Category: Tips Properti

  • Butuh Waktu Berapa Lama Bangun Rumah Dua Lantai?


    Jakarta

    Saat seseorang berencana untuk membangun rumah, biasanya akan muncul banyak pertanyaan. Salah satunya adalah tentang lama pembangunan rumah tersebut.

    Membangun rumah baru, pasti akan memakan waktu yang cukup lama. Ada beberapa faktor yang menentukan waktu yang dibutuhkan untuk membangun rumah. Rata-rata, dibutuhkan sekitar enam bulan untuk membangun rumah standar. Namun bagaimana dengan rumah dua lantai? Apakah waktu pengerjaannya lebih lama?

    Melansir dari laman Clarence Homes, berikut adalah penjelasan mengenai waktu rata-rata untuk membangun rumah dan faktor yang mempengaruhinya.


    Waktu Rata-rata Pembangunan Rumah

    Dibutuhkan rata-rata sekitar 6 bulan untuk menyelesaikan pembangunan rumah standar. Terkadang bahkan ada rumah yang dibangun dalam waktu yang lebih singkat (sekitar 4 bulan), dan ada juga yang lebih lama sekitar 12 bulan sampai penyelesaian.

    Jika kamu berencana untuk membangun rumah satu lantai, biasanya akan memakan waktu sekitar 4 hingga 7 bulan. Sedangkan, rumah sederhana dengan dua lantai atau bertingkat akan memakan waktu lebih lama, yaitu antara 8 hingga 12 bulan.

    Rumah pra-desain membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 6 bulan untuk diselesaikan. Sementara, rumah yang dirancang khusus membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 16 bulan untuk diselesaikan.

    Membangun rumah standar di daerah pedesaan membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 9 bulan sementara membangun rumah di daerah metropolitan atau perkotaan membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 7 bulan.

    Lamanya waktu pembangunan rumah tentunya dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu kamu harus memikirkan matang-matang dan mempertimbangkan beberapa faktor berikut ini dalam membangun rumah.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Waktu untuk Membangun Rumah

    Kondisi Tanah

    Kondisi tanah dimana kamu akan membangun rumah bisa memengaruhi waktu pembangunan rumah. Kondisi tanah yang baik akan mempercepat pembangunan, sedangkan kondisi tanah yang kotor dan buruk akan menghambat pembangunan.

    Oleh karena itu, pastikan tanah dalam kondisi baik dengan mengecek beberapa hal berikut.

    1. Tanah telah dibersihkan dari pohon dan puing-puing
    2. Tanah dalam kondisi stabil
    3. Diuji untuk memastikan bahwa tanah mampu menahan berat rumah
    4. Dianalisis untuk memeriksa apakah ada kemiringan

    Dokumen dan Perijinan

    Waktu konstruksi juga sangat dipengaruhi oleh waktu tunggu yang diperlukan untuk mendapatkan dokumen dan izin untuk konstruksi. Oleh karena itu, pastikan untun mengurus segala dokumen dan perijinan dari jauh-jauh hari agar pembangunan rumah tidak terhambat.

    Desain Rumah

    Faktor lain yang berdampak pada waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan rumah adalah desainnya. Jika kamu berencana untuk membangun rumah desain yang kompleks dan tidak biasa, pembangunan rumah kemungkinan membutuhkan waktu lebih lama.

    Selain itu, membangun rumah yang bertingkat seperti dua atau tiga lantai juga mempengaruhi waktu pembangunannya. Semakin banyak lantai yang dibangun, semakin banyak waktu, tenaga, dan persediaan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rumah. Dengan demikian, rumah bertingkat akan membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan daripada rumah berlantai tunggal.

    Cuaca

    Jika ada cuaca buruk selama konstruksi, seperti badai atau hujan lebat, waktu pembangunan rumah juga akan mundur. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk punya rencana antisipasi atau alternatif lain.

    Sentuhan Akhir

    Setelah rumah berhasil berdiri, tentu saja para tukang bangunan masih harus menyelesaikan beberapa sentuhan akhir sebelum rumah ditempati oleh pemilik. Bagian ini biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama saat membangun rumah. Finishing termasuk pintu, jendela, pengecatan, lantai, dan lain sebagainya.

    Penyelesaian yang tepat mungkin memerlukan sekitar 8 minggu untuk diselesaikan. Oleh kare itu, kamu harus rajin mengecek dan berdiskusi dengan para pekerja.

    Lokasi

    Waktu penyelesaian juga bisa dipengaruhi oleh lokasi rumah. Misalnya, sebuah rumah yang terletak di wilayah perkotaan akan membutuhkan lebih sedikit waktu untuk membangun rumah jika dibandingkan dengan daerah pedesaan. Ini karena persediaan, produk, tenaga kerja, dan waktu perjalanan di daerah perkotaan lebih mulus daripada di daerah pedesaan.

