Category: Tips Properti

  • 5 Cara Menghaluskan Pakaian Tanpa Setrika, Bisa Pakai Panci!


    Jakarta

    Setrika merupakan alat elektronik yang berfungsi menghaluskan serta melicinkan pakaian. Biasanya setiap rumah ada setrika. Namun, jika sedang tidak punya waktu atau keadaan darurat seperti bepergian tanpa membawa setrika, terkadang kita bingung bagaimana cara menghaluskan pakaian.

    Namun tidak perlu khawatir jika tidak ada setrika. Dilansir dari Southern Living, berikut 5 cara yang bisa dilakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika.

    Panci

    Jika kamu sedang berpergian atau tidak ada alat setrika, maka carilah panci di dapur. Jika memungkinkan, gunakan panci yang memiliki gagang panjang. Isi panci dengan air lalu didihkan di atas kompor. Sambil menunggu air mendidih, letakkan pakaian ke permukaan rata lalu lapisi handuk tipis untuk mencegah berpindahnya noda.


    Ketika air sudah mendidih, kosongkan panci lalu gunakan bagian bawah panci untuk menghaluskan pakaian. Cara ini harus dilakukan secara cepat karena panci akan cepat dingin. Perhatikan juga pakaian yang terdapat kain atau manik-manik, hindari ‘menyetrika’ bagian tersebut karena bisa meleleh.

    DIY Semprotan Penghilang Kerutan

    Selain menggunakan panci, bisa juga lho membuat cairan sebagai semprotan penghilang kerutan demi pakaian halus tanpa panas. Cairan penghilang kerutan sebetulnya sudah banyak beredar di toko-toko, tetapi juga bisa dibuat sendiri dengan cara-cara berikut ini.
    – Isi botol dengan 2 gelas air, 1 sendok teh pelembut kain cair atau kondisioner rambut, dan 1 sendok makan cuka putih.

    – Kocok botol agar bahan tercampur rata, lalu semprotkan ke pakaian yang kusut hingga sedikit lembap.

    – Regangkan, tarik, dan haluskan kain secara perlahan hingga kerutannya hilang.

    Pengering Rambut

    Pengering rambut merupakan alat pemanas lain yang bisa membantu menghaluskan kerutan dengan cepat. Caranya semprot sedikit air pada pakaian, lalu gerakkan pengering rambut ke area yang kusut. Pastikan pengering rambut tidak terlalu dekat dengan kain agar tidak melelehkan atau membakar kain. Tarik perlahan kain sambil dipanaskan untuk menghilangkan kerutan yang membandel.

    Ketel sebagai Steamer Manual

    Kamu juga bisa menggunakan ketel sebagai steamer. Caranya rebus air dalam ketel. Sambil menunggu air matang, gantung baju yang kusut di atas gantungan baju atau rak. Setelah air matang, arahkan corong ketel pada pakaian. Gunakan uap yang keluar dari corong untuk menghilangkan kerutan pada pakaian.

    Catokan Rambut

    Selain pengering rambut, catokan rambut juga bisa menghaluskan pakaian. Apalagi, alat ini khusus untuk menghaluskan bagian tertentu, seperti kerah baju. Tetap hati-hati dan hindari menyetrika ke seluruh bagian pakaian secara lama untuk mencegah kain terbakar atau hangus.

    Itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Ada Walang Sangit di Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Walang sangit bisa saja ditemukan di rumah. Keberadaannya cukup mengganggu penghuni rumah karena bisa mengeluarkan bau menyengat.

    Melansir dari Reader Digest, bau walang sangit ini merupakan salah satu bentuk pertahanan diri. Bau ini hanya akan dikeluarkan bila walang sangit merasa terancam atau bila mereka tersakiti, seperti tidak sengaja tergencet atau ketindihan.

    Bau tersebut datang dari cairan kimia di dalam tubuh mereka yang terdapat di kelenjar di perut. Beberapa spesies walang sangit bahkan dapat menyemprotkan bahan kimia tersebut hingga beberapa inci.


    Penyebab Walang Sangit Masuk ke Rumah dan Cara Mengatasinya

    1. Banyak Celah di Rumah

    Penyebab yang pertama adalah karena banyaknya akses masuk serangga kecil ke dalam rumah, seperti contohnya celah pada pintu, jendela, dan ventilasi.

    Cara untuk mengatasinya adalah dengan menambal seluruh celah pada rumah dengan dempul silikon atau lateks silikon yang berkualitas.

