaman buat ditinggali penghuninya.

    Oleh karena itu, para pemilik kamar tidur kecil harus lebih kreatif memaksimalkan ruang yang ada. Fokuslah untuk membuat tempat penyimpanan di dalam kamar untuk menyimpan atau bahkan menutupi tumpukan barang.

    Nah, kalau kamu pengin tampilan kamar yang rapi dan teratur coba ikuti trik ini yang dilansir dari The Spruce, Senin (29/4/2024).


    Cara Menata Kamar Tidur Kecil

    1. Berpikir Minimalis

    Terlalu banyak furnitur dan barang di kamar tidur membuat ruang terasa sempit. Buatlah ruang dengan membatasi furnitur dan barang-barang di dalam kamar. Kamu bisa mengikuti prinsip minimalis yang mengutamakan barang-barang esensial, misalkan tempat tidur, meja nakas, dan lemari pakaian. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan furnitur multifungsi.

    2. Kosongkan Permukaan Meja

    Hindari tumpukan barang yang berserakan di atas meja atau meja nakas. Biasakan untuk membiarkan meja kosong atau hanya segelintir barang saja seperti lampu, tissue, dan jam. Dengan begitu, kamar terlihat rapi karena barang-barang disembunyikan di tempat penyimpanannya.

    3. Gunakan Ruang Bawah Tempat Tidur

    Meski tidak banyak ruang di kamar tidur kecil, kamu bisa memanfaatkan ruang di bawah tempat tidur untuk menaruh barang-barang. Simpanlah barang-barang yang jarang dipakai seperti buku, tas, dan mainan dalam kotak penyimpanan, lalu taruh di bawah tempat tidur.

    4. Rutin Sortir Barang

    Kamar kecil cenderung lebih cepat menjadi berantakan. Kalau ingin menjaga ruang selalu rapi, coba untuk membuat rutinitas merapikan dan menyortir barang-barang. Singkirkan barang-barang yang tidak lagi kamu gunakan supaya tidak makan tempat.

    5. Ruang Penyimpanan Vertikal

    Apabila lantai sudah cukup dipadati beragam barang, kamu bisa menambah ruang penyimpanan secara vertikal dengan ambalan di tembok ataupun gantungan di belakang pintu kamar dan lemari. Dengan begini, barang-barang tidak akan memenuhi lantai kamar.

    Itulah cara menata kamar tidur kecil agar rapi dan teratur. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cerita Lewis Capaldi Membeli Rumah di Kawasan Elit London



    Jakarta

    Lewis Capaldi dikabarkan baru saja membeli rumah barunya di daerah utara London. Penyanyi asal Skotlandia itu kini telah menambah jajaran artis yang menghuni kawasan elit Hampstead, London.

    Sebelum memutuskan untuk membeli rumah tersebut, Capaldi memang sudah sering terlihat di kawasan tersebut. Menurut kabar, ia memang sudah menyukai kawasan tersebut dan akhirnya memutuskan untuk membeli rumah di sana.

    Pelantun lagu Someone You Loved itu merogoh kocek sebesar 3 juta euro atau setara dengan 52,1 miliar rupiah untuk membeli rumah dekat danau tersebut. Ia kemudian pindah ke rumahnya itu bersama dengan pacarnya, Ellie MacDowell pada Maret 2024 lalu.


    “Lewis sangat ramah terhadap semua tetangganya dan sangat menikmati tinggal di daerah tersebut” kata seorang sumber kepada Daily Mail, melansir dari The Standard.

    “Ini sangat berbeda dengan tempat dia dibesarkan. Daerah ini sangat indah dan mahal. Ini menunjukkan kepada kita berapa banyak uang yang telah ia hasilkan dalam waktu yang relatif singkat.”

    Sebelumnya, pada tahun 2020, Capaldi meninggalkan rumah keluarganya. Akhirnya rumah tersebut dijual dengan harga 400.00 euro (Rp 6,9 miliar) pada tahun 2021.

    Setelah menjual rumah tersebut, ia pun membeli rumah bergaya pertanian (farmhouse) modern atas saran temannya, penyanyi Ed Sheeran. Rumah tersebut ia beli dengan harga 1,6 juta euro (Rp 27,8 miliar).

    Namun, tampaknya rumah tersebut tidak sesuai dengan harapannya. Capaldi mengatakan bahwa membeli rumah tersebut adalah salah satu penyesalannya. Alasannya, rumah tersebut memiliki bau anjing dan asap rokok yang mengganggu.