    Kontraktor

    Kamu bisa menikmati proses pembangunan rumah yang lebih lancar apabila bekerja sama dengan kontraktor profesional. Seorang kontraktor profesional bisa memperkirakan bahan dan tenaga kerja yang diperlukan supaya pembangunan bisa selesai tepat waktu.

    Biasanya, kontraktor juga akan melampirkan proses terperinci termasuk langkah-langkah dan kisaran waktu dari setiap tahap. Mereka juga akan memberimu laporan rutin tentang kemajuan pekerjaan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 4 Kesalahan Ini saat Menyiram Tanaman Kalau Nggak Mau Nyesal


    Jakarta

    Menyiram tanaman memang penting untuk pertumbuhan yang baik, tetapi sebaiknya tidak melakukan dengan asal-asalan. Tak jarang ada yang belum tahu kapan dan sebanyak apa harus memberi air pada tanaman.

    Padahal, hal ini sangat penting karena mempengaruhi tanaman untuk bertahan hidup. Jika tidak tepat, menyiram tanaman justru dapat menimbulkan penyakit hingga akhirnya mati.

    Melansir dari laman Marshal Grain, Selasa (30/4/2024) berikut ini beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat menyiram tanaman.


    Kesalahan ketika Menyiram Tanaman

    1. Menyiram Terlalu Banyak Air

    Menyiram terlalu banyak air dapat merusak tanaman, bahkan lebih berisiko membunuh daripada kekurangan air. Tanaman akan lebih mudah sembuh dari masalah kekurangan air daripada kelebihan air.

    Terlalu banyak pasokan air di tanah akan menyebabkan pertumbuhan jamur yang berlebihan serta memicu penyakit. Selain itu, genangan air bisa membuat tanaman tenggelam dalam hitungan menit atau jam karena akarnya akan mati karena kekurangan oksigen.

    2. Terlalu Sering Menyiram Tanaman

    Tanah yang selalu basah mendorong pertumbuhan jamur dan penyakit. Bagian akar bisa membusuk, sehingga tanaman menjadi mati.

    Maka, penting mengetahui jenis tanaman dan kebutuhan airnya. Sementara intensitas menyiram tanaman bisa disesuaikan dengan kondisi tanah. Kamu bisa mengecek kelembapan tanah menggunakan jari buat mengetahui kebutuhan air.

    3. Menyiram Tanaman di Malam Hari

    Penyiraman di malam hari memungkinkan kelembapan bertahan lebih lama di dedaunan karena air lebih lama menguap tanpa sinar matahari. Hal ini justru memicu pertumbuhan jamur dan bakteri mempunyai tempat yang sempurna untuk berkembang dan menyerang permukaan tanaman. Maka, sebaiknya hindari menyiram tanaman di malam hari.

    4. Menyiram Tanaman di Siang dan Sore Hari

    Sementara menyirami tanaman di tengah atau sore hari bukan ide yang bagus karena tetesan air pada dedaunan dipantulkan dan diperbesar oleh sinar matahari. Hal ini dapat membakar dan merebus dedaunan. Selain itu, air paling cepat menguap pada sore hari, sehingga hanya menyisakan sedikit air untuk tanaman.

    Oleh karena itu, idealnya menyiram di pagi hari seperti antara jam 4 pagi dan 10 pagi. Dengan begitu, ada waktu yang cukup bagi air untuk meresap dan tetap memungkinkan tanah mengering dengan cukup cepat untuk meminimalkan masalah jamur.

    Itulah kesalahan saat menyiram tanaman yang perlu kamu perhatikan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Terlalu Sering Menyiram Tanaman Malah Bikin Layu, Ternyata Ini Alasannya


    Jakarta

    Tahukah kamu, menyiram tanaman menjadi salah satu penyebab masalah yang sering terjadi? Ternyata, terlalu banyak menyiramkan air dapat menimbulkan genangan air yang mengganggu pertumbuhan akar tanaman.

    Akibatnya, tanaman tidak bisa menyerap oksigen dan memenuhi kebutuhannya. Semakin lama tidak mendapat udara, maka akar akan semakin rusak bahkan mati. Nah, kalau akar sampai membusuk, tanaman menjadi rusak karena tidak bisa mendapatkan pasokan air dan nutrisi.

    Melansir dari laman Missouri Botanical Garden, Selasa (30/4/2024) sering kali kerusakan tanaman seperti ini disangka karena ulah hama. Padahal, hama jarang sekali menyerang bagian akar tanaman.