    2. Terlalu Banyak Sumber Cahaya

    Sumber cahaya seperti lampu bisa mengundang perhatian walang sangit. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi pencahayaan di area luar rumah saat sore dan malam hari.

    3. Banyak Tumpukan Sampah Daun

    Walaupun walang sangit sangat menyukai sisi bangunan yang cerah atau terkena sinar matahari, bukan berarti mereka tidak menyukai tempat yang lembap. Nyatanya, mereka juga suka berkumpul di sampah daun dan sisa makanan di halaman rumah. Maka dari itu, biasakanlah untuk menyapu sampah dedaunan kering yang menumpuk di halaman rumah.

    Kapan Musim Walang Sangit?

    Biasanya walang wangit akan lebih sering beraktivitas saat cuaca sedang hangat. Sebaliknya, saat cuaca sedang dingin, mereka akan bersembunyi di bangunan rumah, dari mulai dari sela tembok, loteng, rak buku, hingga di bawah kasur.

    Menurut vice president Technical and Regulatory Affairs National Pest Management, Jim Fredericks, walang sangit biasanya akan aktif ketika cuaca sedang hangat, mereka akan cenderung muncul pada bagian rumah yang hangat dan terkena sinar matahari.

    “Walang sangit akan muncul di sisi rumah yang terkena sinar matahari, tempat mereka menghangatkan diri,” ujar Fredericks.

    Itu dia beberapa penyebab mengapa walang sangit masuk ke dalam rumah, dan cara untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Orang AS Pakai Sandal di Dalam Rumah, Ternyata Ada Manfaatnya Lho!


    Jakarta

    Saat menonton film buatan negara barat seperti Amerika atau Eropa, kita sering melihat penghuni rumah memakai alas kaki seperti sendal atau sepatu di dalam rumah. Pemandangan tersebut cukup berbeda dengan yang ada di Indonesia di mana penghuni rumah biasa melepaskan alas kaki sebelum masuk ke rumah.

    Lantas, adakah alasan kenapa orang-orang Amerika sering memakai sendal di dalam rumah?

    Dilansir Know World Now, ada beberapa alasan dan faktor, berikut di antaranya.


    1. Melindungi Kaki dari Infeksi

    Banyak orang AS memilih memakai sepatu atau sandal di dalam rumah untuk melindungi kaki mereka dari kotoran dan serangga yang dapat menyebabkan infeksi. Mereka menilai cara ini jauh lebih aman daripada harus merasakan sakit dalam waktu yang lama.

    2. Mencegah Tergelincir

    Kemudian, negara di Amerika dan Eropa memiliki 4 musim. Biasanya saat musim dingin, rumah jauh lebih lembap. Lantai bisa lebih licin sehingga rawan tergelincir. Hal ini dapat membahayakan penghuni rumah terutama lansia. Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari lima puluh persen orang berusia di atas 50 tahun pernah terjatuh saat mengenakan sol, sandal, atau kaus kaki tanpa sepatu. Alasannya adalah orang lanjut usia memiliki kulit kaki yang lebih kenyal dan indera yang lebih lemah, sehingga mereka tidak dapat menjaga keseimbangan saat berjalan, berdiri, atau berdiri di rumah.

    3. Lebih Nyaman

    Alasan paling umum banyak orang AS dan Eropa memakai sepatu atau sendal di dalam rumah adalah karena alasan kenyamanan. Mereka percaya jika alas kaki dapat membantu mereka tetap berdiri dan berjalan dengan baik, hangat, dan hangat di lingkungan mereka. Selain itu juga dapat melindungi kaki jika sering tersandung atau terbentur furnitur, sepatu dapat memberikan keamanan tambahan.

    4. Menjaga Kesehatan

    Kaki yang terlindungi tentu menjauhkan seseorang dari penyakit atau kecelakaan di rumah. Kemudian, mayoritas dokter juga menyarankan penggunaan sepatu dalam ruangan untuk meringankan penyakit kaki seperti plantar fasciitis, bunion, hingga cedera tulang kering.

    5. Melindungi Karpet dari Kotoran

    Jika menyadari, orang AS banyak yang memakai karpet pada lantai untuk menjaga lantai tetap dingin. Oleh sebab itu, beberapa orang beranggapan dengan memakai sepatu yang bersih tidak akan merusak karpet dibandingkan kaki yang tidak bersepatu.

    Sebab, kaki dapat mengeluarkan minyak yang nantinya terserap dan menumpuk pada bahan karpet. Seiring waktu, permukaan karpet dapat rusak karena minyak tersebut atau berubah warna menjadi kusam.