    “Dari luar, rumahnya indah. Ada pemandangan pegunungan dan danau. Sebelumnya aku sudah melihat rumahnya, tapi aku terlalu bersemangat saat itu. Kukira bau anjing dan asap rokonya akan hilang, tapi ternyata tidak kunjung hilang,” ucap Lewis Capaldi, melansir dari The Standard.

    “Aku sudah membuat beberapa kesalahan dalam dua tahun lalu, dan membeli rumah itu adalah salah satunya.”

    Kawasan rumah barunya sekarang di Hampstead, London, memang tidak memiliki pemandangan pegunungan. Namun, daerah ini sudah terkenal disukai oleh para kalangan elit dan terkenal di London karena lahannya yang luas, kawasan perumahan yang mewah, dan tempatnya yang ekslusif.

    Banyak properti mewah yang cocok untuk dijual termasuk bekas rumah John Constable dan Esther Rantzen. Di sana juga ada rumah tempat Richard Rogers dan Norman Foster memulai karir arsitektur mereka.

    Kabarnya, tetangga Lewis Capaldi di rumah barunya adalah Harry Styles. Rumah baru Capaldi dikabarkan sangat dekat dengan rumah Styles. Menurut kabar, Styles menghabiskan 3,2 juta euro (Rp 55,7 miliar) untuk rumah pertamanya di Hampstead pada tahun 2012.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Butuh Gaji Berapa Agar Bisa Cicil Rumah?



    Jakarta

    Kira-kira, butuh gaji berapa ya bisa biar bisa cicil rumah? Pertanyaan itu pasti sering terlintas di benak detikers.

    Memang, untuk bisa membeli rumah perlu disesuaikan dengan penghasilan yang didapatkan per bulan. Hal ini supaya saat mencicil rumah, kebutuhan penting lainnya masih bisa dipenuhi dari penghasilan yang didapat.

    Adapun, salah satu cara untuk membeli rumah, baik rumah baru maupun rumah bekas atau second, adalah dengan menggunakan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Dengan menggunakan KPR, kamu bisa mencicil rumah dengan jumlah yang disesuaikan dengan penghasilan dan tenor yang sudah ditentukan.


    Nah, jika ingin mengetahui besaran gaji yang diperlukan agar bisa mencicil rumah, hal itu tergantung dari harga dan daerah rumah yang diinginkan.

    Misalnya kamu ingin membeli rumah subsidi di Bangka Belitung. Untuk harga rumah subsidi terbaru di sana paling maksimal Rp 173 juta.

    Nah, kalau kamu mau beli rumah subsidi di Bangka Belitung seharga Rp 173 juta, dengan bunga fixed 5%, DP 10%, dan tenor 20 tahun, maka cicilan yang harus dibayarkan sekitar Rp 1,2 juta per bulan.

    Untuk bayar cicilan, maksimal 30% dari penghasilan. Hal itu supaya calon debitur masih bisa menggunakan sisa penghasilan untuk kebutuhan lainnya.

    Untuk bisa membayar cicilan tersebut, maka gaji yang diperlukan adalah Rp 4 juta per bulan.

    Lain halnya jika ingin membeli rumah komersial. Biasanya, saat membeli rumah komersial, bunga KPR akan berbeda, ada yang fixed rate dan floating rate.

    Misalnya kamu ingin membeli rumah di wilayah Banyuwangi seharga Rp 320.000.000, berikut ini perkiraan gaji yang harus dimiliki untuk membayar cicilan.

    Harga rumah: Rp 320.000.000
    DP: 30%
    Bunga fixed selama 3 tahun sebesar 6%
    Bunga floating selama 15 tahun sebesar 10%
    Tenor: 18 tahun

    Maka cicilan yang harus dibayarkan dengan bunga fixed sekitar Rp 1,8 juta. Lalu, saat bunga floating diterapkan maka cicilan yang harus dibayarkan Rp 2,4 juta.

    Untuk bayar cicilan, maksimal 30% dari penghasilan. Hal itu supaya calon debitur masih bisa menggunakan sisa penghasilan untuk kebutuhan lainnya.