    Ciri-ciri Kerusakan Tanaman

    Tanaman yang tumbuh di tanah yang terlalu basah akan kekurangan oksigen, sehingga menjadi layu dan akarnya pun mati. Adapun ciri-ciri tanaman rusak antara lain pertumbuhan yang melambat. Daun juga berubah menjadi warna kekuning-kuningan dan bisa mengalami kekeringan seperti terbakar.

    Selain itu, bintik-bintik basah dan lepuh (Oedema) mungkin muncul pada batang dan daun. Lalu, mahkota tanaman mungkin akan membusuk.

    Cara Tepat Menyiram Tanaman

    1. Siram Lebih Lama

    Kurangi intensitas menyiram tanaman, tetapi sekalinya menyiram pastikan melakukannya lebih lama. Cara ini membuat air mengalir jauh lebih dalam, sehingga akar tanaman tumbuh lebih panjang dan sehat.

    2. Beri Kompos

    Tambahkan material organik seperti kompos atau kotoran hewan pada tanah. Bahan organik ini dapat meningkatkan drainase di tanah liat yang padat.

    3. Siram Bila Perlu

    Setiap tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda-beda, maka hal ini perlu menjadi perhatian. Pastikan tanah tidak terlalu basah ketika hendak menyiram. Permukaan tanah memang lebih cepat kering, jadi sebaiknya memeriksa kelembapan dengan memasukan jari ke dalam tanah.

    4. Perbanyak Menyiram Tanaman Baru

    Tanaman yang baru tumbuh belum memiliki sistem akar yang kuat, maka penting sekali menyiram banyak air untuk mendukung pertumbuhannya. Kalau tanaman sudah cukup dewasa, kamu bisa mengurangi jumlah dan intensitas penyiraman air.

    Demikian penjelasan soal menyiram tanaman yang perlu kamu perhatikan. Ingat untuk tidak menyiram secara berlebihan ya. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 6 Tanda Ada Rayap di Pintu Rumah dan Cara Membasminya


    Jakarta

    Material kayu adalah bahan yang paling banyak digunakan di rumah, salah satunya dibuat sebagai pintu. Bahan kayu yang kokoh, tampilannya yang menarik dan otentik karena menggunakan bahan alam sangat cocok sebagai meterial pintu di rumah.

    Namun, pintu kayu memiliki kekurangan, yakni rentan digerogoti rayap. Hewan satu ini merusak kayu, menyebabkan bolong-bolong pada permukaannya. Selama tidak dibasmi, rayap dapat bertahan dan berkembang biak di rumah.

    Ukurannya yang kecil membuatnya sulit dilihat, apalagi diketahui kehadirannya. Biasanya baru diketahui setelah melihat jejak di sekitar pintu kayu. Mengutip dari Business Insider India, Rabu (1/5/2024) berikut tanda ada rayap di pintu rumah.


    1. Permukaan Pintu Kayu Muncul Lubang

    Tanda pintu kayu digerogoti rayap adalah munculnya lubang-lubang di bagian kusen pintu, bagian bawah dan atas pintu. Kusen pintu adalah area yang paling cepat didatangi rayap karena ada celah diantara dinding yang bisa menjadi tempat tinggal mereka.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Selain kayu, rayap juga menyukai area yang lembap. Tanda-tanda area yang lembap pada pintu kayu adalah munculnya jamur di area pintu. Biasanya berbentuk bintik putih, hijau, hingga hitam. Area yang busuk memudahkan gerak rayap saat menggerogoti pintu kayu.

    Kayu kering yang mudah terkelupas juga tanda kayu busuk. Biasanya penyebabnya adalah spora jamur yang terkontaminasi dengan kayu lembap.

    3. Terdengar Suara Diketuk

    Rayap saat menggerogoti pintu kayu akan bergerombol. Di saat yang sama akan timbul suara seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Banyak Butir Serpihan di Sekitar Pintu

    Setelah mendengar suara rayap, kamu juga perlu mencari bekas butiran seperti pasir berwarna coklat. Itu adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Muncul Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Gumpalan panjang di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah disebut dengan mud tubes. Fungsinya adalah sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi biasanya akan menimbulkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Tanda lainnya pintu kayu di rumah sudah digerogoti rayap adalah pintu jadi lebih susah ditutup dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak sesuai akibat dirusak rayap.

    Cara Membasmi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar pintu kayu bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, kamu bisa menggunakan bahan-bahan berikut untuk membasmi rayap dari pintu kayu.