    6. Punya Jalan yang Lebih Bersih

    Ternyata mayoritas kota di Amerika Serikat memiliki jalan yang bersih seperti bebas dari lumpur dan kotoran yang dapat menempel pada alas sepatu dan sendal. Oleh karena itu, apabila alas kaki dipakai di dalam rumah, tidak akan membuat lantai kotor.

    Itulah beberapa manfaat memakai sandal di dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Desain Dapur Cantik dan Elegan yang Bisa Jadi Inspirasi


    Jakarta

    Dapur tak hanya ruang belakang rumah untuk masak dan melakukan kegiatan domestik lain. Dengan sentuhan yang tepat, dapur tidak hanya fungsional tapi bisa terlihat estetis.

    Dapur yang bisa menampilkan kepribadian pemilik rumah ini bisa menjadi pusat perhatian, serta memunculkan semangat memasak. Simak sejumlah inspirasi dapur cantik dan elegan berikut ini.

    7 Inspirasi Dapur Cantik di Rumah Minimalis

    Dapur di rumah minimalis bisa dibuat dengan desain modern hingga ala kafe. Menurut buku 43 Inspirasi Dapur dan Pantry karya Dyah Ariani Pratiwi dkk dan buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus, berikut berbagai desainnya.


    1. Dapur Terbuka Modern Minimalis

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk)

    Dapur ini bersinggungan dengan ruangan keluarga. Sehingga, penghuni rumah bisa memasak sambil menonton TV yang ada di ruangan keluarga.

    Pemilihan cookerhood yang bertipe hanging pada tengah ruang sengaja di expose oa adanya mengisi konsep minimalis. Warna khas ruangan minimalis, hitam, putih, abu-abu ditambah sentuhan unsur stainless steel turut memperkuat kesan minimalis.

    2. Dapur dengan Layout L dan Breakfast Table

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: 43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk

    Rancangan dapur modern minimalis ini mempunyai layout L dengan breakfast table. Konfigurasi L yang merapat ke dua sisi dinding menjadi pengisi ruang dapur.

    Sisi dinding yang panjang dibuat untuk area memasak hingga area saji. Sementara, susu dinding yang pendek berfungsi sebagai area mencuci dan area khusus kulkas.

    Breakfast table disisipkan di dalam dapur ini dan berfungsi sebagai meja persiapan. Area tersebut juga bisa dibuat untuk meja sarapan jika ditambahkan kursi-kursi di sekelilingnya.

    3. Dapur dengan Meja yang Bisa Dipindahkan

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: 43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk

    Berbentuk L, dapur berikut mempunyai meja tambahan yang bisa dipindah-pindah. Cookerhoodnya berdiri sendiri dengan backpanel stainless steel, atau tidak terikat built in dengan kabinet atas.

    Kombinasi warna merah, putih, unsur stainless, serta warna kontras pada kayu dinding dapur menciptakan tampilan yang sangat modern dan hangat. Shocking red pada dapur mendominasi, sebab warna kayu di dinding dapur bisa meredamnya.

    4. Dapur Mungil Single Line

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: 43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk

    Dengan ruangan yang kecil, rancangan dapur harus dilakukan dengan cermat. Sehingga, pemiliknya bisa memiliki dapur yang memadai.

    Dapur ini dirancang single line dengan sink di bagian tengah, diapit dengan kulkas dan kompor. Lemari dapur dibuat simpel dari plywood atau kayu lapis dengan adanya variasi lemari tertutup berkaca sandblast di bagian atas. Hal tersebut membuat dapur bisa menampung banyak perangkat masal.

    Untuk memaksimalkan kebutuhan area simpan, bagian atas kulkas yang lazimnya terbuka ditambahkan lemari berpintu kaca. Sehingga, area tersebut bisa digunakan sebagai area simpan.

    5. Dapur ala Kafe

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus)

    Ingin memiliki dapur ala kafe di rumah? Kamu bisa memilih desain ini. Untuk membuatnya terkesan seperti di kafe, bentuk dapur letter U dengan pola kitchen set yang lengkung di bagian sudut.

    Meja makan dibuat lebih tinggi agar area bawah meja bisa digunakan untuk menyiapkan makanan. Kitchen set pada dapur terdiri dari area memasak dengan kompor dan cookerhood, serta area mencuci di bidang lengkung kitchen set.

    Kabinet atasnya digunakan untuk meletakkan piring, gelas, dan aksesori dapur lainnya. Sementara itu, rak kaca di atas cookerhood digunakan untuk meletakkan piring atau gelas hias.