    Jika menggunakan perhitungan itu, maksimal cicilan 30%, maka untuk bisa membayar cicilan Rp 1,8 juta per bulan, kamu harus memiliki gaji setidaknya Rp 6 juta. Ketika cicilan bunga floating diterapkan yaitu Rp 2,4 juta per bulan, maka setidaknya kamu memiliki penghasilan Rp 8.000.000 per bulan.

    Sebagai catatan, hal itu akan berbeda dengan harga rumah yang dibeli, daerah rumahnya, serta penghasilan yang dimilikinya.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bagaimana Nasib Penghuni Kala Kos-kosan Dijual Pemiliknya?


    Jakarta

    Bisnis rumah kos atau rumah sewa belakangan ini semakin populer di wilayah kota besar di Indonesia. Lahan sempit perkotaan sering menjadi alasan mengapa bisnis ini semakin ramai.

    Pasalnya, banyak masyarakat Indonesia yang lokasi kerjanya jauh dari rumah. Maka dari itu, rumah sewa atau rumah kos sering menjadi andalan masyarakat untuk bisa memiliki tempat tinggal yang dekat dari kantor.

    Bisnis rumah sewa ini bermacam macam. Ada yang dibayar perhari, hingga bahkan pertahun. Tapi, untuk bisnis rumah sewa semacam rumah kos biasanya dipatok dalam harga sewa per bulan. Dalam jenjang waktu ini pemilik properti kos harus bertanggung jawab atas biaya perawatan properti tersebut.


    Dari hal tersebut pasti ada yang bertanya, Apa yang terjadi bila pemilik kos tersebut pindah tangan ketika masih ada penghuninya?

    Pemilik Kos Pindah Tangan saat Masih Beroperasi, Apakah Sah?

    Menurut Direktur Ray White Indonesia, Erwin Karya perpindahan tangan pemilik kos ini mungkinkan dan memang sudah biasa terjadi. Mereka juga mengatakan bahwa hal seperti ini tidak dilarang dalam peraturan rumah sewa.

    “Tentu bisa sepanjang disepakati kedua belah pihak dan keinginan pembeli baru apakah mau melanjutkan dengan penghuni yang ada atau mau mencari penghuni baru,” jawab Erwin.

    Ada beberapa opsi yang bisa ditempuh setelah kos-kosan dijual. Pertama adalah pengosongan, kedua adalah mengalihkan hak tagih ke pemilik baru. Untuk pengosongan sendiri, lanjut Erwin, biasanya ada jeda waktu yang diberikan.

    “Untuk case seperti ini biasanya penghuni lama diberikan waktu 1-2 bulan untuk pengosongan,” tutur dia.

    Bagaimana Nasib Penghuni Kosan?

    Terpisah, Vice President Xavier Marks Home, Nina Kuntjoro mengatakan, jual beli aset kos-kosan yang masih berpenghuni sebenarnya bukan satu dua kali terjadi. Sehingga bisa dianggap sebagai transaksi jual beli aset properti yang biasa.

    “Boleh saja, sekarang banyak kosan dijual dalam keadaan masih beroperasi,” jelas Nina.

    Namun ia memberi catatan. Bila penghuni kos telah membayar biaya kos-nya, maka ia berhak menempati kos-kosan tersebut sampai masa jatuh tempo selanjutnya. Atau, pemilik sebelumnya bisa mengembalikan biaya kos yang sudah dibayarkan dan menghitungnya secara proporsional bila ingin aset tersebut dikosongkan.

    “Balik lagi kalau sewa itu kan perjanjian antara pemilik dan penyewa. Apabila aset tersebut dijual ya tetap penyewa hubungannya dengan pemilik sebelumnya,” jelas Nina.

    Menurut Nina, keuntungan atau kerugian dari proses jual beli aset kos yang masih beroperasi sebenarnya tergantung dengan kondisi rumah tersebut. Apabila aset kos tersebut tidak mempunyai masalah atau perlu renovasi, berarti yang untung adalah pembeli aset tersebut, karena ia tidak perlu melakukan perawatan lebih.

    “Kalau kosannya sudah well prepared, anggap saja sudah seperti bintang lima gitu. Ya berarti itu untung buat si pembeli,” terang Nina.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Utama Lebih Baik di Lantai Satu atau Dua? Ini Kekurangan dan Kelebihannya


    Jakarta

    Lokasi dari kamar utama di dalam sebuah rumah merupakan hal yang cukup penting. Kamar, apalagi kamar utama adalah tempat dimana pemilik rumah menghabiskan sebagain besar waktunya saat di rumah. Oleh karena itu, lokasi kamar ini patut dipertimbangkan.