    1. Cairan Garam dan Sabun

    Garam dan sabun adalah dua bahan yang mudah ditemukan di rumah. Ternyata campuran keduanya ampuh membasmi rayap di rumah. Campuran garam dan sabun dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    2. Letakkan kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus adalah bahan instan yang dapat membunuh serangga terutama yang kerap muncul di dinding dan lantai. Keduanya juga ampuh membasmi rayap di pintu kayu dengan cara menguarkan bau yang menyengat. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    3. Usir rayap pakai asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun jika terkena rayap karena dapat mengganggu sistem pencernannya.

    Cara menggunakannya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Selamat Hari Buruh! Segini Minimal Gaji Pekerja buat Beli Rumah


    Jakarta

    Hari Buruh atau May Day diperingati setiap tanggal 1 Mei untuk menghormati perjuangan dan kontribusi pekerja. Awal mula dicetuskan peringatan ini dari kelompok pekerja Amerika Serikat yang menuntut haknya, di antaranya perbaikan waktu kerja yang lebih singkat, minimal gaji yang lebih baik, dan kondisi kerja yang lebih aman.

    Gaji memang menjadi topik penting bagi kelompok bekerja karena dibutuhkan buat memenuhi kebutuhan dari makanan hingga hunian. Tentunya rumah merupakan keinginan banyak orang, termasuk para pekerja.

    Namun, tidak semua orang dapat memilikinya. Kamu perlu mengetahui minimal gaji untuk membeli rumah supaya bisa memperkirakan rumah yang mampu kamu beli berdasarkan gaji yang dimiliki.


    Salah satu opsi yang bisa digunakan untuk membeli rumah adalah mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Nah, untuk bisa mengajukan KPR dan menanggung cicilan setiap bulannya, perlu disesuaikan dengan gaji kamu saat ini.

    Perhitungan Minimal Gaji buat KPR

    Kalau ingin mengajukan KPR untuk rumah subsidi maupun komersial, kamu perlu mengetahui syarat minimal gaji dan cicilan maksimal KPR. Berikut ini simulasi perhitungan KPR dengan asumsi tenor KPR 20 tahun, bunga KPR rata-rata 7,75%/tahun dan DP 20%.

    Besaran Gaji Besaran DP (20%) Besaran Cicilan Bulanan Maksimal Harga Rumah
    Rp 4 juta/bulan

    Rp 28,24 juta

    Rp 1,2 juta/bulan Rp 141,2 juta
    Rp 6 juta/bulan

    Rp 42,36 juta

    Rp 1,8 juta/bulan Rp 211,8 juta
    Rp 8 juta/bulan

    Rp 56,48 juta

    Rp 2,4 juta/bulan Rp 282,4 juta
    Rp 10 juta/bulan Rp 70,6 juta Rp 3 juta/bulan Rp 353 juta
    Rp 15 juta/bulan Rp 105,9 juta Rp 4,5 juta/bulan Rp 529,5 juta
    Rp 20 juta/bulan Rp 141,2 juta Rp 6 juta/bulan Rp 706 juta

    Syarat Minimal Gaji KPR Rumah Subsidi

    Bagi yang belum memiliki gaji dua digit, jangan berkecil hati karena kamu masih bisa membeli rumah subsidi. Syarat membeli rumah subsidi ada tidak ada gaji minimal, melainkan batas maksimum gaji yang didapatkan per bulan yaitu Rp 8 juta atau Rp 10 juta khusus wilayah Papua dan Papua Barat, baik untuk gaji tetap maupun tidak tetap.

    Syarat Minimal Gaji KPR Rumah Komersial

    Sementara KPR rumah komersial, setidaknya harus memiliki gaji minimal Rp 6 juta per bulan agar bisa membeli rumah seharga Rp 200 juta-an. Meski saat ini memang masih ada rumah dengan harga Rp 200 juta-an, lokasinya biasanya agak jauh dari pusat kota.

    Tips Mengajukan KPR

    Adapun tips mengajukan KPR dijelaskan berikut ini, dikutip dari laman Otoritas Jasa Keuangan, Rabu (1/5/2024).

    1. Jangan Tergiur Bunga Rendah

    KPR dengan bunga rendah memang menarik, terutama kalau punya budget yang ketat. Akan tetapi, pastikan dulu skema bunga KPR yang ditawarkan. Jangan sampai menyesal dan merasa keberatan di tengah jalan.

    Apabila kamu merasa nggak yakin sama bunga KPR yang ditawarkan, kamu bisa cek website OJK di menu suku bunga dasar kredit.

    2. Hitung Kemampuan Finansial

    Sebelum memutuskan beli rumah, pastikan dulu besaran cicilan KPR telah sesuai dengan kemampuan finansial kamu. Kamu bisa gunakan perencanaan keuangan yang diulas pada media sosial maupun minisite.