    6. Dapur Aerodinamis

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus)

    Desain dapur ini bisa digunakan untuk ruangan berukuran 3 x 3 m. Aerodinamis yaitu bentuk yang seolah terdapat pergerakan di dalamnya.

    Hal ini terlihat dari tidak adanya sudut pada desain kitchen set. Proporsi bentuk kabinet bawah dibuat lebih besar dari kabinet atas.

    Aerodinamis tak hanya diaplikasikan pada bentuk kitchen set, tapi juga pada bentuk aksesori dapur, seperti kitchen sink dengan lengkungan di bagian sudut. Lampu yang digunakan begitu banyak mengikuti alur plafon. Selain itu, permainan efek cahaya juga digunakan pada kabinet atas.

    7. Dapur Mungil Elegan

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus)

    Ruangan dapur mungil yang elegan juga bisa ditempatkan di ruangan dengan luas 3 x 2,5 m. Letak dapur ini menyatu dengan ruang keluarga, sehingga tidak ada batas yang masif antara ruangan satu dan lainnya.

    Untuk membedakan fungsinya, ditempatkan meja bar. Selain untuk pembatas ruang, area meja bar bisa digunakan sebagai area ruang makan kecil.

    Penggunaan material kayu, dengan finishing coating masih memperlihatkan tekstur kayu, sehingga bisa memberikan suasana hangat. Sementara, adanya meja bar dengan material marmer dan aksesori penggantung gelas memberi kesan yang elegan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Aturan Hewan Peliharaan yang Mengganggu Tetangga, Harus Ganti Rugi?


    Jakarta

    Hewan peliharaan kadang menimbulkan gangguan pada tetangga dan lingkungan sekitar, meski sudah dijaga pemiliknya dengan baik. Gangguan ini bisa berupa teras yang kotor, kotoran hewan di sembarang tempat, dan suara berisik.

    Islam sendiri telah mengajarkan cara memperlakukan hewan peliharaan dan tetangga dengan baik, agar tidak saling mengganggu dan tetap merasa nyaman. Hasilnya, lingkungan selalu kondusif tanpa ada yang merasa dirugikan.

    Bagaimana jika Hewan Peliharaan Mengganggu Tetangga?

    Hewan peliharaan bisa mengotori rumah, ladang, dan lingkungan sekitar tetangga yang membutuhkan perawatan. Jika tidak disikapi dengan baik, hal ini bisa menimbulkan cekcok antar tetangga yang akhirnya memutuskan silaturahim. Sehingga, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemiliknya.


    1. Pemilik Harus Berusaha Mengendalikan Hewan Ternak

    Salah satu contoh pengendalian hewan ternak adalah mengurungnya dalam kandang. Tentunya kandang dibuat sesuai kebutuhan hewan sehingga peliharaan tetap bersih, sehat, dan nyaman.

    Pentingnya mengendalikan hewan peliharaan tercantum dalam kitab Tuhfatu al Muhtaj ‘ala Syarhi al-Minhaj karya Syihabuddin Ibn Haja al-Haitami yang dikutip dari NU Online. Jika unggasnya sering terbang dan hinggap pada dinding orang lain, maka pemilik harus mengurung hewan tersebut atau melakukan tindakan sejenis lainnya.

    فَلَوْ اعْتَادَ الطَّائِرُ النُّزُولَ عَلَى جِدَارِ غَيْرِهِ وَشَقَّ مَنْعُهُ كُلِّفَ صَاحِبُهُ مَنْعَهُ بِحَبْسِهِ أَوْ قَصِّ جَنَاحٍ لَهُ أَوْ نَحْوِ ذَلِكَ ، وَإِنْ لَمْ يَتَوَلَّدْ عَنْ الطَّائِرِ ضَرَرٌ بِجُلُوسِهِ عَلَى الْجِدَارِ ؛ لِأَنَّ مِنْ شَأْنِ الطَّيْرِ تَوَلُّدَ النَّجَاسَةِ مِنْهُ بِرَوْثِهِ وَيَتَرَتَّبُ عَلَى جُلُوسِهِ مَنْعُ صَاحِبِ الْجِدَارِ مِنْهُ لَوْ أَرَادَ الِانْتِفَاعَ بِهِ

    Artinya: “Andai berlaku kebiasaan seekor unggas terbang dan hinggap pada dinding orang lain dan susah untuk mencegahnya, maka pemilik unggas dibebani tugas mengurungnya atau memotong sayapnya atau tindakan semisal, meskipun hinggapnya unggas di atas tembok tersebut tidak membawa akibat langsung pada timbulnya kerugian. Karena bagaimanapun, tingkah polah seekor unggas dapat menularkan terjadinya najis sebab kotorannya, dan terkadang sebab hinggapnya ia di atas tembok, dapat berakibat pada tercegahnya pemilik tembok dari memanfaatkan tembok yang dimilikinya.”