    Penempatan dan lokasi kamar utama juga bisa menjadi faktor penentu seseorang dalam membeli rumah, terutama pada rumah dengan dua lantai atau lebih. Sebagian orang lebih menyukai kamar utama di lantai bawah, sebagian lagi menyukai kamar di lantai atas.

    Lantas mana yang lebih baik? Kamar di lantai satu atau dua?


    Sebenarnya semuanya tergantung pada preferensi, tapi lebih baik jika kamu tahu kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Melansir dari newhomescc.com, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.

    Kamar Utama di Lantai Satu (Bawah)

    Kelebihan

    1. Kemudahan Akses

    Kamar tidur utama di lantai pertama memberikan akses yang mudah bagi penghuni, terutama orang tua atau manula yang. Jika kamu berencana untuk menempati rumah tersebut dalam jangka waktu lama, lebih baik untuk menempatkan kamar utama di lantai bawah. Semakin bertambah umur, kita sencerung akan mudah lelah jika harus menaiki tangga, jadi kamar di lantai pertama akan lebih baik.

    2. Potensi Meningkatkan Nilai Properti

    Menempatkan kamar tidur utama di lantai pertama bisa berpotensi meningkatkan nilai jual rumah. Hal ini dikarenakan kamar di lanta bawah menarik bagi banyak pembeli, terutama mereka yang mementingkan kenyamanan di rumahnya.

    4. Bisa Menghemat Energi

    Menempatkan kamar utama di lantai pertama bisa mengurangi kebutuhan akan pendingin udara terutama bagi kamu yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum mempunyai anak. Hal ini karena hanya satu lantai yang ditempati, sehingga bisa mengurangi tagihan listrik secara keseluruhan.

    Kekurangan

    1. Lebih Berisik

    Kamar tidur utama di lantai pertama rentan terhadap kebisingan, terutama jika terlalu dekat dengan ruang bersama seperti ruang keluarga atau dapur, atau jika menghadap ke jalan raya.

    2. Masalah Lahan Rumah

    Penempatan kamar tidur utama di lantai pertama bisa jadi tidak praktis tergantung pada denah lantai dan ukuran lahan rumah. Jika lahan rumahnya sempit, lokasi kamar utama di lantai satu bisa membuat area halaman luar atau carport lebih sempit.

    Kamar Utama di Lantai Dua (Atas)

    Kelebihan

    1. Kenyamanan dan Privasi

    Bagi kamu yang tidak suka kebisingan, kamu bisa memilih kamar utama di lantau dua aau lantai atas. Menempatkan kamar tidur utama di lantai dua bisa memberikan privasi yang lebih baik karena jauh dari kebisingan ruang tamu atau dapur di lantai pertama. Kamu bisa juga menempatkannya di ujung untuk suasana yang lebih hening dan nyaman.

    2. Pemandangan yang Bagus

    Kamar tidur utama di lantai dua biasanya menawarkan pemandangan yang lebih bagus, terutama jika rumah kamu memiliki pemandangan yang menarik. Seperti taman, atau pemandangan alam yang bagus.

    3. Fleksibilitas Ruang

    Penempatan kamar utama di lantai dua cocok untuk keluarga yang membutuhkan ruang tambahan di lahan yang terbatas, terutama jika tidak ada cukup ruang di lantai pertama.

    Kekurangan

    1. Masalah Mobilitas

    Jika kamar utama berada di lantai dua, masalah akses menjadi perhatian, terutama seiring bertambahnya usia. Masalah mobilitas seperti kaki patah atau masalah usia yang rentan lelah bisa menyulitkan akses ke lantai dua, terutama jika harus menaiki tangga.

    3. Biaya dan Modifikasi

    Menambahkan kamar tidur utama di lantai dua memerlukan modifikasi pada rencana desain rumah dan penguatan struktural untuk lantai pertama. Hal ini bisa membuat biaya yang dikeluarkan lebih mahal. Gangguan selama proses konstruksi juga perlu dipertimbangkan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Penting Asuransi Kebakaran untuk Lindungi Properti Kita?



    Jakarta

    Salah satu hal yang didapat saat kita membeli ruymah adalah asuransi kebakaran. Pemilik rumah harus benar-benar memperhatikan hal ini karena musibah atau bencana bisa terjadi kapan saja.