    Lalu, kamu bisa buat budgeting alokasi gaji 10% untuk dana sosial, 20% untuk investasi/tabungan, 30% untuk cicilan/utang, dan 40% untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    3. Cek Kredibilitas Pengembang

    Langkah yang tak kalah penting adalah memeriksa kredibilitas pengembang agar tidak tertipu. Kamu bisa melihat rekam jejak developer tersebut dalam membangun properti pada tahun-tahun sebelumnya.

    Selidiki berapa banyak proyek yang telah berhasil dibangun beserta berapa lama developer tersebut telah berkecimpung di dunia properti. Selain itu, kamu juga bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu developer perumahannya apakah telah terdaftar atau belum lewat website sireng.pu.go.id.

    Demikian minimal gaji pekerja untuk beli rumah. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Kombinasi Warna Cat Rumah Cream dan Coklat: Interior dan Eksterior


    Jakarta

    Kombinasi warna penting diterapkan untuk menciptakan nuansa rumah yang tidak monoton. Konsep kombinasi warna yang biasa digunakan adalah memadukan warna gelap dan terang.

    Salah satu yang bisa kamu coba adalah kombinasi warna cat rumah cream dan coklat. Dua warna ini memiliki sifat elegan, hangat, dan cenderung netral. Umumnya warna cream dipakai sebagai dasar, sedangkan warna coklat digunakan sebagai aksen.

    Dalam artikel ini ada 10 ide dan contoh kombinasi warna cat rumah cream dan coklat. Kamu bisa mengkreasikannya untuk eksterior maupun interior rumah.


    Ide Kombinasi Warna Cat Rumah Cream dan Coklat

    Berikut ini 10 ide dan contoh kombinasi warna cat rumah cream dan coklat, mulai dari bagian fasad atau muka, hingga kamar mandi:

    1. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Fasad

    Gambar 1. Kombinasi Cream dan Coklat untuk FasadKombinasi Cream dan Coklat untuk Fasad Foto: sumber medium.com

    Kombinasi warna cat rumah cream dan coklat yang pertama adalah untuk fasad atau muka rumah. Kamu bisa menggunakan warna cream pada bagian dinding utama, kemudian berikan warna coklat pada bagian ornamen yang menonjol. Kamu juga bisa menambahkan warna netral seperti abu-abu pada bagian kecil dinding.

    2. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Teras

    Gambar 2. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Teras.Kombinasi Cream dan Coklat untuk Teras. Foto: Country Living/Brian Woodcock

    Kamu bisa mencoba warna coklat pada dinding utama, kemudian gunakan warna cream untuk bagian plafon dan lantai. Pastikan teras mendapatkan penerangan yang cukup jika menggunakan kombinasi warna ini.

    3. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Tamu

    Gambar 3. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Tamu.Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Tamu. Foto: MagicBricks.com

    Untuk menciptakan ruang tamu yang terasa luas, gunakan warna cream pada seluruh bagian dinding. Gunakan perabotan warna coklat tua atau muda, mulai dari sofa, meja, hingga karpetnya.

    4. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Tengah

    Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Tengah.Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Tengah. Foto: The Spruce

    Konsep kombinasi cream dan coklat juga bagus diterapkan pada bagian ruang tengah. Lebih netral jika ruangan didominasi warna cream, termasuk warna sofanya. Warna coklat bisa diperoleh dari warna bantal atau meja kayu.

    5. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Kamar

    Kombinasi Cream dan Coklat untuk KamarKombinasi Cream dan Coklat untuk Kamar. Foto: housing.com

    Pada kamar tidur, kamu bisa menggunakan dua warna pada dindingnya. Misalnya warna cream pada dinding di sisi kanan dan kiri kasur. Di belakang dan depan kasur bisa menggunakan warna coklat.

    Pilihlah bed cover warna putih yang netral dipadukan dengan warna apapun. Agar lebih mencolok, kombinasikan dengan warna coklat pada bantal maupun selimutnya.

    6. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Dapur

    Kombinasi Cream dan Coklat untuk Dapur.Kombinasi Cream dan Coklat untuk Dapur. Foto: shila.co.id

    Pada dapur modern, ada banyak bagian yang bisa divariasi, mulai bagian dinding, kabinet, plafon, lantai, hingga perabotannya. Untuk mendapatkan suasana dapur yang kalem, pakai warna cream untuk dinding, lantai, dan plafon.

    Gunakan warna coklat muda untuk kabinet dari kayu, dan gunakan warna coklat lebih tua untuk kursi dan beberapa bagian ornamennya.

    7. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Makan

    Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Makan.Kombinasi Cream dan Coklat untuk Ruang Makan. Foto: designcafe.com

    Ruang makan kamu mungkin menjadi satu dengan dapur, sehingga sesuaikan dengan warna cream dan coklat di dapur kamu. Kamu bisa memilih warna putih atau coklat kayu untuk meja dan kursinya.