    2. Pemilik Melakukan Ganti Rugi Jika Terjadi Kerusakan

    Dalam kitab I’anatu al-Thalibin karya Sayyid Abu Bakar Ibnu Syata’ dijelaskan, pemilik hewan peliharaan harus ganti rugi (dhaman) jika menimbulkan kerugian pada tetangga dan lingkungan sekitar. Apalagi bila ada unsur keteledoran pemiliknya.

    Menurut Modul Fikih Muamalah oleh Rosidin, dhaman berasal dari kata dhammu yang artinya menghimpun. Secara istilah, dhaman adalah menjamin apa yang sudah menjadi kewajiban orang kain yang bersifat tetap.

    وإن كانت وحدها فأتلفت زرعا أو غيره نهارا لم يضمن صاحبها أو ليلا ضمن إلا أن لا يفرط في ربطها وإتلاف نحو هرة طيرا أو طعاما عهد إتلافها ضمَّنَ مالكَها ليلا ونهارا إن قصر في ربطه

    Artinya: “Jika tabiat hewan tersebut dengan sendirinya merusak tanaman orang lain atau yang semisal tanaman, dan khususnya bila kejadian itu terjadi di siang hari, maka tidak ada pertanggungan risiko yang dibayarkan oleh pemilik ternak. Akan tetapi, bila perusakan itu terjadi pada malam hari, maka wajib tempuh risiko bagi pemiliknya. Semua ini khususnya bila tidak ada unsur keteledoran dari pemilik hewan dalam mengikatnya (mengendalikannya).

    Namun, bila perusakan itu dilakukan seumpama oleh seekor kucing piaraan yang memakan burung atau makanan tetangga, maka dalam kondisi ini, wajib berlaku tempuh risiko (dhaman) bagi pemiliknya, baik perusakan itu dilakukan di siang hari atau malam hari, khususnya jika ia sembrono untuk tidak mengikatnya.”

    Anjuran Berbuat Baik kepada Tetangga

    Menurut laman repository UIN Alauddin, tetangga adalah orang-orangyang sangat dekat dengan kita. Mereka lah yang akan pertama kali mengetahui jika kita ditimpa musibah. Sehingga, hubungan bertetangga tidak bisa dianggap remeh.

    Hubungan baik dengan tetangga adalah perbuatan yang terhormat. Bahkan Rasulullah SAW mengatakan bahwa memuliakan tetangga merupakan bagian dari keimanan.

    ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جارَهُ

    Artinya: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia memuliakan tetangganya. (HR Muslim).

    Dalam hadits lainya yang dikutip dari buku Fiqih Bertetangga karya Fathiy Syamsuddin Ramadlan an-Nawiy, Rasulullah SAW bersabda:

    لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بِوَائِقِهِ

    Artinya: “Tidak akan masuk ke dalam surga siapa saja yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (HR Imam Bukhari).

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang Ini Sebaiknya Jangan Diletakkan di Teras Rumah


    Jakarta

    Teras menjadi area luar yang umumnya menjadi ‘wajah’ jika terletak di depan rumah. Area ini biasanya digunakan sebagai tempat bersantai hingga menerima tamu.

    Menurut Vastu Shastra, ilmu India kuno tentang harmoni dan kehidupan yang sejahtera, teras dapat menyeimbangkan energi rumah dengan meningkatkan aliran positif. Sehingga penataannya mesti diperhatikan agar mendatangkan manfaat.

    Ada sejumlah benda yang perlu disingkirkan dari teras agar tidak menghalangi energi positif masuk ke rumah. Barang-barang ini juga dapat mengganggu estetika teras dan membuatnya lebih sempit. Apa saja?


    Barang yang Tidak Boleh Diletakkan di Teras

    Dilansir laman resmi astrolog India Bejan Daruwalla dan Times Now, berikut sederet benda yang sebaiknya tidak diletakkan di teras rumah:

    1. Barang Berkarat

    Material berkarat yang disimpan di teras diyakini menyebabkan gangguan bagi penghuni rumah. Benda ini juga dipercaya membuat keuangan bermasalah.

    Di sisi lain, barang yang berkarat seperti teralis dan perkakas mudah patah akibat korosi. Barang seperti ini membahayakan penghuni dan orang lain sehingga baiknya dihindari dari teras rumah.