    Sebenarnya seberapa penting asuransi kebakaran untuk melindungi properti kita?

    Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia, Andy Samuel mengatakan, asuransi kebakaran untuk properti tak hanya meliputi musibah kebakaran, namun juga musibah lain seperti tersambar petir, kejatuhan pesawat, dan lainnya. Biasanya, paket asuransi ini dinamakan FLEXAS. FLEXAS adalah singkatan dari Fire (Kebakaran), Lightning (Sambaran Petir), Explosion (Ledakan), Aircraft Impact (Kejatuhan Pesawat Terbang) & Smoke (Asap).


    Mengingat kebakaran bisa terjadi kapan saja, asuransi ini penting untuk dimiliki.

    “Pada intinya, asuransi ini penting, mempertimbangkan risiko kebakaran itu sumbernya bisa dari mana aja. Bisa dari faktor internal dan eksternal, mau itu sifatnya teknis maupun faktor human error. Terutama untuk pelaku bisnis, tentunya ketika terjadi risiko kebakaran atau gempa bumi akan mengganggu operasional bisnis mereka. Karena seperti produk asuransi kebakaran bukan hanya dapat menjamin risiko terbakarnya sebuah properti, tetapi dapat melindungi juga dari risiko seperti petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap,” ujar Andy dalam keterangannya, Selasa (30/4/2024)..

    “Sedangkan untuk asuransi gempa bumi (yang bisa menjadi perluasan jaminan dari asuransi kebakaran), dapat menjamin kejadian gempa bumi itu sendiri, serta letusan gunung berapi, Kebakaran dan Ledakan yang mengikuti terjadinya Gempa Bumi dan atau Letusan Gunung Berapi,” ujarnya.

    Bila musibah itu terjadi, si pemilik rumah juga bisa dengan mudah mengajukan klaim asuransi. Andy mengatakan, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pemilik rumah harus menjelaskan kronologi dari

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Menyiram Tanaman dengan Air Hujan Ternyata Lebih Baik Ketimbang Air Keran


    Jakarta

    Menyiram tanaman dengan air sangat penting agar tanaman bisa tumbuh dengan baik. Selain jumlah dan intensitas yang tepat, ternyata jenis air yang digunakan juga berpengaruh pada pertumbuhan tanaman lho.

    Melansir dari Spectrum News 1, Selasa (30/4/2024) air hujan adalah opsi terbaik untuk menyiram tanaman. Sebab, hujan mempunyai manfaat yang tidak dapat diberikan oleh air keran yang biasa kita gunakan.

    Kalau pengin pekarangan tumbuh subur dan indah, maka air hujan sangat diperlukan! Biasanya pekarangan rumah yang baru disiram hujan yang lebat tampak lebih segar, bukan?


    Nah, berikut ini alasan menyiram tanaman lebih baik dengan air hujan daripada air keran.

    Kenapa Air Hujan Paling Bagus buat Menyiram Tanaman?

    Alasan utama air hujan bagus untuk tanaman antara lain senyawa kimia yang terkandung di dalamnya. Ada nitrogen yang terkandung dalam air hujan yang baik untuk tanaman.

    Air hujan juga mengandung lebih banyak oksigen daripada air keran, sehingga membantu tanaman tumbuh lebih subur. Lalu, karbon dioksida juga terbawa oleh air hujan. Karbon dioksida dapat membantu melepaskan nutrisi penting bagi tanaman.

    Sementara air keran biasanya mengandung natrium yang dalam jumlah banyak dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan sistem akar. Kamu bisa melihat endapan putih pada daun yang merupakan residu dari natrium. Tentunya hal ini bisa beracun dan merusak tanaman.

    Kemudian, hujan biasanya turun menyirami tanaman secara lebih merata, sehingga tidak ada bagian pekarangan yang tertinggal. Aliran dari air hujan pun akan membersihkan endapan mineral, debu, dan polutan yang menutupi daun tanaman. Oleh karena itu, air hujan sangat penting untuk kesuburan tanaman.

    Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan air keran. Kalau cuaca sedang kering dan jarang hujan, pastikan untuk tetap memberi pasokan air yang cukup pada tanaman meski dari keran.

    Selain itu, penting untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk menyiram tanaman. Salah satu indikasinya bisa dengan mengecek kelembapan tanah menggunakan jari.

    Demikian penjelasan tentang menyiram tanaman dengan air hujan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com