    8. Kombinasi Cream dan Coklat untuk Kamar Mandi

    Kombinasi Cream dan Coklat untuk Kamar Mandi.Kombinasi Cream dan Coklat untuk Kamar Mandi. Foto: nerolac.com

    Pilihan warna untuk kamar mandi bisa disesuaikan dengan preferensi kamu. Jika suka lebih gelap, gunakan coklat sebagai warna utama. Gunakan coklat pada dinding, kombinasikan dengan keramik cream pada dinding.

    9. Kombinasi Dinding Cream dan Kayu Coklat

    Kombinasi Dinding Cream dan Kayu Coklat.Kombinasi Dinding Cream dan Kayu Coklat. Foto: housing.com

    Kombinasi warna cat rumah cream dan coklat lainnya adalah dengan memadukan dinding cream dengan warna kayu cokelat yang bisa diterapkan di mana saja. Kayu coklat ini bisa dipakai pada pintu, alas kayu, hingga lemari kayu.

    10. Kombinasi Dinding Cream dan Ornamen Coklat

    Kombinasi Dinding Cream dan Ornamen Coklat.Kombinasi Dinding Cream dan Ornamen Coklat. Foto: designcafe.com

    Terakhir, kamu bisa menggunakan warna cream sebagai warna utama, baik untuk dinding, sofa, hingga karpetnya. Tapi sisakan satu bagian ornamen yang ingin kamu tonjolkan, berikan warna coklat pada dindingnya.

    Nah, itulah tadi 10 ide dan contoh kombinasi warna cat rumah cream dan coklat yang bisa diterapkan untuk interior dan eksterior.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Membeli Tanah biar Nggak Salah Pilih


    Jakarta

    Membeli tanah merupakan langkah dan investasi yang besar. Jika berniat membangun rumah nantinya, kamu perlu teliti mempertimbangkan lahan terbaik buat hunianmu.

    Selain sebagai investasi, tanah yang dibangun rumah berarti kenyamanan lingkungan menjadi faktor penting dalam mengambil keputusan. Jangan sampai salah memilih tanah padahal sudah menggelontorkan uang yang tidak sedikit.

    Melansir dari Family Handyman, Rabu (1/5/2024) berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membeli tanah.


    Pertimbangan Sebelum Membeli Tanah

    1. Luas Tanah

    Salah satu hal pertama yang perlu dipikirkan ketika mencari properti adalah berapa luas tanah yang dibutuhkan. Luas tanah bisa tergantung dari preferensi penggunanya dalam memfungsikan lahan. Apakah kamu menginginkan pekarangan yang luas? Berapa kamar yang ingin dibuat?

    Selain itu, tentu luas tanah juga tergantung budget karena berkaitan dengan harga tanah serta pajak yang harus dikeluarkan.

    2. Lokasi Strategis

    Sebaiknya memilih lokasi yang strategis, yakni yang tidak terlalu jauh dengan pusat komersil, kota, maupun layanan kesehatan. Kamu bisa menentukan jarak yang masuk akal dan mampu ditempuh ketika menghuni rumah di kawasan itu.

    3. Akses Jalan

    Selain lokasi yang strategis, kamu perlu mengevaluasi akses jalan di sekitar kawasan itu. Pertimbangkan ketersediaan jalan ataupun proyek pemerintah yang dapat memudahkan mobilitas kamu ke depannya.

    4. Karakteristik Tanah

    Karakteristik tanah juga penting untuk dipertimbangkan supaya sesuai dengan rencana pembangunan suatu hari nanti. Kalau kamu berencana berkebun, maka cari tanah yang gelap dan kaya akan unsur karbon. Lalu, mungkin kamu ingin membuat sumur, basement, dan lain sebagainya, sehingga perlu mempertimbangkan karakteristik tanah.

    5. Akses Jaringan Listrik

    Membeli tanah kosong, berarti kamu harus memikirkan ketersediaan akses jaringan listrik. Kamu bisa mencari tahu saluran listrik terdekat serta biaya yang perlu dikeluarkan untuk memastikan ketersediaan listrik di rumah pada lahan itu.

    6. Saluran Pembuangan

    Saluran pembuangan juga perlu dipertimbangkan ketika hendak membangun rumah. Cari tahu bagaimana sistem pembuangan di kawasan itu serta rencana pembuatan tangki septik dan perihal saluran pembuangan lainnya.

    7. Jaringan Internet dan Seluler

    Pastinya jaringan internet dan seluler menjadi pertimbangan penting karena komunikasi dan akses informasi apalagi di zaman yang serba internet ini. Maka, periksalah kualitas jaringan seluler serta ketersediaan buat memasang jaringan internet.