    2. Perabot Rusak

    Menurut vastu, perabotan rusak misalnya pot pecah bisa merusak kebahagiaan dan kedamaian rumah. Energi negatif juga mampu ditarik masuk hunian dengan adanya barang ini.

    Perabot rusak juga dianggap sial dan berbahaya jika terkena ujungnya yang tajam. Karena itu, sebaiknya langsung buang barang yang rusak atau ganti dengan benda baru.

    3. Tanaman Berduri

    Meski mempunyai keindahan tersendiri dan dipercaya mendatangkan energi, tanaman berduri tidak demikian. Tanaman ini dianggap menghambat kemajuan dalam hidup di masa mendatang. Misalnya kaktus. Tanaman berduri juga membahayakan penghuni akibat duri-durinya.

    4. Barang Terbuat dari Bambu

    Barang yang terbuat dari bambu kerap digunakan sebagai perabotan rumah di teras seperti kursi maupun meja. Namun ternyata menurut Vastu, barang dari tanaman ini hendaknya dihindari dari teras karena diyakini membawa masalah dan menguras energi positif di dalam hunian.

    5. Sapu

    Peralatan untuk membersihkan lantai seperti sapu disarankan tidak diletakkan di teras. Disebutkan akan berdampak buruk pada kebahagiaan dan kemakmuran penghuni rumah.

    Sebaiknya simpan sapu di sudut rumah bersama alat pembersih lainnya. Hindari meletakkan sapu di teras agar juga tidak terlihat berantakan.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Cabut Alat Elektronik Saat Hujan Disertai Petir, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Detikers mungkin sering mendengar nasihat bahwa alat elektronik harus dicabut dari stop kontak saat terjadi hujan disertai petir. Katanya, alat elektronik bisa tersambar petir dan rusak. Ini mitos atau fakta, ya?

    Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui apakah petir bisa masuk ke rumah dan menjalar ke alat elektronik. Simak juga beberapa tips untuk meminimalkan risiko sambaran petir.

    Perlukah Mencabut Alat Elektronik Saat Ada Petir?

    Dilansir dari situs How Stuff Works, mencabut perangkat elektronik saat terjadi hujan disertai petir ternyata memang diperlukan. Saat hujan lebat, petir bisa menyambar dan mengenai kabel listrik yang menyambung ke rumah.


    Petir akan membuat lonjakan listrik yang besar, kemudian merambat melalui kabel hingga ke rumah. Lonjakan listrik itu bisa membakar peralatan elektronik di rumah, bahkan menyebabkan korsleting dan kebakaran.

    Berdasarkan dari situs Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), petir bisa masuk rumah tidak hanya lewat kabel listrik. Petir bisa menjalar lewat berbagai konduktor listrik, seperti pintu besi, pipa besi, hingga kabel telepon rumah.

    Jadi, beberapa benda di rumah yang perlu dihindari saat terjadi hujan disertai petir antara lain komputer, televisi, pengisi daya HP, keran air logam yang tersambung dengan pipa besi, serta pintu atau jendela besi.

    Tips Mencegah Dampak Petir di Dalam Rumah

    Memang di dalam rumah cenderung lebih aman ketika terjadi hujan disertai petir. Namun seperti penjelasan di atas, petir tetap saja bisa masuk ke rumah melalui konduktor. Berikut cara mencegahnya:

    • Yang paling utama, cabut perangkat elektronik dari stop kontak.
    • Untuk meminimalkan risiko, pasanglah pelindung lonjakan arus listrik untuk membatasi jumlah voltase yang diterima.
    • Hindari menggunakan air saat badai petir, apalagi jika saluran air di rumah menggunakan pipa logam.
    • Menjauhlah dari jendela, pintu, dan teras. Jangan bersandar di dinding beton atau berbaring di lantai beton.
    • Jangan menggunakan telepon kabel. Gunakanlah ponsel.

    Nah, sekarang detikers tahu kan bahwa mencabut alat elektronik saat terjadi hujan disertai petir bukanlah mitos belaka. Faktanya, petir bisa menjalar masuk ke rumah. Maka tak jarang PLN memutus aliran listrik saat hujan badai.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bagian Luar Rumah yang Sebaiknya Nggak Dicat


    Jakarta

    Mengecat bagian luar rumah bisa meningkatkan keindahan hunian. Namun, ada beberapa fitur eksterior yang sebaiknya nggak dicat.