    Itulah beberapa pertimbangan sebelum membeli tanah. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Hemat Hias Rumah Bikin Suasana Baru yang Lebih Segar


    Jakarta

    Penampilan rumah yang indah bisa kamu dapat dari mendekor ruangan. Mungkin kamu juga mau hias rumah agar tampil beda dan menawan tapi terkendala biaya.

    Kata siapa mendekor rumah harus mahal? Kamu bisa mengubah tampilan rumah dengan melakukan sedikit penyesuaian tetapi membuat perbedaan besar tanpa membutuhkan biaya yang besar.

    Nah, kamu bisa coba lakukan cara hemat hias rumah ini biar rumah terlihat bagus tanpa menghabiskan uang, dilansir dari Better Homes & Gardens, Rabu (1/5/2024).


    Cara Hemat Hias Rumah

    1. Tanaman Hias

    Bikin ruangan tampak lebih segar dan hijau dengan menaruh tanaman hias di dalam rumah. Pilihlah tanaman yang mudah dirawat tapi mempunyai bentuk dan warna daun yang menarik.

    Kamu bisa menaruh tanaman hias di meja kopi atau di ujung ruangan. Namun, kalau tidak yakin mengurus tanaman, kamu dapat beralih ke tanaman palsu yang terlihat asli.

    2. Atur Ulang Perabotan

    Supaya rumah terlihat berbeda dari biasanya, coba atur ulangan peletakan perabotan. Susun furnitur dan barang-barang di dalam rumah agar lebih rapi dan kondusif serta menunjang aktivitas penghuninya. Cara ini tidak perlu mengeluarkan biaya, kamu pun bisa meminta tolong teman atau saudara mendekor rumah seperti ini.

    3. Mengecat Tembok

    Mengecat ulang tembok dengan warna baru bisa mengubah ruangan secara drastis. Mengecat tembok menjadi salah satu opsi yang cukup terjangkau untuk mendekor rumah. Pastikan kamu memilih warna yang selaras dengan perabotan dan mempertimbangkan suasana ruangan yang ingin dibuat.

    4. Tonjolkan Beberapa Barang

    Kamu tidak perlu membeli furnitur set baru atau segudang hiasan buat menambah estetika rumah. Cukup dengan menonjolkan beberapa furnitur atau hiasan untuk memberi karakter pada ruangan.

    Kamu bisa beli item dengan kain, siluet, atau warna yang menarik. Misalkan karpet warna warni dan lukisan yang dramatis.

    5. Gunakan Barang Thrifted atau Antik

    Kunjungi toko loak atau antik untuk mencari barang-barang unik tapi terjangkau buat menghias rumah. Kamu juga bisa menggunakan kembali barang-barang dengan cara yang unik untuk menciptakan perabotan fungsional dengan gaya vintage.

    Itulah cara hias rumah dengan budget minim buat beri penampilan baru pada ruangan. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hilangkan Noda Kopi di Baju Bisa Pakai 4 Bahan Ini, Begini Langkahnya


    Jakarta

    Minum kopi telah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Namun hal itu akan sangat menyebalkan apabila kopi yang diminum tumpah dan mengenai pakaian. Untuk mengatasi hal tersebut tentunya penting untuk mengetahui cara menghilangkan noda kopi pada pakaian.

    Apabila noda kopi tidak segera dihilangkan, khawatir akan membekas pada pakaian. Tapi jangan khawatir! Sebab, ada beberapa cara untuk menghilangkannya salah satunya dengan cuka.

    Dilansir dari The Spruce, Rabu (1/5/2024), berikut ini cara menghilangkan noda kopi pada pakaian dengan bahan katun dan linen.


    1. Bersihkan dengan Air Dingin

    Jika noda kopi masih baru, kamu bisa membersihkannya air mengalir. Bersihkan noda dari bagian belakang pakaian dan taruh di bawah air mengalir selama 10-15 menit hingga noda hilang. Apabila noda masih belum hilang, kamu bisa membersihkannya dengan detergen.

    2. Bersihkan dengan Detergen Cair

    Tuangkan cairan detergen dan sedikit air ke noda kopi lalu biarkan 3-5 menit atau lebih lama, namun jangan sampai kering. Jika noda kopi sudah lama, kamu bisa rendam pakaian di air setelah menguceknya dengan detergen.

    Setiap 5 menit, kucek perlahan noda di baju dengan tangan. Setelah pakaian direndam 30 menit di air dingin, periksa apakah masih ada noda. Apabila masih ada noda, rendam lagi selama 15 menit di air hangat sebelum membilasnya.

    3. Pakai Detergen Bubuk

    Jika noda kopi masih belum hilang, campurkan detergen bubuk dengan cuka dan air dalam proporsi yang sama untuk membuat pasta. Gosokkan pasta pada noda kopi dengan gosok gigi tidak terpakai. Setelah itu bilas pakaian.

    Apabila noda sudah hilang, jemur pakaian di bawah matahari, jangan pakai mesin cuci. Hal itu justru bisa membuat noda membekas apabila belum benar-benar hilang.

    4. Pakai Cuka

    Dilansir Better Homes & Gardens, apabila noda kopi sudah mengering, kamu bisa merendamnya terlebih dulu. Nah, untuk menghilangkan noda kamu bisa merendamnya dengan campuran cuka putih, detergen, dan air.

    Pada bak besar, campurkan 0,9 liter air hangat dengan 1/2 sendok teh detergen cair dan 1 sendok makan cuka putih. Lalu, rendam baju selama 15 menit. Selanjutnya, bilas pakaian dan gantung supaya kering.

    Apabila kamu takut pakaian rusak, kamu bisa mencobanya terlebih dahulu pada area pakaian yang tidak terlihat, contohnya bagian bawah baju.

    Cara Hilangkan Noda Kopi pada Baju Putih

    Sebagai catatan, apabila noda kopi berada pada baju putih, kamu bisa coba menghilangkannya dengan pemutih. Campurkan 1/4 cangkir pemutih berklorin dan 3,7 liter air. Rendam pakaian selama 5 menit, bilas, dan cuci baju seperti biasa.

    Itulah cara menghilangkan noda kopi pada pakaian. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertimbangkan 6 Hal Ini buat Pilih Lantai Apartemen Terbaik


    Jakarta

    Gedung apartemen yang menjulang tinggi menawarkan banyak opsi lantai yang bisa dipilih. Dari sekian banyak lantai apartemen, sebaiknya memilih yang terbaik dan paling cocok sama preferensi kamu.

    Adapun lantai apartemen bisa menjadi dua bagian, yakni atas yang semakin jauh dari lantai dasar dan bagian bawah yang lebih dekat ke jalanan. Lantas, bagaimana memilih lantai apartemen yang cocok?

    Melansir dari laman Confident Group, Rabu (1/5/2024) berikut ini serangkaian pertimbangan untuk memilih lantai apartemen yang terbaik buat kamu.


    Tips Pilih Lantai Apartemen Terbaik

    1. Pemandangan

    Pemandangan di lantai yang lebih tinggi memang menakjubkan. Kamu bisa mendapat pemandangan yang indah setiap kali bangun di pagi hari.

    Namun, tentunya pemandangan ini juga disertai harga tempat yang lebih mahal. Kalau kamu sangat mementingkan pemandangan, maka pilihla lantai apartemen yang lebih tinggi.

    2. Cahaya Alami & Ventilasi

    Cahaya alami dan udara segar mempengaruhi kesehatan seseorang secara fisik dan mental. Lantai yang lebih tinggi menawarkan lebih banyak cahaya matahari dan ventilasi. Namun, lantai bawah memungkinkan kamu mendapatkan akses ke ruang outdoor dan bisa lebih sejuk saat cuaca panas.

    3. Suara Bising

    Suara menjadi faktor penting dalam memilih tempat tinggal. Lantai bagian bawah cenderung lebih berisik karena dekat jalanan yang ramai. Jadi menyeimbangkan tingkat kebisingan dengan faktor-faktor lain perlu untuk menciptakan lingkungan hidup yang damai.

    4. Akses Lift

    Kemudahan akses juga dipertimbangkan. Lantai yang lebih tinggi berarti waktu menunggu lift lebih lama, terutama pada jam sibuk. Jika kamu lebih menyukai akses cepat untuk naik turun menggunakan lift, lantai bawah mungkin pilihan terbaik.

    5. Keamanan dan Privasi

    Keamanan dan privasi adalah dua hal tak berjalan beriringan serta memastikan kenyamanan seseorang. Lantai yang lebih tinggi biasanya menawarkan privasi yang lebih baik dari orang yang lewat di jalan. Sementara lantai yang lebih rendah bisa lebih rentan terhadap berbagai gangguan.

    6. Pintu dan Tangga Darurat

    Pada waktu yang tak disangka, kejadian darurat seperti gempa bumi atau kebakaran mengharuskan kamu menggunakan pintu dan tangga darurat. Lantai bawah tentu mendapat akses yang lebih mudah dan cepat untuk ke luar apartemen. Sedangkan lantai atas akan memakan lebih banyak waktu dan tenaga untuk menuruni tangga darurat.

    Itulah beberapa pertimbangan untuk memilih lantai apartemen yang cocok buat kamu. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com