    Kenapa? Karena bisa menyebabkan potensi kelembapan hingga gagal fungsi utilitas, misalnya seperti AC, antena TV, hingga jalur listrik.

    Selain itu, masih bagian luar rumah lainnya yang sebaiknya tidak dicat. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Permukaan Logam

    Mengecat permukaan logam tidak disarankan karena bisa mengelupas dengan cepat serta mengganggu ketahanan korosi. Jika penghuni rumah ingin mengecat permukaan logam, sebaiknya beri perhatian khusus untuk mempersiapkannya dengan benar.

    “Bahan-bahan tertentu seperti baja atau aluminium perlu dipersiapkan dengan benar karena rentan terhadap karat atau cat mengelupas,” kata pendiri Ranch Roofing, Robert O’Sullivan, dikutip dari The Spruce, Kamis (17/4/2025).

    Permukaan Beton

    Sebaiknya penghuni rumah tidak mengecat permukaan beton. Hal itu bisa menyebabkan cairan mengendap di dalam beton yang bisa membuat kerusakan struktur. Beton biasanya memang tahan lama dan tidak perlu dicat.

    Batu Bata

    Mengecat batu bata bisa membuat rumah tampak menarik. namun, sebaiknya hal itu tidak dilakukan.

    Mengecat batu bata bisa menghalangi kemampuan ‘bernapas’ batu bata yang berujung memerangkap kelembapan di dalam bata. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan batu bata dan struktural.

    Umumnya, bahan-bahan alami bisa tahan lama tanpa perlu dicat. Penghuni rumah cukup melakukan pembersihan yang baik saja.

    Itulah beberapa bagian luar rumah yang sebaiknya tidak dicat.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Rumah Bebas Serangga? Coba Lakukan 5 Hal Ini


    Jakarta

    Rumah bebas serangga menjadi salah satu hal yang diinginkan setiap pemiliknya. Keberadaan serangga sering kali mengganggu penghuni rumah dan tak jarang membawa penyakit.

    Sebut saja nyamuk, lalat, dan kecoak merupakan serangga yang membawa penyakit. Ada juga lebah, tawon, dan kalajengking yang bisa menimbulkan sengatan menyakitkan. Oleh karena itu, penting bagi kita menjaga rumah terbebas dari serangga untuk menciptakan lingkungan rumah yang nyaman.

    Mengutip dari laman How Stuff Works, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu lakukan agar rumah bebas dari serangga.


    1. Tutup Pintu Sekaligus Bagian Bawahnya

    Menutup pintu rapat-rapat bisa mencegah masuknya hama seperti serangga ke dalam rumah. Untuk mencegah serangga merayap di bawah pintu, pasang baja atau aluminium yang kokoh di bawah pintu.

    2. Tutup Lubang Ventilasi dengan Sekat Saringan

    Banyak pemilik rumah yang mengandalkan ventilasi alami dari pintu dan jendela untuk menghadirkan udara segar ke dalam rumah. Untuk menikmati sensasi udara segar tanpa gangguan serangga, pasanglah sekat saringan pada jendela dan pintu.

    Pilih saringan halus untuk mencegah sebagian besar hama seperti nyamuk dan kumbang masuk ke dalam rumah. Jika sekat ini terlepas di salah satu sisi atau sudutnya, gunakan staples (untuk rangka kayu) atau alat splining (untuk rangka aluminium) untuk memasangnya kembali ke rangka.

    3. Buang Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak. Oleh karena itu, segala genangan air yang ada di rumah maupun di halaman rumah perlu dibuang. Kuras bak mandi secara rutin dan hilangkan genangan air di halaman dengan cara buat saluran air agar air bisa mengalir.

    Penting juga untuk menjaga saluran drainase secara teratur, seperti selokan dan saluran air. Jaga agar alat-alat tersebut bebas dari dedaunan, potongan rumput, dan kotoran sehingga dapat beroperasi secara efektif. Jika memiliki kolam renang di rumah, jaga agar kolam tetap terklorinasi dan disaring, bahkan saat tidak digunakan.

    4. Bereskan dan Bersihkan Rumah Secara Rutin

    Rumah yang berantakan merupakan tempat berkembang biaknya serangga. Tersembunyi di balik tumpukan koran atau di lemari, serangga bisa berkembang biak dalam jumlah besar bahkan sebelum mereka ditemukan. Oleh karena itu, penting untuk selalu rutin membersihkan rumah secara rutin agar serangga tidak berkembang biak di sana.

    Serangga juga membutuhkan sumber makanan untuk bertahan hidup. Penghuni rumah bisa menggunakan wadah kedap udara untuk menyimpan makanan, dan dengan segera membersihkan tumpahan makanan agar serangga tidak mendekat.

    5. Buang Sampah dengan Benar

    Sampah adalah tempat yang sangat disukai kecoa dan serangga karena di sana terdapat banyak makanan bagi mereka. Sampah harus dimasukkan ke dalam tempat sampah yang berpenutup dan harus dikosongkan setiap malam. Bersihkan dan sanitasi semua tempat sampah interior dan eksterior serta tempat sampah daur ulang secara teratur, terutama jika terkena tumpahan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat! Barang Ini Sebaiknya Tak Ada di Kamar, Bisa Ganggu Ketenangan


    Jakarta

    Kamar tidur adalah ruangan yang cukup private. Ruangan ini didesain sesuai kebutuhan dan keinginan penghuninya. Meskipun tidak ada aturan mengenai apa yang harus ada di kamar, tetapi ada beberapa barang yang sebaiknya tidak berada di dalam kamar.

    Dilansir The Spruce, beberapa barang dinilai tidak cocok berada di kamar karena dapat mempengaruhi suasana di dalamnya. Menurut Laura W Jenkins, sebaiknya menyimpan benda-benda yang bisa membuatmu rileks di kamar tidur, seperti buku dan foto keluarga.

    Lantas, barang apa saja yang sebaiknya dijauhkan dari kamar? Berikut daftarnya.


    1. Barang Elektronik

    Menurut desainer interior Laura W Jenkins di kamar tidur seharusnya tidak ada barang elektronik yang dapat mendistraksi seperti hal-hal yang berbau hiburan. Sebab, menurutnya kamar tidur adalah ruangan untuk penghuninya istirahat.

    Barang elektronik seperti kipas angin, AC, atau alat kebersihan adalah pengecualian karena barang-barang tersebut dapat membuat penghuninya lebih nyaman ketika tidur.

    Selain barang elektronik seperti TV, laptop, konsol game, atau speaker dikeluarkan, ia juga menyarankan untuk menggunakan warna cat yang menenangkan seperti warna bumi atau earth tone.

    2. Baju Tak Terpakai dan Peralatan Gym

    Mengurangi barang-barang tak terpakai adalah keharusan yang perlu diterapkan pada semua ruangan. Desainer Jean Parker mengatakan apabila di kamar banyak baju tidak terpakai atau sudah tidak muat, sebaiknya segera dikeluarkan untuk didaur ulang, dijual, atau diberikan kepada orang lain.

    Ruang yang sedikit barang tidak akan mengganggu pergerakan dan pandangan. Dengan begitu penghuninya bisa mendapatkan ruang lebih untuk mengisi kembali energi yang habis setelah seharian di luar rumah.

    Lalu, ia menyarankan agar di dalam kamar tidak ada barang besar dan berbahaya di dalam kamar, seperti peralatan gym. Sebab, peralatan tersebut berbahaya, ketika tersandung atau terjadi gempa bumi.

    “Kamar tidurmu bukanlah tempat gym, jadi saya akan menahan diri untuk menempatkan alat-alat olahraga di sana,” ujarnya dikutip dari The Spruce.

    3. Peralatan Kantor

    Setelah pandemi, banyak orang yang menggunakan kamar tidurnya sebagai ruang kerja. Alhasil kamu bisa seharian berada di ruangan tersebut. Apabila kamu tidak memiliki ruang lain untuk dijadikan ruang kantor, Desainer Amity Worrel meminta agar menggunakan meja yang kecil dan santai sebagai meja kerjamu di rumah. Dengan begitu itu tidak akan mengingatkanmu akan pekerjaan.

    “Saat membuat tempat yang seharusnya membuat rileks dan menjadi pelarian dari pekerjaan, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang harus ada di kamar atau tidak,” paparnya.

    4. Jangan Terlalu Banyak Rak Terbuka

    Memiliki banyak ruang penyimpanan sebenarnya memudahkan penghuni untuk menyimpan barang dan ruangan pun terlihat lebih rapi. Namun, sebenarnya yang lebih baik lagi adalah mengurangi barang di kamar sehingga rak juga bisa berkurang.

    Selain itu, jangan terlalu banyak memakai rak terbuka karena bisa menjadi tempat untuk menumpuk barang dan sarang debu. Menurut desainer Abbie Naber, apabila terdapat rak terbuka di dalam kamar sebaiknya diisi dengan benda-benda yang bisa membuat penghuninya tersenyum dan diisi seminimal mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com